Tag: Benyamin Davnie

  • Pemkot Tangsel Gelar Apel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan dan Efisiensi Anggaran

    Pemkot Tangsel Gelar Apel dan Halalbihalal, Benyamin Tekankan Kebersihan dan Efisiensi Anggaran

    Mediakawasan.id, Ciputat – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memimpin langsung apel dan halalbihalal Idulfitri 1447 H di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (30/3/2026). Sejumlah agenda prioritas langsung disampaikan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga efisiensi anggaran.

    Dalam arahannya, Benyamin meminta para lurah untuk menggerakan semangat gotong royong warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya penanganan sampah di jalan-jalan yang kerap menumpuk usai masa libur panjang.

    “Tugas keseharian soal kebersihan, sampah-sampah yang ada di jalan. Lurah-lurah diharapkan mendorong kerja sama atau gotong royong masyarakat,” ujar Benyamin.

    Terkait keuangan daerah, Benyamin menegaskan penyerapan anggaran harus sudah mulai bergerak ke realisasi fisik pada tahun 2026 ini. Ia menegaskan seluruh OPD untuk memperhatikan arahan pemerintah pusat dan presiden, meski petunjuk teknisnya belum diterbitkan.

    Dia mengintruksikan efisiensi pada pos-pos belanja non-fisik. Penggunaan gas, listrik, dan air di kantor menjadi perhatian pertama, disusul evaluasi terhadap perjalanan dinas yang akan didorong beralih ke moda dalam jaringan (daring).

    “Yang saya antisipasi bukan soal lonjakan harga minyak, tetapi jika terjadi pengurangan transfer dana ke daerah ini sudah bisa kita antisipasi dari segi kegiatan daerah,” tegasnya.

    Benyamin juga memastikan tidak akan ada pengurangan tenaga PPPK. Efisiensi difokuskan pada belanja non-fisik, seperti perjalanan dinas yang diperketat serta kegiatan dan acara-acara pemerintahan yang akan dialihkan dari hotel ke kantor-kantor pemerintah. Meski Benyamin mengakui langkah itu berpotensi berdampak pada penerimaan pajak hotel, efisiensi belanja tetap menjadi prioritas.

    “Saya tidak akan mengurangi PPPK. Saya akan memerhatikan dulu pada belanja-belanja non-fisik,” katanya.

    Soal kehadiran ASN, Benyamin mewajibkan presensi seratus persen pada hari pertama kerja secara langsung. Kepala OPD diminta memantau absensi dan menindak pegawai yang memperpanjang libur tanpa izin atasan.

    “Memperpanjang libur tanpa izin dari atasannya, minimal dapat teguran tertulis. Tegurannya akan tercatat di dalam data kepegawaiannya, dan ini akan berpengaruh terhadap kinerja ke depan,” tegasnya. (Red/*)

  • Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

    Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang Noertjahjo mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan ukhuwah dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 M.

    Ajakan tersebut disampaikan Benyamin saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat kota di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026).

    “Pada kesempatan yang penuh kemuliaan ini, saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Benyamin.

    Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah di Hari Fitri”, Benyamin menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momen penting untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian di tengah masyarakat.

    “Silaturahmi adalah nilai yang mempersatukan, sementara ukhuwah menjadi kekuatan dalam menjaga kebersamaan. Ini penting untuk mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis,” kata dia.

    Dalam kesempatan itu, Benyamin juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Tangerang Selatan. Hingga 2025, jumlah penduduk tercatat sekitar 1,47 juta jiwa dengan dominasi usia produktif mencapai 72,20 persen, yang dinilai sebagai potensi bonus demografi.

    Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangerang Selatan mencapai 84,81 atau masuk kategori sangat tinggi secara nasional. Tingkat kemiskinan juga tergolong rendah, dengan kemiskinan ekstrem sekitar 0,33 persen.

    Menurut Benyamin, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

    Di sektor ekonomi, pertumbuhan didorong oleh perdagangan, jasa, properti, serta ekonomi kreatif. Pemerintah daerah juga terus memperkuat peran UMKM melalui program pelatihan, digitalisasi, dan akses pembiayaan.

    Ke depan, Pemkot Tangerang Selatan akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif, pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur dan lingkungan berkelanjutan.

    “Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kekuatan nilai sosial masyarakat. Karena itu, momentum Idulfitri ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

    Salat Idulfitri tingkat Kota Tangerang Selatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga. (Red/*)

  • Gubernur Banten Tinjau Pelayanan RSU Kota Tangsel, Benyamin Pastikan Kualitas Layanan Terus Ditingkatkan

    Gubernur Banten Tinjau Pelayanan RSU Kota Tangsel, Benyamin Pastikan Kualitas Layanan Terus Ditingkatkan

    Mediakawaasan.co.id, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendampingi Gubernur Banten Andra Soni saat kunjungan kerja ke RSU Kota Tangerang Selatan pada Kamis (19/3/2026).

    Kunjungan Gubernur Banten ini dalam rangka peninjauan okupasi dan pelayanan rumah sakit di wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

    Benyamin menjelaskan, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

    “Kami menyambut baik peninjauan ini sebagai bentuk evaluasi bersama terhadap pelayanan kesehatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun sistem pelayanan,” ujar Benyamin.

    Ia menambahkan, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Tangsel, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan medis yang semakin tinggi.

    “Kami terus mendorong agar rumah sakit di Tangerang Selatan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat,” tambahnya.

    Benyamin juga memastikan kesiapan jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh terkait tingkat okupasi dan mutu pelayanan rumah sakit di Banten, termasuk di Kota Tangerang Selatan.

    Selain itu, hal ini juga menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan layanan kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

    “Kami siap menindaklanjuti setiap hasil evaluasi agar pelayanan kesehatan di Tangerang Selatan semakin baik dan merata,” tegasnya. (Red/*)

  • Dukung Pemenuhan Kebutuhan Alquran di Indonesia, PT IKPP Tangerang Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

    Dukung Pemenuhan Kebutuhan Alquran di Indonesia, PT IKPP Tangerang Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Tangerang Mills, unit usaha APP Group, kembali melaksanakan program wakaf Alquran dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan Alquran di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di Rumah Dinas Walikota Tangerang Selatan.

    Penyerahan simbolis mushaf Alquran dilakukan oleh Direktur PT IKPP, Yan Partawidjaja, bersama Vice Director APP Group, Irsyal Yasman, kepada Wali Kota Tangerang Selatan. Program ini merupakan bagian dari komitmen sosial berbasis nilai spiritual yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan.

    Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan.

    “Kami menyampaikan terima kasih atas wakaf Al-Qur’an yang diberikan untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat, khususnya bagi masjid, musala, maupun majelis taklim yang membutuhkan mushaf Al-Qur’an untuk kegiatan ibadah dan pembelajaran,” ujar Benyamin.

    Ia menambahkan, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, keberadaan mushaf Al-Qur’an yang memadai di tengah masyarakat sangat penting untuk mendukung kegiatan keagamaan.

    “Semoga wakaf Al-Qur’an ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, serta semakin mendorong semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya dapat terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya..

    Program wakaf ini juga menjangkau wilayah Tangerang Raya, meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Untuk kota Tangerang fokus penyaluran ke masjid dan musholla yang tersebar di Kota Tangerang. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan jangka panjang melalui penyediaan mushaf Alquran yang layak dan berkualitas bagi masyarakat.

    Vice Director APP Group, Irsyal Yasman, menegaskan bahwa wakaf Alquran merupakan wujud konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan kontribusi sosial dengan nilai-nilai spiritual. “Melalui program wakaf ini, kami ingin memastikan dukungan nyata dalam mendukung pemenuhan kebutuhan Alquran di Indonesia. Kami berharap mushaf yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai kebaikan yang berkelanjutan,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa mushaf yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas khusus Alquran yang diproduksi di fasilitas manufaktur dalam negeri oleh APP Group dengan standar kualitas tinggi. Hal ini sekaligus mencerminkan kapabilitas industri nasional dalam menghadirkan produk berkualitas untuk kebutuhan kitab suci dan buku-buku keagamaan.

    Sejak tahun 2008, lebih dari 1,4 juta mushaf Alquran telah terdonasikan melalui dukungan APP Group bersama unit usahanya, dan pilar bisnis Sinar Mas lainnya. Penyaluran bekerjasama dengan lembaga keagamaan, entitas pendidikan, komunitas, hingga kesatuan TNI-Polri di berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah terluar Indonesia. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Benyamin Tekankan Nilai Religius dalam Kehidupan Kota

    Pemkot Tangsel Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Benyamin Tekankan Nilai Religius dalam Kehidupan Kota

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Serpong pada Selasa (10/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ulama, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

    Peringatan turunnya Al-Quran tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai religius di tengah masyarakat Kota Tangerang Selatan.

    Benyamin Davnie menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang hadir dalam peringatan Nuzulul Quran tersebut.

    “Alhamdulillah semua komponen masyarakat hadir, mulai dari Forkopimda, para ulama, tokoh agama, hingga masyarakat Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.

    Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Quran merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat karakter religius masyarakat di tengah perkembangan kota yang semakin modern.

    “Kota Tangerang Selatan selain modern dan cerdas, juga religius. Kegiatan keagamaan sudah menjadi bagian dari program yang kami jalankan sepanjang tahun,” katanya.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan melatih kesabaran serta pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

    “Ramadan adalah madrasah kehidupan yang melatih kita menahan diri, memperkuat kesabaran, dan menumbuhkan rasa syukur,” ungkapnya.

    Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap nilai-nilai Al-Quran dapat terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga mampu memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta membangun karakter religius di Kota Tangerang Selatan. (Red/*)

  • Libatkan KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Gratifikasi hingga Tingkat Kelurahan

    Libatkan KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Gratifikasi hingga Tingkat Kelurahan

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Inspektorat menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan sosialisasi pengendalian gratifikasi yang diikuti oleh perangkat daerah hingga 54 kelurahan se-Kota Tangerang Selatan.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas diterbitkannya Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaporan Gratifikasi. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah mengenai aturan, batasan, serta mekanisme pelaporan gratifikasi.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa kehadiran seluruh kelurahan dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

    “Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah untuk mewujudkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang bersih dan berintegritas,” ujar Benyamin pada Selasa (10/03/2026).

    Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan berbagai kriteria gratifikasi yang perlu dipahami oleh para perangkat daerah. Seseorang dinyatakan menerima gratifikasi apabila menerima pemberian yang melebihi batas nilai yang diatur dan tidak melaporkannya kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG).

    Dalam regulasi tersebut ditetapkan bahwa batas nilai pemberian adalah sebesar Rp1.500.000. Setiap penerimaan di atas nilai tersebut wajib dilaporkan.

    Inspektur Kota Tangerang Selatan, Achmad Zubair, menambahkan bahwa meskipun nilai pemberian berada di bawah batas tersebut, apabila berkaitan dengan jabatan, maka tetap wajib dilaporkan.

    “Meski nilainya di bawah aturan, kalau itu karena jabatan, pasti diambil. KPK memiliki tim khusus untuk menilai setiap laporan yang masuk,” tegas Achmad.

    UPG Hadir Sejak Awal Berdirinya Inspektorat

    Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di lingkungan Inspektorat Kota Tangerang Selatan bukanlah entitas baru. UPG telah hadir sejak awal berdirinya Inspektorat dan berfungsi sebagai pintu pertama pelaporan gratifikasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

    Mekanisme pelaporannya pun telah berjalan. OPD yang menerima pemberian yang diduga berkaitan dengan jabatan wajib melaporkannya kepada Inspektorat. Selanjutnya, Inspektorat akan melakukan penilaian awal sebelum meneruskan laporan tersebut kepada KPK.

    Apabila KPK memutuskan bahwa penerimaan tersebut merupakan milik negara, maka aset tersebut akan dikembalikan kepada negara melalui KPK. Lembaga tersebut juga memiliki tim khusus yang bertugas menilai setiap laporan gratifikasi yang masuk.

    Tidak hanya di tingkat Inspektorat, setiap Unit Pelaksana Daerah (UPD) juga diwajibkan memiliki UPG masing-masing.

    “Setiap OPD wajib memiliki UPG. Nanti kami cek kembali mana saja yang belum,” ujar Zubair.

    Dengan struktur tersebut, pelaporan gratifikasi diharapkan dapat berjalan secara sistematis, mulai dari tingkat OPD hingga ke Inspektorat.

    Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap dapat meningkatkan pemahaman aparatur mengenai bahaya gratifikasi sekaligus memperkuat budaya pelaporan sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas.

    Bagi ASN yang masih ragu terhadap suatu penerimaan, UPG Inspektorat Kota Tangerang Selatan juga terbuka untuk memberikan layanan konsultasi. (Red/*)

  • Benyamin Buka Bazar Ramadan di Pondok Aren Tangsel, 11.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Meski Kondisi Hujan

    Benyamin Buka Bazar Ramadan di Pondok Aren Tangsel, 11.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga Meski Kondisi Hujan

    Mediakawasan.id, Pondok Aren – Rintik hujan yang turun sejak pagi tidak menyurutkan antusiasme warga mendatangi Bazar Ramadan serentak yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di tujuh kecamatan, Kamis (5/3/2026).

    Di lokasi pembukaan bazar di Kecamatan Pondok Aren, warga tetap memadati area penjualan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, bazar tersebut digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok saat permintaan meningkat di bulan ramadan.

    “Sekarang kita menyelenggarakan bazar serentak di tujuh kecamatan. Yang dijual kebutuhan pokok seperti minyak, telur, beras, sayuran, dan kebutuhan lainnya,” ujar Benyamin saat membuka kegiatan Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Pondok Aren.

    Menurutnya, harga berbagai komoditas yang dijual di bazar tersebut rata-rata sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan harga pasar. Hal ini membuat bazar ramai dikunjungi warga sejak pagi.

    “Untuk menghadapi lebaran, kebutuhan masyarakat pasti meningkat, jadi bahan pokok di bazar ini tentunya harganya di bawah harga pasar ya, sekitar 20 persen. Jadi banyak sekali peminatnya,” ujar Benyamin.

    Setiap kecamatan menghadirkan sekitar 15-46 tenan yang terdiri dari pelaku usaha, UMKM, OPD, dan lain sebagainya. Mereka menjual berbagai komoditas sembako yang paling dibutuhkan masyarakat, dengan total sekitar 11.000 paket untuk agenda bazar di Kecamatan Pondok Aren saja.

    Selain kebutuhan pokok, bazar ramadan juga menghadirkan sejumlah layanan publik seperti pelayanan kesehatan, layanan kesehatan, serta pelayanan publik lainnya bagi masyarakat.

    Menurut Benyamin, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan potensi inflasi menjelang lebaran.

    “Kalau nanti menjelang lebaran ada kenaikan harga, tidak menutup kemungkinan bazar seperti ini akan kita selenggarakan lagi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan serupa juga direncanakan kembali digelar di kawasan Islamic Center Baiturrahmi Tangerang Selatan pada 8 hingga 10 Maret mendatang.

    Melalui bazar ramadan ini, Pemkot Tangsel berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan. (Red/*)

  • Safari Ramadan Tangsel 2026, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji

    Safari Ramadan Tangsel 2026, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji

    Mediakawasan.id, Serpong Utara – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memulai putaran pertama Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan kepada imam masjid, marbot, dan guru ngaji se-Kota Tangerang Selatan.

    Kegiatan simbolis pemberian bantuan ini berlangsung di Masjid Jami Al-Ikhlas Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (25/2/2026).

    Dalam kegiatan yang dihadiri unsur masyarakat tersebut, Benyamin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan Pemkot Tangsel untuk menjaga silaturahmi dengan masyarakat, serta menjadi momentum menyalurkan bantuan dan stimulan bagi masih yang dikunjungi.

    “Ini putaran pertama Safari Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita hadir sekaligus ada sedikit bantuan dan stimulan untuk masjid yang kita kunjungi,” ujarnya.

    Pada Ramadan 2026 ini, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp405 juta untuk 54 kelurahan di Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk insentif kepada para imam, marbot, serta guru TPA/TPQ.

    Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan tetap harmonis dan kondusif. Ia mengimbau agar tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban, termasuk penggunaan petasan atau kembang api menjelang Idulfitri.

    “Bulan suci Ramadan ini mari kita lalui dengan sebaik-baiknya. Jaga harmonisasi, perhatikan kondisi lingkungan, dan rayakan dengan bijak,” pesannya.

    Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menjelaskan bahwa setiap kelurahan mendapatkan alokasi untuk 25 orang penerima manfaat. Masing-masing menerima insentif sebesar Rp500 ribu.

    “Per kelurahan ada 25 orang penerima, terdiri dari imam, marbot, dan guru ngaji. Jika dikalikan 54 kelurahan, totalnya hampir Rp500 jutaan yang kita salurkan. Ini hanya di momen bulan puasa, insentif setiap bulannya sudah ada anggaran dari Bagian Kesra (Pemkot Tangsel),” jelasnya.

    Ia menambahkan, bantuan ini bersifat khusus untuk momentum Ramadan. Sementara insentif rutin bulanan bagi guru ngaji tetap berjalan melalui program kesejahteraan yang telah ada.

    Penyaluran juga diprioritaskan bagi mereka yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di lingkungan masyarakat.

    Selain penyaluran bantuan, Pemkot Tangsel juga membuka peluang hibah bagi masjid yang sedang dalam proses pembangunan, dengan mekanisme pengajuan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Safari Ramadan ini akan terus berlanjut ke kecamatan lainnya sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Kota Tangerang Selatan. (Red/*)

  • Baznas Tangsel Salurkan Bantuan ke Aceh, Benyamin: Ini Wujud Kepedulian Warga Tangsel untuk Sesama

    Baznas Tangsel Salurkan Bantuan ke Aceh, Benyamin: Ini Wujud Kepedulian Warga Tangsel untuk Sesama

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah.

    Sejak 28 Desember 2025, Baznas Tangsel membuka posko relawan di Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai pusat koordinasi bantuan dan pelayanan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata masyarakat Tangsel terhadap saudara-saudara di Aceh yang sedang tertimpa musibah.

    “Ini adalah wujud solidaritas dan empati warga Tangerang Selatan. Melalui Baznas kita ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar Benyamin pada Kamis (19/02/2026).

    Berbagai bantuan telah disalurkan, mulai dari paket sembako, peralatan dapur, perlengkapan sekolah, hingga seragam untuk siswa sekolah dasar. Selain bantuan logistik, Baznas Tangsel juga melakukan pembersihan lumpur di lima sekolah dan madrasah, membangun sembilan unit rumah layak huni, serta membangun tiga titik sumur bor, tiga unit MCK, dan merenovasi satu masjid.

    Di wilayah pedalaman Sekumur yang relatif terisolasi dan sulit dijangkau, relawan Baznas Tangsel melanjutkan misi kemanusiaan dengan membangun 20 unit rumah tumbuh dan satu unit musholla. Kegiatan trauma healing bagi anak-anak juga dilakukan guna membantu pemulihan kondisi psikologis pascabencana.

    Benyamin menegaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemulihan jangka menengah dan panjang.

    “Kami tidak ingin sekadar datang membawa bantuan lalu pergi. Yang terpenting adalah membantu warga bangkit kembali, baik secara fisik maupun mental,” tambahnya.

    Dalam memperluas jangkauan bantuan, Baznas Tangsel turut menjalin kerja sama dengan Baitul Mal Lhokseumawe, Pemerintah Kota Lhokseumawe, serta Korem 011 Lilawangsa. Kolaborasi ini memungkinkan penyaluran bantuan menjangkau wilayah terdampak lain seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

    Hingga saat ini, proses penyaluran bantuan masih terus berlangsung di Aceh Tamiang, dengan fokus pada kegiatan psikososial masyarakat serta monitoring renovasi fasilitas umum.

    Menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah, Baznas Tangsel juga mengajak masyarakat menyambut bulan suci dengan program bertajuk “Ramadhan Ceria”, yang meliputi lomba kreativitas budaya Islam untuk anak-anak serta kegiatan buka puasa bersama masyarakat Kecamatan Rantau sebagai bentuk penguatan solidaritas sosial pascabencana. (Red/*)

  • Benyamin Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya Warga Tangsel

    Benyamin Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya Warga Tangsel

    Mediakawasan.id, Pondok Aren – Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus digaungkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui aksi bersih-bersih bersama dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI.

    Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, pada Jumat (13/2/2026).

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie turun langsung memimpin kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur kelurahan, RT/RW, sekolah kader, hingga masyarakat setempat.

    Lebih lanjut, Benyamin menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan di satu wilayah, melainkan digelar serentak di sejumlah titik di Tangerang Selatan.

    “Forkopimda saya sebar ke 10 titik di Tangerang Selatan. Kita didukung oleh RT, RW, sekolah, kader, dan masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih bersama,” ujarnya.

    Aksi bersih-bersih ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

    Menurut Benyamin, gerakan tersebut tidak sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

    “Gerakan ini akan terus kita lakukan. Gerakan ini akan terus kita lakukan karena ini soal pemudayaan juga, selain bukan saja persoalan pemudayaan apa, tapi membudayakan kebersihan Indonesia Asri. Aman, sehat, bersih, indah,” kata dia.

    Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih rencananya akan dilakukan secara rutin setiap pekan. Untuk sementara, aksi tersebut dilaksanakan setiap Jumat pagi, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

    Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat. Dalam setiap kegiatan, peserta turut mengajak pedagang, warga, hingga pelajar untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.

    “Tapi kita bukan saja memungut sampah, memilih sampah, tetapi juga mengedukasi. Siapa saja yang ketemu dalam kegiatan ini diedukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

    Ia juga memastikan gerakan ini tetap akan berjalan selama bulan Ramadan. Bahkan, menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari nilai ibadah yang perlu terus ditanamkan, terlebih lagi nanti selama bulan ramadan.

    Dalam kesempatan yang sama, Dr. Rasio Ridho Sani selaku Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) di Kementerian Lingkungan Hidup memberikan apresiasi terhadap langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani persoalan sampah.

    Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkot Tangsel sejalan dengan upaya nasional dalam pengendalian pencemaran lingkungan, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

    “Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah membersihkan sampah dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu dari rumah, kantor, dan tempat kita beraktivitas. Kegiatan bersih-bersih seperti ini menjadi bentuk nyata membangun kedisiplinan dan budaya peduli lingkungan,” ujar Rasio.

    Ia menegaskan bahwa penanganan sampah akan jauh lebih efektif jika dimulai dari hulu melalui pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.

    Rasio juga menekankan pentingnya penguatan edukasi dan penegakan kedisiplinan masyarakat melalui pendekatan budaya dan pendidikan hukum. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar gerakan kebersihan menjadi kebiasaan bersama.

    “Kalau kita lihat bagaimana langkah-langkahnya, kalau seandainya kita bisa tanganan sejak awal di rumah, sekitar 60 persen sampah organik sudah ditangani. Kemudian, kita lakukan juga memilah sampah untuk dikirim ke bank sampah itu bisa menurunkan 30 persen, jadi tinggal 10 persenan yang kita kirim ke TPS,” jelasnya.

    Ia bahkan menilai Tangerang Selatan memiliki potensi besar menjadi contoh nasional dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.

    “Tapi saya bangga Pak Wali Kota Tangsel (Benyamin Davnie) tadi begitu pasih bicara tentang sampah, nanti orang akan datang ke Kota Tangerang Selatan untuk belajar pengelolaan sampah, karena krisis sampah ini akan menjadikan kita untuk menjadi lebih baik lagi,” jelas Rasio.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap gerakan bersih-bersih ini dapat menjadi kebiasaan positif masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Gerakan Indonesia ASRI dapat terus berkembang dan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari warga. (Red/*)