Tag: Benyamin Davnie

  • Jaga Kesehatan Mental, Benyamin Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

    Jaga Kesehatan Mental, Benyamin Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja untuk bijak menggunakan teknologi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental di tengah perubahan pola pergaulan dan interaksi di era digital.

    Hal tersebut disampaikan Benyamin saat membuka Seminar Kesehatan Remaja yang digelar Dinas Kesehatan di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Rabu (26/8/2026).

    Benyamin mengatakan, kesehatan mental menjadi perhatian penting karena tantangan yang dihadapi remaja saat ini berbeda dengan generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi membuat aktivitas dan interaksi anak semakin banyak dilakukan melalui perangkat digital.

    “Nah, anak-anak sekalian, kesehatan mental ini sangat berpengaruh untuk masa depan kalian dan ini harus dijaga banget,” ujar Benyamin.

    Ia mencontohkan perubahan pola aktivitas anak-anak saat ini dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Jika dahulu anak-anak lebih banyak melakukan aktivitas fisik dan berinteraksi secara langsung, kini berbagai aktivitas dapat dilakukan hanya melalui telepon genggam.

    Penggunaan gawai juga membuat remaja lebih banyak berkomunikasi dengan teman melalui dunia maya atau ruang digital dibandingkan berbincang secara langsung dengan orang tua di rumah.

    “Padahal ibu kamu ada di sebelah kamu, bapak kamu ada di sebelah kamu, kakak kamu juga ada di sebelah kamu. Ada di rumah, tapi kenapa curhatnya selalu sama teman saja,” kata Benyamin.

    Karena itu, Benyamin meminta para remaja tidak hanya bijak dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki nilai dalam kehidupan. Nilai tersebut antara lain kejujuran, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, bersikap baik kepada teman, serta saling membantu.

    “Dalam diri kamu harus punya nilai. Jangan menjadi kertas kosong yang tidak punya nilai,” ucapnya.

    Selain itu, Benyamin mengingatkan para remaja agar mampu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan risiko dan dampaknya. Menurutnya, kemampuan mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental sekaligus membentuk karakter sejak usia remaja.

    Ia juga mengingatkan para remaja untuk menjauhi kekerasan, penggunaan senjata tajam, dan pergaulan bebas.

    “Pilihan bukan ada di ibu kamu, pilihan bukan ada di orang tua kamu, pilihan bukan ada di pemerintah kota, tapi ada di diri sendiri untuk jadi orang bernilai. Jadi ingat ya, pilih keputusan dengan baik,” tegasnya.

    Benyamin menegaskan, upaya menjaga kesehatan mental remaja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Orang tua, guru, dan pemerintah perlu membangun kerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja untuk tumbuh dan berkembang.

    “Antara orang tua, guru, dan Pemerintah Kota harus dalam satu kesatuan yang utuh menjaga anak dari kesehatan mental ini,” tuturnya. (Red/*)

  • Rayakan HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan dalam Beragam Perlombaan

    Rayakan HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan dalam Beragam Perlombaan

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Semangat kebersamaan dan keceriaan mewarnai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel).

    Perlombaan yang diikuti antarperangkat daerah tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Berbagai permainan tradisional dan permainan kekompakan dihadirkan, mulai dari tarik tambang, balap karung, kait besek, joget balon, hingga estafet sarung.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, kegiatan perlombaan bukan sekadar menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Pemkot Tangsel.

    Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kekompakan, dan suasana kerja yang positif.

    “Jadi perangkat daerah pemerintah kota mengadakan lomba macam-macam. Mereka yang ngadain, hadiahnya juga Non APBD. Jadi patungan untuk keseruan aja hari ini,” ujar Benyamin, Kamis (20/8/2026).

    Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk sejenak menyegarkan diri dari rutinitas pekerjaan. Dengan suasana yang lebih santai dan penuh kegembiraan, hubungan antarpersonel maupun antarperangkat daerah diharapkan semakin erat.

    “Dalam bekerja kita membutuhkan kekompakan dan kolaborasi. Semangat itu juga kita bangun melalui kegiatan seperti ini. Bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bisa bersama-sama merayakan kemerdekaan,” katanya.

    Antusiasme peserta terlihat dalam setiap perlombaan. Tarik tambang dan estafet sarung menguji kekuatan serta kekompakan tim, sementara balap karung, kait besek, dan joget balon menghadirkan suasana yang lebih santai dan menghibur.

    Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pegawai dari berbagai perangkat daerah untuk berinteraksi di luar rutinitas pelayanan pemerintahan. Semangat kompetisi tetap berjalan, namun kebersamaan dan sportivitas menjadi bagian penting dalam setiap perlombaan.

    Benyamin berharap semangat yang terbangun melalui peringatan HUT ke-81 RI dapat terus dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja bersama, saling mendukung, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Tangsel,” pungkasnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting melalui SIGAP Anak Sehat 2026

    Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting melalui SIGAP Anak Sehat 2026

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berkolaborasi dengan pihak swasta untuk memperkuat intervensi stunting sejak usia dini melalui Program SIGAP Anak Sehat 2026. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

    Program SIGAP Anak Sehat 2026 menyasar keluarga dengan anak berisiko stunting di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, intervensi stunting perlu dilakukan sejak sekarang karena anak-anak yang menjadi sasaran program merupakan generasi yang akan berada pada usia produktif pada 2045.

    “Saya membayangkan mereka usia 20 tahun pada 2045. Kalau dari sekarang tidak kita intervensi, makanan mereka harus seimbang antara tinggi badan, umur, dengan berat badannya. Itu harus kita intervensi dari sekarang,” ujar Benyamin saat membuka peluncuran Program SIGAP Anak Sehat 2026, Senin (10/8/2026).

    Menurut Benyamin, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak. Kekurangan asupan gizi pada masa pertumbuhan juga dapat berdampak terhadap perkembangan mental dan kemampuan berpikir anak.

    Oleh karena itu, ia menilai pemenuhan kebutuhan gizi anak harus menjadi perhatian bersama. Terlebih, orang tua kerap menghadapi tantangan saat memberikan makanan kepada balita maupun batita.

    “Rata-rata memang ini sebuah fenomena, anak-anak itu, balita, batita itu susah dikasih makan. Tapi ini memengaruhi pertumbuhan. Bukan saja fisik, tetapi juga mental, pikiran dan sebagainya,” jelasnya.

    Benyamin menyampaikan, Kecamatan Serpong dipilih sebagai salah satu lokasi intervensi karena berdasarkan data masih terdapat angka stunting yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

    Pelaksanaan program dilakukan melalui enam puskesmas yang berada di Kecamatan Serpong selama 56 hari. Masing-masing puskesmas menjadi pelaksana utama dalam pemberian makanan tambahan sekaligus pendampingan kepada keluarga yang menjadi sasaran program.

    Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel mendapat dukungan dari pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), salah satunya PT Telkom Indonesia wilayah Banten. Kolaborasi tersebut turut didukung Srikandi Telkom Group dan Danantara Indonesia.

    Benyamin menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut karena turut memperkuat upaya pemerintah dalam menangani persoalan stunting di Kota Tangerang Selatan.

    “Atas nama pemerintah kota dan masyarakat, saya ucapkan terima kasih kepada PT Telkom, khususnya wilayah Banten, yang telah mengeluarkan CSR-nya, TJSL-nya dalam kaitan dengan program penanganan stunting yang diselenggarakan oleh pemerintah kota melalui bidang kesehatan,” ungkapnya.

    Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penanganan stunting, tetapi dapat diperluas untuk mendukung berbagai program kesehatan dan pendidikan di Kota Tangerang Selatan.

    “Saya berharap ke depan TJSL-nya akan terus diperluas, diperbesar, diperlebar lagi. Bukan saja untuk penanganan stunting, tetapi juga untuk program-program kesehatan yang lainnya dalam kaitannya dengan pengembangan pendidikan juga,” kata Benyamin. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Kembangkan 36 Pos Lansia, Benyamin: Wujudkan Lansia Sehat, Aktif, dan Bahagia

    Pemkot Tangsel Kembangkan 36 Pos Lansia, Benyamin: Wujudkan Lansia Sehat, Aktif, dan Bahagia

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pelayanan bagi warga lanjut usia (lansia) melalui pengembangan 36 Pos Lansia yang tersebar di seluruh wilayah kota. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus mendorong para lansia tetap sehat, aktif, dan bahagia.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, pelayanan kepada lansia menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat. Karena itu, keberadaan Pos Lansia terus diperkuat agar tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang bagi para lansia untuk beraktivitas, bersosialisasi, dan menjaga kualitas hidup.

    “Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus terus kita perhatikan. Melalui Pos Lansia, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus menciptakan ruang aktivitas agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia,” ujar Benyamin, Kamis (6/8/2026).

    Saat ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah memiliki 36 Pos Lansia yang berada di Kelurahan Pondok Jagung, Serpong, Rawa Mekar Jaya, Pisangan, Pamulang, Setu, Rawa Buntu, Sawah Baru, Pondok Ranji, Pondok Cabe Ilir, Ciater, Pamulang Timur, Jombang, Serpong Utara, Pondok Betung, Paku Alam, Ciputat Timur, Cireundeu, Keranggan, Rengas, Pondok Benda, Bakti Jaya, Kedaung, Jurang Mangu, Pondok Aren, Bambu Apus, Lengkong Wetan, Pondok Kacang Timur, Pondok Pucung, Benda Baru, Kampung Sawah, Lengkong Karya, Ciputat, Situ Gintung, Pondok Karya, dan Parigi.

    Melalui Pos Lansia, masyarakat lanjut usia mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan kondisi kesehatan, edukasi pola hidup sehat, senam lansia, hingga kegiatan sosial yang mendorong para lansia tetap aktif dan produktif di lingkungan sekitarnya.

    Benyamin menjelaskan, pelayanan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan upaya promotif dan preventif agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.

    “Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, menjaga kesehatan, dan bersosialisasi. Karena kesehatan lansia bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mereka tetap merasa diperhatikan, berdaya, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” katanya.

    Selain memperluas jangkauan pelayanan, Pemkot Tangsel juga terus meningkatkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan yang mendampingi Pos Lansia agar pelayanan yang diberikan semakin optimal. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus diperkuat untuk mendukung program kesehatan dan pemberdayaan bagi para lanjut usia.

    Benyamin berharap keberadaan Pos Lansia dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sekaligus menjadi wadah yang mampu menghadirkan kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas bagi para lansia.

    “Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia. Karena itu kami akan terus memperkuat pelayanan agar para orang tua di Kota Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua yang sehat, nyaman, aktif, dan sejahtera,” tutup Benyamin. (Red/*)

  • Sarana PAUD Diperkuat, Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah Terus Meningkat

    Sarana PAUD Diperkuat, Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah Terus Meningkat

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai upaya mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah (APS) pada jenjang PAUD. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.

    Program peningkatan sarana dan prasarana PAUD merupakan salah satu program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025–2029.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini melalui penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas dan didukung fasilitas yang memadai. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya memastikan setiap anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagai bekal menyongsong masa depan.

    “Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Benyamin pada Rabu (5/8/2026).

    Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Rizkia Fitria, mengatakan, pada 2026 program tersebut ditargetkan menjangkau 115 satuan pendidikan PAUD.

    “Dari total target 115 satuan pendidikan, pada APBD murni 2026 kami telah mengalokasikan bantuan untuk 72 lembaga. Selanjutnya akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan,” kata Rizkia.

    Menurut Rizkia, lembaga penerima bantuan ditetapkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh pengawas PAUD formal dan penilik pendidikan nonformal. Proses tersebut dilakukan agar bantuan diberikan kepada lembaga yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

    Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai sarana penunjang pembelajaran, seperti meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, serta alat peraga edukatif yang mendukung proses belajar mengajar di PAUD.

    “Ada meja, kursi untuk anak-anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, dan kebutuhan lainnya. Pengawas dan penilik memastikan setiap lembaga yang menerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan sarana pembelajaran,” jelasnya.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendukung program peningkatan sarana dan prasarana PAUD pada 2026. Melalui dukungan fasilitas belajar yang semakin memadai, diharapkan semakin banyak anak mengikuti pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.

    “Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami berharap angka partisipasi sekolah pada jenjang PAUD terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi kami ingin terus meningkatkannya hingga semakin optimal,” tuturnya. (Red/*)

  • Bulan Bakti Pramuka 2026 Dibuka, Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

    Bulan Bakti Pramuka 2026 Dibuka, Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memanfaatkan pembukaan Bulan Bakti Pramuka Kota Tangerang Selatan 2026 sebagai momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda.

    Salah satu langkah yang mulai dirintis adalah pembentukan Pramuka Prasiaga bagi anak usia taman kanak-kanak (TK), sebagai upaya menanamkan nilai kepemimpinan, disiplin, dan kepedulian sosial sejak dini. Kegiatan tersebut berlangsung di Puspemkot Tangsel, Sabtu (1/8/2026), dan dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Tangsel menuju Jambore Nasional di Cibubur.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, pembentukan Pramuka Prasiaga merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Kepramukaan sekaligus langkah strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada anak-anak usia prasekolah.

    “Pramuka Prasiaga ini amanat dari Undang-Undang Kepramukaan, dan Tangsel mulai merintis tahun ini. Jadi sudah ada beberapa TK binaan yang aktif, dan nanti akan kita perluas lagi ke TK-TK yang lain,” ujar Benyamin.

    Menurut Benyamin, pendidikan karakter perlu dimulai sedini mungkin. Melalui Pramuka Prasiaga, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga dibiasakan dengan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

    “Ini kegiatan yang sangat strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan sejak dini. Kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong kepada anak-anak sejak mereka masih di bangku TK,” jelasnya.

    Selain merintis Pramuka Prasiaga, Pemkot Tangsel juga melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Benyamin berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan.

    “Saya berharap anak-anak bisa menunjukkan penampilan terbaik dan meraih prestasi di Jambore Nasional,” ucapnya.

    Benyamin menegaskan Bulan Bakti Pramuka bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata pengamalan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Melalui Bulan Bakti Pramuka dan kehadiran Prasiaga, kita menanamkan benih karakter, cinta lingkungan, kesadaran hidup, dan kepedulian sosial sejak dini. Mereka adalah cikal bakal generasi unggul yang akan meneruskan cita-cita bangsa,” tuturnya.

    Benyamin berharap Gerakan Pramuka semakin diminati oleh anak-anak dan remaja karena tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata sebagai kewajiban di sekolah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan harus terus dikemas secara menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan bagi generasi muda.

    “Harapan saya, kegiatan Pramuka diikuti karena kesadaran. Karena itu, kegiatannya harus menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya. (Red/*)

  • PAN Tangsel Dikebut Konsolidasi hingga TPS, Bidik Tiga Besar Perolehan Suara di Pilkada Mendatang

    PAN Tangsel Dikebut Konsolidasi hingga TPS, Bidik Tiga Besar Perolehan Suara di Pilkada Mendatang

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, menginstruksikan kepengurusan baru DPD PAN Kota Tangerang Selatan (Tangsel) segera menuntaskan konsolidasi organisasi hingga tingkat kelurahan dan tempat pemungutan suara (TPS) sebagai persiapan menghadapi Pemilu mendatang.
    Instruksi tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri pelantikan pengurus DPC PAN Kota Tangsel di Serpong Utara, Minggu (2/8/2026).

    Yandri mengatakan, kehadirannya di Tangsel merupakan bagian dari tugasnya sebagai pembina wilayah sekaligus penanggung jawab pencalegan PAN se-Banten yang ditunjuk Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

    “Hari ini saya menghadiri dua DPD, tadi Kota Tangerang dan sekarang Tangsel. Kami bangga mendapat dukungan dari Pak Wali Kota Benyamin Davnie, Bu Erna selaku Ketua DPD, serta seluruh pengurus DPC,” ujar Yandri.

    Ia meminta konsolidasi organisasi diselesaikan dalam waktu enam bulan. Setelah itu, seluruh kader diminta mulai menjalankan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    Menurut Yandri, PAN harus terus hadir bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga situasi yang kondusif. Ia juga mengingatkan kader agar tidak terlibat dalam penyebaran fitnah, berita bohong, maupun hoaks.

    Dalam kesempatan itu, Yandri turut menepis informasi yang menyebut dirinya pernah menyerukan penutupan warung-warung di desa. Menurutnya, kabar tersebut merupakan fitnah yang tidak pernah ia sampaikan.

    Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yandri meminta seluruh kader menggelar kegiatan sosial dan perlombaan di lingkungan masing-masing untuk mempererat kebersamaan warga. Ia juga mewajibkan kader memasang bendera Merah Putih di rumah sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.

    Di bidang politik, Yandri meminta DPD PAN Tangsel mulai menyiapkan pencalegan sejak dini. Ia menargetkan seluruh enam daerah pemilihan (dapil) di Kota Tangerang Selatan dapat diisi kader PAN pada Pemilu mendatang.

    “Saya minta saudara Hasbi sebagai Ketua DPD, wajib enam dapil itu terisi semua,” tegasnya.

    Ia juga mendorong PAN membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung, baik dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Mathla’ul Anwar, Persis, Pemuda Pancasila, Rempug Betawi, maupun kelompok masyarakat lainnya.

    Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Tangerang Selatan, Hasbi Ikhsan Ramadhan, menegaskan target kepengurusannya adalah membawa PAN masuk tiga besar perolehan suara di Kota Tangerang Selatan.

    Menurut Hasbi, pada Pemilu 2024 PAN memperoleh sekitar 48 ribu suara. Namun, perolehan kursi belum maksimal karena kekuatan partai masih terkonsentrasi di dua dapil.

    Karena itu, dalam waktu dekat PAN akan memetakan kekuatan di seluruh dapil, menjalankan pencalegan dini, serta memperbanyak rekrutmen kader dari internal maupun eksternal partai.

    “Enam bulan lagi perintahnya kita sudah bisa kampanye dini,” kata Hasbi.

    Hasbi juga menilai kalangan Generasi Z menjadi salah satu potensi suara terbesar yang akan digarap partainya.

    “Kalau kita bicara potensi, Gen Z itu paling banyak suaranya. Jadi pasti kita sasar juga dan kita optimalkan, karena itu peluang untuk mendongkrak suara sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dengan partai,” ujarnya.

    Menurut Hasbi, PAN tetap mengusung slogan “Bantu Rakyat” sebagai arah perjuangan partai. Ia berharap setiap kader mampu membangun kedekatan dengan masyarakat sehingga target membawa PAN masuk tiga besar di Tangsel dapat tercapai.

    Yandri pun optimistis kepemimpinan Hasbi yang berasal dari kalangan muda akan menjadi modal penting untuk menarik dukungan pemilih milenial dan Generasi Z.

    “Hasbi masih anak muda, sangat smart, sangat energik. Saya optimistis anak muda bisa banyak masuk PAN di Tangsel,” pungkasnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Beri Penghargaan kepada Kafilah Berprestasi di MTQ Banten 2026

    Pemkot Tangsel Beri Penghargaan kepada Kafilah Berprestasi di MTQ Banten 2026

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan penghargaan kepada Kafilah Kota Tangerang Selatan yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian para kafilah yang berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih peringkat keempat.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam kegiatan Apresiasi Kafilah Kota Tangerang Selatan di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan, Senin (27/7/2026).

    Benyamin mengatakan, penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut atas capaian Kafilah Kota Tangerang Selatan pada MTQ Tingkat Provinsi Banten sekaligus bentuk penghormatan kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama baik daerah.

    “Ini adalah tindak lanjut dari hasil MTQ Tingkat Provinsi Banten beberapa waktu lalu. Memang sudah diprogramkan bahwa seluruh kafilah kita yang meraih juara akan mendapatkan apresiasi,” ujar Benyamin.

    Ia berpesan agar penghargaan yang diterima dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat produktif, terutama dalam mendukung pendidikan dan pengembangan kapasitas diri.

    “Saya amanahkan kepada yang bersangkutan, jangan dipakai untuk hal-hal yang konsumtif. Pakai untuk hal-hal yang produktif, seperti melanjutkan pendidikan atau membeli buku,” kata dia.

    Menurut Benyamin, prestasi dalam ajang MTQ memang menjadi salah satu target yang ingin dicapai. Namun, yang lebih utama adalah bagaimana proses pembinaan mampu melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

    “Sejatinya seluruh kafilah ini sudah menjadi juara, karena kemenangan sejati bukan hanya memperoleh juara, tetapi bagaimana Al-Qur’an menjadi cahaya dalam kehidupan dan membentuk pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tuturnya.

    Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus memperkuat pembinaan kafilah secara berkelanjutan melalui evaluasi bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Selatan.

    Menurutnya, pembinaan selama ini telah dilakukan secara berjenjang. Pelaksanaan MTQ tingkat kota menjadi bagian dari proses penjaringan sekaligus pembinaan peserta yang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Banten.

    “Pembinaan kita terus dilakukan secara optimal. MTQ tingkat kota tahun ini menjadi bagian dari persiapan untuk MTQ Provinsi tahun depan. Tentu akan kita bina secara berkelanjutan,” kata dia.

    Benyamin berharap, capaian para kafilah tidak hanya menjadi prestasi dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta melahirkan generasi Qurani yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan. (Red/*)

  • Distribusi Air Bersih Terus Berjalan, Pemkot Tangsel Bantu Warga Terdampak Kekeringan

    Distribusi Air Bersih Terus Berjalan, Pemkot Tangsel Bantu Warga Terdampak Kekeringan

    Mediakawasan.id, Setu – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musim kemarau di Kecamatan Setu.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk melakukan pemantauan dan respons cepat terhadap wilayah-wilayah yang mulai terdampak kekeringan selama musim kemarau.

    Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat menjadi prioritas sehingga distribusi bantuan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

    “Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung,” ujar Benyamin pada Rabu (15/7/2026).

    Camat Setu Erwin Gemala Putra mengatakan, dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di Kelurahan Keranggan, tepatnya di RW 01 RT 01 dan RW 02 RT 04.

    “Jumlah kepala keluarga (KK) terdampak di dua RW tersebut sebanyak 35 KK, terdiri atas 15 KK di RW 01 dan 20 KK di RW 02. Sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau,” kata Erwin.

    Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kecamatan Setu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan berkoordinasi dengan Perumdam untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.

    “Alhamdulillah, pada Senin (13/7/2026) telah didistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak,” ujarnya.

    Erwin menjelaskan, sejak awal musim kemarau masyarakat telah melakukan langkah antisipasi dengan menghemat penggunaan air sehingga kebutuhan sehari-hari masih dapat terpenuhi.

    “Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sebagian warga sempat menggunakan air sungai untuk kebutuhan tertentu. Setelah bantuan air bersih didistribusikan, warga kembali menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Memasuki musim kemarau ini, masyarakat juga mulai lebih bijak dalam menggunakan air,” jelasnya.

    Distribusi air bersih akan terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan selama musim kemarau untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih.

    Selain itu, sejumlah toren penampung air juga disiagakan di titik-titik rawan kekeringan guna memudahkan proses distribusi apabila kebutuhan air bersih meningkat. (Red/*)

  • Benyamin Pastikan Pemerataan Penerangan Jalan, Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU Baru di Tahun Ini

    Benyamin Pastikan Pemerataan Penerangan Jalan, Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU Baru di Tahun Ini

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pemerataan penerangan jalan di seluruh wilayah kota melalui program Tangsel Terang. Pada tahun 2026, sebanyak 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru ditargetkan dibangun guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penerangan jalan merupakan salah satu infrastruktur dasar yang terus menjadi perhatian Pemerintah Kota karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

    “Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini,” ujar Benyamin dalam keterangannya pada Selasa (14/7/2026).

    Menurut Benyamin, keberadaan PJU tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga mendukung keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

    “Saya menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan untuk terus mempercepat tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat terkait penerangan jalan agar kebutuhan warga dapat segera terlayani,” kata Benyamin.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, menjelaskan bahwa selain membangun PJU baru, pihaknya juga terus mempercepat perbaikan lampu jalan yang mengalami gangguan.

    Hingga 30 Juni 2026, Dinas Perhubungan telah melakukan perbaikan terhadap 2.718 titik lampu yang tersebar di 1.788 lokasi di seluruh wilayah Tangerang Selatan.

    Ia menjelaskan, realisasi pembangunan PJU baru saat ini telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada triwulan IV tahun 2026.

    Untuk mengejar target tersebut, Dinas Perhubungan menerapkan strategi percepatan administrasi proyek yang disertai dengan pemantauan rutin terhadap progres pekerjaan di lapangan.

    “Untuk mencapai target pembangunan infrastruktur hingga 100 persen pada akhir tahun anggaran, Dinas Perhubungan menerapkan strategi percepatan administrasi serta melakukan monitoring kegiatan secara rutin,” jelas Ayep.

    Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program Tangsel Terang tahun 2026 juga dibarengi dengan penerapan teknologi yang lebih modern dan hemat energi.

    Seluruh lampu jalan baru secara bertahap menggunakan lampu LED sebagai pengganti lampu SON-T yang dinilai lebih efisien dalam penggunaan listrik sekaligus memiliki usia pakai yang lebih panjang.

    Selain itu, Dinas Perhubungan juga meningkatkan sistem keamanan instalasi listrik PJU dengan menggunakan Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) pada panel listrik.

    Teknologi tersebut memberikan tiga lapis perlindungan sekaligus, yakni terhadap korsleting, beban listrik berlebih, serta kebocoran arus listrik sehingga operasional PJU menjadi lebih aman dan andal.

    Ayep mengatakan, pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki penerangan, hingga jalan lingkungan dan jalan setapak dalam program Tangsel Terang.

    “Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

    Meski demikian, Ayep mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, di antaranya fluktuasi harga material PJU yang dipengaruhi kenaikan biaya logistik serta masih adanya penolakan dari sebagian warga terkait penentuan lokasi pemasangan tiang lampu.

    “Kami meminta dukungan dan kerja sama masyarakat agar pembangunan PJU ini dapat berjalan lancar. Harapan kami, seluruh target pembangunan maupun perbaikan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat program Tangsel Terang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan,” tuturnya. (Red/*)