Tag: Benyamin Davnie

  • Pemkot Tangsel Berikan Diskon PBB-P2 Awal Tahun 2026, Berlaku hingga 30 Juni

    Pemkot Tangsel Berikan Diskon PBB-P2 Awal Tahun 2026, Berlaku hingga 30 Juni

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memberikan keringanan kepada masyarakat melalui program Diskon Awal Tahun Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026.

    Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 70 Tahun 2025 tentang Pengurangan Ketetapan PBB-P2 Tahun 2026.

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pemberian diskon ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada warga yang taat pajak sekaligus upaya mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu

    “Diskon PBB-P2 ini kami berikan agar masyarakat semakin termotivasi untuk membayar pajak lebih awal. Selain lebih hemat, pembayaran pajak tepat waktu juga sangat membantu pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Benyamin, Senin (05/01/2026).

    Melalui kebijakan tersebut, masyarakat yang melakukan pembayaran PBB-P2 lebih awal akan mendapatkan pengurangan ketetapan pajak.

    Untuk periode Januari hingga April 2026, Pemkot Tangsel memberikan diskon sebesar 10 persen, sedangkan pada periode Mei hingga Juni 2026 diberikan diskon sebesar 5 persen. Program ini berlaku mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2026.

    Ia menegaskan bahwa pajak daerah, termasuk PBB-P2, memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang Selatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

    “Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta program-program kesejahteraan. Karena itu, partisipasi warga sangat kami harapkan,” jelasnya.

    Untuk memudahkan masyarakat, Pemkot Tangsel melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga menyediakan berbagai kanal pembayaran PBB-P2 yang praktis dan mudah diakses.

    Pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS, perbankan seperti Bank BJB, BJB Syariah, BCA, Mandiri, dan BSI Syariah, serta melalui Alfamart, Indomaret, Kantor Pos, hingga platform digital seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, OVO, LinkAja, Bukalapak, dan GoBills.

    Benyamin mengajak seluruh warga Tangerang Selatan untuk memanfaatkan program diskon tersebut sebaik mungkin.

    “Mari manfaatkan diskon awal tahun ini. Bayar pajak lebih awal, lebih hemat, dan bersama-sama kita wujudkan Tangerang Selatan yang semakin maju dan sejahtera,” tuturnya. (Red/*)

  • Tangsel Raih Terbaik Kedua Paritrana Award 2025, Bukti Serius Lindungi Pekerja Formal-Informal

    Tangsel Raih Terbaik Kedua Paritrana Award 2025, Bukti Serius Lindungi Pekerja Formal-Informal

    Mediakawasan.id, Serpong – Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan tenaga kerja dengan berhasil meraih peringkat Terbaik Kedua pada Paritrana Award 2025.

    Penghargaan ini menempatkan Tangsel sebagai salah satu daerah terdepan dalam upaya mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan di Banten.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, bagi Pemerintah Kota Tangsel, penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas berbagai upaya dan kebijakan yang telah dijalankan untuk melindungi warga pekerja formal maupun informal dari risiko sosial dan ekonomi melalui jaminan ketenagakerjaan.

    “Kami berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang mendukung. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan semangat untuk terus memastikan perlindungan bagi seluruh pekerja di Tangsel,” ujar Benyamin dalam acara Penganugerahan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) Tingkat Provinsi Banten di Serpong pada Kamis (27/11/2025).

    Paritrana Award adalah penghargaan tahunan yang digagas oleh BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan pemerintah pusat, melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan instansi terkait, sebagai apresiasi terhadap pemerintah daerah serta pelaku usaha yang dianggap berhasil mengimplementasikan program perlindungan sosial ketenagakerjaan secara optimal.

    Penghargaan disampaikan dalam penganugerahan Paritrana Award tingkat Provinsi Banten, yang turut dihadiri oleh pejabat daerah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta stakeholder ketenagakerjaan dan sosial.

    Menurut Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Eko Yuyulianda, penerimaan Paritrana Award menunjukkan bahwa Tangsel berhasil memenuhi kriteria penting, yakni cakupan kepesertaan jaminan sosial yang luas, inovasi dalam perlindungan sosial, serta keberlanjutan program perlindungan bagi pekerja rentan.

    “Program ini lahir sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha dan UKM yang mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan dalam rangka mewujudkan universal coverage jam sosial,” jelasnya.

    Penghargaan ini penting karena menegaskan komitmen daerah untuk memastikan bahwa pekerja, termasuk pekerja informal, pekerja harian, dan pekerja sektor rentan untuk memiliki akses perlindungan sosial secara adil.

    Program seperti BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi jaring pengaman bagi masyarakat dari resiko kerja, kecelakaan, hingga jaminan hari tua.

    “Paritrana Award juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian serta kepatuhan seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin perlindungan pekerja di Indonesia,” kata Eko. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Lewat Festival Hakordia 2025

    Pemkot Tangsel Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Lewat Festival Hakordia 2025

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Inspektorat kembali memperkuat komitmen pendidikan antikorupsi sejak dini dengan menyelenggarakan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

    Kegiatan yang digelar pada Kamis, 27 November 2025, di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, ini melibatkan ratusan pelajar tingkat SD dan SMP dalam lomba mewarnai dan menggambar bertema antikorupsi.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa peringatan Hakordia menjadi bagian dari upaya panjang menumbuhkan karakter jujur pada generasi penerus.

    Dirinya menekankan bahwa anak-anak perlu diperkenalkan pada konsep antikorupsi melalui metode yang menyenangkan, agar nilai tersebut mudah dipahami dan melekat dalam kehidupan sehari-hari.

    “Ini adalah upaya kita untuk menanamkan nilai antikorupsi sejak dini kepada anak-anak kita. Dan mudah-mudahan Indonesia Emas ke zaman mereka, mereka sudah tumbuh menjadi anak-anak yang pandai, cerdas, dan seterusnya. Di manapun mereka akan berkiprah, sebagai apapun mereka nanti menjadi orang, nilai antikorupsi itu sudah bisa ditanamkan,” ujar Benyamin.

    Benyamin juga menjelaskan bahwa dalam menggambar dan mewarnai, anak-anak dilatih untuk mengikuti aturan, teliti, dan bertanggung jawab atas hasil pekerjaan mereka.

    Ia menegaskan bahwa proses sederhana seperti tidak melewati garis dalam mewarnai adalah bentuk kecil dari kejujuran dan kedisiplinan, serta dapat melatih kemampuan otak kanan yang berperan dalam kreativitas, ketelitian, dan pengambilan keputusan.

    “Dengan cara menggambar, mewarnai ini, tidak boleh lewat garis, itu juga sudah suatu kejujuran. Karena dia tidak akan mendapat nilai kalau lewat garis. Menggambar, diwarnai, kemudian dia tidak lewat garis, itu hasil dari otak kanan. Nah, otak kanan ini menjadi penting,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia mengajak para orang tua dan pendamping untuk turut serta menanamkan nilai-nilai integritas kepada anak-anak, karena pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah.

    Kata Benyamin, ajakan antikorupsi harus hadir dalam keseharian anak, baik melalui contoh perilaku maupun kebiasaan kecil yang jujur.

    “Kita menanamkan nilai, tolong bantu kita untuk bertumbuh menjadi generasi-generasi yang antikorupsi ke depannya. Bukan hanya sekadar menggambar, mewarnai, dan lain sebagainya, tapi kita menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini. Makanya anak-anak silakan bebas menggambar apa, tuangkan imajinasi dan gunakan otak kanan kalian,” pungkasnya. (Red/*)

  • Optimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Wali Kota Tangsel Resmikan ‘Ngider Sehat Premium’

    Optimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Wali Kota Tangsel Resmikan ‘Ngider Sehat Premium’

    Mediakawasan.id, Pondok Aren – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie meresmikan program layanan kesehatan Ngider Sehat Premium dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang diinisiasi Dinas Kesehatan di Pondok Aren, Kamis, (27/11/2025).

    Program Ngider Sehat itu merupakan salah satu program andalan Dinas Kesehatan Kota Tangsel yang sudah berjalan sejak 2021 sebagai aksi jemput bola melayani kesehatan masyarakat. Petugas 1 Bidan dan 1 perawat datang langsung ke rumah warga untuk berikan layanan kesehatan.

    Kini, program tersebut di-upgrade menjadi Ngider Sehat Premium dengan penambahan 1 orang dokter dan dilengkapi dengan mobil yang dilengkapi berbagai alat kesehatan.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, program layanan kesehatan harus dapat nenjangkau ke seluruh masyarakat.

    “Saya menekankan juga pada pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Kalau mengobati itu berarti orang udah sakit, kita usahakan mencegah untuk orang tidak sakit, ini kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Benyamin.

    Benyamin menuturkan, adanya Program Ngider Sehat Premium yang di-launching Dinkes Kota Tangsel semakin melengkapi fasilitas layanan kesehatan masyarakat.

    “Fasilitas yang kita miliki selain 35 puskesmas, kita juga memiliki layanan Ngider Sehat yang sekarang sudah ditingkatkan menjadi Ngider Sehat Premium. Kita siapkan armada Ngider Sehat Premium, di dalamnya ada alat USG, ESG, dan lainnya,” tutur Benyamin.

    Benyamin berharap, hadirnya layanan Ngider Sehat Premium serta armada Promosi Kesehatan Dinkes Tangsel, dapat memberikan layanan kesehatan optimal untuk masyarakat, baik kuratif, preventif dan promotif.

    “Pelayanan kesehatan gratis, tidak dipungut biaya karena sudah dibiayai oleh APBD Kota Tangsel,” ungkapnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel dan GOW Luncurkan Sekolah Ibu, Program Pendidikan Alternatif untuk Warga Putus Sekolah

    Pemkot Tangsel dan GOW Luncurkan Sekolah Ibu, Program Pendidikan Alternatif untuk Warga Putus Sekolah

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) resmi meluncurkan Sekolah Ibu, sebagai sebuah program pendidikan alternatif yang ditunjukkan untuk warga yang belum sempat memperoleh atau menyelesaikan pendidikan formal.

    Peresmian ini berlangsung di Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong pada Rabu (26/11/2025) dan dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

    Dalam sambutannya, Benyamin mengatakan bahwa Sekolah Ibu hadir untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat yang masih tertinggal meskipun Tangsel dikenal sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas tinggi.

    “Sekolah Ibu ini untuk orang yang tidak sempat bersekolah di sekolah formal, karena target Tangerang Selatan dari aspek pendidikan kalau kita sepakat pendidikan adalah kunci segalanya, kunci kemajuan. Kalau pendidikan isinya ilmu, maka sekolah adalah wadah besar,” ujarnya.

    Benyamin mengungkapkan bahwa gagasan Sekolah Ibu berawal dari diskusi dengan istrinya setelah melihat masih banyak warga yang membutuhkan ruang belajar yang inklusif.

    Lalu, Sekolah Ibu kemudian diformulasikan lebih luas melalui GOW Kota Tangsel untuk menjadi program pemberdayaan perempuan dan keluarga.

    Meski dinamakan Sekolah Ibu, Benyamin menekankan bahwa seluruh warga yang membutuhkan kesempatan kedua untuk belajar dapat berpartisipasi, dan sekolah ini bersifat sosial sehingga terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar.

    “Betul bahwa di Tangerang Selatan, walaupun kondisi ekonominya maju, pendidikannya maju, tetapi masih ada masyarakat yang kurang beruntung dan tidak sempat mengenyam pendidikan. Maka dari Sekolah Ibu ini saya berharap memang menjadi solusi bagi masyarakat yang memang memerlukan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi antardinas akan dilakukan untuk memperluas manfaat sekolah ini, termasuk dalam bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan pemberdayaan masyarakat.

    Benyamin mengapresiasi peran aktif kaum perempuan dalam melahirkan program yang dinilai memiliki manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tangsel.

    “Rintangan pasti ada, tapi itu justru memaksa kita untuk terus kreatif dan tidak berhenti pada satu titik,” ucapnya.

    Sementara itu, Ketua GOW Tangsel sekaligus penggagas Sekolah Ibu, Tini Indrayanti menyampaikan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap warga yang putus sekolah atau tidak mendapat akses pendidikan karena alasan ekonomi maupun kekerasan dalam rumah tangga.

    Nama Sekolah Ibu dipilih karena ibu adalah simbol. Simbol kehidupan, simbol pembelajaran, dan simbol kasih sayang. Filosofi itulah yang menjadi landasan siapapun yang belajar di sini akan diperlakukan dengan kasih, dengan kasih sayang, dengan kesabaran, dengan penghargaan penuh, dan tentunya sebagai martabat manusia.

    “Meskipun namanya Sekolah Ibu, namun sekolah ini bukanlah sekolah yang hanya diperuntukkan bagi kaum ibu. Justru sebaliknya, ini adalah sekolah untuk semua bagi mereka yang membutuhkan kesempatan kedua untuk belajar atau mendapatkan pendidikan.

    Sekolah Ibu menyediakan berbagai kelas literasi baca–tulis–hitung, keterampilan digital dasar, pendampingan psikologis, hingga pelatihan wirausaha dan link and match dengan dunia usaha untuk membuka peluang kerja.

    Peresmian program ini disebut bukan akhir, melainkan awal langkah besar dalam mewujudkan kota yang lebih adil, inklusif, dan penuh peluang bagi seluruh warga.

    Tini mengajak semua pihak pemerintah, masyarakat, pengusaha, akademisi, relawan untuk menjadi bagian dari berjalan ini, karena pendidikan bukan hanya tentang belajar, tetapi tentang memulihkan hidup, membuka jalan, dan meningkatkan martabat manusia.

    “Semoga Sekolah Ibu menjadi rumah dan harapan untuk ruang pemulihan, serta jembatan membuat masa depan baru bagi seluruh peserta,” ucapnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Musnahkan 13.970 Botol Miras Ilegal, Benyamin Tegaskan Penegakan Perda Tanpa Kompromi

    Pemkot Tangsel Musnahkan 13.970 Botol Miras Ilegal, Benyamin Tegaskan Penegakan Perda Tanpa Kompromi

    Mediakawasan.id, Setu – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memusnahkan 13.970 botol minuman keras ilegal hasil penindakan sejak awal 2025 hingga November. Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Disdukcapil, Kecamatan Setu pada Rabu (26/11/2025), dipimpin langsung Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

    Benyamin menegaskan bahwa aturan soal minuman beralkohol di Tangsel diberlakukan secara ketat sesuai peraturan daerah.

    “Sesuai dengan Perda (peraturan daerah) kita Tangerang Selatan, minuman beralkohol itu dilarang, tidak boleh. Jadi setiap minuman beralkohol berapa persen pun itu tidak boleh,” ujar Benyamin.

    Ribuan botol miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atas laporan masyarakat.

    “Operasi dilakukan setiap saat. Ada laporan kita turun, tidak ada laporan pun Satpol PP tetap turun,” jelasnya.

    Minuman beralkohol tersebut disita dari berbagai warung tidak resmi yang masih nekat menjual miras secara tersembunyi.

    Menurut Benyamin, pedagang resmi sudah memahami aturan sehingga penindakan lebih banyak menyasar pelaku ilegal.

    Selain menyita barang bukti, Pemkot Tangsel juga melakukan penyidikan terhadap para pelaku yang melanggar ketentuan peraturan daerah.

    “Yang jelas, selama ada pelanggaran Perda, kami tindak. Ada penyidikan, bukan cuma penyitaan,” tutur Benyamin.

    Saat ditanya terkait potensi kerugian negara akibat peredaran miras ilegal, Benyamin menyebut pihaknya belum menghitung aspek tersebut secara spesifik. Fokus pemerintah lebih pada ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan penegakan aturan daerah.

    Ia memastikan penindakan dan pengawasan terhadap distribusi minuman beralkohol akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga Tangsel tetap aman dan kondusif.

    “Ini akan terus kita lakukan sepanjang Perda-nya (berlaku) di Tangerang Selatan,” ucap dia. (Red/*)

  • HUT ke-17 Tangsel, Benyamin: Momen Refleksi untuk Kota Masa Depan yang Berdigdaya

    HUT ke-17 Tangsel, Benyamin: Momen Refleksi untuk Kota Masa Depan yang Berdigdaya

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Kota Tangsel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 pada Rabu (26/11/2025).

    Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) Kota Tangsel, pimpinan dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, akademisi, pemuka agama, dan para pemangku kepentingan lainnya.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, peringatan ulang tahun daerah memiliki makna penting sebagai momentum evaluasi dan refleksi terhadap capaian pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita kota.

    “Di Hari Ulang Tahun ke-17 Kota Tangsel ini, mari kita bersama-sama melakukan refleksi dan perenungan tentang eksistensialis, perjalanan, pencapaian, tantangan dan juga peluang yang dimiliki oleh kota yang kita cintai ini,” ujar Benyamin.

    Benyamin menjelaskan, dengan tema HUT ke-17 Kota Tangsel, yaitu “Bertumbuh, Berkarya, dan Berdigdaya,” ini menjadi pengingat agar upaya pembangunan dilaksanakan secara konsisten, produktif, dan berdaya saing untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

    Sejumlah capaian strategis turut disampaikan, antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 0,94 persen pada Triwulan I menjadi 2,57 persen pada Triwulan II Tahun 2025, serta realisasi investasi yang mencapai Rp 9,07 triliun hingga Triwulan III 2025, melebihi capaian tahun 2024 yang berjumlah Rp 8,70 triliun.

    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan kemajuan dan kini berada pada angka 84,81, tertinggi di Provinsi Banten. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka menurun menjadi 5,09 persen dari sebelumnya 5,81 persen.

    “Ini merupakan hasil dari serangkaian program pembangun yang kita jalankan seperti kemudahan perizinan yang berdampak pada peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan produktivitas masyarakat pencari kerja,” jelasnya.

    Untuk memperkuat kualitas layanan publik dan pemerataan pembangunan, Pemkot menjalankan berbagai program prioritas, antara lain revitalisasi sekolah, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan mobile “Ngider Sehat Premium”, hingga bantuan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui Program Jaga Salira.

    Di sektor infrastruktur, Pemkot Tangsel berfokus pada penanganan banjir, penataan drainase dan kolam retensi, program Tangsel Terang, peningkatan jalan lingkungan, pengurangan sampah, serta pembangunan fasilitas olahraga dan ruang publik.

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 turut meningkat menjadi Rp 5,006 triliun, naik 8,63 persen dibandingkan 2024.

    Berbagai penghargaan juga berhasil diraih Kota Tangsel pada 2025, di antaranya Opini WTP ke-13, Kota Peduli HAM, Kota Layak Anak kategori Utama, Juara 1 penurunan stunting, hingga apresiasi inovasi layanan digital dari BSSN.

    Masih banyak lagi pencapaian yang telah diraih oleh Pemkot Tangsel sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, Benyamin mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga kekompakan demi kemajuan Kota Anggrek ini.

    Ia berharap kota ini semakin mampu memenuhi harapan warganya dengan karakter yang Cerdas, Modern, dan Religius (C-More).

    “Kalau kita udah kompak, Tangsel bisa tumbuh dan berdigdaya dengan semua karya-karya serta kinerja kita bersama,” tuturnya. (Red/*)

  • Buka Scout and Dance Festival, Benyamin: Ruang Ekspresi, Kolaborasi dan Kompetisi Para Pelajar

    Buka Scout and Dance Festival, Benyamin: Ruang Ekspresi, Kolaborasi dan Kompetisi Para Pelajar

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong kembali semangat kegiatan ekstrakurikuler di kalangan pelajar melalui penyelenggaraan Scout and Dance Festival.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat membuka scout and dance festival di Transpark Mall Bintaro, pada Sabtu (15/11/2025).

    “Festival ini bertujuan membangun karakter disiplin dan kreatif. Serta menyediakan ruang ekspresi, kolaborasi, dan kompetisi yang sehat bagi generasi muda di era digital,” ucapnya.

    Benyamin menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kolaborasi harmonis antara dua ekstrakurikuler penting, yakni Kepramukaan dan Ratoh Jaroe. Menurutnya, sinergi tersebut mencerminkan kemampuan generasi muda dalam memadukan nilai disiplin dan kepemimpinan dengan kreativitas seni dan budaya.

    “Kegiatan ini adalah kolaborasi, kerja sama yang harmonis antara kegiatan ekstrakurikuler penting yaitu Kepramukaan dan Ratoh Jaroe. Hal ini menunjukan bahwa generasi muda kita melalui pramuka, adalah generasi yang mampu menggabungkan nilai-nilai disiplin dan kepemimpinan,” ujarnya.

    Benyamin menjelaskan bahwa Scout and Dance Festival memiliki tiga tujuan utama. Yaitu, menghidupkan kembali minat pelajar terhadap kegiatan ekstrakurikuler ditengah pesatnya perkembangan teknologi, membangun karakter disiplin dan kreatif, serta memberikan ruang bagi para pelajar untuk bisa berekspresi, berkolaborasi, dan berkompetisi dengan sehat.

    “Di tengah gempuran teknologi, kita harus memberikan ruang kepada anak-anak kita supaya tidak kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dan membangun karakter,” Kata Benyamin.

    Festival ini berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025, dan diikuti oleh berbagai kelompok pelajar dari Tangsel dan sekitarnya. Benyamin menyebut kegiatan ini sebagai bukti nyata peran aktif generasi muda dalam membangun karakter dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

    “Melalui kompetisi ini saya harap akan lahir generasi-generasi yang berkarakter kuat, cerdas, dan bangga akan budaya bangsanya,” pungkasnya. (Adv)

  • Benyamin Dampingi Mensos dan Gubernur Banten Kenang Sejarah di Monumen Palagan Lengkong Tangsel

    Benyamin Dampingi Mensos dan Gubernur Banten Kenang Sejarah di Monumen Palagan Lengkong Tangsel

    Mediakawasan.id, SERPONG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie turut mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Saifullah Yusuf dan Gubernur Banten Andra Soni, mengenang sejarah ke Monumen Palagan Lengkong bersama ratusan siswa sekolah rakyat, Kamis, 13 November 2025.

    Benyamin mengatakan, monumen yang merupakan salah satu cagar budaya di Kota Tangsel itu sudah menjadi lokasi wisata edukasi sejarah pertempuran para pejuang di Lengkong.

    “Setiap tahun peringatan pertempuran Lengkong diperingati. Sekarang berkembang menjadi wisata sejarah termasuk anak-anak sekolah. Supaya mereka mengetahui Tangsel ini kota perjuangan,” kata Benyamin.

    Benyamin menuturkan, saat ini cagar budaya Monumen Palagan Lengkong itu telah menjadi aset milik Pemerintah Kota Tangsel.

    “Sekarang asetnya menjadi aset kita, sudah ada di dalam neraca aset kita. Nanti akan kita tindak lanjuti dengan pembangunan-pembangunan yang lain,” tutur Benyamin.

    Benyamin berkomitmen bakal menjaga dan merawat warisan cagar budaya itu dengan melakukan perawatan dan penambahan fasilitas penunjang lain yang diperlukan.

    “Nah, kami sekarang pemerintah kota yang diwarisi untuk menjaga fisik dan kemudian cerita kepahlawanan yang ada di sini. Salah satu rencanannya pemagaran sekeliling ini kurang lebih luasnya 5.000 m2 supaya lebih terjaga lagi kebersihannya dan lain sebagainya,” papar Benyamin.

    Benyamin tak menutup kemungkinan, monumen Palagan Lengkong itu akan dijadikan sebagai museum sejarah perjuangan kemerdekaan di Tangerang.

    “Maka perlu disusun detail engineering design, bukan hanya sekedar monumen tapi jadi museum perjuangan Tangerang secara keseluruhan,” pungkasnya. (Adv)

  • Benyamin di Hari Pahlawan 2025: Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, tetapi Bangun Negeri

    Benyamin di Hari Pahlawan 2025: Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, tetapi Bangun Negeri

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Di tengah semangat peringatan Hari Pahlawan ke-80, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyerukan agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan tidak hanya sekadar dikenang, tetapi dihidupkan kembali melalui aksi nyata di masa kini.

    Hal itu disampaikan Benyamin usai menjadi inspektur Ucapara Hari Pahlawan Tingkat Kota Tangerang Selatan di Taman Makan Pahlawan (TMP) Seribu, Senin (10/11/2025).

    “Ya, perjuangan itu prinsip dasarnya sama. Kalau dulu melawan penjajahan, maka sekarang itu perlawanannya dalam bentuk pembangunan terhadap kemiskinan, kebodohan, kemudian juga kejahatan-kejahatan lainnya yang mengganggu rasa nyaman dan rasa tertib di masyarakat,” ujarnya.

    Dalam momen mengenang Hari Pahlawan ini, Benyamin memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar menjauhi narkoba, tawuran, dan perilaku destruktif lainnya.

    Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa ada di tangan anak muda yang berilmu dan berakhlak.

    “Karena bangsa ini menunggu mereka apapun, tapi bagaimana mau memimpin kalau ilmunya tidak dikuasai, tidak dimiliki seperti itu,” kata dia.

    Di momen reflektif ini, Benyamin turut mengenang ayahnya, Kolonel Inf. (Purn) Edwin Mugni Sastradipura, seorang pejuang Pembela Tanah Air (PETA) dan anggota pasukan Siliwangi yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    Ia menceritakan, ayahnya pernah mengikuti Long March dari Bandung ke Yogyakarta dan mendapatkan Bintang Gerilya. Edwin Mugni juga pernah bertugas sebagai perwira distrik militer di Pandeglang dan asisten personal di Kodam Jaya sebelum pensiun sebagai kolonel.

    “Saya kehilangan jejaknya, katanya beliau asli Pandeglang, asli Banten, tapi karena gak ketemu makamnya, karena beliau waktu itu ditangkap Belanda, kemudian tidak kembali lagi dan diduga dibunuh oleh Belanda pada waktu itu. Tapi, semangat juangnya menjadi teladan bagi saya,” tutur Benyamin dengan nada haru.

    Benyamin menyampaikan, untuk mengenang semua perjuangan dari pahlawan-pahlawan tanah air ini dan beradaptasi di era modern yang serba cepat dan terbuka, semangat nasionalisme mulai terkikis oleh pengaruh budaya luar yang menjauh dari nilai-nilai Pancasila.

    Oleh karena itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat, terutama aparatur pemerintah untuk tidak hanya menghafal lima sila, tetapi benar-benar menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    “Nilai-nilai itu yang harus menjadi sikap hidup seluruh masyarakat, terlebih lagi birokrasi, harus menerapkan, memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Ini yang tidak boleh diganggu, tidak boleh luntur dan tidak boleh dilupakan,” ucapnya. (Adv)