Tag: Benyamin Davnie

  • Pemkot Tangsel Cetak SDM Konstruksi Berkualitas, 150 Tenaga Terampil Ikuti Sertifikasi Nasional

    Pemkot Tangsel Cetak SDM Konstruksi Berkualitas, 150 Tenaga Terampil Ikuti Sertifikasi Nasional

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor konstruksi. Sebanyak 150 tenaga kerja terampil konstruksi mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Jabatan Kerja Tukang Pasang Rangka Baja Ringan tahun 2026 yang digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong pada Kamis (12/2/2026).

    Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, yang secara simbolis memasangkan rompi peserta kepada perwakilan tenaga kerja konstruksi.

    Pemasangan rompi ini menjadi simbol pengakuan sekaligus perlindungan pemerintah terhadap profesi tukang sebagai garda terdepan pembangunan infrastruktur daerah.

    “Tenaga kerja konstruksi memilik peran yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkualitas dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kita sebagai PemerintahlKota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini,” ujar Benyamin.

    Benyamin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh kompetensi tenaga kerja yang mengerjakannya.

    Ia juga menambahkan bahwa sertifikasi menjadi bentuk perlindungan profesi sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja konstruksi di tengah perkembangan pembangunan yang semakin pesat.

    “Kami ingin memastikan para pekerja konstruksi di Tangerang Selatan memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan sertifikasi ini, para tenaga kerja memiliki nilai tambah, peluang kerja lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan,” lanjutnya.

    Program pelatihan dan uji kompetensi ini diselenggarakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melalui Bidang Jasa Konstruksi. Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Februari 2026.

    Program ini merupakan hasil kolaborasi Dinas SDABMBK dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta (BJKW III Jakarta). Dukungan juga diberikan BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan serta PT Kencana Baja Ringan sebagai penyedia material pelatihan.

    Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh dua sertifikat, yaitu Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diterbitkan BJKW III Jakarta serta Sertifikat Pendamping dari Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).

    Penyelenggaraan sertifikasi gratis ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pekerjaan Umum atas kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pembinaan jasa konstruksi. Dinas SDABMBK berhasil meraih peringkat kedua tingkat kota untuk kategori Sub-Urusan Jasa Konstruksi selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2025.

    Atas capaian tersebut, Kota Tangerang Selatan kembali memperoleh kuota sertifikasi gratis sebanyak 150 peserta pada tahun 2026. Sebelumnya, kuota sebanyak 300 peserta diberikan pada 2024 dan 200 peserta pada 2025.

    Secara keseluruhan, selama periode 2022 hingga 2025, Dinas SDABMBK telah memfasilitasi sertifikasi bagi 564 tenaga kerja konstruksi dari berbagai bidang keahlian.

    Benyamin menekankan bahwa program sertifikasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).

    “Melalui program ini, kami ingin memastikan tenaga kerja konstruksi di Tangerang Selatan bekerja sesuai standar nasional. Dengan tenaga kerja yang kompeten, maka kualitas pembangunan akan semakin terjamin dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.

    Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan langsung oleh asesor dari BJKW III Jakarta dan tim penguji dari HAKI guna memastikan proses penilaian berjalan sesuai standar nasional.

    Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur, termasuk peserta dari Barisan Karya Madani (BKM) Tangsel, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel, Universitas Terbuka, serta HAKI.

    Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi setiap tahun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap pembangunan infrastruktur ke depan tidak hanya semakin kokoh secara fisik, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing. (Red/*)

  • Tercemar Zat Kimia, Wali Kota Tangsel Minta Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

    Tercemar Zat Kimia, Wali Kota Tangsel Minta Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

    Mediakawasan.id, Serpong – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta masyarakat tak mengkonsumsi ikan-ikan yang mati di Kali Jaletreng dan Sungai Cisadane setelah terjadinya pencemaran akibat kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno, Setu, Senin, 9 Februari 2026.

    Imbauan itu diungkapkan Benyamin, lantaran mengantisipasi dampak buruk pasca masyarakat mengkonsumsi ikan yang diduga sudah tercemar zat-zat kimia akibat kebakaran gudang pestisida.

    “Sejak awal kita sudah informasikan, jangan dikonsumsi ikan-ikan itu karena sudah tercemar,” kata Benyamin usai rapat forum komunikasi pimpinan daerah di Serpong, Selasa, 10 Februari 2026.

    Benyamin menuturkan, pihaknya meminta Dinas Kesehatan Kota Tangsel untuk lakukan pendataan dan lakukan screaning terhadap dampak yang timbul setelah masyarakat konsumsi ikan yang tercemar zat kimia.

    “Saya minta Dinas Kesehatan untuk pendataan dan deteksi dini serta siagakan puskesmas. Kalau ada warga yang mual muntah setelah konsumsi itu, segera berobat ke puskesmas kita,” tuturnya.

    Benyamin mengaku, telah koordinasi dengan pihak terkait terutama Pemerintah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang terkait dampak dari pencemaran zat kimia usai kebakaran gudang pestisida.

    Dirinya juga meminta dinas teknis untuk melakukan pendataan dan inventarisir terkait industri yang mengolah zat-zat kimia di Kota Tangsel.

    Bahkan, Benyamin bakal bentuk gerakan bersama dengan aparat penegak hukum untuk lakukan pemeriksaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) hingga analisis dampak lingkungan (Amdal) di Kawasan Taman Tekno.

    Pasalnya, kata Benyamin, Pemkot Tangsel melalui Satpol-PP alami kesulitan ketika akan lakukan pemeriksaan ke Kawasan Taman Tekno itu.

    “Tadi sudah dibahas dengan Polres Tangsel, Kejaksaan Negeri dan instansi terkait, kita akan lakukan gerakan bersama untuk lakukan pemeriksaan SLF. Seharusnya setahun itu dilakukan 2 kali pemeriksaan. Kita akan review soal pelanggaran terhadap Amdal. Sulit kita masuk ke mereka untuk lakukan pemeriksaan, itu yang dialami oleh Satpol-PP,” papar Benyamin. (Red/*)

  • Benyamin Pastikan Tumpukan Sampah Tidak Ada Lagi di Tangsel

    Benyamin Pastikan Tumpukan Sampah Tidak Ada Lagi di Tangsel

    Mediakawasan.id, Serpong – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

    Penumpukan sampah di titik-titik tertentu antara lain di depan pasar Cimanggis, koridor Pasar Ciputat, Pamulang hingga Jalan Raya Serpong.

    Benyamin mengakui penumpukan sampah itu bukan tanpa sebab. Namun dirinya memastikan saat ini penumpukan sudah dapat teratasi.

    “Itu disebabkan karena kerja sama kami belum bisa maksimal, tapi sekarang kerja sama antar daerah sudah bisa maksimal dengan daerah sekitar Kota Tangerang Selatan sehingga pemrosesan akhir bisa kita lakukan dimana tempat kerja sama daerah itu,” ujarnya Kamis (05/02/2026).

    Benyamin mengatakan penumpukan juga sempat terjadi akibat tidak menampungnya lagi TPA Cipeucang sebagai satu satunya tempat pemrosesan akhir di kota ini.

    “Karena Cipeucang kita sudah tidak bisa lagi menampung sampah-sampah baru. Kami harus mengelola sampah lama nya di sana. Target kita nanti disana dengan penggunaan teknologi yang sangat tinggi,” sebutnya.

    Meski begitu, Benyamin memastikan tumpukan sampah tidak lagi terjadi. Apalagi, sampah baru atau timbulan di kota ini sudah dapat diangkut dengan armada pengangkut sampah secara maksimal.

    “Sudah, dalam dua tiga hari belakangan ini termasuk di sini sudah diangkut semua. Karena kami punya 27 armada truk sampah punya Pemkot Tangsel dan 42 truk kontrak dengan transporter pihak ketiga,” ujarnya.

    Benyamin juga mengaku akan melakukan langkah konkret. Salah satunya dengan menambah armada pengangkutan sampah.

    “Nanti mungkin ditambah lagi pada perubahan APBD yang akan datang, karena kami perlu truk sampah yang sangat banyak. Paling tidak butuh 100 truk sampah yang kita butuhkan untuk mengangkut sampah,” tukasnya. (Red/*)

  • Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

    Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

    Mediakawasan.id, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pembinaan keluarga berintegrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pembinaan keluarga berintegritas harus menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.

    “Pemahaman keluarga berintegritas ini harus menjadi bagian integral dalam upaya mencegah korupsi di Tangerang Selatan. Pencegahan harus dimulai dari lingkaran terdekat, yaitu keluarga,” ujar Benyamin dalam kegiatan Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas oleh KPK di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (4/2/2026).

    Menurut Benyamin, keluarga memiliki peran besar dalam membangun kesadaran moral dan integritas ASN. Ia menilai, lingkungan keluarga dapat menjadi pengingat awal agar seseorang tetap berpegang pada prinsip kejujuran dan tanggung jawab.

    Ia mencontohkan, peran pasangan dalam keluarga dapat menjadi pengingat sederhana namun bermakna, terutama dalam menjaga transparansi keuangan.

    Benyamin bahkan membagikan pengalaman pribadinya sebagai bentuk komitmen terhadap integritas.

    “Saya sudah tiga kali menikahkan anak, seluruh sumbangan yang diterima dilaporkan terlebih dahulu ke KPK. Setelah ada klarifikasi, baru digunakan. Bahkan pada pernikahan anak keempat, kami memutuskan tidak menerima hadiah. Ini bagian dari upaya menjaga integritas,” jelasnya.

    Benyamin menilai, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter yang berlandaskan moral dan integritas.

    Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Dion Hardika Sumarto, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mendukung program keluarga berintegritas.

    Ia menyampaikan, penguatan integritas ASN tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter. Menurutnya, budaya integritas yang tumbuh di lingkungan keluarga akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

    “Kami mengapresiasikan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Pak Wali Kota juga langsung memberikan arahan terkait program Keluarga Berintegritas yang pada intinya kita mengharapkan kinerja ASN yang didukung dari lingkungan terkecilnya, dari fondasi awalnya keluarga, bisa kemudian menerapkan integritas ini di lingkungan kerja juga,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, KPK juga memberikan pemahaman terkait tindak pidana korupsi kepada peserta. Program ini diikuti oleh ratusan ASN bersama pasangan masing-masing dan direncanakan akan terus diperluas ke lebih banyak pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

    Melalui program tersebut, Pemkot Tangsel berharap nilai integritas tidak hanya menjadi budaya kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan keluarga ASN, sehingga upaya pencegahan korupsi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. (Red/*)

  • Menteri LH Bersama Benyamin-Pilar Bersihkan Sampah di Jalan Raya Serpong Tangsel

    Menteri LH Bersama Benyamin-Pilar Bersihkan Sampah di Jalan Raya Serpong Tangsel

    Mediakawasan.id, Serpong – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan turun langsung melakukan penyisiran dan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Rabu (4/2/2026).

    Kegiatan ini sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Asri yang diinstruksikan Presiden RI Prabowo Subianto.

    Dalam kegiatan tersebut, Hanif bersama jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyusuri ruas jalanan tersebut hingga kawasan Alam Sutera sejauh kurang lebih 1,5 kilometer sambil memungut sampah di sepanjang jalur.

    Hanif mengatakan, kegiatan pembersihan sampah akan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah di daerah. Ia menyebut Tangerang Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penanganan sampah.

    “Kita seminggu sekali melakukan semacam survey untuk melakukan pembersihan sampah. Terkhusus Tangerang Selatan memang spesial ya, karena sudah kita pahami penanganan sampahnya yang demikian dinamis, memerlukan upaya kerja keras kita semua,” kata Hanif.

    Ia menegaskan, pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah sesuai ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

    Hanif juga memastikan pemerintah akan mengambil langkah tegas apabila pengelolaan sampah tidak dilaksanakan sesuai regulasi.

    Namun, ia menekankan bahwa penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan masyarakat.

    “Jadi dukungan semua pihak di dalam rangka pengelolaan sampah menjadi penting. Untuk itu kepada Bapak Wali Kota selain mengimbau, mengedukasi juga wajib untuk melakukan penguatan-penguatan penegakan hukumnya. Melalui tipiring maupun sejenisnya itu wajib dilakukan,” jelasnya.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

    “Ini bukan sekedar kebersihan saja, tetapi membangun budaya bersih. Yang kami harapkan dari masyarakat adalah kesadaran individu dan kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah sembarangan, untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

    Jika nantinya ditemukan warga atau masyarakat yang membuang sampah sembarangan, Benyamin memastikan akan ada sanksi khusus.

    “Kami sekarang ini memberikan contoh bersama Bapak Menteri, nanti ke depan apabila masih terjadi pelanggaran terhadap peraturan daerah tentang penanganan kebersihan di Tangerang Selatan, akan kita lakukan penertiban, penegakan hukum, sekaligus juga pemberian sanksi tindak pidana kepada masyarakat,” tuturnya. (Red/*)

  • Hadirkan Kortas Tipikor Polri, Pemkot Tangsel Gelar Sosialisasi Mitigasi dan Tata Kelola Antikorupsi

    Hadirkan Kortas Tipikor Polri, Pemkot Tangsel Gelar Sosialisasi Mitigasi dan Tata Kelola Antikorupsi

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sosialisasi mitigasi dan tata kelola antikorupsi dengan menghadirkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

    Sosialisasi digelar di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel dan diikuti seluruh perangkat daerah hingga lurah se-Tangsel, pada Selasa (03/02/2026).

    “Kita mengundang Kortas Tipikor Polri untuk memberikan sosialisasi kepada perangkat daerah sampai ke lurah se-Tangerang Selatan untuk persiapan pelaksanaan APBD 2026,” kata Wali Kota Benyamin usai membuka sosialisasi.

    Lebih lanjut, kata Benyamin, kegiatan ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo saat dirinya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Salah satunya, terkait efektivitas maupun efisiensi pelaksanaan anggaran.

    “Secara detail kita jabarkan di kegiatan ini. Salah satu efisiensi itu jangan membuka peluang korupsi di setiap pelaksanaan anggaran. Mitigasi risikonya seperti apa, sampai kepada lurah itu diberikan pemahaman mendalam,” ujarnya.

    Tentunya, sosialisasi ini diharapkan mampu menghasilkan tata kelola antikorupsi yang semakin baik, dengan indikator nantinya pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    “Indikatornya kita lihat disana, paham gak setelah diberikan pemahaman seperti ini, berapa temuan oleh BPK untuk tahun yang akan datang,” ungkapnya.

    Pemkot Tangsel juga terus berkoordinasi terkait pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH) dalam proyek strategis daerah untuk mencegah dan menutup peluang korupsi.

    “Pendampingan dari aparat penegak hukum, termasuk juga dari BPKP dan LKPP dalam lelang-lelang besar nanti itu akan didampingi,” katanya.(Red/*)

  • Benyamin Geram dan Tegaskan Hukuman Berat bagi Pelaku Pelecehan di SD Negeri Tangsel

    Benyamin Geram dan Tegaskan Hukuman Berat bagi Pelaku Pelecehan di SD Negeri Tangsel

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan kegeramannya atas kejadian pelecehan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Tangsel.

    “Saya hadir ke sini untuk menguatkan dan memberikan pengarahan kepada sekolah dan jajaran guru. Saya sudah koordinasi juga dengan Kapolres, semuanya lagi ditempuh proses hukum. Tapi kalo ada hukuman yang terberat, saya minta itu yang dilakukan,” kata Benyamin usai mengunjungi SDN Rawabuntu 01 pada Kamis (22/01/2026).

    Terkait korban, kata Benyamin, Pemkot Tangsel terus melakukan pendampingan psikologis secara mendalam. Termasuk ke depan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan himpunan psikologi dari perguruan tinggi yang ada di Tangerang Selatan.

    “Langkah-langkah juga sudah dilakukan, Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan pihak sekolah dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap putra-putrinya,” kata Benyamin.

    Selain itu, dari sisi pengawasan Benyamin juga menegaskan setiap sekolah bakal diperkuat dengan dipasang CCTV, dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.

    “Saya sudah mintakan ke Kominfo dan itu dilakukan sesegera mungkin. Jadi nanti satu sekolah berapa tergantung kebutuhan,” ungkapnya.

    Benyamin menekankan, pemerintah daerah tidak akan mentoleransi pelanggaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik. Ia memastikan sanksi tegas diberikan sesuai kewenangan pemerintah daerah, sambil proses hukum tetap berjalan.

    “Pelakunya dihukum itu pasti. Dan untuk gurunya, saya berikan sanksi yang berat termasuk penonaktifan,” tutupnya. (Red/*)

  • Dari Mimbar Isra Mikraj, Benyamin Ajak Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah

    Dari Mimbar Isra Mikraj, Benyamin Ajak Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dimanfaatkan sebagai momentum penguatan nilai keagamaan sekaligus ajakan nyata untuk perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui pengelolaan sampah rumah tangga.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat menghadiri Peringatan Isra Mikraj yang digelar di Masjid Al I’tishom, Pusat Pemerintahan Kota Tangsel pada Selasa (20/1/2026).

    “Ini memang peringatan Isra Mikraj di tingkat Kota Tangerang Selatan, tadi saya sampaikan temanya terakit dengan perubahan perilaku kita dalam menghargai kesehatan, khususnya pengelolaan sampah rumah tangga,” ujarnya.

    Benyamin menjelaskan, peringatan Isra Mikraj tingkat Kota Tangerang Selatan ini diselenggarakan dengan leading sector Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangsel, berkolaborasi BKMM-DMI, serta Majelis Taklim.

    Dalam tausiyah yang dihadiri ribuan jemaah tersebut, Benyamin menekankan pentingnya perubahan perilaku dalam menghargai kesehatan, salah satunya melalui pengelolaan sampah rumah tangga dari sumbernya.

    Ia mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah, pembuatan lubang biopori, serta langkah-langkah sederhana lainnya yang dapat dilakukan dari rumah.

    “Saya berharap, dan saya yakin melalui anggota majelis pengajian ini, majelis taklim ini, perubahan perilaku bisa kita terus tanamkan seperti itu,” ucapnya.

    Menurut Benyamin, peran majelis taklim dan kelompok pengajian sangat strategis dalam menyebarkan perubahan perilaku di tengah masyarakat, apalagi peringatan Isra Mikraj tersebut diikuti jemaah dari berbagai wilayah. Benyamin menyebutkan, jumlah jemaah yang hadir mencapai lebih dari seribu orang.

    “Alhamdulillah jemaahnya penuh. Kapasitas masjid ini sekitar dua ribu, dan hari ini kurang lebih seribu seratus sampai seribu dua ratus jemaah hadir, berasal dari DKM seluruh kecamatan di Tangsel,” tuturnya.

    Ia berharap, momentum keagamaan seperti Isra Mikraj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu mendorong kesadaran kolektif untuk memperbaiki kualitas hidup, menjaga lingkungan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Kota Tangerang Selatan. (Red/*)

  • Benyamin Dorong ASN Tangsel Jadi Pelopor Budaya Bersih, dari Biopori hingga Kurangi Plastik

    Benyamin Dorong ASN Tangsel Jadi Pelopor Budaya Bersih, dari Biopori hingga Kurangi Plastik

    Mediakawasan.id, Ciputat – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi pelopor perubahan dalam membangun budaya bersih dan ramah lingkungan, dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing.

    Ajakan tersebut disampaikan Benyamin saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (19/1/2026).

    Menurut Benyamin, upaya mewujudkan kota yang sejuk dan membumi membutuhkan keteladanan nyata dari aparatur pemerintah, khususnya dalam pengelolaan sampah dan perubahan pola perilaku sehari-hari.

    “Kita sudah memiliki gambaran solusi ke depan. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan peloporan dan contoh dari kita semua,” ujarnya.

    Sebagai langkah konkret, Benyamin meminta seluruh ASN di Kota Tangerang Selatan untuk membuat lubang biopori di rumah masing-masing sebagai upaya mengelola sampah organik dari sumbernya.

    “Saya minta semua ASN membuat biopori dengan diameter 12 hingga 20 sentimeter, disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Sampah organik kita di rumah, kita kembalikan ke bumi agar terurai secara alami dan tidak membebani TPA,” jelasnya.

    Ia menegaskan, pembuatan biopori harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi, dengan jumlah yang disesuaikan kondisi lahan, baik satu, dua, maupun lebih.

    Selain itu, Benyamin juga mendorong ASN untuk membangun kebiasaan baru dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

    Mulai dari tidak lagi menggunakan botol minum plastik, menghindari wadah makanan plastik, hingga mengganti kantong plastik dengan tas kain atau wadah guna ulang lainnya.

    “Jadikan ini upaya tersistematis mengubah pola perilaku kita yang baik, dan langkah-langkah lainnya dengan penuh kesadaran tanpa perlu pengawasan atau pelaporan, tapi jadi upaya kolektif untuk bersama-sama membuat Tangerang Selatan menjadi kita yang sejuk dan membumi,” tegasnya.

    Benyamin menekankan bahwa perubahan budaya bersih harus dimulai dari lingkungan pemerintahan sebelum diterapkan secara luas di masyarakat. Berbagai instrumen hukum telah disiapkan untuk mendukung pembiasaan budaya bersih tersebut.

    Dalam jangka panjang, Pemkot Tangerang Selatan juga akan terus menata sistem pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, termasuk mendorong pengolahan sampah menjadi energi serta menghijaukan lingkungan kota.

    Ia berharap, gerakan yang dimulai dari langkah-langkah kecil di rumah, lingkungan, kelurahan, dan kecamatan, dapat menjadi kekuatan besar jika dilakukan secara kolektif.

    “Kita mengajak semua pihak untuk menata kembali lingkungan kita, lakukan inisiatif-inisiatif kecil, jika kita lakukan bersama, ini akan menjadi gebrakan besar untuk menjadikan Tangerang Selatan lebih hijau, asri, dan nyaman,” jelasnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Berpacu Benahi Krisis Sampah, Benyamin Davnie: Kritik Mahasiswa Jadi Energi Perubahan

    Pemkot Tangsel Berpacu Benahi Krisis Sampah, Benyamin Davnie: Kritik Mahasiswa Jadi Energi Perubahan

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa kritik dan aksi mahasiswa terkait permasalahan sampah bukanlah ancaman, melainkan energi perubahan bagi pemerintah kota. Ia menyebut kegelisahan mahasiswa dan warga sebagai “alarm pengingat” agar Pemkot bekerja lebih cepat, terukur, dan transparan dalam menata pengelolaan persampahan di Kota Tangerang Selatan.

    Menurut Benyamin, seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa akan dijadikan bahan evaluasi kebijakan. Saat ini Pemkot Tangsel telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja yang melibatkan Satgas lintas organisasi perangkat daerah.

    “Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta masyarakat. Kritik ini menjadi energi bagi kami. Kami tidak tinggal diam – Satgas saat ini bekerja di lapangan dalam kerangka program 100 hari untuk memastikan tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan di ruang publik,” ujar Benyamin di Balai Kota Tangsel, Kamis (8/1/2026).

    Penanganan Pascapenutupan TPA Cipeucang

    Benyamin mengakui bahwa persoalan sampah di Tangsel makin kompleks setelah TPA Cipeucang ditutup dan kerja sama dengan TPA Cilowong dihentikan sementara. Kondisi tersebut sempat menyebabkan hambatan alur pembuangan sampah.

    Sebagai langkah cepat, Pemkot Tangsel kini telah membuka kerja sama pembuangan ke TPA Cileungsi.

    “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini alur pembuangan sampah mulai kembali terurai, termasuk dari wilayah yang sebelumnya mengalami penumpukan seperti Ciputat,” jelasnya.

    Target Program 100 Hari Kerja
    Melalui tim percepatan, Pemkot telah menyusun lini masa penanganan yang ketat. Sejumlah target utama yang dicanangkan meliputi:

    • Pembersihan titik-titik rawan penumpukan sampah secara masif dan rutin
    • Optimalisasi armada melalui penambahan ritase dan perbaikan kendaraan yang terkendala
    • Percepatan penerapan teknologi pengolahan residu sebagai solusi jangka panjang agar tidak bergantung pada TPA luar daerah

    Selain itu, saluran pengaduan warga kembali dibuka untuk laporan penumpukan sampah agar segera ditindaklanjuti Satgas.

    Benyamin menegaskan koordinasi lintas-OPD kini dilakukan setiap hari, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga kecamatan.

    “Ini kerja kolektif. Pemerintah Kota bertanggung jawab penuh. Kami mengajak mahasiswa dan masyarakat terus mengawal proses ini agar Tangerang Selatan kembali bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya. (Red/*)