Category: Kesehatan

  • RS Medistra Gelar Seminar Nasional “Advanced Cardiovascular Innovations” Perkuat Peran sebagai Pusat Rujukan Jantung

    RS Medistra Gelar Seminar Nasional “Advanced Cardiovascular Innovations” Perkuat Peran sebagai Pusat Rujukan Jantung

    Mediakawasan.id,Jakarta – Rumah Sakit Medistra kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia dengan menyelenggarakan seminar ilmiah bertajuk “Advanced Cardiovascular Innovations in Modern Cardiology Update”. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025, bertempat di Pullman Hotel, M.H. Thamrin, Jakarta, dan diikuti oleh ratusan peserta, baik secara luring maupun daring.

    Diselenggarakan sebagai bagian dari inisiatif edukatif RS Medistra, seminar ini menjadi sarana ilmiah bagi para tenaga medis, khususnya yang bergerak di bidang kardiovaskular, untuk memperoleh pembaruan pengetahuan serta berdiskusi mengenai praktik klinis terkini yang berbasis bukti ilmiah dan teknologi mutakhir. Para peserta juga memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP) sebagai pengakuan atas keterlibatan aktif mereka dalam peningkatan kompetensi profesional.

    Menghadirkan jajaran pakar kardiologi terkemuka, seminar ini membahas berbagai inovasi dan tantangan dalam penanganan kasus-kasus jantung, antara lain:

    Dr. Linda Lison, M.D., PhD, FIHA, FACC, FESC, FAPSIC, FSCAI — Kemajuan Tatalaksana Non-Operasi Kelainan Struktural Jantung

    Dr. dr. Dono Antono, Sp.PD-KKV, FINASIM, FICA — PAD pada Pasien Diabetes Melitus, Akses Hemodialisis, dan Kasus Kompleks: Tantangan Diagnostik dan Terapi

    Dr. dr. Birry Karim, Sp.PD-KKV — Perkembangan Terkini Intervensi Koroner Perkutan

    dr. Agustian Sofian, Sp.BTKV — Bedah Jantung pada Kasus Kompleks di RS Medistra

    Seminar ini turut dihadiri oleh para dokter spesialis jantung dan profesional medis dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi RS Medistra untuk memperkuat jejaring klinis nasional, serta memperkenalkan layanan rujukan jantung terpadu yang mengedepankan kolaborasi multidisiplin dalam menangani berbagai gangguan kardiovaskular, termasuk kasus-kasus kompleks.

    RS Medistra saat ini didukung oleh Tim Kardiologi Komprehensif yang terdiri atas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter bedah toraks-kardiovaskular, serta fasilitas penunjang diagnostik dan intervensi modern, menjadikannya salah satu rumah sakit rujukan unggulan untuk layanan kardiovaskular di Indonesia.

    Dalam sambutannya, dr. Adhitya Wardhana, MARS, Direktur RS Medistra, menyatakan:

    “Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari dedikasi RS Medistra dalam berkontribusi terhadap penguatan kapasitas klinis tenaga medis di Indonesia. Kami percaya bahwa kolaborasi antarsejawat dan pemutakhiran ilmu secara berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam peningkatan mutu layanan kesehatan. RS Medistra siap menjadi mitra rujukan terpercaya untuk penanganan kasus jantung secara profesional dan komprehensif.”

    Dengan mengusung semangat inovasi, kolaborasi, dan pelayanan berbasis bukti, RS Medistra terus berkomitmen memperkuat perannya sebagai institusi layanan kesehatan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta berorientasi pada keselamatan dan kualitas hidup pasien. (Red/*)

  • RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tambah Kenyamanan Pasien, Buka Layanan Poliklinik Executive

    RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tambah Kenyamanan Pasien, Buka Layanan Poliklinik Executive

    Mediakawasan.id, Tangerang – Grup RS Siloam meresmikan layanan Poliklinik Executive di RS Siloam Kelapa Dua, Jumat, (18/7). Layanan ini merupakan wujud komitmen Grup RS Siloam untuk terus hadir dalam melayani berbagai kebutuhan kesehatan di Indonesia.

    Sejalan dengan Visi Siloam Hospitals yaitu menyediakan pelayanan kesehatan dengan kualitas internasional dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam skala nasional yang berlandaskan kasih Ilahi, menjadi dasar bagi Siloam Kelapa Dua untuk melayani pasien dari berbagai kalangan masyarakat baik pasien BPJS, pembayaran pribadi maupun jaminan perusahaan dan asuransi swasta.

    RS Siloam Kelapa Dua merupakan RS tipe C dengan menampilkan unggulan layanan Kesehatan Ibu dan Anak dan Urologi. Sejak berdirinya, pada tahun 2018, RS Siloam Kelapa Dua telah melayani lebih dari 400.000 pasien, baik di rawat jalan, rawat inap, layanan IGD dan Medical Check Up.

    “Dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Siloam Hospitals Kelapa Dua yang tumbuh sekitar 40% dibanding tahun lalu, maka kami menambahkan layanan poli executive ini untuk bisa memenuhi kebutuhan pasien, dan memberikan ruangan yang lebih nyaman bagi pasien kami, ujar dr Andreas Nugroho Susanto, M.Kes, selaku Chief Executive director RS Siloam Kelapa Dua.

    “Kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak yang memungkinkan kami terus melayani masyarakat di wilayah Tangerang dan masyarakat yang telah mempercayakan layanan kesehatannya kepada kami.. Perjalanan kami masih panjang dan kami akan terus berkembang untuk terus melayani seluruh masyarakat Indonesia dan menuju Indonesia yang lebih sehat” imbuh dr Andreas Nugroho Susanto, M.Kes.

    RS Siloam Kelapa Dua merupakan bagian dari Grup RS Siloam yang beroperasional sejak tahun 2018. Selama hamper 7 tahun, RS Siloam Kelapa Dua telah menjadi salah satu rumah sakit pilihan di wilayah kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Didukung oleh lebih dari 90 dokter umum dan dokter spesialis, serta lebih dari 170 perawat dan tenaga penunjang medis, RS Siloam Kelapa Dua telah melayani lebih dari 12.000 pasien rawat jalan dan lebih dari 600 pasien rawat inap setiap bulannya. Dengan lebih dari 100 tempat tidur, RS Siloam Kelapa Dua menyediakan berbagai fasilitas kesehatan pendukung seperti CT Scan, Hemodialisa, Treadmill dan , Echocardiography, Uroflowmetry. Ke depannya RS Siloam Kelapa Dua akan terus melengkapi fasilitas untuk dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Perkenalkan Deteksi Dini dan Penanganan Minim Invasif untuk Penyakit Paru

    Siloam Hospitals Lippo Village Perkenalkan Deteksi Dini dan Penanganan Minim Invasif untuk Penyakit Paru

    Mediakawasan.id, Tangerang – Penyakit paru, termasuk kanker paru, kerap terdeteksi pada tahap lanjut karena gejala awalnya yang sering tidak disadari. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien. Menjawab tantangan ini, Siloam Hospitals Lippo Village menghadirkan teknologi CT Scan Low Dose dan prosedur operasi tahap awal dengan pendekatan minim invasif sebagai solusi bagi pasien untuk diagnosis lebih cepat dan penanganan yang lebih aman.

    Teknologi dan Prosedur Minim Invasif untuk Pasien Paru CT Scan Low Dose. memungkinkan deteksi dini perubahan pada paru-paru dengan paparan radiasi yang jauh lebih rendah dibandingkan CT scan konvensional. Prosedur ini sangat efektif untuk skrining kanker paru, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti perokok aktif, mantan perokok, atau individu dengan riwayat keluarga kanker paru.

    “Deteksi dini menjadi kunci dalam meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker paru. Dengan CT Scan Low Dose, kami dapat menemukan kelainan pada paru bahkan sebelum gejala muncul, sehingga memungkinkan penanganan lebih cepat dan tepat,” jelas Prof. Dr dr. Allen Widysanto, Sp.P, Dokter Spesialis Paru Siloam Hospitals Lippo Village.

    Selain itu, Siloam Hospitals Lippo village juga menghadirkan prosedur operasi paru tahap awal (early stage surgery) dengan pendekatan minim invasif menggunakan teknologi Video-Assisted Thoracoscopic Surgery (VATS). Teknik ini memungkinkan operasi dilakukan melalui sayatan kecil, sehingga mengurangi risiko komplikasi, mempercepat pemulihan pasien, dan mempersingkat masa rawat inap.

    Pendekatan minim invasif ini memberikan banyak manfaat bagi pasien. Pada tahap operasi, teknik dengan sayatan kecil menghasilkan bekas luka minimal, mengurangi nyeri pasca operasi, serta mempercepat proses pemulihan. Dengan metode ini, pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan prosedur konvensional.

    “Pendekatan minim invasif ini memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi pasien dengan kanker paru tahap awal. Mereka dapat pulih lebih cepat dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan kualitas hidup yang lebih baik,” tambah Prof. Allen.

    Komitmen Layanan Paru Terintegrasi Dengan teknologi canggih dan tim dokter multidisiplin, Siloam Hospitals Lippo village berkomitmen menghadirkan layanan paru yang menyeluruh–mulai dari skrining, diagnosis, hingga terapi lanjutan-sesuai dengan standar medis internasional. Layanan ini terbuka bagi masyarakat luas, baik untuk pemeriksaan rutin maupun pasien rujukan dari fasilitas kesehatan lain.

    Tentang Siloam Hospitals Lippo Village
    Siloam Hospitals Lippo Village merupakan bagian dari jaringan Siloam Hospitals Group dan berlokasi di Tangerang, Banten. Rumah sakit ini menjadi yang pertama di Indonesia yang berhasil meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut, serta akreditasi nasional dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sebagai rumah sakit berstandar internasional, Siloam Hospitals Lippo Village dikenal dengan layanan unggulan di bidang saraf (neurosains) dan jantung. Didukung oleh tenaga medis profesional dan teknologi terkini, rumah sakit ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan terpercaya. (Red/*)

  • Brawijaya Hospital Kenalkan Layanan Terbaru dalam Acara Partner Gathering

    Brawijaya Hospital Kenalkan Layanan Terbaru dalam Acara Partner Gathering

    Mediakawasan.id, Jakarta – Brawijaya Hospital menggelar acara Partner Gathering di Hotel Intercontinental Pondok Indah, pada Rabu, (16/7), untuk memperkenalkan layanan terbarunya kepada masyarakat. Acara ini dihadiri oleh dokter ahli dari Brawijaya Hospital, artis-artis ternama yang juga pasien setia rumah sakit ini, seperti Novita Angie, Ersa Mayori, Denada, dan El Rumi. Selain itu, berbagai mitra dari Brawijaya Hospital turut ambil bagian dalam acara tersebut.

    Kepada para wartawan, Devin Wirawan CFA., Presiden Direktur dan CEO Brawijaya Hospital Group, menekankan komitmen rumah sakit untuk terus berkembang. “Saat ini, kami memiliki 6 rumah sakit, dan kami berencana menambah 6 rumah sakit baru dalam 5-6 tahun ke depan, serta menggandakan jumlah tempat tidur dari 400 menjadi 1000. Kami ingin menjadi yang terbaik dan terbesar di industri kesehatan,” ungkap Devin.

    Brawijaya Hospital dikenal luas sebagai spesialis di bidang obstetri-ginekologi (Obgyn) dan pediatrik, namun saat ini telah berkembang menjadi rumah sakit umum dengan banyak disiplin ilmu. Salah satu layanan unggulan yang sedang pesat berkembang adalah Brave Heart.
    Brave heart merupakan
    salah 1 layanan unggulan jantung dari Brawijaya Hospital
    Saharjo Jakarta Selatan yg mana saat ini telah banyak menerima rujukan pasien penyakit jantung tidak terbatas di sekitar jakarta namun juga telah menerima rujukan jantung di tingkat nasional.

    Lebih lanjut, Dr. dr. M. Yamin, Sp.JP (K), Sp. PD, FACC, FSCAI, FAPHRSD., penggagas layanan tersebut, menjelaskan kemajuan dalam teknik pengobatan jantung yang kini memanfaatkan teknik minimal invasif dan kecerdasan buatan (AI). “Beberapa prosedur jantung kini dapat dilakukan dengan bantuan AI dan bahkan teknologi robotik,” kata Dr. Yamin.

    Sementara itu, Prof. Dr. Nugroho Kampono, SpOG. Subsp. Onk, mengungkapkan kemajuan dalam bidang obgyn, “Kami saat ini mengembangkan Regenerative Medicine, termasuk terapan Stem Cell Therapy untuk mengobati penyakit yang sulit diobati dengan obat-obatan konvensional,” katanya.

    Dalam hal layanan gastro-hepatologi, Dr. dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH., menjelaskan, “Brawijaya Hospital menawarkan layanan lengkap di bidang gastro-
    hepatologi, termasuk endoskopi saluran cerna dan deteksi masalah pada saluran empedu. Kami siap menangani semua jenis penyakit saluran cerna dan hati,” imbuhnya.

    Dengan peluncuran layanan baru dan komitmen untuk pengembangan berkelanjutan, Brawijaya Hospital bertekad memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat dan menjadi pemimpin dalam industri kesehatan Indonesia. (Red/*)

  • Ciputra Hospital Citra Garden City Luncurkan Layanan Prosthetics dan Orthotics untuk Penderita Kecacatan

    Ciputra Hospital Citra Garden City Luncurkan Layanan Prosthetics dan Orthotics untuk Penderita Kecacatan

    Mediakawasan.id, Jakarta – Ciputra Hospital CitraGarden City, yang telah beroperasi sejak tahun 2015, mengumumkan peluncuran layanan Prosthetics dan Orthotics (alat bantu dan anggota tubuh buatan) dalam upaya memenuhi kebutuhan pasien yang mengalami kecacatan akibat berbagai kondisi, termasuk cacat bawaan, penyakit, atau kecelakaan. Peluncuran layanan Prosthetics dan Orthotics digelar pada, Kamis, (10/07/2025).

    Direktur Ciputra Hospital, Dr. Margaretha, MARS, FISQua, menyatakan bahwa rumah sakit melihat pentingnya layanan ini, terutama mengingat banyaknya pasien yang ditangani akibat kecelakaan lalu lintas dan kerja. “Layanan ini tidak hanya mencakup penggantian anggota tubuh seperti jari, tangan, atau kaki, tetapi juga menyediakan alat penopang seperti penyangga punggung pada kasus scoliosis atau cedera tulang belakang,” tambah Dr. Margaretha.

    Dalam kesempatan itu, Hazairin Hasan, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper, mendukung peluncuran layanan ini sebagai bagian dari Program Return to Work (RTW). “Program ini bertujuan untuk membantu peserta yang mengalami kecelakaan kerja agar dapat kembali bekerja, termasuk dengan menyediakan alat bantu yang diperlukan bagi mereka yang kehilangan anggota tubuh,” ujarnya. Beliau berharap kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Ciputra Hospital dapat memperkuat program RTW.

    Dalam presentasinya, Dr. Nelson Sudiyono, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Ciputra Hospital, menjelaskan bahwa penggunaan alat bantu dan anggota tubuh palsu bukan hanya untuk estetika, tetapi terutama untuk membantu pasien dalam aktivitas sehari-hari, meningkatkan kepercayaan diri, dan kemandirian serta partisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan pekerjaan.

    Jeffrey Santoso, Direktur Aiiner Sehat Indonesia, distributor resmi Ottobock, menguraikan bahwa layanan prosthetics dirancang untuk membantu pasien yang kehilangan anggota tubuh akibat amputasi atau cacat lahir, dengan menyediakan berbagai jenis anggota tubuh buatan. Sedangkan layanan orthotics bertujuan untuk membantu pasien dengan kondisi seperti skoliosis dan cerebral palsy.

    Di tempat terpisah, Nararya Ciputra Sastrawinata, Direktur PT. Citra Raya Medika, menegaskan bahwa peluncuran layanan ini merupakan komitmen Ciputra Group untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif tidak hanya untuk warga sekitar, tetapi juga untuk masyarakat luas, bahkan dari luar Jakarta dan pulau Jawa.

    Memasuki usia 10 tahun, Ciputra Hospital CitraGarden City terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas, dan penambahan spesialis medis. Dalam perjalanan tersebut, rumah sakit ini telah berhasil meraih kepercayaan masyarakat serta berbagai asuransi kesehatan dan perusahaan. (Red/*)

  • Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta Resmikan Ciputra Cardiac Center, Inovasi Layanan Kardiovaskular Terpadu

    Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta Resmikan Ciputra Cardiac Center, Inovasi Layanan Kardiovaskular Terpadu

    Mediakawasan.id, Jakarta – Ciputra Hospital Citra Garden City meluncurkan Ciputra Cardiac Center, pada Sabtu, (5/7), suatu inovasi terbaru sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan layanan kesehatan yang prima kepada masyarakat. Dengan menghadirkan layanan kardiologi yang komprehensif, Ciputra Cardiac Center kini menjadi salah satu pusat rujukan untuk perawatan jantung terbaik di Indonesia, dilengkapi dengan 9 subspesialistik jantung yang terlengkap.

    Subspesialisatik yang ditawarkan antara lain mencakup:

    1. Layanan Jantung Anak dan Penyakit Jantung Bawaan
    2. Layanan Kardiologi Intervensi
    3. Layanan Kedokteran Vaskular
    4. Layanan Aritmia
    5. Layanan Ekokardiografi
    6. Layanan Gagal Jantung Lanjut
    7. Layanan Intervensi, Rawat Intensif, dan Kegawatdaruratan Kardiovaskuler
    8. Pencitraan Kardiovaskular
    9. Prevensi Rehabilitasi Kardiovaskular

    Dengan lokasi yang strategis, hanya 15 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ciputra Cardiac Center menawarkan akses mudah bagi pasien yang datang dari luar Jakarta maupun luar pulau.

    Direktur Ciputra Hospital Citra Garden City, dr. Margaretha, MARS, FISQua, menjelaskan, “Kami berkomitmen untuk mengembangkan Ciputra Cardiac Center melalui SDM yang berkualitas, termasuk dokter spesialis dan tenaga kesehatan bersertifikasi khusus.”

    Hadir dalam peresmian tersebut, Nararya Ciputra Sastrawinata, Direktur PT Citra Raya Medika, menyatakan, “Seluruh layanan dan fasilitas ini adalah bagian dari komitmen Ciputra untuk menyediakan akses kesehatan kepada masyarakat.”

    Sementara itu, dr. Ade Meidian Ambari Sp, JP(K), PhD, FIHA, FAsCC, FJCS, selaku Ketua PERKI dan subspesialis jantung Ciputra Hospital Citra Garden City, menekankan pentingnya keberadaan Cardiac Center ini untuk memberikan solusi cepat dan komprehensif bagi kasus-kasus jantung yang bisa terjadi secara mendadak.

    Patut diketahui, Ciputra Cardiac Center telah mencatat keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus operasi jantung pada anak-anak. Hal ini tentu saja memberikan harapan baru bagi mereka untuk hidup seperti anak-anak lainnya. “Kami siap menangani berbagai kasus jantung, termasuk pada anak-anak,” ungkap dr. Oktavia Lilyasari, Sp.JP(K), FIHA., salah satu Dokter Spesialis jantung di Ciputra Hospital Citra Garden City.

    Dengan pelayanan yang ramah, lingkungan yang nyaman, dan peralatan kardiovaskular terkini, Ciputra Cardiac Center berkomitmen untuk melayani pasien selama 24 jam penuh. Para pasien dapat mengandalkan Ciputra Cardiac Center untuk pemeriksaan kesehatan jantung kapan saja.

    “Bagi masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan jantung, Ciputra Cardiac Center siap memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan yang holistik dan profesional,” tutup Oktavia Lilyasari. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Hadirkan Manajemen Intervensi Nyeri: Solusi Tepat Atasi Nyeri Kronis

    Siloam Hospitals Lippo Village Hadirkan Manajemen Intervensi Nyeri: Solusi Tepat Atasi Nyeri Kronis

    Mediakawasan.id, Tangerang – Nyeri kronis bukan sekadar keluhan fisik, melainkan sebuah kondisi medis kompleks yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan pasien, mulai dari mobilitas hingga kesehatan mental. Untuk menjawab tantangan ini, Siloam Hospitals Lippo Village menghadirkan layanan Manajemen Intervensi Nyeri, sebagai solusi modern dan tepat sasaran dalam menangani nyeri kronis dan akut yang sulit diatasi dengan metode konvensional.

    Menurut Prof. Dr. dr. Yusak Mangara Tua Siahaan, SpN(K), FIPP, CIPS, Dokter Spesialis Neurologi Sub Spesialis Neurologi Nyeri di Siloam Hospitals Lippo Village, nyeri kronis merupakan kondisi yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan sering kali tidak kunjung sembuh meskipun penyebab awalnya telah ditangani.

    “Masalah utama dalam nyeri kronis bukan hanya rasa sakitnya, tetapi dampaknya terhadap kehidupan pasien secara keseluruhan—fisik, emosional, dan sosial,” ujar Prof. Yusak.

    Pendekatan Intervensi: Minimal Invasif, Maksimal Efektif

    Manajemen Intervensi Nyeri merupakan prosedur medis dengan pendekatan minimal invasif yang menggunakan teknologi pencitraan mutakhir seperti X-ray dan ultrasound untuk mendeteksi dan menangani sumber nyeri secara langsung. Prosedur ini dilakukan oleh tim medis dengan pelatihan khusus dan berbasis pada praktik medis berbasis bukti (evidence-based).

    “Manajemen Intervensi Nyeri dilakukan oleh tim medis dengan pendekatan berbasis ilmu medik. Pendekatan ini membantu kami menemukan dan menangani sumber nyeri dengan lebih tepat. Prosedur ini sangat bermanfaat, terutama bagi pasien yang sudah lama merasakan nyeri namun belum membaik dengan pengobatan biasa,” jelas Prof. Yusak.

    Prosedur ini tidak memerlukan pembedahan besar, dengan tingkat risiko rendah dan hasil yang cepat. Banyak pasien mengalami perbaikan signifikan bahkan pada kasus yang sebelumnya dianggap sulit diatasi.

    Teknologi Terkini dan Layanan Komprehensif

    Sebagai bagian dari Neuroscience Center Siloam Hospitals Lippo Village—pusat layanan saraf unggulan yang menangani stroke, epilepsi, tumor otak, cedera kepala, dan nyeri neurogenik—layanan intervensi nyeri ini memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan saraf terintegrasi.

    Teknik yang digunakan meliputi Radiofrequency Ablation (RFA), blok saraf, penyuntikan epidural, genicular block, prosedur caudal epidural, hingga teknik neuroplastik dan neuromodulasi untuk kasus yang kompleks.

    RFA menjadi metode unggulan dengan menggunakan panas dari gelombang radio untuk menghambat sinyal nyeri dari saraf menuju otak. Prosedur ini dilakukan dengan panduan imaging dan pasien umumnya dapat langsung kembali beraktivitas setelah tindakan.

    Tim Multidisiplin dan Perawatan Personal

    Keunggulan dari layanan ini adalah kolaborasi tim multidisiplin. Setiap pasien akan melalui evaluasi menyeluruh oleh dokter spesialis saraf sebelum ditentukan penanganan yang paling sesuai. Pendekatan ini memastikan bahwa terapi bukan hanya bersifat sesaat, tetapi merupakan bagian dari strategi pemulihan jangka panjang.

    Layanan ini tersedia untuk pasien rawat jalan maupun rawat inap, dan terbuka bagi mereka yang mengalami nyeri pasca trauma, pasca stroke, gangguan saraf tepi, hingga nyeri akibat kanker.

    Harapan Baru untuk Hidup Bebas Nyeri

    Dengan menghadirkan Manajemen Intervensi Nyeri, Siloam Hospitals Lippo Village menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan berstandar tinggi dan berbasis teknologi.

    “Kami percaya bahwa setiap orang berhak terbebas dari rasa nyeri yang mengganggu hidupnya. Dengan hadirnya prosedur ini, kami ingin memberikan harapan dan solusi hidup yang lebih baik bagi mereka yang sudah lama hidup berdampingan dengan rasa sakit,” pungkas Prof. Yusak. (Red/*)

  • RUPST 2024: Siloam Mantapkan Langkah Menuju Layanan Kesehatan Kelas Dunia

    RUPST 2024: Siloam Mantapkan Langkah Menuju Layanan Kesehatan Kelas Dunia

    Mediakawasan.id, Tangerang – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 yang digelar hari ini Rabu (11/6) seluruh agenda disetujui penuh oleh pemegang saham, menandai babak baru dengan diluncurkannya peta jalan strategis “Next Generation Siloam (NGS)” untuk lima tahun ke depan.

    Peta Jalan Strategis NGS: Memperluas Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan

    NGS menjadi tulang punggung komitmen Siloam dalam mendukung prioritas pemerintah untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional. Dengan pertumbuhan yang stabil dan peningkatan kapabilitas, Siloam berfokus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efisien dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Sebagai wujud nyata, Siloam berencana membuka empat rumah sakit baru pada tahun 2025 dan empat lagi pada tahun 2026, yang akan semakin memperkuat jangkauan layanannya di seluruh Indonesia. Visi besar Siloam adalah menghilangkan kebutuhan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri, dengan menyediakan fasilitas dan teknologi medis berkelas internasional di dalam negeri.

    Inovasi Teknologi dan Layanan UnggulanSiloam terus berinvestasi pada teknologi medis canggih, termasuk implementasi Da Vinci Xi, sistem bedah robotik pertama di Indonesia. Teknologi revolusioner ini memungkinkan tindakan bedah dengan sayatan minimal, presisi tinggi, dan pemulihan pasien yang lebih cepat. Hanya dalam dua minggu pertama peluncurannya, lima tindakan bedah berhasil dilakukan, menunjukkan potensi besar teknologi ini.

    Tak hanya itu, Siloam juga proaktif mengatasi prevalensi stroke yang meningkat di Indonesia melalui program “Stroke Ready Hospitals”. Dengan memastikan ketersediaan peralatan vital dan dokter spesialis, Siloam mampu memberikan penanganan stroke dalam “golden period” pertama, periode krusial yang sangat menentukan hasil pemulihan pasien. Beberapa Rumah Sakit Siloam bahkan telah menerima Angels Awards dari World Stroke Organization atas keunggulan penanganan stroke.

    Untuk melengkapi layanan komprehensifnya, Siloam juga menghadirkan layanan spesialis seperti Sports Medicine & Performance Center serta Urology Stone Center, menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

    Adopsi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Layanan Berpusat pada Pasien

    Siloam melakukan investasi agresif dalam teknologi canggih, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI). AI di Siloam berfungsi sebagai alat bantu yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi dokter dalam mendiagnosa pasien. Salah satu implementasi nyata adalah pengembangan rekam medis elektronik berbasis AI, di mana dokter tidak perlu lagi mengetik secara manual, sehingga dapat lebih fokus pada interaksi langsung dengan pasien. AI secara otomatis mencatat konsultasi, bahkan dapat memberikan usulan diagnosa dan mengecek ketersediaan obat. Inisiatif AI ini berpusat pada peningkatan kualitas layanan dengan pendekatan yang lebih personal dan berpusat pada pasien.

    Pengakuan Internasional dan Komitmen ESGBerbagai penghargaan yang diraih Siloam menjadi bukti nyata komitmennya terhadap standar layanan internasional. Siloam MRCCC menduduki peringkat ke-61 di Asia Pasifik dan ke-7 di Asia Tenggara untuk layanan kanker, sementara Siloam ASRI aktif melakukan transplantasi ginjal dengan tingkat kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasca-transplantasi yang tinggi.

    Selain keunggulan medis, Siloam juga berkomitmen kuat terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif ESG mencakup efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, transformasi digital untuk mengurangi penggunaan kertas, serta penguatan standar mitra kerja yang sejalan dengan ekspektasi lingkungan dan sosial. Komitmen ini menempatkan Siloam di posisi 21% teratas secara global untuk sektor kesehatan dalam penilaian ESG independen.

    Di bawah pilar “Caring for Community”, Siloam mengoperasikan tujuh klinik gratis di wilayah terpencil Papua, memastikan akses layanan kesehatan dasar di daerah yang kurang terlayani. Selain itu, Siloam juga menyediakan layanan skrining kanker payudara gratis di 32 Rumah Sakit dalam jaringannya, di mana hampir 40.000 perempuan telah menjalani pemeriksaan selama dua tahun terakhir, memberikan dampak signifikan dalam deteksi dini dan pencegahan kanker.

    Kinerja Keuangan Solid dan Prospek Cerah

    Meskipun menghadapi tantangan makro ekonomi dan industri, Siloam mencatat hasil keuangan yang stabil. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 12,2 triliun, EBITDA dasar sebesar Rp 2,76 triliun, dan laba bersih sebesar Rp 950 miliar untuk tahun buku 2024. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan rawat jalan dan rawat inap yang kuat, efisiensi operasional, serta fokus berkelanjutan terhadap perawatan pasien. Selama lima tahun terakhir di bawah strategi Siloam 5.0, pendapatan meningkat sebesar 72% dan EBITDA naik sebesar 177%.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang, seluruh laba bersih tahun 2024 akan dicatat sebagai laba ditahan Perseroan, sehingga tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku ini. Secara operasional, jumlah tempat tidur yang tersedia meningkat menjadi 7.932. Volume pasien juga mengalami peningkatan signifikan, dengan lebih dari 4 juta kunjungan rawat jalan, 300.000 pasien rawat inap, dan lebih dari 100.000 tindakan operasi yang dilakukan sepanjang tahun 2024.

    Presiden Direktur Siloam, Bapak David Utama, menyampaikan, “Kami bangga dapat melaporkan hasil keuangan yang solid meski menghadapi tantangan, dan kami tetap berkomitmen untuk membangun ekosistem layanan kesehatan Indonesia. Melalui Next Generation Siloam, kami memperkuat fokus pada akses dan kualitas, memperluas kapabilitas, serta terus berinvestasi pada sumber daya manusia dan teknologi demi melayani bangsa dengan lebih baik.”

    Dengan peluncuran Next Generation Siloam dan komitmen kuat terhadap inovasi, kualitas, serta keberlanjutan, Siloam menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam layanan kesehatan di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. (Red/*)

  • RS Medistra Resmikan Layanan Hemodiafiltrasi (HDF): Terobosan Terbaru untuk Pasien Gagal Ginjal Kronik

    RS Medistra Resmikan Layanan Hemodiafiltrasi (HDF): Terobosan Terbaru untuk Pasien Gagal Ginjal Kronik

    Mediakawasan.id, Jakarta – RS Medistra secara resmi meluncurkan layanan Hemodiafiltrasi (HDF) sebagai bentuk inovasi pelayanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit ginjal kronik. Layanan ini diharapkan dapat memberikan solusi terapi pengganti ginjal yang lebih optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.

    HDF merupakan teknologi lanjutan dari hemodialisis (HD) konvensional, yang menggabungkan dua mekanisme pembersihan darah — difusi dan konveksi — untuk mengeluarkan molekul racun berukuran kecil hingga besar. Dengan pembersihan yang lebih lengkap, HDF dapat membantu mengurangi gejala yang umum dialami pasien dialisis seperti gatal, kelelahan berlebih, hipotensi saat dialisis, dan kram otot.

    Dukungan Teknologi dan Standar Keselamatan Tinggi

    Layanan HDF RS Medistra dilengkapi dengan mesin dialisis generasi terbaru, yang mampu menghasilkan cairan substitusi ultrapure langsung dari unit pengolahan air yang telah memenuhi standar kesehatan. Sistem ini memastikan keamanan dan kemurnian cairan yang masuk kembali ke tubuh pasien, meminimalkan risiko infeksi atau reaksi tubuh.

    “Teknik dialisis modern yang menyaring molekul lebih efektif dibandingkan hemodialisis (HD) konvensional. Menurunkan risiko hipotensi selama dialisis berlangsung, Menurunkan risiko rawat inap dan komplikasi jangka panjang” tambah dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH

    “Setiap terapi, termasuk HDF, perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, namun dengan teknologi HDF memberikan harapan baru bagi terapi ginjal kronik” tambahan Prof. Dr. Jose Roesma, Ph.D, Sp.PD, KGH

    Seluruh prosedur dijalankan oleh tenaga medis profesional yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi khusus dalam terapi HDF. Pasien juga mendapatkan monitoring ketat selama terapi, termasuk pemantauan tekanan darah, kadar elektrolit, dan kenyamanan selama tindakan.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap pasien yang menjalani HDF tidak hanya mendapatkan terapi medis, tetapi juga pelayanan yang manusiawi, personal, dan penuh perhatian,” tambah dr. Adhitya Wardhana, MARS, Direktur RS Medistra.

    Akses Layanan dan Kemudahan Pasien

    Pasien dapat mengakses layanan HDF melalui poli penyakit dalam – subspesialis ginjal, dengan pemeriksaan awal oleh dokter untuk menilai indikasi, kecocokan akses vaskular, dan kelayakan medis.

    Layanan Hemodiafitrasi (HDF) ini tersedia pada hari kerja dan akhir pekan, dengan kapasitas unit yang siap menangani pasien rawat jalan maupun rawat inap. (Red/*)

  • Dukung Performa Atlet dan Kebugaran Masyarakat, Siloam Hospitals Mampang Luncurkan A to Z Sport For Healthy life style

    Dukung Performa Atlet dan Kebugaran Masyarakat, Siloam Hospitals Mampang Luncurkan A to Z Sport For Healthy life style

    Mediakawasan.id, Jakarta – Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup aktif dan sehat, jumlah partisipasi dalam aktivitas olahraga pun terus bertambah. Namun, di balik semangat tersebut, risiko cedera olahraga menjadi tantangan serius yang kerap diabaikan.

    Menurut dr. L Grace Tumbelaka, Sp.KO., Subsp.ALK (K) Spesialis Kedokteran Olahraga, cedera seperti keseleo, robekan otot, cedera lutut, dan nyeri punggung adalah jenis yang paling sering terjadi pada pecinta olahraga, baik amatir maupun profesional.

    “Banyak orang menganggap remeh nyeri saat berolahraga dan memilih untuk terus melanjutkan aktivitas. Padahal, ini justru bisa memperburuk kondisi dan memperpanjang masa pemulihan,” ujarnya saat hadir pada kegiatan Media Gathering yang digelar Siloam Hospitals Mampang, pada Kamis, (15/5).

    Dalam kesempatan itu, dr. Grace juga mengajak masyarakat untuk: Mengenali gejala awal cedera yakni :

    1. Melakukan pertolongan pertama yang tepat (R.I.C.E: Rest, Ice, Compression, Elevation)
    2. Mengetahui kapan harus berkonsultasi dengan tenaga medis
    3. Memahami pentingnya fisioterapi dan program pemulihan yang terstruktur

    “Olahraga memang menyehatkan, tetapi jika dilakukan tanpa persiapan yang tepat, risiko cedera bisa meningkat. Cedera olahraga bisa dialami siapa saja, mulai dari atlet profesional hingga masyarakat umum yang rutin berolahraga. Cedera ini bisa berupa keseleo, otot tertarik, cedera lutut, hingga cedera serius seperti robekan ligamen,” ungkap dr. Grace.

    Penyebab Umum Cedera Olahraga
    Cedera sering terjadi akibat kurangnya pemanasan, teknik gerakan yang salah, penggunaan alat yang tidak sesuai, atau kelelahan berlebihan. Selain itu, tidak memberi tubuh waktu yang cukup untuk pemulihan juga bisa memperbesar risiko cedera.

    Jenis Cedera yang Sering Terjadi:
    *Keseleo (sprain): Cedera pada ligamen akibat pergerakan mendadak atau salah posisi.
    *Otot tertarik (strain): Terjadi ketika otot terlalu dipaksa bekerja atau digunakan dengan cara yang salah.
    *Cedera lutut: Umum pada olahraga lari, sepak bola, dan basket. Bisa berupa peradangan, sobekan meniskus, atau ligamen.
    *Cedera pergelangan kaki dan bahu: Sering dialami dalam olahraga dengan gerakan cepat dan berulang.

    Penanganan Awal Cedera: Prinsip R.I.C.E.
    Untuk cedera ringan, metode R.I.C.E. (Rest, Ice, Compression, Elevation) sering digunakan:

    1. Rest (Istirahat): Hindari aktivitas berat agar cedera tidak memburuk.
    2. Ice (Es): Kompres es selama 15–20 menit untuk mengurangi nyeri dan bengkak.
    3. Compression (Kompresi): Balut area cedera dengan perban elastis untuk mengurangi pembengkakan.
    4. Elevation (Elevasi): Angkat bagian tubuh yang cedera agar aliran darah tetap lancar.

    Kapan Harus ke Dokter?
    Jika nyeri tidak mereda, pembengkakan semakin parah, atau Anda tidak bisa menggerakkan bagian tubuh yang cedera, segera konsultasikan ke dokter atau fisioterapis. Penanganan cepat dan tepat akan mencegah cedera menjadi kronis.

    Pencegahan Lebih Baik dari Pengobatan
    Lakukan pemanasan dan pendinginan yang cukup, gunakan perlengkapan yang sesuai, istirahat yang cukup, dan jangan paksakan tubuh melebihi batas kemampuan. Konsistensi dalam menjaga teknik dan kebugaran akan membantu Anda tetap aktif tanpa cedera.

    Layanan Program A to Z Sport
    Dalam upaya membangun kesadaran akan pentingnya pencegahan cedera dalam dunia olahraga dan aktivitas fisik, beberapa rumah sakit termasuk Siloam Hospitals Mampang, telah memiliki pelayanan dengan program khusus bagi para atlet dan masyarakat yang ingin latihan fisik atau olahraga tanpa resiko. Layanan program olahraga yang didukung dokter spesialis olahraga yang mumpuni ini ditujukan bagi atlet, pelatih, penggiat kebugaran, dan masyarakat umum yang aktif secara fisik, dengan tujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana mencegah cedera sejak dini, meningkatkan performa secara aman, dan mengembangkan potensial.

    Program “A to Z Sport” Siloam Hospitals Mampang dirancang tidak hanya untuk atlet, tapi juga masyarakat umum yang aktif secara fisik.

    Program inovatif A to Z Sport Siloam Hospitals Mampang hadir untuk membantu para atlet maupun individu aktif dalam menjaga kondisi tubuh mereka secara menyeluruh.

    Program ini dirancang untuk membantu atlet dan orang-orang yang aktif secara fisik dalam mencegah cedera, meningkatkan performa secara optimal, serta memaksimalkan potensi mereka di bidang masing-masing. Melalui pendekatan holistik yang mencakup latihan fungsional, edukasi tubuh, hingga pemulihan yang tepat, program ini memberikan solusi menyeluruh yang mudah diikuti oleh siapa saja.

    Tak hanya fokus pada kekuatan dan daya tahan, program ini juga mengedepankan pemahaman tentang tubuh, teknik yang benar dalam beraktivitas, serta pentingnya pemulihan setelah latihan. Dengan bimbingan dari para ahli dan pelatih berpengalaman, peserta akan mendapatkan panduan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka. Tujuan akhirnya sederhana namun berdampak besar: membantu setiap individu tampil lebih baik, merasa lebih sehat, dan tetap aktif tanpa harus khawatir akan risiko cedera yang menghambat perjalanan mereka.

    Di tempat yang sama, dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.K.O., Subsp.ALK(K)., Dokter spesialis kedokteran olahraga, Siloam Hospitals Mampang, cedera olahraga bukan hanya menghambat performa, tapi juga dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan mental.

    “Pencegahan cedera tidak hanya soal istirahat dan pemanasan. Ini melibatkan pendekatan menyeluruh, termasuk teknik latihan yang tepat, nutrisi, pemulihan, dan manajemen beban latihan,” jelasnya. (Red/*)