Category: Kesehatan

  • The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection dan Klinik Utama Simas Sehat Meluncurkan Kolaborasi Wellness Program

    The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection dan Klinik Utama Simas Sehat Meluncurkan Kolaborasi Wellness Program

    Mediakawasan.id, Jakarta – Pernahkah Anda membayangkan menginap di hotel mewah sambil merawat kesehatan dan kecantikan dalam satu paket?

    Kini, The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection bersama Klinik Utama Simas Sehat memperkenalkan Wellness Program eksklusif yang menggabungkan akomodasi elegan dengan perawatan kesehatan dan kecantikan menyeluruh.

    Program ini menawarkan pengalaman unik yang memadukan kenyamanan menginap di The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection dan layanan kesehatan seperti detoxification dan high nutrition diet yang dirancang oleh para ahli dari Klinik Utama Simas Sehat. Semua perawatan bersifat personalized, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing tamu.

    Salah satu nilai unggulan dari program ini adalah penggunaan Gerson Therapy, metode pengobatan alami yang berfokus pada detoksifikasi tubuh dan peningkatan sistem kekebalan. Terapi ini menggunakan pola makan organik, jus segar, dan pembersihan tubuh untuk mendorong proses penyembuhan alami.

    Program ini dipimpin oleh dua pakar kesehatan holistik di Indonesia:
    dr. Margaretha Rosa Gunawan, MD, CGP, RGCC Accredited Practitioner, AAK
    dr. Edi Santoso, MD, CGP, RGCC Accredited Practitioner, AAK

    Keduanya adalah satu-satunya praktisi Gerson Therapy di Indonesia yang diakui langsung oleh Gerson Institute di San Diego, Amerika Serikat.

    Selain itu, dr. Chandra Lohisto, BMed Science, Dip Cibtac—Direktur Stay Beauty Clinic—akan memperkuat layanan estetika dalam program ini. Berpengalaman sejak 2011, dr. Chandra dikenal sebagai ahli perawatan kulit dan anti-aging, serta kerap menjadi narasumber dalam seminar kecantikan.

    Sebagai simbol kerja sama, MoU (Memorandum of Understanding) ditandatangani oleh dr. Yuliana Tjendra selaku direktur utama PT Wapindo Jasaartha dan Ibu Angelina Lazuardi selaku General Manager The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection dalam acara konferensi pers ini, diikuti talkshow yang menjelaskan sinergi antara akomodasi mewah dan perawatan medis holistik.

    “Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman yang menyegarkan bagi para tamu. Mereka tidak hanya menikmati kemewahan hotel, tapi juga pulang dengan tubuh yang lebih sehat,” jelas Angelina Lazuardi, General Manager The Grand Mansion Menteng by The Crest Collection.

    “Gerson Therapy bukan hanya pengobatan, tetapi gaya hidup. Kami ingin membawa manfaat terapi ini ke dalam suasana nyaman dan eksklusif,” tambah dr. Margaretha Rosa.

    dr. Chandra juga menekankan pentingnya sinergi perawatan kulit dengan terapi nutrisi dan detoksifikasi, “Kombinasi ini memberikan hasil optimal, baik untuk kesehatan maupun kecantikan.” (Red/rlls)

  • Siloam Hospitals Bogor Hadirkan Teknologi DSA untuk Diagnosis dan Terapi Stroke

    Siloam Hospitals Bogor Hadirkan Teknologi DSA untuk Diagnosis dan Terapi Stroke

    Mediakawasan.id, Bogor – Stroke merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Dalam dunia medis, periode emas atau golden period penanganan stroke adalah 4,5 jam pertama setelah serangan terjadi. Semakin cepat pasien mendapat perawatan, semakin tinggi peluang kesembuhan dan semakin kecil risiko kerusakan otak lebih lanjut.

    Siloam Hospitals Bogor telah tersertifikasi sebagai Stroke Ready Hospital, yang berarti rumah sakit ini memiliki kesiapan penuh dalam menangani pasien stroke. Dengan dukungan tim medis profesional yang siaga 24 jam serta fasilitas yang lengkap, Siloam Hospitals Bogor mampu memberikan penanganan stroke secara komprehensif, mulai dari fase awal pengobatan hingga rehabilitasi medis guna memastikan pasien dapat pulih dan kembali beraktivitas secara normal.

    Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang kesehatan, kini tersedia teknik Digital Subtraction Angiography (DSA) yang dapat digunakan untuk mendiagnosis dan menangani stroke. DSA merupakan prosedur diagnostik semi-invasif yang memungkinkan dokter untuk mendeteksi penyumbatan, pendarahan, atau kelainan pembuluh darah di otak secara lebih akurat.

    Menurut dr. Ricky C. Kohar, Sp.N, FINA, dokter spesialis neurologi intervensi di Siloam Hospitals Bogor, teknik DSA dapat menjadi solusi bagi pasien stroke iskemik yang baru mengalami serangan serta pasien dengan stroke hemoragik akibat pecahnya pembuluh darah abnormal. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan kateter melalui sayatan kecil di pangkal paha atau pembuluh darah tangan, kemudian diarahkan menuju lokasi yang dicurigai mengalami kelainan. Pemeriksaan ini berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam dengan pasien tetap dalam kondisi sadar, hanya diberikan bius lokal di bawah pengawasan dokter.

    Meski dinilai minim risiko, teknik DSA tidak disarankan bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hipersensitivitas terhadap media kontras berbasis iodium. Oleh karena itu, pemeriksaan medis yang menyeluruh tetap diperlukan sebelum prosedur ini dilakukan.

    Selain pemanfaatan teknologi DSA, upaya pencegahan juga penting bagi penderita stroke, termasuk kontrol rutin ke dokter, menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, serta menghindari faktor pemicu lainnya. Jika ada anggota keluarga atau orang di sekitar yang mengalami serangan stroke, segera hubungi rumah sakit yang memiliki kesiapan menangani stroke guna memaksimalkan penanganan dalam periode emas. Untuk kondisi darurat, layanan ambulans Siloam Hospitals dapat dihubungi di 1-500-911. (Red/*)

  • Stroke Ready Hospitals: Layanan Tanggap Darurat Stroke Siloam Hospitals untuk Penanganan Lebih Cepat dan Tepat

    Stroke Ready Hospitals: Layanan Tanggap Darurat Stroke Siloam Hospitals untuk Penanganan Lebih Cepat dan Tepat

    Mediakawasan.id, Surabaya – Stroke adalah penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, stroke menyumbang 11,2% dari total kecacatan dan 18% dari total kematian. Sayangnya, masih banyak pasien yang terlambat mendapatkan pertolongan akibat kurangnya pemahaman akan gejala stroke serta keterbatasan akses terhadap fasilitas medis yang siap menangani kasus ini secara optimal.

    Menjawab kebutuhan ini, Grup RS Siloam meluncurkan Stroke Ready Hospitals, layanan komprehensif yang memastikan pasien stroke mendapatkan penanganan cepat dan tepat dalam golden period atau periode emas 4,5 jam setelah gejala muncul untuk meningkatkan peluang pemulihan secara signifikan.

    Dalam penanganan stroke, setiap detik sangat berharga. Golden period merupakan kunci utama dalam meningkatkan kemungkinan pasien untuk pulih tanpa mengalami kecacatan. Oleh karena itu, edukasi mengenai gejala awal stroke dan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien menjadi faktor krusial.

    Untuk memastikan pasien stroke segera mendapatkan intervensi medis yang tepat waktu, Grup RS Siloam menghadirkan layanan Stroke Ready Hospitals, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan sistem rujukan cepat, tim medis siap siaga, dan teknologi canggih dengan beberapa keunggulan utama, antara lain:
    • Siloam Ambulance Call Center (SACC) 1-500-911: Layanan ambulans dengan respons cepat yang memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum pasien dibawa ke rumah sakit Siloam terdekat.
    • Tim dokter spesialis siaga 24/7: Didukung oleh dokter spesialis neurologi, bedah saraf, dan radiologi intervensi untuk menangani pasien stroke secara optimal.
    • Teknologi pencitraan medis mutakhir: Penggunaan CT Scan dan MRI memastikan diagnosis cepat dan akurat.
    • Kolaborasi multidisiplin: Penanganan komprehensif dari berbagai spesialisasi, termasuk tindakan bedah saraf jika diperlukan tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain.
    • Hadir di berbagai kota: Grup RS Siloam kini telah memiliki 12 rumah sakit dengan kategori Stroke Ready Hospitals yaitu RS Siloam Lippo Village, Kebon Jeruk, TB Simatupang, MRCCC Semanggi, Cinere Jantung Diagram, ASRI Duren Tiga, Bogor, Surabaya, Denpasar, Palembang, Jambi, dan Medan.

    Keterlibatan berbagai spesialis dalam satu atap tentunya akan sangat berguna dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan yang optimal. Dalam kasus tertentu, pasien stroke mungkin membutuhkan tindakan bedah segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

    “Dalam golden period, kesiagaan tenaga medis terlatih dan teknologi canggih memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganan stroke. Kasus stroke yang memerlukan tindakan operasi, peran dokter bedah saraf sangat dibutuhkan. Dengan kesiapan Stroke Ready Hospitals, tindakan bedah dapat segera dilakukan di tempat, mempercepat waktu respons dan meningkatkan angka keberhasilan pengobatan,” jelas dr. Fajar Herbowo Niantiarno, Sp.BS – Neurovascular, dokter spesialis bedah saraf RS Siloam Surabaya, pada Jumat, (21/03).

    Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dalam layanan stroke, rumah sakit Siloam yang termasuk dalam kategori Stroke Ready Hospitals telah meraih Angels Award dari World Stroke Organization (WSO), penghargaan global untuk rumah sakit dengan standar tinggi dalam menangani pasien stroke. Selain itu, Siloam Ambulance Call Center (SACC) juga menjadi layanan pre-hospital untuk pasien stroke pertama di Indonesia yang meraih EMS Angels Award, yang dinilai berdasarkan kecepatan respons, kepatuhan terhadap protokol medis, serta efektivitas komunikasi dan koordinasi dengan rumah sakit.

    “RS Siloam Surabaya merupakan salah satu rumah sakit yang masuk dalam kategori Stroke Ready Hospitals, kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan standar layanan kesehatan, khususnya dalam menangani stroke yang merupakan kondisi darurat dengan risiko tinggi,” jelas dr. Lisa Gunawan, MM, selaku Direktur Siloam Hospitals Surabaya.

    Dengan hadirnya Stroke Ready Hospitals, Grup RS Siloam menegaskan perannya sebagai pemimpin dalam layanan kesehatan inovatif yang berfokus pada keselamatan dan pemulihan optimal pasien stroke untuk memberikan harapan hidup yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. (Red/rlls)

  • Capai Lebih dari 32,000 Skrining Kanker Payudara:SELANGKAH by Siloam Hospitals Wujudkan Aksi Nyata

    Capai Lebih dari 32,000 Skrining Kanker Payudara:SELANGKAH by Siloam Hospitals Wujudkan Aksi Nyata

    Mediakawasan.id, Jakarta – Memasuki tahun ketiganya sejak diluncurkan pada 2023, program SELANGKAH (SEmangat LAwan KAnker) dari Siloam Hospitals Group semakin memperkuat komitmennya dalam deteksi dini kanker payudara. Hingga kini, program ini telah memberikan lebih dari 32.000 layanan skrining gratis menggunakan mamografi dan USG payudara kepada perempuan dengan keterbatasan akses kesehatan. Pelaksanaan di 29 rumah sakit Siloam melibatkan lebih dari 120 dokter spesialis radiologi, dokter residen radiologi, tenaga kesehatan, serta staf pendukung lainnya. Selain itu, SELANGKAH telah menjangkau lebih dari 150 desa dan komunitas di berbagai kota, termasuk Jakarta, Tangerang, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Magelang, Surabaya, Jember, Bali, Mataram, Kupang, Balikpapan, Manado, Makassar, Palembang, Jambi, Banjarmasin, Palangkaraya, dan Medan.Selangkah Maju di Tahun 2025.

    Selangkah Maju di Tahun 2025

    Dalam Talkshow “Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara”, Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group, menegaskan bahwa cakupan SELANGKAH akan diperluas ke 41 rumah sakit di tahun ini. “Grup RS Siloam akan terus meningkatkan cakupan pelayanan SELANGKAH. Dari 14 rumah sakit di tahun pertama menjadi 22 di tahun kedua, tahun ini kami menargetkan 41 RS Siloam secara serentak menjalankan program SELANGKAH, agar dapat menjangkau lebih banyak perempuan” ujar Ibu Caroline.

    Selain skrining, program SELANGKAH juga mencakup edukasi masyarakat, pembacaan hasil, dan sesi konseling. David Utama, Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, menambahkan bahwa tahun ini akan ada pemantauan lanjutan bagi peserta dengan hasil temuan tertentu, guna memastikan mereka mendapatkan tindak lanjut yang cepat dan tepat. “Deteksi dini saja tidak cukup. Tahun ini, Siloam Hospitals akan memastikan bahwa peserta yang mendapatkan hasil temuan dapat langsung mendapat tindak lanjut yang tepat” jelas Pak David.

    Deteksi Dini, Harapan Kesembuhan Lebih Tinggi

    dr. Ruth Vonky Rebecca, SpPD, K-HOM, menegaskan bahwa deteksi dini meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan. “Jika kanker payudara ditemukan sejak awal, tingkat kesembuhan menjadi jauh lebih tinggi, dan kualitas hidup pasien tetap terjaga,” ujar dr. Ruth. Sementara itu, dr. Vera Nevyta Tarigan, Sp.Rad, Subsp. PRP(K), yang terlibat dalam skrining di berbagai daerah, merasakan dampak nyata dari program ini. “Melalui SELANGKAH, kami bisa menjangkau perempuan yang jauh dari akses layanan kesehatan dan memberikan pemeriksaan serta edukasi secara langsung kepada mereka,” ungkapnya. Dari hasil skrining SELANGKAH, sebanyak 0,9% peserta didiagnosis dengan kategori BIRADS 4, yang menandakan adanya massa mencurigakan dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. ”Kami berharap peserta dengan hasil BIRADS 4 segera melakukan tindak lanjut medis,” tambah dr. Vera.

    Kisah Nyata: Deteksi Dini Menyelamatkan Seorang Guru

    Salah satu kisah inspiratif datang dari Ibu Melda Hutagalung, seorang guru yang mengikuti SELANGKAH pada Agustus 2024. Skrining mendeteksi adanya kanker payudara sejak dini dengan hasil BIRADS 4. Meski awalnya terkejut, Ibu Melda segera mengambil langkah medis yang tepat. “Saya sangat bersyukur mengikuti program SELANGKAH. Tanpa program ini, mungkin saya tidak akan mengetahui kondisi saya sejak awal. Terima kasih kepada seluruh tim Siloam atas perhatian luar biasa,” ujar Ibu Melda dengan penuh haru.

    Dengan cakupan yang semakin luas di tahun 2025, SELANGKAH tidak hanya menjadi program skrining kanker payudara, tetapi juga wujud nyata kepedulian Siloam Hospitals terhadap kesehatan perempuan di Indonesia. Dengan deteksi dini, edukasi, dan pemantauan berkelanjutan, Siloam Hospitals berharap dapat memberikan lebih banyak harapan dan kesempatan bagi perempuan untuk mendapatkan perawatan tepat waktu. (Red/*)

  • RSU Syubbanul Wathon Gelar Media Gathering: Diabetes dan Puasa, Tips Sehat dan Aman

    RSU Syubbanul Wathon Gelar Media Gathering: Diabetes dan Puasa, Tips Sehat dan Aman

    Mediakawasan.id, Magelang – RSU Syubbanul Wathon mengadakan Media Gathering pada 18 Maret 2024 dengan tema Diabetes dan Puasa: Tips Sehat dan Aman. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan saat menjalani ibadah puasa, terutama bagi penderita diabetes.

    Hadir sebagai narasumber, dokter spesialis penyakit dalam, dr. Adrianus Tyasmono, SpPD, menjelaskan bahwa diabetes melitus terbagi menjadi dua tipe, yaitu DM tipe 1 yang lebih sering dialami anak-anak akibat kelainan bawaan, serta DM tipe 2 yang umum terjadi pada orang dewasa akibat resistensi insulin. Beberapa gejala khas diabetes meliputi 3P—poliphagia (sering merasa lapar), polidypsia (sering haus), dan poliuri (sering buang air kecil)—serta penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

    Dalam pemaparannya, dr. Adrianus menyampaikan bahwa puasa dapat membantu mengendalikan kadar gula darah, tetapi penderita diabetes perlu memperhatikan pola makan dan konsumsi obat agar puasa tetap aman dan lancar. Ia merekomendasikan konsumsi nasi yang telah didinginkan karena memiliki indeks glikemik lebih rendah, serta buah-buahan tinggi serat seperti pepaya, apel, pir, dan alpukat. Selain itu, olahraga ringan yang disesuaikan juga penting agar tetap bugar selama berpuasa.

    Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kadar gula darah normal berkisar antara 140-200 mg/dL dalam kondisi tidak berpuasa. Jika penderita diabetes mengalami gejala hipoglikemia seperti keringat dingin, lemas, dan pusing, mereka harus segera mencari pertolongan medis.

    Hospital Director RSU Syubbanul Wathon, dr. Muhammad Iqbal Gentur Bismono, M.Sc, MBA, menegaskan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien diabetes, baik di Kota maupun Kabupaten Magelang. Dengan tenaga medis profesional serta fasilitas yang lengkap, RSU Syubbanul Wathon terus berupaya memberikan layanan komprehensif bagi pasien diabetes.

    Acara ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama penderita diabetes, agar dapat menjalani puasa dengan sehat dan aman. (Red/*)

  • Kiat Puasa Sehat ala Dr. Zaidul Akbar: Panduan Menjalani Ramadhan dengan Energi dan Berkah

    Kiat Puasa Sehat ala Dr. Zaidul Akbar: Panduan Menjalani Ramadhan dengan Energi dan Berkah

    Mediakawasan.id, Dr. Zaidul Akbar, seorang praktisi pengobatan berbasis sunnah dan herbal, sering membagikan kiat-kiat untuk menjalani puasa yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh. Berikut beberapa kiat puasa sehat ala Dr. Zaidul Akbar:

    1. Sahur dengan Makanan Bernutrisi

      Pilih makanan yang tinggi serat dan protein, seperti kurma, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

      Konsumsi madu dan minyak zaitun untuk energi yang tahan lama.

      Hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana agar tidak cepat lemas.

      2. Minum Air dengan Pola yang Tepat

        Terapkan metode 2-4-2:

        2 gelas saat berbuka

        4 gelas setelah tarawih

        2 gelas saat sahur

        Bisa menambahkan air kelapa untuk menjaga elektrolit tubuh.

        3. Berbuka dengan Makanan Alami

          Awali dengan kurma dan air putih agar gula darah naik perlahan.

          Hindari minuman dingin atau es saat berbuka karena bisa mengganggu pencernaan.

          Konsumsi makanan alami, seperti sup sayur atau buah-buahan segar, sebelum makanan utama.

          4. Hindari Makanan Berbahaya

            Kurangi gorengan, makanan berlemak, dan makanan instan yang dapat membebani sistem pencernaan.

            Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan, karena bisa menyebabkan dehidrasi.

            5. Pola Tidur yang Sehat

              Usahakan tidur lebih awal dan cukup (sekitar 6-8 jam per hari).

              Jika memungkinkan, lakukan power nap (tidur siang singkat) sekitar 10-20 menit untuk mengembalikan energi.

              6. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

                Hindari olahraga berat saat puasa. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas ringan seperti jalan kaki atau peregangan setelah berbuka.

                Waktu terbaik untuk olahraga adalah setelah berbuka atau sebelum sahur.

                7. Perbanyak Ibadah dan Ketenangan Pikiran

                  Perbanyak dzikir dan ibadah agar puasa menjadi lebih berkah.

                  Kelola stres dengan baik, karena stres berlebihan bisa melemahkan daya tahan tubuh.

                  Dengan menerapkan kiat-kiat ini, puasa tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga sarana detoksifikasi alami untuk tubuh. (Red/*)

                1. Serba-Serbi Skoliosis untuk Lansia dan Penanganannya

                  Serba-Serbi Skoliosis untuk Lansia dan Penanganannya

                  Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Skoliosis adalah kondisi kelainan bentuk tulang belakang yang menyebabkan tulang belakang melengkung ke samping. Kelainan ini dapat terjadi pada berbagai usia, termasuk lansia. Skoliosis pada lansia biasanya dikenal sebagai skoliosis degeneratif.

                  Skoliosis degeneratif pada orang tua sering kali disertai dengan gangguan kesetimbangan tubuh baik ke samping maupun ke belakang sehingga tubuh penderita tampak miring ke samping dan bungkuk ke depan. Pada kasus yang berat, skoliosis degeneratif dapat disertai dengan persgerseran tulang belakang dan syaraf terjepit. Berikut paparan lebih jauh tentang skoliosis degeneratif menurut Dr. dr. Phedy, Sp.OT (K) Spine, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD. Kamis, (27/02).

                  Penyebab skoliosis pada lansia

                  Pada lansia, skoliosis umumnya terjadi karena faktor berikut:

                  Penuaan diskus dan sendi: Penuaan menyebabkan bantalan antara tulang belakang menipis dan terkadang tidak simetris, sehingga tulang belakang menjadi tidak stabil.

                  Osteoporosis: tulang yang melemah akibat osteoporosis dapat menyebabkan perubahan bentuk dan kemiringan tulang belakang.

                  Artritis tulang belakang: Peradangan pada sendi tulang belakang dapat menyebabkan nyeri dan perubahan bentuk tulang.

                  Cedera atau trauma: Cedera lama atau jatuh dapat berkontribusi terhadap skoliosis degeneratif.

                  Gejala skoliosis pada lansia

                  °Gejala skoliosis pada lansia dapat bervariasi, tergantung tingkat keparahannya. Beberapa gejala umum meliputi:

                  °Tubuh terlihat semakin miring ke samping atau semakin membungkung

                  °Nyeri punggung yang kronis

                  °Postur tubuh yang tidak simetris, seperti bahu atau pinggul yang lebih tinggi dari sisi lainnya

                  °Terdapat punuk pada punggung bawah

                  °Cepat lelah akibat postur tubuh yang tidak seimbang

                  °Kesulitan berjalan atau berdiri dalam waktu lama

                  °Dalam kasus yang lebih parah, dapat terjadi jepitan syaraf sehingga timbul nyeri ke tungkai, kesemutan, kebas, hingga ke kelemahan.

                  Diagnosis skoliosis pada lansia

                  Untuk menegakkan diagnosis skoliosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang, seperti:

                  *Rontgen: Untuk melihat tingkat kelengkungan tulang belakang.

                  *MRI atau CT Scan: Untuk mengevaluasi struktur jaringan di sekitar tulang belakang, termasuk saraf dan bantalan tulang.

                  *Tes kepadatan tulang: Untuk menentukan apakah osteoporosis berkontribusi terhadap skoliosis.

                  Penanganan skoliosis pada lansia

                  Penanganan skoliosis pada lansia bertujuan untuk memperbaiki keseimbangan, mengurangi nyeri, memperbaiki mobilitas, dan mencegah progresivitas kelengkungan tulang belakang. Beberapa metode pengobatan yang dapat diterapkan meliputi:

                  1. Terapi fisik dan latihan

                  Latihan fisik dan terapi fisik dapat membantu memperkuat otot penopang tulang belakang dan meningkatkan fleksibilitas. Beberapa latihan yang direkomendasikan antara lain:

                  °Latihan peregangan dan yoga

                  °Latihan penguatan otot inti dan punggung

                  °Latihan keseimbangan untuk mengurangi risiko jatuh

                  2. Obat-batan

                  Penggunaan obat dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan serta untuk mengobati osteoporosis.

                  3. Penggunaan penyangga (brace)

                  Penggunaan brace tidak dianjurkan pada skoliosis degeneratif. Brace hanya diberikan bila terdapat nyeri hebat akut dan hanya boleh dipakai untuk jangka pendek.

                  4. Operasi

                  Operasi diindikasikan bila skoliosis yang dialami mencapat kelengkungan lebih dari 50 derajat. Bila terdapat gangguan kesetimbangan lebih dari 3 cm baik ke depan maupun ke samping yang tidak membaik dengan terapi fisik, operasi dapat dipertimbangkan. Pada kasus yang disertai dengan tulang punggung yang bergeser sehingga menimbulkan jepitan syaraf berat, juga perlu dilakukan operasi.

                  Pencegahan skoliosis pada lansia

                  Meskipun skoliosis degeneratif tidak selalu dapat dicegah, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang:

                  *Menjaga postur tubuh yang baik saat duduk, berdiri, atau berjalan.

                  *Melakukan olahraga secara teratur untuk memperkuat otot punggung dan meningkatkan fleksibilitas.

                  *Mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang.

                  *Menghindari kebiasaan buruk, seperti membungkuk saat duduk atau membawa beban berat secara berlebihan.

                  *Menghindari asap rokok

                  *Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendeteksi kelainan tulang sejak dini.

                  “Skoliosis pada lansia adalah kondisi yang umum terjadi akibat proses penuaan, degenerasi tulang belakang, atau osteoporosis. Meskipun dapat menyebabkan nyeri dan gangguan mobilitas, berbagai metode penanganan seperti terapi fisik, obat-obatan, penggunaan brace, atau operasi dapat membantu mengelola kondisi ini,” ungkap dr. Phedy.

                  “Pencegahan melalui gaya hidup sehat juga penting untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan mengurangi risiko skoliosis degeneratif. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala skoliosis, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” tutupnya.

                  Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tulang kami untuk mendapatkan penanganan tepat. Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129. (red/*)

                2. RS Siloam Lippo Cikarang Hadirkan Layanan Endoskopi Canggih untuk Diagnosis yang Lebih Akurat

                  RS Siloam Lippo Cikarang Hadirkan Layanan Endoskopi Canggih untuk Diagnosis yang Lebih Akurat

                  Mediakawasan.id, Lippo Cikarang – RS Siloam Lippo Cikarang resmi menghadirkan layanan endoskopi terbaru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Cikarang dan sekitarnya. Teknologi ini memungkinkan prosedur diagnosis yang lebih akurat, minimal invasif, dan berisiko rendah, sehingga dapat mempercepat pemulihan pasien. Rabu, (26/02/2025).

                  Endoskopi adalah metode pemeriksaan menggunakan alat berbentuk selang tipis dengan kamera di ujungnya yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui mulut atau dubur. Prosedur ini memberikan gambaran detail organ dalam, membantu dokter dalam mendeteksi penyakit dengan akurasi lebih dari 90%, serta memungkinkan tindakan medis seperti biopsi, terapi laser, hingga operasi kecil.

                  Manfaat dan Keunggulan Layanan Endoskopi di RS Siloam Lippo Cikarang

                  1. Pemeriksaan Gejala
                    Endoskopi membantu dokter dalam menelusuri penyebab gejala seperti mual, muntah, sulit menelan, dan pendarahan di saluran cerna.
                  2. Deteksi dan Diagnosis Akurat
                    Dengan pengambilan sampel jaringan (biopsi), dokter dapat memastikan jenis penyakit secara lebih tepat dan cepat.
                  3. Intervensi Medis Minim Invasif
                    Endoskopi memungkinkan prosedur seperti terapi laser dan ablasi gelombang mikro untuk menangani berbagai gangguan kesehatan tanpa operasi besar.
                  4. Skrining dan Pencegahan Kanker
                    Pemeriksaan ini dapat mendeteksi sel abnormal sejak dini, sehingga membantu mencegah perkembangan kanker.

                  Menurut dr. Sandra Adityavarna, Hospital Director RS Siloam Lippo Cikarang, hadirnya layanan endoskopi ini merupakan langkah maju dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Kami berharap inovasi ini dapat mempercepat proses diagnosis dan memberikan solusi kesehatan yang lebih baik bagi pasien,” ujarnya.

                  Sementara itu, Yooseplin, Executive Director RS Siloam Lippo Cikarang, menambahkan bahwa layanan ini sejalan dengan visi rumah sakit untuk terus berkembang dan menghadirkan teknologi medis terkini.

                  Pada acara peluncuran layanan endoskopi ini, para tamu undangan berkesempatan melihat langsung teknologi yang digunakan serta mendapatkan penjelasan dari para ahli mengenai manfaatnya. RS Siloam Lippo Cikarang berharap layanan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah Cikarang dan sekitarnya.

                  Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang layanan endoskopi ini, dapat menghubungi 0896 5397 7721. (Red/*)

                3. Bio Medika Kelapa Gading Siap Menyambut Pelanggan Dengan Wajah Baru

                  Bio Medika Kelapa Gading Siap Menyambut Pelanggan Dengan Wajah Baru

                  Mediakawasan.id, Tangerang – laboratorium Medis Bio Medika dengan bangga mengumumkan Pembukaan cabang Kelapa Gading setelah melalui proses peremajaan dan renovasi. Dengan tampilan yang lebih modern dan fasilitas yang semakin nyaman, Bio Medika berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

                  Sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur, Laboratorium Medis Bio Medika akan mengadakan acara Pembukaan Bio Medika Kelapa Gading dengan Wajah Baru pada Sabtu, tgl 15 Februari 2025 di Bio Medika Kelapa Gading, Jakarta Utara.

                  Acara ini akan diisi dengan tur laboratorium untuk memperkenalkan area yang telah diperbarui, prosesi potong tumpeng sebagai simbol harapan baru, dan diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama para pelanggan setia, dokter, serta rekan media.

                  Dengan renovasi ini, Bio Medika tidak hanya mempercantik cabang Kelapa Gading, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta efisiensi layanan, sehingga setiap pelanggan dapat merasakan pengalaman medis yang lebih tenang dan menyenangkan. Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya tentang hasil yang akurat, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang hangat dan penuh perhatian, ujar Yves Adrian Wanandi direktur Utama Bio Medika.

                  Bio Medika Kelapa Gading memberikan penawaran special lewat Paket Renew, Refresh dan Rejuvenate dalam rangka re-Opening ini berlaku dari 1 Maret – 30 Maret 2025. (Red/rlls)

                4. Waspada Pneumonia: Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

                  Waspada Pneumonia: Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

                  Mediakawasan.id, BSD – Pneumonia atau yang sering dikenal sebagai paru-paru basah merupakan penyakit infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantong udara (alveoli) di paru-paru. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak, orang dewasa, maupun lansia, dan dalam beberapa kasus dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Berikut paparan tentang Pneumonia oleh dr. Astri Indah Prameswari, Sp.P Dokter Spesialis Paru & Pernapasan Eka Hospital BSD.

                  Pneumonia: Penyebab dan Faktor Risiko

                  Pneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur yang membuat alveoli dipenuhi cairan atau nanah, sehingga penderitanya mengalami kesulitan bernapas. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko pneumonia antara lain:

                  Perokok aktif

                  Konsumsi alkohol yang berlebihan

                  Usia rentan (balita usia 0-2 tahun dan lansia di atas 65 tahun)

                  Memiliki penyakit penyerta seperti stroke, diabetes, atau asma

                  Menjalani perawatan yang melemahkan sistem imun, seperti kemoterapi

                  Gejala Pneumonia

                  Gejala pneumonia bervariasi tergantung tingkat keparahan dan kondisi kesehatan penderitanya. Beberapa gejala umum yang sering muncul meliputi:

                  Batuk kering atau berdahak, kadang disertai darah

                  Nyeri dada dan kesulitan bernapas

                  Demam dan menggigil

                  Kelelahan dan lemas

                  Pada anak-anak, gejala bisa berupa kehilangan nafsu makan, muntah, atau badan lemas. Sementara pada lansia, pneumonia dapat mempengaruhi kesehatan mental dan menyebabkan suhu tubuh lebih rendah dari normal.

                  Diagnosis dan Pengobatan

                  Untuk memastikan diagnosis pneumonia, dokter akan melakukan pemeriksaan seperti tes darah, rontgen dada, oksimetri, dan tes dahak.

                  Penanganan pneumonia bergantung pada penyebabnya:

                  Pneumonia akibat bakteri: Diberikan antibiotik dalam bentuk obat minum atau infus jika kondisi pasien cukup berat.

                  Pneumonia akibat virus: Diberikan obat antivirus dan umumnya bisa sembuh dalam beberapa hari hingga minggu.

                  Pneumonia akibat jamur: Diberikan obat antijamur, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah.

                  Dalam kasus berat, pasien mungkin memerlukan perawatan tambahan seperti ventilator untuk membantu pernapasan.

                  Pencegahan Pneumonia

                  Pencegahan pneumonia dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari rokok dan alkohol, serta mendapatkan vaksinasi seperti vaksin PCV, influenza, Hib, dan pneumokokus. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jenis vaksin yang sesuai dengan kebutuhan.

                  Pneumonia bukanlah penyakit yang bisa dianggap sepele. Jika mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan menghindari komplikasi yang lebih serius. (Red/rlls)