Category: Kesehatan

  • Pentingnya Kesadaran Sindrom Metabolik dan Diabetes

    Pentingnya Kesadaran Sindrom Metabolik dan Diabetes

    Mediakawasan.id, Tangerang – Dalam rangka Hari Diabetes Internasional, Siloam Hospitals Lippo Village mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kesadaran publik terkait sindrom metabolik dan diabetes melitus. Mengingat posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak kelima di dunia, rumah sakit ini menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala dan faktor risiko, termasuk pada kaum muda dan lanjut usia. Diingatkan bahwa diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius, mengurangi kualitas hidup, dan memerlukan biaya penanganan yang signifikan, serta kematian.

    Dr. Leny Puspitasari, SpPD, KEMD, dari Siloam Hospitals Lippo Village, memberikan pemahaman mendalam tentang sindrom metabolik pada sebuah sesi edukatif, yang digelar pada Rabu, 29 November 2023. Beliau menjelaskan bahwa sindrom metabolik adalah kondisi kompleks yang mencakup gangguan metabolisme gula darah, hipertensi, kegemukan, dan gangguan kolesterol, yang semuanya meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe dua, stroke, bahkan kanker.

    Dalam acara edukatif ini, dijelaskan bahwa seseorang dengan minimal tiga dari lima kondisi tertentu, seperti hipertensi, kadar HDL rendah, trigliserida tinggi, gula darah tinggi, dan obesitas di area perut, dapat dianggap mengalami sindrom metabolik. Penanganan dini dan berkelanjutan melalui diet seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan berkala menjadi kunci dalam mencegah perkembangan penyakit ini.

    Dr. dr. Theo Audi Yanto Sp.PD, FINASIM, juga memberikan pandangannya, menekankan pada pentingnya kesadaran keluarga dalam mengatur konsumsi gula. Beliau menyarankan kegiatan fisik selama 150 menit per minggu dan menekankan pada diet seimbang dengan batas konsumsi gula, lemak, dan kolesterol yang tepat untuk menghindari diabetes.

    Siloam Hospitals Lippo Village berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran tentang sindrom metabolik dan diabetes melitus, memberikan informasi tentang pola makan dan gaya hidup sehat sebagai langkah penting dalam mencegah penyakit ini. (Red/*)

  • Peringati Hari Diabetes dan Hari Pneumonia, Eka Hospital Gelar Health Talk bersama PT. Pfizer Indonesia

    Peringati Hari Diabetes dan Hari Pneumonia, Eka Hospital Gelar Health Talk bersama PT. Pfizer Indonesia

    Mediakawasan.id, Jakarta – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang pencegahan dan pengelolaan diabetes serta melindungi diri dari pneumonia, Eka Hospital Group menggelar acara Health Talk khusus memperingati Hari Diabetes dan Hari Pneumonia yang jatuh pada bulan November. Health Talk kali ini Eka Hospital menggandeng PT. Pfizer Indonesia dengan mengusung tema “Usir Khawatir Risiko Pneumonia pada Penyandang Diabetes” dan menghadirkan narasumber dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, Dip.SN, DCD, FRSPH selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Travel Health Expert Eka Hospital BSD.

    Diabetes menjadi salah satu penyakit yang menarik perhatian masyarakat Indonesia karena menyebabkan keresahan pada beberapa orang, terutama dari mereka yang memiliki riwayat diabetes di keluarganya. Diabetes merupakan penyakit dengan risiko kesehatan yang tinggi, dari data yang diperoleh pada tahun 2021 jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta.

    Seperti diketahui, Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai oleh kadar gula darah tinggi (> 200 mg/dL). Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi sistem metabolik tubuh, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terhadap berbagai penyakit lainnya, termasuk pneumonia yang bisa menjadi lebih serius pada individu dengan diabetes. Pneumonia atau biasa disebut dengan radang paru-paru atau lebih dikenal juga sebagai paru–paru basah adalah kondisi medis dimana paru-paru mengalami infeksi yang bisa disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus dan berpotensi menyebabkan paru-paru terisi cairan lendir atau nanah yang dapat mengancam nyawa.

    Dijelaskan dr. Rudy bahwa semua orang memiliki risiko terkena penyakit pneumonia, dan risiko tersebut meningkat pada bayi di bawah 2 tahun dan orang dewasa di atas 50 tahun. Oleh karena itu vaksin pneumonia sangat dianjurkan karena bertujuan untuk memberikan stimulus pada tubuh guna memproduksi antibodi yang dapat melawan bakteri dan virus.

    Pemberian vaksin pneumonia sudah menjadi standar yang dikeluarkan oleh International Diabetes Federation sebagai salah satu jenis vaksin yang direkomendasikan untuk penyandang diabetes di seluruh dunia. Selain vaksin pneumonia, vaksin influenza juga menjadi vaksin yang direkomendasikan untuk penyandang diabetes, ini dikarenakan tak jarang juga pneumonia terjadi karena infeksi penyakit influenza. Vaksin ini juga biasanya direkomendasikan untuk para traveler’s yang berencana ingin melakukan perjalanan. “Baik diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2, seseorang dengan diabetes akan selalu dalam risiko lebih tinggi untuk terkena pneumonia akibat sistem kekebalan tubuh yang menurun, maka dari itu mereka harus lebih ekstra waspada dalam menjaga kesehatannya”, ungkap dr. Rudy disela-sela acara health talk.

    Pneumonia bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, terutama orang-orang yang memiliki faktor risiko gaya hidup seperti merokok, alkoholisme, dan paparan terhadap asap, gas, juga bahan kimia berbahaya. Termasuk juga faktor komorbid dan penyakit bawaan seperti penyakit kronis paru-paru, jantung, ginjal, diabetes, serta asma. Oleh sebab itu, orang – orang yang memiliki risiko penyakit pneumonia yang tinggi direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin pneumonia. Vaksin pneumonia konjugat dapat diberikan pada orang dewasa mulai dari usia 18 tahun ke atas dan diberikan satu kali seumur hidup. Vaksin pneumonia sendiri bisa didapatkan di fasilitas layanan kesehatan seperti klinik dan rumah sakit.

    Secara terpisah, Policy & Public Affairs Director Pfizer Indonesia dan Filipina, Bambang Chriswanto, menyampaikan bahwa Pfizer sepenuhnya mendukung health talk yang diselenggarakan oleh Eka Hospital Group dan berharap kegiatan ini dapat membantu edukasi masyarakat tentang potensi risiko pneumonia.

    “Sebagai perusahaan yang berfokus pada pasien, kami senantiasa berkomitmen untuk turut  menjalin kemitraan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai isu kesehatan, termasuk pneumonia, berkolaborasi dengan pemerintah, asosiasi kesehatan, figur publik, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya” tambahnya.  

    Pfizer menyediakan rumah konten digital Paru-paruku Kesayanganku berisi berbagai informasi edukatif mengenai penyakit pernapasan, termasuk pneumonia, yang dapat diakses di www.pfi.sr/paruparukukesayanganku.  (Red/rlls)

  • Rawan Diabetes di Kota Manado, Siloam Hospitals Ingatkan Pentingnya Mengenal Resiko dan Pencegahan

    Rawan Diabetes di Kota Manado, Siloam Hospitals Ingatkan Pentingnya Mengenal Resiko dan Pencegahan

    Mediakawasan.id, Manado – Memperingati World Diabetes Day pada bulan November, Siloam Hospitals Manado menggelar Patients and Family Gathering di Grand Whiz Hotel pada Sabtu (25/11/2023) bertajuk : “Kenali Risikomu, Kenali Tanggapanmu,” sebagai bentuk partisipasi Siloam Hospitals terkait peringatan diabetes global yang dirayakan setiap tahun di tanggal 14 November.

    dr Olivia C. Walewangko, SpDP-KEMD, FINASIM, Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Metabolik dan Diabetes, menjelaskan bahwa Siloam Hospitals Manado mengacu pada tantangan diabetes internasional.

    “Mengetahui dan memahami tanggapan kita terhadap situasi, memungkinkan kita untuk mencegah atau mengelolanya. Diabetes adalah masalah global, dan sayangnya, Indonesia secara konsisten masuk dalam 10 besar negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia,” ungkap dr Olivia.

    Dijelaskan dr Olivia, hingga tahun ini, secara global Indonesia menempati peringkat ke tujuh. Adapun mengacu survei kesehatan 2019, Sulawesi Utara menduduki peringkat ketiga di Indonesia.

    “Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi diabetes, dan Siloam Hospitals Manado tetap berkomitmen pada kampanye tahunan,” tutur Olivia Walewangko.

    Salah satu wujud komitmen Siloam Hospitals Manado adalah Klinik Diabetes Siloam, yang menyediakan informasi dan terapi. Rumah sakit ini memiliki tim khusus, termasuk dokter umum, spesialis, konsultan, perawat diabetes, ahli gizi, dan spesialis gizi klinis. Tim ini melakukan edukasi reguler dan menjawab berbagai pertanyaan terkait diabetes,” kata dr Olivia.

    Vaksinasi Pneumonia, Langkah Tepat bagi Penderita Diabetes Melitus

    Dalam kesempatan itu, Siloam Hospitals Manado juga mengedukasi peserta gathering tentang vaksinasi pneumonia bagi penderita diabetes oleh dr. Christofan Lantu, SpP(K), seorang Spesialis Paru dan Konsultan Onkologi.

    dr Christofan menjelaskan bahwa meskipun vaksinasi pneumonia umumnya sudah diterapkan di kota-kota besar, namun mungkin masih kurang di Manado, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat.

    Menurutnya, pasien yang datang ke rumah sakit untuk berkonsultasi selalu ditawarkan vaksinasi, terutama bagi mereka yang berisiko diabetes.

    “Vaksin ini tersedia dalam dua jenis, ada yang cukup sekali seumur hidup dan ada yang perlu diulang pada usia 65 tahun.

    Jenis kedua direkomendasikan untuk diulang setiap 5 tahun. Manfaatnya adalah melindungi masyarakat agar tidak mengalami pneumonia yang parah sebelum diobati. Mengingat angka kematian akibat pneumonia sangat tinggi, terutama pada orang tua,” ungkap Christofan.

    dr. Christofan menyarankan agar orang yang berusia di atas 50 tahun mendapatkan vaksinasi pneumonia. Tentu saja, keputusan ini harus didiskusikan dengan dokter untuk menentukan siapa yang memenuhi syarat mendapatkan vaksinasi.

    “Oleh karena itu, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter. Sebagai contoh, di rumah sakit, kami sudah mulai melakukan edukasi dan memberikan vaksinasi pneumonia di Siloam Hospitals Manado,” jelas dr Christofan.

    CEO Siloam Hospitals Manado, Prof. Dr. Herman Karamoy SE MSi Ak CA, bersama Direktur dr. Liany Mokoginta, mengapresiasi pelaksanaan Patients and Family Gathering. (Red/rlls)

  • Di Hari Kesehatan Nasional ke -59, Dinkes Tangsel Tekankan Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

    Di Hari Kesehatan Nasional ke -59, Dinkes Tangsel Tekankan Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

    Mediakawasan.id, Serpong- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, hari ini, Rabu, 15 November 2023 memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-59. Acara yang digelar di Kantor Dinkes Tangsel, Jalan Jaletreng Serpong, dibuka oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan bahwa Pemkot Tangsel saat ini sedang merumuskan dan mendorong fungsi Kota Tangsel sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat nasional.

    “Saya akan mendorong, Tangerang Selatan fungsi kotanya akan menjadi pelayanan kesehatan di tingkat nasional, ini yang lagi kita rumuskan dan kita dorong, sehingga ke depan orang nanti berobat cukup ke Tangsel aja gak usah ke yang lain,” ujar Benyamin.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin menjelaskan tentang pencapaian transformasi kesehatan Kota Tangsel.

    “Saat ini Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan sampai dengan bulan November Alhamdulillah target telah tercapai semua, di antaranya imunisasi Baduta, program-program sudah mencapai target, hanya kita saat ini fokus bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan, bukan hanya sekadar angka-angka yang notabene adalah sebuah kuantitas. Harapan ke depan dengan transformasi kesehatan ini Tangerang Selatan, bisa ikut berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, dan tentunya kepuasan masyarakat di Tangerang Selatan lebih meningkat lagi.” (red/*)

  • Siloam Fertility Center Hadir untuk Pasutri dengan Layanan One-Stop Solution

    Siloam Fertility Center Hadir untuk Pasutri dengan Layanan One-Stop Solution

    Mediakawasan.id, Tangerang- RS Siloam Lippo Village, melalui Siloam Fertility Center, menunjukkan komitmennya untuk membantu pasangan suami istri yang mengalami gangguan kesuburan.

    Siloam Fertility Center telah dibangun sebagai pusat fertilitas yang dilengkapi dengan one-stop fertility service, dimana dokter spesialis dari berbagai bidang telah membentuk tim yang solid dan pasien dapat melakukan perawatan secara keseluruhan di 1 lokasi. Dengan tim dokter dan ahli kesehatan reproduksi yang berpengalaman, Siloam Fertility Center menawarkan berbagai layanan termasuk diagnosa kesuburan, program fertilisasi in vitro / IVF (bayi tabung), inseminasi intrauterin (IUI), dan penanganan masalah kesuburan lainnya.

    Mengutip dari Dr. dr. F. C. Christofani Ekapatria, SpOG Subsp F.E.R, dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi dari RS Siloam Lippo Village, program kesuburan memberikan harapan bagi banyak pasangan. Kita telah menangani banyak pasutri yang berhasil mendapatkan buah hati setelah penantian lebih dari 10 tahun. Tidak hanya itu, pasien dengan penyakit penyerta lainnya seperti PCOS atau endometriosis, tidak perlu khawatir dan segera dikonsultasikan. Kemungkinan memiliki buah hati jauh lebih besar setelah penyakit nya dikontrol dan diberikan terapi yang sesuai.

    “Pasangan suami istri yang telah menikah lebih dari 2 tahun dan aktif berhubungan ada baiknya untuk tidak menunda konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Bila dapat ditangani di usia yang lebih dini, jumlah sel telur lebih banyak dan kemungkinan keberhasilan dari program hamil yang dilakukan pun lebih besar”, ujar dr. Patrick Bayu, SpOG, Subsp F.E.R. selaku dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi di RS Siloam Lippo Village. Rabu, (22/11).

    Untuk meningkatkan angka keberhasilan program hamil, Siloam Fertility Center telah dilengkapi dengan tim multidisiplin: dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, andrologi, urologi, akupuntur, dan gizi. Siloam Hospitals Lippo Village juga menerapkan pelayanan yang komprehensif, termasuk metode minimal invasive hingga perawatan pasca tindakan. Tersedia juga layanan Siloam at Home bagi pasien yang ingin mendapatkan perawatan lanjutan dari rumah.

    RS Siloam Lippo Village merupakan rumah sakit pertama dari Grup RS Siloam dan telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan untuk berbagai penyakit dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi. Memiliki lebih dari 250 tempat tidur operasional, rumah sakit ini mampu melayani hingga 1.500 pasien rawat inap serta lebih dari 20.000 pasien rawat jalan setiap bulannya. (red/rlls)

  • Ungkap Rasa Syukur Atas Keberhasilan Program Bayi Tabung, Siloam Hospitals Sriwijaya Adakan Gathering Blastula IVF

    Ungkap Rasa Syukur Atas Keberhasilan Program Bayi Tabung, Siloam Hospitals Sriwijaya Adakan Gathering Blastula IVF

    Mediakawasan.id, Palembang – Klinik bayi tabung Blastula IVF Siloam Sriwijaya di kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) sukses menghasilkan 421 kehamilan sejak berdiri pada 21 Januari 2021. Angka tersebut menunjukkan program bayi tabung pada klinik ini mengalami peningkatan rate yang sangat signifikan.

    Terhitung mulai dari bulan Februari 2021 hingga bulan September 2023, tingkat keberhasilan yang diraih oleh Blastula IVF Centre adalah sebesar 55%. Rinciannya adalah sebagai berikut :

    744 IVF Cycles
    322 Insemination
    421 Pregnancies
    215 Take Home Babies

    Direktur Siloam Hospitals Sriwijaya dr Bona Fernando mengatakan, sejak beroperasinya Klinik Bayi Tabung Blastula IVF Siloam Sriwijaya, sampai saat ini menghasilkan dan mengelola 421 kehamilan pasangan pasien dan lebih dari 215 bayi yang telah lahir.

    “Layanan bayi tabung Blastula IVF ini terjadi akibat sinergi yang baik antara klinisi dan manajemen dengan satu tujuan, yaitu memberi harapan bagi mereka yang sedang menunggu keturunan. Kepedulian dan prioritas merupakan misi Blastula IVF dalam memberikan pelayanan setiap pasangan suami istri yang datang keklinik Blastula. Dan tak terasa bayi – bayi yang telah lahir sudah banyak dan ini pertama kalinya mengadakan gathering khusus bayi- bayi dari program BlastulaIVF yang telah beranjak tumbuh menjadi anak –anak yang sehat”, tutur Direktur RS Siloam Sriwijaya dr Bona Fernando pada acara gathering baby blastula yang pertama kalinya di selenggarakan di atrium Palembang indah mall, minggu 12 november 2023.

    Acara yang digelar di mall yang memiliki playground tersebut, diharapkan membuat nyaman para anak –anak dan orang tua. Dalam kesempatan itu juga diberikan edukasi kesehatan oleh dr. Avyandita Meirizkia Sp.A , mengenai vaksinasi dan tata laksana/pemeliharaan tumbuh kembang anak, promil dan non promil terhadap anak.

    Dalam kesempatan tersebut juga dibahas mengenai kesiapan mental para pasangan guna menjalankan program kehamilan oleh Renny Permataria, S.Psi.

    Acara yang dihadiri oleh semua TIM Dokter BlastulaIVF dan Mbok Ika Pramesti, Founder Komunitas Bayi Tabung (KITA) Keluarga Blastula ini, diharapkan dapat diadakan secara rutin.

    Teknologi Terkini
    Adapun tehnologi terbaru yang sudah bisa dilakukan di Blastula IVF – RS. Siloam Sriwijaya Palembang untuk meningkatkan angka persentase keberhasilan adalah PGT-A, PRP, PGD & PGS. Sementara untuk memenuhi kebutuhan dari pasutri yang ingin mengetahui perkembangan embrio hari ke 0 sampai hari ke 5 atau 6 Blastula IVF – RS. Siloam Sriwijaya Palembang akan menyediakan Time Lapse.

    “Personalisasi, dan kerjasama tim dokter, Embriolog, perawat, bidan, analis laboratorium bahkan Front office merupakan kata kunci dalam layanan terbaik Blastula IVF centre, ditunjang dengan kenyamanan dan support sistem yang terdepan dalam pelaksanaan program unggulan. Personalisasi dan kerjasama tim dokter, Embriolog, perawat, bidan, analis laboratorium bahkan Front office. Hal ini terlihat dari sukses rate yang tinggi dalam mewujudkan impian memiliki buah hati”, ungkap dr. M. Aerul Chakra,SpOG (K) – FER, MIGS.

    Tingkat Keberhasilan
    Terhitung mulai dari bulan Februari 2021 hingga bulan September 2023, tingkat keberhasilan yang diraih oleh
    Blastula IVF adalah sebesar 55% (421 pasien).

    Detail tingkat keberhasilan adalah sebagai berikut :

    • Fresh pregnancy 41% dari pasien yg di ET
    • FET pregnancy 62% dari pasien yang di FET
      Tingkat keberhasilan yang dicapai oleh Blastula IVF merupakan tingkat keberhasilan yang tinggi dikarenakan menurut data dunia, tingkat keberhasilan program IVF Dunia rata-rata adalah sebesar 35%.

    Tak berhenti hanya di kelahiran pertama dan kedua, tapi bayi-bayi Blastula IVF terus lahir di 2023 dan seterusnya. Begitu pula dengan pasangan yang bahagia karena kehamilan yang diharapkan selama ini akhrinya tercapai. Blastula IVF akan terus memberikan pelayanan terbaik dan senantiasa berusaha mewujudkan impian dari berbagai pasangan yang telah mengharapkan sang buah hati. (Red/rlls)

  • Tidur Mengorok, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

    Tidur Mengorok, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

    Mediakawasan.id, Bangka – Manajemen Siloam Hospitals Bangka mengadakan bincang edukasi secara online terkait mendengkur atau mengorok disaat tidur. Dokter Roni Januardi Sp.THTBKL, sebagai narasumber mengatakan, keluhan mengorok atau mendengkur saat tidur harus diperiksa ke dokter yang pada hakekatnya dapat di intervensi dengan obat, alat bantu nafas, mungkin membutuhkan operasi sesuai diagnosis dan pencetus.

    Seseorang dengan BMI yang lebih dari 30 bila mengorok saat tidur, apabila dipasang alat dan diperiksa saturasi oksigennya itu bisa 65%. Hal ini berbahaya untuk kesehatan apabila terus dialami, apalagi dalam kurun waktu yang lama. Tidur mendengkur dapat terjadi karena adanya penyempitan dari saluran pernafasan atas sewaktu tidur yang dapat menyebabkan adanya henti nafas (apnea) saat tidur. Henti nafas saat tidur dapat berlangsung lebih kurang selama 10 detik. tutur Roni Januardi, Kamis (09/11) di Siloam Hospitals Bangka.

    Tidur mendengkur perlu diwaspadai apabila dialami setiap tidur dan merupakan salah satu gangguan pernapasan saat tidur yang dapat membuat orang tidak bisa bernapas ketika tidur. Hal ini tentu merupakan masalah yang cukup serius karena dapat meningkatkan kadar karbondioksida dan menyebabkan organ-organ kekurangan oksigen selama tidur. Obstructive Sleep Apnea atau OSA, sumbatan jalan napas sangat berbahaya”, ungkap Roni Januardi, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher di Siloam Hospital Bangka yang berlokasi di bilangan jalan Soekarno – Hatta, Pangkalan baru, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung ini.

    Faktor Penentu dan Penanganan

    Menurut Roni Januardi, Tidur mendengkur dapat dialami oleh siapa saja. Adapun beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami hal tersebut yaitu orang gemuk yang memiliki Body Mass Index (BMI) lebih dari 25 – 30, lingkar leher yang lebih dari 40cm, bertambahnya usia, laki-laki, terdapat kelainan struktur anatomi saluran pernafasan atas perokok, pengguna obat tidur, peminum alkohol, serta pada orang yang mengalami kelainanan anatomis rahangnya.

    Sedangkan pada anak-anak, tidur mendengkur seringnya diakibatkan oleh pembesaran atau pembengkakan adenoid dan tonsil (amandel). Penderita OSA seringkali didapatkan mengalami gasping atau tersedak dan terbangun malam hari yang berakibat tidur tidak pulas. Gangguan tidur akibat OSA mengakibatkan penurunan kualitas hidup berupa rasa mengantuk sepanjang hari, konsentrasi yang menurun, rasa lelah dan lesu, sakit kepala, gelisah, hambatan dalam prestasi belajar atau bekerja dan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga munculah penyakit jantung, penyakit metabolik seperti diabetes melitus, stroke. Bahkan OSA juga dapat mengakibatkan penurunan sex ability.
    Pertolongan pertama pada ‘pasien’ Mendengkur saat tidur adalah memperbaiki jalan napas dengan cara merubah posisi tidur atau positioning ( mis : bantal di tinggikan, tidur miring sisi kanan) dan segera periksakan dan ketahui penyebab mengorok/OSA dengan Dokter Spesilais dan dapatkan cara penanganan yang tepat.

    Gaya hidup sehat (tidak merokok, tidak bergadang, minum alkohol, hindari stress), makan makanan gizi seimbang, olahraga teratur 30 menit per hari menutup sesi singkatnya, dr Roni Januardi Sp.THTBKL di Siloam Hospital Bangka, yang jadwal prakteknya juga dapat ditemukan di Aplikasi MySiloam (Red/rlls)

  • Harapan Baru untuk Pasien dengan Gangguan Pembuluh Darah Aorta

    Harapan Baru untuk Pasien dengan Gangguan Pembuluh Darah Aorta

    Mediakawasan,co.id, Tangerang Selatan – RS Siloam Lippo Village adalah salah satu rumah sakit dalam jaringan Group RS Siloam, telah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan medis pada kasus gangguan pembuluh darah.

    Aorta adalah pembuluh darah terbesar di tubuh manusia yang bertanggung jawab membawa darah beroksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Jika aorta terganggu, hal ini dapat menyebabkan konsekuensi yang mengancam jiwa. kerusakan aorta merupakan suatu kondisi medis kritis yang menghadirkan tantangan yang signifikan di dunia medis. Tidak semua rumah sakit besar mampu melakukan operasi jantung terbuka itu disebabkan kurangnya kemampuan dan kompetensi SDM yang baik untuk melakukannya.

    dr. Maulidya Ayudika Dandanah, Sp.BKTV (K), dokter Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular dari RS Siloam Lippo Village mengatakan “ada banyak jenis gangguan pembuluh darah aorta, mulai dari robekan pada aorta hingga aneurisma aorta dimana pendarahan dapat terjadi kapan saja. Seringkali, penderita baru menyadarinya saat sudah dikondisi kritis. Namun ada yang justru tidak bergejala sama sekali. oleh karena itu dia menyarankan untuk melakukan scanning minimal 1 kali daam 5 tahun untuk memastikan kondisi pembuluh darah dalam keadaan baik – baik saja. Beberapa gejala umumnya serupa gejala penyakit jantung yaitu nyeri dada dan sesak nafas” Ucapnya.

    “Diagnosis penyakit penyakit ini dapat ditemukan dengan menggunakan bantuan alat radiologi CT Scan. untuk itu sangatlah penting untuk setiap orang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat dan dapat dilakukan penangan secara dini” Tambahnya.

    Dia menyampaikan harapannya agar BPJS dapat mencover penyakit ini, mengingat mahalnya biaya operasi dan alat – alat yang digunakan dalam penyakit ini, sehingga makin banyak pasien yang dapat tertolong dan terselamatkan. Tutupnya

    Untuk mendukung perawatan mengdukung perawatan pada kasus gangguan aorta, RS Siloam Lippo Village telah dilengkapi dengan tim multidisiplin aortayang memiliki kompetensi yang dipimpin oleh dr. Dicky Aligheri, SpBTKV(K) beserta dr. Budhi Adhiwidjaja, SpBTKV, dr. Maulidya Ayudika Dandanah, Sp.BKTV (K), Dr. dr. Antonia Anna Lukito, SpJP(K), dr. Suparto, SpAn-KAKV, dr. Hasan, SpAn-KAKV. dr. Jeremia Siregar, SpPD dan dr. Susanti Widjaja. RS Siloam Lippo Village juga menerapkan pelayanan yang komprehensif termasuk metode minimal invasive hingga perawatan pasca operasi. terlebih lagi, RS Siloam Lippo Village sudah menyediakan pilihan paket medical check up yang difokuskan pada kelainan di area sekitar jantung dan pmbuluh darah.

    RS Siloam Lippo Village merupakan rumah sakit pertama dari Group RS Siloam dan telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan untuk berbagai penyakit dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi. Memiliki lebih dari 250 tempat tidur operasional, rumah sakit ini mampu melayani hingga 1.500 pasien rawat inap serta lebih dari 20.000 pasien rawat jalan setiap bulannya. (Red/*)

  • TP PKK Provinsi Banten Agendakan Pendampingan Penanganan Stunting Di Kota Serang

    TP PKK Provinsi Banten Agendakan Pendampingan Penanganan Stunting Di Kota Serang

    Mediakawasan.id, Serang – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten agendakan Pendampingan Penanganan Stunting di Kota Serang. Kegiatan itu akan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, dan Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar.

    Kegiatan yang dijadwalkan pada Jum’at (20/10/2023) itu akan melibatkan 100 anak. Kegiatan TP PKK Provinsi Banten bersama para kader PKK itu juga terintegrasi dengan kegiatan Posyandu dan PAUD.

    Tujuan dari kegiatan itu sendiri untuk menyukseskan percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten serta menumbuhkan anak-anak yang sehat dan cerdas. Hal ini seiring dengan kesiapan masyarakat Banten dalam menyongsong Indonesia Emas 2045

    Pada kegiatan itu akan dilaksanakan Gerakan Gemar Makan Ikan, tebar 1000 benih ikan nila, makan ikan bersama, penanaman pohon produktif seperti pohon lengkeng, mangga, serta durian. (Red/rlls)

  • Lima Titik Kritis Ini Mempengaruhi Pertumbuhan Jiwa Manusia

    Lima Titik Kritis Ini Mempengaruhi Pertumbuhan Jiwa Manusia

    Mediakawasan.id, Depok – Dokter Spesialis Kejiwaan dari Siloam Hospitals Jantung Diagram Cinere, dr. Tjoeng Steven Sp.KJ., pada edukasinya menyatakan bahwa, perjalanan pertumbuhan jiwa manusia akan mengalami lima titik kritis dalam tahapan tumbuh kembangnya.

    Secara utuh, tumbuh kembang manusia dimulai dari dalam kandungan, bayi tumbuh menjadi anak, remaja, melalui masa dewasa, tua sampai akhirnya jiwa manusia meninggalkan dunia. Selama dalam perjalanan ini, lima titik kritis tersebut yang dihadapi akan menentukan kemampuan manusia. Apakah anak mampu bertahan dan melanjutkan perkembangan secara progresif atau akan mengalami stagnasi perkembangan kehidupan.

    “Ungkapan rasa kasih sayang secara kontinyu dari orang tua, merupakan kondisi ideal yang diharapkan agar tumbuh kembang manusia sejak di masa kandungan hingga dewasa dan berhasil melalui semua perjalanan hidupnya”, ungkap dokter Spesialis Kejiwaan dari Siloam Hospitals Jantung Diagram Cinere, dr. Tjoeng Steven Sp.KJ., melalui edukasi webinar yang diikuti ratusan pasangan dari berbagai komunitas kesehatan, Senin (16/10).

    Melanjutkan sesi edukasinya bertajuk : ‘Pertumbuhan Jiwa Manusia’ ini, Tjoeng Steven mengingatkan bahwa Visi, Misi, Perencanaan dan Aksi hingga mencapai kesuksesan merupakan tahapan kehidupan yang harus dilakukan orang tua agar pertumbuhan jiwa dari keturunannya mencapai kondisi yang maksimal.

    “Pertumbuhan jiwa manusia ini diperlukan kemampuan akan arahan, tujuan/makna. Termasuk penyelesaian masalah melalui regulasi emosi dan tingkatan stress, yaitu kemampuan untuk menyadari masalah dan menyelesaikannya secara tuntas melalui interaksi sosial pun refleksi diri. Peran keluarga, orangtua dan seseorang itu sendiri yang dapat melakukannya dengan lingkup kasih sayang secara murni berkelanjutan”, tutur Tjoeng Steven mengingatkan.

    Titik Kritis
    Dokter Spesialis Kejiwaan dari Siloam Hospitals Jantung Diagram Cinere, dr. Tjoeng Steven Sp.KJ., di sesi akhir edukasinya turut menjelaskan pertumbuhan jiwa manusia yang terbagi dalam dua tahap krusial, yaitu perawatan diri dan dukungan sosial (Self Care and Social Support) kemudian tahap penanganan profesional (Professional Care). Kedua tahapan ini berjalan secara bersamaan dan saling melengkapi.

    Pada periode pertama, yaitu perawatan diri dan dukungan sosial (Self Care and Social Support), pertumbuhan jiwa manusia dapat dikatakan sehat secara fisik dan emosional jika semua organ tubuh dan ikatan rasa berfungsi normal. “Misalnya dia ini memiliki konsistensi, mau dan mampu bersosialisasi termasuk memiliki kepercayaan diri yang baik atau dapat merespon ketika timbul rasa sedih atau kecewa”, imbuh Steven menjelaskan.

    Adapun pada tahapan penanganan profesional, pertumbuhan jiwa ini mengalami sejumlah masalah yang perlu penanganan (INJURED) dan puncaknya adalah mencapai rasa sakit/gangguan (ILL). Contohnya adalah mengalami penurunan fungsi semangat untuk berkarya, sulit berinteraksi, sulit tidur hingga tak mampu menyelesaikan tugas atau pekerjaan dan pada titik yang paling rentan adalah keinginan untuk mengakhiri kehidupan.

    “Pada tahapan penanganan, yaitu ketika pertumbuhan jiwa mengalami rasa sakit, depresi hingga emosi yang sulit dikontrol, maka segera pahami bahwasannya jiwa seseorang ini perlu penanganan kesehatan jiwa. Segera lakukan konsultasi kepada dokter”, pungkas dr Tjoeng Steven Sp.KJ yang jadwal prakteknya juga dapat ditemukan di aplikasi MySiloam. (Red/rlls)