Category: Kesehatan

  • Waspada Bahaya Penyakit Autoimun, Pandemi Masa Kini

    Waspada Bahaya Penyakit Autoimun, Pandemi Masa Kini

    Mediakawasan.id, Tangerang – Penyakit autoimun, seperti lupus, sindrom, artritis reumatoid, psoriasis, miastenia gravis, tiroiditis hashimoto dan multipel sklerosis adalah kelompok penyakit kompleks di mana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit malah menyerang sel – sel sehat karena salah mengenali mereka sebagai ancaman. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala penyakit dan dampak kesehatan yang serius serta berkepanjangan bagi penderitanya.

    Penyakit autoimun ini dapat menyerang siapapun tanpa peduli usia atau jenis kelamin. Autoimun lebih sering ditemukan pada wanita usia produktif.

    Dijelaskan soal autoimun secara spesifik oleh Dr. dr. Stevent Sumantri, SpPD, K-AI, DAA, FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam, konsultan alergi imunologi klinik menyampaikan bahwa jumlah kasus penyakit autoimun ini mengalami peningkatan yang dramatis diseluruh dunia termasuk Indonesia.

    “Terutama pasca pandemi COVID – 19 dan seringkali tidak disadari oleh penderitanya sehingga terlambat terdeteksi” Ungkap Stevent Sumantri dokter spesialis penyakit dalam yang berpraktek di RS Siloam Lippo Village ini menjelaskan, di Tangerang, Rabu (8/5/2024).

    Padahal, menurut Dokter Stevent tingkat keberhasilan pengobatannya lebih besar apabila mendapatkan perawatan sejak dini. Beberapa gejala umum penyakit autoimun yang perlu diwaspadai ialah lemas, kelelahan kronik, nyeri otot, demam ringan, kesemutan, bentol seluruh tubuh, bengkak pada area tertentu, rambut rontok dan kulit kemerahan.

    Ada Sekitar 150 Jenis Penyakit Autoimun

    Soal pencegahan atau deteksi dini, ada baiknya untuk segera konsultasikan ke dokter apabila kondisi berulang dan/atau menetapdalam waktu yang lama (Biasanya lebih dari 6 Minggu).

    Perlu diketahui bahwa setiap orang dapat mengalami gejala yang berbeda – beda tergantung pada jenis dan karakteristik penyakit autoimun tersebut, saat ini diketahui ada lebih dari 150 jenis penyakit autoimun. Apabila tidak ditangani segera, penyakit autoimun dapat berujung komplikasi dan menggagu kualitas hidup seseorang secara keseluruhan, pada beberapa kasus dapat pula berujung pada kematian.

    Menurut Dr. dr. Stevent Sumantri, SpPD, K-AI, DAA, FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam, konsultan alergi imunologi klinik RS Siloam Lippo Village, pengobatan pada autoimun bervariasi dilihat dari jenis dan tingkatan akan dampak fatal penyakitnya. “Hal ini dapat meliputi obat – obatan antiinflamasi, steroid, imunosupresan, dan terapis biologis”, imbuh dokter Stevent.

    Manajemen gaya hidup juga sangat berpengaruh dalam mengelola penyakit autoimun, seperti diet seimbang, olah raga teratur, dan isterahat yang cukup. Pada beberapa pasien tertentu yang mengalami banyak reaksi sensitif, sering diperlukan perencanaan diet dan gaya hidup khusus untuk membantu mengurangi kemungkinan autoimun kambuh kembali.

    Pencegahan dan Penanganan dari RS Siloam Lippo Village

    Akan maraknya penyakit autoimun, manajemen RS Siloam Lippo Village telah melengkapi sejumlah fasilitas yang lengkap dengan tenaga medis profesional guna memberikan perawatan yang optimal bagi penyandang autoimun.

    Hingga sekarang ini, RS Siloam Lippo Village memiliki tim spesialis dan konsultan paripurna untuk penanganan autoimun, mulai dari konsultan alergi imunologi klinik, Reumatologi, Hematologi, Nefrologi, Gastroenterologi, Kardiologi, sampai Gizi klinik dan Rehabilitasi Medik.

    Selain itu, pendukung diagnosis autoimun seringkali memerlukan pemeriksaan laboratorium khusus yang tidak ada di Indonesia, RS Siloam Lippo Village telah menjalin kerjasama dengan Mayo Clinic, USA untuk mendukung hal tersebut. Untuk kenyamanan pasien dan keluarga, telah tersedia juga layanan Siloam at Home bagi pasien yang ingin mendapatkan perawatan lanjutan dari rumah.

    RS Siloam Lippo Village merupakan rumah sakit pertama dari group RS Siloam dan telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan untuk berbagai penyakit dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi. Memiliki lebih dari 250 tempat tidur operasional, rumah sakit ini mampu melayani hingga 1.500 pasien rawat inap serta lebih dari 20.000 pasien rawat jalan setiap bulannya. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Jambi Gelar Edukasi Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Hemoroid

    Siloam Hospitals Jambi Gelar Edukasi Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Hemoroid

    Mediakawasan.id, Jambi – Hemoroid atau umum dikenal ambeien atau penyakit wasir, merupakan penyakit yang dapat dialami semua kalangan masyarakat, khususnya yang telah berusia dewasa.

    Hemoroid, penyakit di bagian saluran cerna yang cukup umum terjadi. Diperkirakan 1 dari 20 orang Amerika memiliki gejala penyakit ini. Di Indonesia, menurut data Departemen Kesehatan (Depkes) tahun 2015, prevalensi penderita ambeien adalah 5,7 persen dari total populasi.

    Walaupun tidak mematikan dan kadang dianggap hal biasa, tetapi dampak timbulnya Ambeien ini membawa banyak efek, yaitu rasa nyeri yang menyakitkan, adanya gatal pada kulit hingga terjadinya pendarahan. 

    Pencegahan dan Penanganan Wasir
    Meskipun secara umum penyakit wasir atau ambeien dianggap hal biasa, lantas apakah ambeien berbahaya?

    Guna memahami definisi, penyebab, gejala, cara mengobati, hingga mitos dan fakta seputar ambeien, dr.Benny Hartono Sp.B, Dokter Spesialis Bedah Siloam Hospitals Jambi menjelaskan, bahwa
    gaya hidup adalah faktor utama seseorang dapat mengalami penyakit wasir, yaitu seseorang yang tidak bisa menjaga pola makan khususnya mengkonsumsi serat dan cairan yang cukup akan memicu munculnya wasir atau ambeien.

    “Selain menjaga pola makan sehat, menghindari duduk terlalu lama dan berolahraga teratur merupakan faktor utama dalam mencegah wasir,” kata dr. Benny Hartono. Sp.B., FINACS, FICS., melalui edukasinya, Selasa (07/05/2024) di kota Jambi.

    Pencegahan selanjutnya adalah menghindari aktivitas duduk yang terlalu lama pun meningkatkan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

    “Usahakan jangan menunda buang air besar dan mengejan saat buang air besar karena itu salah satu faktor yang memicu,” imbuh Benny Hartono.

    Selain itu, kebiasaan terlalu lama saat buang air besar di dalam toilet juga salah satu hal yang bisa mengakibatkan wasir.

    Disarankan menghindari tekanan berlebih pada area panggul, yang dapat meningkatkan risiko terkena wasir.

    Salah satu perawatan mandiri untuk meredakan pembengkakan di area anus yaitu dengan mengompres dingin area tersebut, menjaga kebersihan hingga berendam di air hangat untuk meredakan iritasi dan nyeri pada anus.

    Umum Seputar Penyakit Hemoroid
    Hemoroid atau penyakit wasir ini adalah masalah kesehatan yang terjadi ketika membengkaknya pembuluh darah vena di rektum (bagian ujung usus besar) atau anus. Hal ini bisa dialami oleh siapa saja khususnya kalangan dewasa. 

    Banyak penderita wasir tidak mau memeriksakan keadaannya karena banyak faktor dan cukup mengkonsumsi obat obatan yang di jual secara umum. Yang patut diingat, penanganan penyakit ini ditinjau dari kategori ringan atau tidaknya”, ungkap Dr. Benny Hartono.

    Dalam pemaparannya, dr. Benny Hartono Sp.B., FINACS, FICS., menjelaskan empat kategori atau kelas penyakit wasir dan kesemuanya memiliki penanganan yang berbeda. 

    Pengobatan wasir, meskipun terlihat mudah namun penyakit ini jangan dianggap remeh karena bisa terus berulang bahkan dapat meningkat kategorinya bila tidak ditangani dengan baik. (Red/rlls)

    Dokter Benny menjelaskan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan secara medis apabila penyakit ini sering timbul.

    “Adapun di kota Jambi, RS Siloam Jambi telah memiliki beberapa metode terbaik untuk mengobati wasir sesuai kategori atau tingkatannya,” pungkas Dr. Benny Hartono.

    Gangguan ini kerap terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Namun, insidensi tertinggi penderita ini terjadi pada umur 20 hingga 50 tahun. Sembelit dan harus mengejan dalam waktu lama berpotensi tinggi menyebabkan ambeien. Selain itu, ambeien dapat terjadi pula pada kondisi lain seperti ibu hamil dan penderita penyakit kronis yang menyebabkan peningkatan tekanan di dalam perut. Teori lain kondisi ambeien adalah terjadinya kelainan pada katup vena, adanya hiperplasia vaskuler, dan degenerasi jaringan penyokong pada sekitar dinding anus.

    Penyakit ambeien secara umum dibedakan menjadi dua, yaitu:

    Ambeien internal: muncul pada daerah rektum bagian bawah, benjolan tidak terlihat dan tidak terasa nyeri, ketika BAB keras dapat disertai darah segar dan/atau munculnya benjolan dari lubang anus (prolaps).

    Ambeien eksternal: benjolan tampak di bawah kulit di sekitar anus, dapat menyebabkan rasa gatal, nyeri atau rasa mengganjal, bengkak, dan/atau berdarah

  • Tingkatkan Layanan Bedah Kardiologi dan Bedah Orthopedi, Siloam Hospitals Grup Adakan Simposium

    Tingkatkan Layanan Bedah Kardiologi dan Bedah Orthopedi, Siloam Hospitals Grup Adakan Simposium

    Mediakawasan.id, Kalimantan Timur – Siloam Hospitals Grup mengadakan Simposium bertajuk ‘Progressive Updates in Cardiology and Orthopedics’, di kota Balikpapan, Sabtu, 27 April 2024. Simposium dibuka langsung oleh Direktur Siloam Balikpapan, dr.Kevin Chrisanta Budiyatno MARS.

    Pada kegiatan Simposium, disampaikan secara terkini akan kemajuan bedah kardiovaskular dan bedah orthopedi, termasuk perkembangan teknik operasi secara minimal invasive yang terbaru hingga penatalaksanaannya.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah dokter spesialis dari Siloam Hospitals Grup, yaitu RS Siloam Jantung Diagram, RS Siloam Mampang dan Siloam Hospitals Balikpapan sebagai tuan rumah. Simposium ini juga turut dihadiri oleh ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Balikpapan dr. Natsir Akil Sp. PDKR., Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Kalimantan Timur, dr. Alexander Lelengboto Sp. OT (K).M.Kes., dan ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Balikpapan, dr. Muhammad Iqbal Sp.JP, FIHA.

    Simposium dihadiri oleh lebih dari 60 dokter spesialis, 100 peserta dokter umum dan tenaga medis yang bertugas di area Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya dan sekitarnya.

    Dalam konferensi persnya, Angelia Agustine, Associate Director Commercial Siloam Hospitals Group, mengatakan, banhwa sinergi ilmu dan layanan melalui simposium ini merupakan momentum penting yang sangat bermanfaat, mengingat pesatnya ilmu bedah jantung dan ilmu Orthopedi saat ini. Hal ini juga seiring dengan visi misi Kementerian Kesehatan RI, yaitu menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung dan kelainan Orthopedi yang disebabkan minimnya deteksi dini dan turut dipicu oleh gaya hidup modern pun pola makan.

    “Siloam Hospitals Grup fokus melayani tindakan bedah jantung dan bedah orthopedi dengan peningkatan kapasitas. Pentingnya sinergi ini dilakukan berdasarkan keberadaan para dokter, yang belum merata di sejumlah pulau besar di Indonesia. Melalui Simposium ini, diharapkan para dokter saling mengenal dan bertukar informasi dan tatalaksana yang dapat berdampak pada pelayanan, sehingga rujukan pasien di dalam negeri dapat dioptimalkan”, tutur Angelia.

    Lebih dari itu, lanjut Angelia, “Optimalisasi layanan terkini dan tatalaksana diharapkan agar pasien di Indonesia tidak perlu lagi ke luar negeri dalam mencari pengobatan terbaik yang umumnya terjadi di Malaysia, Singapura, Thailand, India dan negara-negara tetangga lainnya sekitar Indonesia, pun sekaligus sebagai solusi menurunkan angka kematian akan amanat yang diberikan oleh Pemerintah RI.”

    “Karena, dokter spesialis di Indonesia pun telah mampu dalam penanganan secara medis, tatalaksana melalui teknik terkini. Momentum Simposium diharapkan sebagai jembatan penghubung para dokter di daerah guna memenuhi kebutuhan peningkatan layanan”, pungkas Angelia.

    Teknik Bedah Kardiologi dan Bedah Orthopedi Terkini

    ‘State of the Art Coronary Artery Bypass Grafting: Patient Selection, Graft Selection and Optimizing Outcomes” merupakan tema yang disampaikan dokter bedah thorax Siloam Cinere Jantung Diagram, Dr. Heston Napitupulu Sp.BTKV(K)-D, didampingi dokter jantung Siloam Hospitals Balikpapan dr.Perhentian Aruslit Ginting Sp.JP(K), FIHA bertopik “The Management of Acute Coronary Syndromes” dan dr.Christini Muljono Sp.JP yang memaparkan prosedur operasi jantung untuk mengobati penyakit arteri coroner termasuk membahas beberapa poin penting terkait pemilihan pasien, pemilihan sayatan hingga optimisasi hasil outcome.

    Disampaikan Dokter Heston Napitupulu Sp.BTKV(K)-D., penyeleksian pasien dengan indikasi penyakit arteri koroner lanjut atau dengan penyakit multiarteri, pasien dengan stenosis tunggal atau dua arteri yang melibatkan arteri utama kiri biasanya adalah kandidat yang baik untuk CABG.

    “Adapun pemilihan teknik sayatan median sternotomi adalah pendekatan tradisional yang paling umum digunakan. Saat ini, para dokter memberikan opsi lebih minim sayatan agar pemulihan lebih cepat secara minimal invasive berakses endoskopi yang menggunakan medical devices terkini, canggih dan bertujuan untuk optimisasi hasil atau outcome pengendalian intraoperative fungsi jantung, tensi, profil lipid yang baik”, ungkap Heston Napitupulu.

    Dalam kondisi Pascaoperatif untuk pengelolaan nyeri, pencegahan infeksi, rehabilitasi jantung dan kontrol risiko kardiovaskular.

    Teknik minimal invasife arthroscopy

    Selain itu, Rotator Cuff Repair tema yang diusung Prof.Dr.dr.Andri Lubis Sp.OT(K) dari Siloam Hospitals Mampang didampingi oleh salah satu dokter orthopedi Siloam Group dari Siloam Hospitals Balikpapan dr.Adi Aryanto Sp.OT(K) Spine bertopik “Update Management of LBP” dan dr.Alvarez Zevanya Moningka Sp.OT(K) menjelaskan prosedur bedah ortopedi yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pada rotator cuff (sekumpulan tendon yang menghubungkan otot bahu dengan tulang di sekitarnya) yang dapat disebabkan oleh cedera akut, kelebihan penggunaan, atau penuaan dengan menggunakan teknik minimal invasife arthroscopy melalui sayatan kecil untuk memperbaiki tendon yang rusak atau sobek. Setelah perbaikan, tendon biasanya diikat kembali ke tulang dengan bantuan jahitan atau alat khusus.

    Pasca operasi tentunya membutuhkan rehabilitasi untuk memastikan pemulihan yang optimal karena fisioterapi direkomendasikan untuk memperkuat otot bahu dan memulihkan gerakan bahu yang penuh. Maka konsultasikan dengan dokter ortopedi yang tepat untuk menentukan apakah prosedur ini sesuai untuk kondisi tersebut. (red/*)


  • Torehkan Prestasi Dunia, Klinik Blastula IVF Siloam Hospitals Lahirkan Bayi Tabung ke 300

    Torehkan Prestasi Dunia, Klinik Blastula IVF Siloam Hospitals Lahirkan Bayi Tabung ke 300

    Medikawasan.co.id, Palembang qSumsel – Klinik Bayi Tabung, Klinik Blastula IVF kembali mencatatkan prestasi berskala dunia melalui keberhasilannya dalam layanan program bayi tabung, yaitu berhasil menghasilkan kelahiran bayi yang ke 300.

    Kepala Klinik Blastula IVF dokter M. Airul Chakra Alibasya, Sp.OG-KFER, MIGS., mengatakan, angka keberhasilan bayi tabung di Klinik Blastula IVF RS Siloam Sriwijaya ini merupakan yang tertinggi dari rata-rata dunia, karena sejak tiga tahun Klinik Blastula IVF Siloam Hospitals Sriwijaya di kota Palembang beroperasi, telah berhasil melahirkan bayi ke 300 dari program bayi tabung.

    keberhasilan yang diraih oleh Blastula IVF sebesar 55% atau 421 pasien meliputi Fresh pregnancy 40% dari pasien yang di ET, dan FET pregnancy 65% dari pasien yang di FET.

    Ini tingkat keberhasilan yang tinggi dikarenakan menurut data dunia, tingkat keberhasilan program IVF Dunia rata-rata adalah sebesar 35 persen. Adapun tingkat keberhasilan Klinik Blastula IVF Siloam Sriwijaya sebesar 74 persen.

    “Tingkat keberhasilan 74 persen, di ukur dari jarak bayi lahir dari program Blastula IVF yang kami kelola. Yaitu bayi tabung ke 200 lahir hingga bayi ke 300 hanya berjarak 7 bulan. Hasil ini sudah sangat baik. Bahkan untuk pelayanan lebih baik kita selalu update teknologi terbaru,” ungkap Airul, Kamis, (25/04/2024) di Palembang.

    Uniknya, proses kelahiran bayi tabung ke 300 tersebut, melahirkan sepasang bayi alias bayi kembar yang lahir pada 04 April 2024, diberi nama Namira dan Naira oleh kedua orangtuanya, (seperti yang terlihat pada gambar), pasangan suami istri, Satrio Indra Pramana dan Destya Ningsih.

    Sebelumnya pasangan ini hampir 9 tahun menantikan kehadiran anak, hingga akhirnya memutuskan mengikuti program bayi tabung di Klinik Blastula IVF Siloam Hospitals Sriwijaya di kota Palembang.

    Teknologi Terkini tak Perlu Ke Luar Negeri

    Klinik bayi tabung Blastula IVF Siloam Sriwijaya menghasilkan lebih dari  450 kehamilan sejak berdiri pada 21 Januari 2021. Angka tersebut menunjukkan program bayi tabung pada klinik ini mengalami peningkatan rate yang signifikan.

    Terhitung mulai dari bulan Februari 2021 hingga bulan November 2023, tingkat keberhasilan yang diraih oleh Blastula IVF Centre adalah sebesar 55%, terdiri dari :

    764 IVF Cycles
    341 Insemination
    450 Pregnancies
    255 Take Home Babies

    Klinik ini mampu menghasilkan lebih dari  450 kehamilan dan hingga April 2024 telah lahir bayi ke 300, sejak Klinik Bayi tabung ini resmi berdiri pada 21 Januari 2021.

    Pasiennya berasal dari kota Palembang, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Medan, Pekanbaru, Padang, bahkan dari Pulau Jawa, Sulawesi juga dari Kalimantan. 

    “Dengan kemampuan diatas rata-rata didukung layanan medis unggulan dan keberadaan teknologi yang kami miliki, jadi kami sarankan masyarakat Indonesia yang sangat ingin memiliki keturunan, tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mengikuti proses kelahiran bayi melalui program bayi tabung”, ungkap Airul.

    Bayi pertama lahir pada Oktober 2021. Kemudian bayi ke 100 lahir pada September 2022, bayi ke 200 lahir pada September 2023 dan bayi ke 300 lahir pada 4 April 2024. 

    Tingkat keberhasilan yang dicapai oleh Blastula IVF Siloam Sriwijaya merupakan, tingkat keberhasilan yang sangat luar biasa.

    Bahkan tingkat keberhasilan program Blastula IVF IVF melebih di atas rata-rata dunia sebesar 35 persen.

    “Biaya melakukan program bayi tabung di Klinik Blastula IVF Center ini mulai dari nominal Rp. 65 juta dengan melihat sejumlah faktor, yaitu usia Pasutri, kondisi dan permasalahan masing-masing pada pasien,” tutup Airul. (red/*)


  • Nikmati Kemewahan Layanan Kesehatan Bedah Orthopedi dan Bedah Vaskular di RS Premier Bintaro

    Nikmati Kemewahan Layanan Kesehatan Bedah Orthopedi dan Bedah Vaskular di RS Premier Bintaro

    Mediakawasan.id, BINTARO – RS Premier Bintaro (RSPB) berkolaborasi dengan BMW Indonesia menyediakan layanan kesehatan premium pengantaran pasien pasca operasi kasus bedah orthopedi dan bedah vaskular. Kesepakatan kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan patient experience RSPB.

    Penandatanganan kerjasama ini dilakukan dengan PT. Bestindo Car Utama, selaku distributor BMW pada hari Selasa, 23 April 2024 di Ballroom Krakatau RSPB. Acara ini dihadiri oleh top manajemen dari kedua belah pihak, para dokter spesialis, dan pasien pasca operasi tulang belakang dengan menggunakan teknologi Robotic Spine Surgery (Robbin) RSPB.

    Terobosan ini dilakukan bukan hanya semata untuk memberikan kemewahan, tapi menitikberatkan pada kenyamanan pasien. Dengan patient experience yang baik, diharapkan rumah sakit dapat mengukur aspek yang dianggap penting oleh pasien, sehingga pelayanan yang disediakan tidak hanya berorientasi pada kepentingan rumah sakit tetapi juga mengutamakan kepentingan pasien atau pasien sentris. Pengukuran ini merupakan strategi pengembangan mutu pelayanan yang tentunya berujung pada kepuasan pasien.

    “Di RSPB kami sangat mengedepankan sebuah pelayanan kesehatan yang holistik, dengan memastikan proses perjalanan pasien dari mulai pendaftaran sampai dengan kepulangan berjalan dengan memuaskan. Berbagai program telah kami implementasikan seperti peningkatan secara digital experience serta kali ini kolaborasi pengantaran pasien menggunakan kendaraan mewah. Kami tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus berinovasi serta berkontribusi bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar CEO RS Premier Bintaro, dr. Martha M.L. Siahaan, SH., MARS, MH.Kes.

    “Dengan terciptanya patient experience yang baik selama dalam proses patient journey, pasien tidak hanya mendapatkan perawatan medis namun juga merasakan kenyamanan dan support menyeluruh dalam proses penyembuhan dan pemulihannya. Hal ini sangat penting, tidak hanya bagi pasien dan Rumah Sakit agar dapat meningkatkan loyalitas pasien,” papar dr. Martha.

    Lanjutnya, “Untuk skala yang lebih luas, kualitas dan fasilitas pelayanan yang diberikan bertaraf internasional, sehingga diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam negeri dapat meningkat, dan mengurangi jumlah pasien yang berobat ke luar negeri,” tutup dr. Martha.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai RS Premier Bintaro dan pelayanan kesehatan yang ditawarkan, silakan kunjungi situs resmi kami di https://www.rspremierbintaro.com/

    (red/*)

  • Cegah Hiperglikemia dan Hipoglikemia Saat Mudik

    Cegah Hiperglikemia dan Hipoglikemia Saat Mudik

    Mediakawasan.id, BSD CITY- Sebentar lagi memasuki musim mudik. Agar mudik berjalan dengan lancar, kondisi badan perlu dijaga. Pasalnya, mudik membutuhkan fisik yang prima. Terlebih jika jarak mudik yang Anda tempuh cukup jauh. Banyak orang yang sakit saat mudik karena tidak memperhatikan kondisi tubuhnya.

    Kurang mengonsumsi makanan atau sebaliknya mengonsumsi makanan yang mengandung gula secara berlebihan seringkali menjadi sumber gangguan kesehatan saat mudik, yaitu hipoglikemia dan hiperglikemia. Keduanya dapat mengganggu momen mudik Anda. Pastikan mencegahnya agar kedua kondisi ini timbul saat mudik dan menyusahkan Anda.

    Lebih jauh dengan hiperglikemia, berikut penjelasan Dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, DCD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD.

    Apa itu hiperglikemia?

    Hiperglikemia adalah kondisi tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Umumnya kondisi ini ditemukan pada penyandang diabetes. Hiperglikemia bisa terjadi selama mudik bila Anda tidak mengontrol konsumsi makanan dan minuman Anda. Misalnya mengonsumsi teh manis, kolak, atau hidangan manis khas bulan Ramadan lainnya secara berlebihan.

    Gejala yang ditimbulkan oleh kondisi hiperglikemia bisa berupa:

    Rasa haus atau lapar terus menerus

    Pusing

    Pandangan kabur

    Sering buang air kecil

    Bila kadar gula darah dibiarkan tinggi dalam waktu lama, hiperglikemia dapat meningkatkan risiko diabetes. Sedangkan bagi penyandang diabetes kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi akut, seperti ketoasidosis diabetik.

    Cara mencegah hiperglikemia saat mudik

    Agar terhindar dari gejala mengganggu hiperglikemia, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya, yaitu:

    Menghindari makanan dan minuman tinggi gula

    Umumnya hidangan buka puasa atau lebaran identik dengan makanan manis. Oleh karena itu selama mudik hindari mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan. Terutama teh manis. Minuman ini sering menjadi minuman favorit selama bulan puasa dan lebaran sehingga tanpa sadar seseorang bisa mengonsumsi gula secara berlebihan. Sebagai alternatif, Anda bisa meminum teh tawar.

    Perbanyak konsumsi serat

    Mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran hijau dan buah-buahan dapat membantu Anda terhindar dari hiperglikemia saat mudik. Makanan berserat memang tidak dapat mengurangi kadar gula darah secara langsung. Namun mengonsumsinya dapat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan lama sehingga terhindar dari keinginan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis

    Banyak minum air putih

    Mengonsumsi air putih dapat membantu mencegah tingginya kadar gula darah. Air bermanfaat membantu ginjal membuang semua kelebihan gula dalam darah lewat air seni.Selain itu, minum banyak air putih dapat mencegah Anda dari dehidrasi selama mudik.

    Tidur yang cukup

    Kurang tidur dapat memicu tingginya kadar gula darah. Saat mudik, hal ini sering terjadi. Oleh karena itu persiapkan waktu istirahat Anda saat mudik untuk mencegah kurang tidur.

    Hindari stres

    Macet dan kelelahan selama mudik dapat membuat seseorang stres. Hal ini dapat memicu tingginya kadar gula darah. Oleh karena itu, pastikan pikiran Anda serileks mungkin selama mudik agar terhindar dari hiperglikemia.

    Cek gula darah

    Anda bisa mampir ke apotek untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kadar gula darah. Bila gula darah sedang tinggi, lakukan cara di atas untuk menurunkannya.

    Apa itu hipoglikemia?

    Kebalikan dari hiperglikemia, hipoglikemia adalah kondisi rendahnya gula darah dalam tubuh. Penyebab utamanya adalah kurang makan atau berlebihnya konsumsi obat diabetes pada penyandang diabetes.

    Gejala dari kondisi ini juga bisa mengganggu situasi mudik Anda. Beberapa di antaranya adalah:

    Gelisah

    Gemetaran

    Jantung berdetak kencang

    Keringat dingin

    Lapar

    Pusing

    Linglung

    Cara mencegah hipoglikemia saat mudik

    Pastikan makan dengan cukup saat berbuka atau sahur

    Makan atau minum minuman manis seperti jus atau teh manis saat timbul gejala hipoglikemia

    Hiperglikemia dan hipoglikemia adalah dua kondisi kesehatan yang dapat mengganggu mudik Anda. Untungnya, cara mengatasinya cukup mudah. Jika Anda kelebihan gula, hindari makanan dan minuman manis. Sementara jika kekurangan gula, konsumsi lah makanan dan minuman manis. Namun pastikan jumlahnya tidak berlebihan. Jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter, terutama bagi penyandang diabetes yang akan mudik, yaitu terkait pengaturan obat. Bila gejala tetap berlanjut meski sudah melakukan cara pencegahan, lekaslah hubungi dokter. (red/*)

  • 7 Cara Cegah Low Back Pain Saat Mudik

    7 Cara Cegah Low Back Pain Saat Mudik

    Mediakawasan.id,  BSD CITY- Bagi Anda yang akan mudik menggunakan mobil, waspadai low back pain. Menyetir berjam-jam dapat membuat punggung bawah Anda pegal atau nyeri. Pastinya hal ini akan mengganggu perjalanan mudik Anda. Namun tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mencegah hal ini. Yuk simak tips dan penjelasan dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine, Dokter Spesialis Ortopedi dan Tulang Belakang Eka Hospital BSD :

    1. Ubah posisi duduk secara berkala

    Entah Anda yang membawa mobil atau sebagai penumpang, duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama dapat menyebabkan low back pain. Oleh karena itu pastikan mengubah posisi duduk secara berkala.

    2. Gunakan bantalan di kursi

    Agar punggung bawah tidak mengalami tekanan terlalu banyak, selipkan bantal antara punggung bawah dan tempat duduk Anda. Jika tidak ada bantal, Anda bisa menggunakan handuk yang digulung.

    3. Lakukan peregangan

    Sebelum mengemudi atau duduk di mobil Anda dapat melakukan peregangan di area pinggang dan punggung belakang. Lakukan hal ini tiap kali Anda melipir untuk istirahat. Momen macet panjang bisa Anda gunakan untuk peregangan. Idealnya Anda perlu beristirahat setiap 1 – 2 jam perjalanan.

    4. Minum yang cukup

    Saat melakukan perjalanan panjang, pastikan untuk minum air putih dengan cukup. Hal ini akan mencegah dehidrasi yang dapat membuat low back pain makin parah.

    Paling tidak konsumsi delapan gelas air putih dalam sehari. Letakkan tempat minum Anda di tempat yang mudah dijangkau.

    5. Jangan merokok

    Merokok dapat menghalangi darah membawa nutrisi ke tulang punggung. Itu sebabnya jika Anda merokok saat melakukan perjalanan jauh, risiko low back pain akan semakin besar. Maka dari itu, sebisa mungkin berhentilah merokok sepanjang perjalanan mudik Anda.

    6. Hindari mengangkat beban berat

    Saat mudik, hindari membawa beban berat. Pasalnya beban berat dapat membebani punggung bawah sehingga membuatnya sakit atau nyeri.

    Jika memang harus mengangkat beban berat, pastikan Anda melakukannya dengan postur yang benar. Caranya, pastikan posisi dengkul tertekuk saat Anda ingin mengangkat barang. Dekatkan barang ke perut saat Anda ingin mengangkatnya. Gunakan otot kaki untuk mengangkat, jangan gunakan otot pinggang.

    Jika Anda harus memindahkan barang secara horizontal, pastikan gunakan gerakan mendorong dibandingkan gerakan menarik. Menarik dapat memberikan beban berat pada area punggung bawah.

    7. Kosongkan dompet

    Meletakkan dompet penuh di bagian belakang celana dapat membuat posisi duduk Anda tidak seimbang. Hal ini dapat menyebabkan punggung belakang Anda sakit. Cara mencegah low back pain dapat dilakukan dengan mengosongkan isi dompet Anda, atau pindahkan dompet dari kantong Anda ke tempat lain agar posisi duduk Anda nyaman.

    Cara-cara di atas cukup ampuh untuk mencegah low back pain. Namun apabila low back pain tetap terjadi, tak ada salahnya meminta bantuan orang lain untuk memijat punggung bawah atau memberikan kompres es pada Anda. Jika low back pain tetap bertahan, segera kunjungi dokter. (red/*)

  • Layanan Baru Diperkenalkan Siloam Hospitals Manado

    Layanan Baru Diperkenalkan Siloam Hospitals Manado

    Mediakawasan.id, Manado – Siloam Hospitals Manado (SHMN) telah meluncurkan layanan inseminasi sebagai salah satu layanan terbaru dan unggulan.

    Dijelaskan CEO Siloam Hospitals Manado Prof. Dr. Herman Karamoy, MSi Ak CA melalui Direktur dr. Liany Mokoginta, layanan inseminasi di SHMN telah tersedia sejak awal Tahun 2023. Meskipun telah melayani 10 pasien sejak dibuka, dr Liany menyatakan bahwa jumlah tersebut masih tergolong sedikit karena masih kurang masyarakat yang tahu bahwa di Sulawesi Utara telah ada layanan inseminasi yakni di Siloam Hospitals Manado.

    dr Liany berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini di SHMN tanpa harus mencari layanan serupa di luar negeri.

    Selain layanan inseminasi, SHMN juga terus mengembangkan layanan unggulan lainnya, seperti MCU terintegrasi (integrated medical checkup) dan klinik olahraga (sport clinics).

    “Klinik olahraga tidak hanya menyediakan layanan bagi pasien yang mengalami cidera olahraga, tetapi juga mencakup fase sebelum cidera, selama cidera, dan pemulihan setelah cidera,” terang dr Liany, pada Jumat, (5/4).

    Adapun Prof. Dr. Edwin De Queljoe, Sp.And (K), menjelaskan bahwa inseminasi merupakan metode fertilisasi alternatif yang digunakan oleh pasangan yang mengalami kesulitan kehamilan karena masalah kesuburan baik pada pria maupun wanita. Prosedur medis inseminasi di SHMN ditangani langsung oleh dokter spesialis, antara lain Prof. Dr. Edwin De Queljoe, Sp.And – Spesialis Andrologi, Dr. Lismaniah, Sp. AK – Spesialis Akupunktur, dan Dr. Diane Paparang, Sp.GK – Spesialis Gizi Klinik.

    Selain itu, Kepala Divisi Bisnis SHMN, Ir. Reza Richard Lonardy, sebelumnya juga menjelaskan tentang salah satu layanan unggulan, yaitu Medical Check Up (MCU), yang hasilnya diakui oleh beberapa Kedutaan Besar yang bekerja sama untuk keperluan perjalanan luar negeri. Hal ini karena setiap tahun MCU Siloam disertifikasi untuk kualitas dan standarnya. Saat ini, SHMN telah terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). SHMN juga terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi My Siloam serta menyediakan layanan gawat darurat 24 jam. (Red/rlls)

  • Waspada Nyeri Dada akibat Serangan Jantung

    Waspada Nyeri Dada akibat Serangan Jantung

    Mediakawasan.id, BSD City- Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian. Berdasarkan data, satu orang meninggal setiap 34 detik karena penyakit kardiovaskular. Sekitar 697.000 orang di Amerika Serikat meninggal karena penyakit jantung pada tahun 2020.

    Serangan jantung adalah kondisi saat otot jantung tidak mendapatkan aliran darah secara mendadak karena hambatan aliran darah. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani karena fungsi jantung terganggu untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

    Serangan jantung tergolong penyakit serius dan berbahaya. Selain kematian jika tak tertangani, ada beberapa komplikasi berbahaya yang muncul seperti gagal jantung, gangguan irama jantung atau aritmia, henti jantung dan syok kardiogenik.

    Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital BSD, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA mengatakan ada sejumlah gejala nyeri dada dan gejala pada penyakit jantung koroner. Antara lain:

    1. Radiasi ke kedua lengan/tangan

    2. Radiasi ke pundak/lengan kanan

    3. Nyeri di dada tengah

    4. Nyeri memberat dengan aktivitas

    5. Disertai keringat dingin

    6. Muntah-muntah

    7. Sesak napas

    8. Rasa seperti tercekik

    9. Nyeri di daerah gigi

    Tindakan yang Perlu Dilakukan:

    Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala serangan jantung, penting untuk segera mengambil langkah-langkah berikut:

    1. Panggil Layanan Darurat: Hubungi nomor darurat segera untuk mendapatkan bantuan medis.

    2. Jangan Menunda: Jangan menunda atau mencoba menangani sendiri gejala tersebut. Setiap detik sangat berharga selama serangan jantung.

    3. Mengambil Obat Darurat (Jika Diberikan): Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sudah memiliki obat darurat untuk serangan jantung, seperti nitrogliserin, gunakan sesuai petunjuk dokter.

    4. Menunggu Bantuan: Sementara menunggu bantuan medis tiba, cobalah untuk tetap tenang dan nyaman. Duduk atau berbaring dalam posisi yang nyaman, tetapi jangan berusaha melakukan aktivitas fisik yang berat.

    Diagnosis serangan jantung

    Ada beberapa cara dokter untuk mendiagnosis serangan jantung seperti:

    1. Pemeriksaan fisik dan menilai jantung dengan stetoskop.

    2. Tes elektrokardiogram (EKG) untuk melihat kerusakan jantung apabila terjadi perubahan kelistrikan jantung.

    3. Tes darah (enzim jantung) untuk melihat kerusakan jantung dan memastikan serangan jantung.

    4. Angiografi koroner dengan cara memasukkan cairan ke pembuluh darah menggunakan x-ray untuk melihat proses aliran darah ke jantung, dilakukan jika kondisi pasien stabil.

    5. CT-scan jantung dan MRI jantung untuk mengetahui tingkat kerusakan jantung.

    6. Uji radionuklir untuk mengukur aliran darah menuju otot jantung.

    7. Ekokardiografi (USG jantung) baik dengan atau tanpa stress test untuk melihat lokasi kerusakan jantung.

    8. Rontgen dada untuk melihat kondisi jantung ada pembesaran atau ada cairan pada paru-paru.

    9. Treadmill test untuk mengukur respons kerja jantung dan pembuluh darah ketika beraktivitas.

    MYCardia Eka Hospital – Pusat Aritmia Jantung & Intervensi

    Beruntungnya kini sudah ada MYCardia Eka Hospital sebagai pusat layanan jantung dan pembuluh darah yang lengkap dan dapat menangani berbagai masalah dan gangguan jantung serta pembuluh darah.

    Sebagai pusat aritmia dan kelistrikan jantung, MYCardia Eka Hospital dilengkapi dengan teknologi terbaru, salah satunya ablasi beku (cryoablation). Dengan teknologi ini tindakan ablasi aritmia jantung bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

    Ada juga pemasangan alat pacu jantung untuk mengobati aritmia jantung. Tim dokter dari MYCardia Eka Hospital bahkan sudah mencatat prestasi atas keberhasilan pemasangan alat pacu jantung terkecil di dunia atau Micra sebagai terobosan terbaru di dunia kedokteran Indonesia. (red/*)

  • Hati-Hati Anak Mudah Lelah, Bisa Jadi Penyakit Jantung Bawaan!

    Hati-Hati Anak Mudah Lelah, Bisa Jadi Penyakit Jantung Bawaan!

    Mediakawasan.id, Tangerang – RS Siloam Lippo Village pada hari ini mengadakan media gathering dengan tema penyakit jantung pada anak-anak. Di Indonesia, didapatkan 4.8 juta kehamilan setiap tahunnya dengan 3 anak dari setiap 1.000 kelahiran menderita penyakit jantung bawaan. Prevalensi kelainan jantung pada anak membuat pemeriksaan kesehatan janin dan anak-anak menjadi penting dilakukan.

    Penyakit jantung bawaan merupakan suatu kelainan struktural atau fungsi pada jantung atau pembuluh darah besar pada jantung yang muncul sejak lahir. Kelainan tersebut menyebabkan aliran darah terganggu atau bahkan tersumbat dan seringkali baru terdiagnosa saat anak sudah lebih besar dan aktif. Salah satu penyakit jantung bawaan yang dapat terjadi di luar kendali adalah Ventricular Septal Defect (VSD) di mana terdapat lubang di jantung yang menyebabkan bercampurnya aliran darah pada jantung kanan dan kiri.

    Kelainan jantung dapat muncul akibat perkembangan abnormal dari jantung saat bayi masih di dalam kandungan. Gejala klinis dapat bervariasi tergantung pada berat atau ringannya derajat penyakit. Ada yang tidak bergejala, namun ada juga yang mengalami kondisi berat hingga mengancam nyawa dan membutuhkan penanganan segera. Beberapa gejala umumnya termasuk anak tampak mudah lelah saat makan/minum, sesak nafas, berdebar-debar, mudah berkeringat, dan kebiruan. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak apabila tidak ditangani segera.

    Menurut Dr. dr. Rubiana Sukardi, SpA (K), dokter spesialis anak konsultan kardiologi RS Siloam Lippo Village, kini penanganan kelainan jantung bawaan dapat dilakukan tanpa pembedahan dengan cara kateterisasi pada sebagian kasus. Katetersasi dapat dilakukan untuk menutup defek pada jantung hanya dengan satu tusukan kecil dari luar kulit, sehingga pasien dapat lebih cepat pulih dan keluar dari rumah sakit.

    “Beberapa kelainan pada jantung anak termasuk Atrium Septal Defect (ASD), Ventricle Septal Defect (VSD), Patent Ductus Arteriosus (PDA), atau Tetralogy of Fallot (TOF) dapat di deteksi dari dalam kandungan. Pada kasus jantung bawaan yang memerlukan pembedahan, saat ini tindakan bedah operasi jantung sudah dapat dilakukan dengan cara minimal invasif dimana sayatan tidak dilakukan di tengah dada melainkan dari samping sehingga bekas luka operasi dari pertimbangan estetik akan lebih baik dan lebih kecil”, tambah dr. Budi Rahmat, SpBTKV (K) selaku dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular konsultan bedah pediatrik RS Siloam Lippo Village.

    Impian setiap orang tua tentunya memiliki buah hati yang sehat, namun, kesehatan anak terkadang dapat terjadi di luar dugaan. RS Siloam Lippo Village hadir dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga medis yang profesional untuk memberikan perawatan yang optimal bagi pasien jantung anak. Untuk kenyamanan pasien dan keluarga, telah tersedia juga layanan Siloam at Home bagi pasien yang ingin mendapatkan perawatan lanjutan dari rumah.

    RS Siloam Lippo Village merupakan rumah sakit pertama dari Grup RS Siloam dan telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan untuk berbagai penyakit dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi. Memiliki lebih dari 250 tempat tidur operasional, rumah sakit ini mampu melayani hingga 1.500 pasien rawat inap serta lebih dari 20.000 pasien rawat jalan setiap bulannya. (Red/*)