Category: Kesehatan

  • Penggantian Lutut dengan Teknologi Robotik, Makin Memperlengkap Lini Inovasi Baru dari Eka Hospital

    Penggantian Lutut dengan Teknologi Robotik, Makin Memperlengkap Lini Inovasi Baru dari Eka Hospital

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Eka Hospital Group, yang dikenal sebagai pelopor dalam pelayanan kesehatan dengan teknologi medis, dengan bangga mengumumkan peluncuran solusi robotik mutakhir untuk operasi penggantian lutut. Peluncuran alat yang digelar di kawasan Marketing Office BSD City pada Selasa, (16/7), menghadirkan drg. Rina Setiawati selaku Chief Executive Officer (CEO) Eka Hospital Group, Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine, FICS, Ph.D sebagai Chairman Gatam Institute Eka Hospital Group beserta tim Konsultan Hip & Knee Eka Hospital Group.

    Saat ini teknologi robot telah banyak digunakan dalam dunia kesehatan karena kemampuannya yang unggul dalam memberikan hasil operasi yang lebih presisi. Teknologi Robotik Velys, yang diperkenalkan oleh Gatam Institute Eka Hospital, merupakan generasi baru yang dirancang khusus untuk mendukung dokter bedah ortopedi dalam prosedur penggantian sendi lutut dengan akurasi tinggi. Kehadiran teknologi robotik bertujuan mengganti dan memperbaiki sendi lutut yang sudah rusak dengan menghilangkan bagian tulang dan tulang rawan yang rusak, serta mengganti sendi lutut dengan implan baru.

    Menurut Chairman Gatam Institute Eka Hospital Group, Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT(K) Spine, FICS, Ph.D, dengan kehadiran teknologi baru ini dapat merevolusi cara dokter bedah melakukan prosedur penggantian lutut secara lebih modern, cepat dan memberikan hasil yang lebih presisi, efisien, dan meminimalkan risiko bagi pasien.

    “Dengan teknik robotik ini, kami para dokter mendapatkan panduan secara lebih jelas, termasuk perhitungan anatomi untuk mengetahui titik tulang atau sendi yang harus diangkat dan pada sudut mana sendi lutut buatan harus ditempatkan. Selain itu bagi Gatam Institute sendiri, teknologi ini semakin melengkapi jajaran alat canggih yang sudah ada sebelumnya ”, ungkapnya di sela-sela press conference.

    Keunggulan dari operasi dengan menggunakan teknik robotik dibandingkan dengan metode konvensional antara lain meliputi pemulihan yang lebih cepat, waktu rawat inap yang lebih singkat, perbaikan rentang gerak pasien yang lebih baik setelah operasi, serta pengalaman pasien yang lebih minim sakit.

    Dengan kehadiran teknologi robotik ini, pasien diharapkan dapat merasakan manfaat dari hasil operasi yang lebih baik dan pemulihan yang lebih cepat, sehingga menunjukkan komitmen Eka Hospital Group dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

    “Adopsi teknologi robotik ini memungkinkan kami untuk tidak hanya meningkatkan daya saing rumah sakit dalam negeri tetapi juga menarik kembali pasien yang sebelumnya cenderung mencari perawatan di luar negeri. Dengan ini, kami berkontribusi pada visi pemerintah untuk mengembangkan sektor kesehatan domestik, memperkuat ekonomi lokal, dan mengurangi defisit neraca perdagangan di bidang medis”, ungkap CEO Eka Hospital, drg. Rina Setiawati.

    Dengan menyampaikan pesan ini, kami berharap dapat memperjelas komitmen kami dalam mendukung agenda pemerintah serta memberikan solusi terbaik bagi masyarakat Indonesia. (Red/rlls)

  • Indah Kiat Bersama Eka Hospital Lakukan Penyuluhan Kesehatan dan pengetahuan terkait HIV/Aids dan Bahaya Narkoba di Pakualam

    Indah Kiat Bersama Eka Hospital Lakukan Penyuluhan Kesehatan dan pengetahuan terkait HIV/Aids dan Bahaya Narkoba di Pakualam

    Mediakawasan.id, Tangerang – PT. Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Tangerang bersama Eka Hospital melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggelar penyuluhan kesehatan di Aula Kelurahan Pakualam, Serpong Utara.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Pakualam, Sukron Makmun dan diikuti oleh kurang lebih 50 kader kesehatan binaan IKPP Tangerang.

    Head Of CSR IKPP Tangerang, Lily Yulianingsih menerangkan, tujuan dari kegiatan ini adalah program pelayanan dan penyuluhan kesehatan yang rutin dilakukan pada setiap tahunnya.

    Lily mengungkapkan, pihaknya melakukan penyuluhan kesehatan dengan topik yang diinginkan oleh para kader, sehingga tidak membosankan.

    “Karena umur peserta kurang lebih berada di 50 sampai 60 tahun, jadi kita pilih sesuai dengan umur pesertanya temanya adalah persiapan menjalani massa manopouse dengan bahagia,” ujarnya, Jumat (5/7/2024).

    Selain penyuluhan kesehatan, lanjut Lily, pihaknya bersama Eka Hospital juga melakukan cek kesehatan gratis kepada para kader.

    Menurutnya, bagaimanapun para kader ini merupakan garda terdepan masyarakat yang tentunya harus sehat.

    “Eka Hospital jalan bareng sama kita, masyarakat binaan Indah Kiat, medical check up dari Eka Hospital,” terangnya.

    Lily berharap, dengan adanya penyuluhan ini masyarakat bisa lebih peka akan kesehatan, terlebih para kader yang merupakan kepanjangan tangan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

    “Jadi sebelum masyarakat ini sehat, para kader ini harus sudah memiliki pengetahuan, tentunya mereka biaa membantu dan mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

    Ditempat dan waktu yang sama Perusahaan yang memproduksi kertas juga memberikan pengetahuan terkait pencegahan penyebaran virus HIV/Aids serta bahaya Narkoba, diharapkan dengan penyuluhan ini para kader dapat menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat luas, sehingga penyebaran virus HIV/Aids dan Narkoba dapat ditekan, hal ini disampaikan oleh Doni Gunawan staff K3 PT. Indah kiat.

    Sementara itu, Lurah Pakualam, Sukron Makmun mengucapkan terima kasih kepada IKPP Tangerang bersama Eka Hospital yang telah melakukan penyuluhan kepada kader kesehatannya.

    “Saya berharap para kader bisa belajar banyak dari penyampaian dokter-dokter handal mengenai kesehatan,” tutupnya.(Red/*)

  • Cara Mencegah dan Mengobati Glaukoma, Ini Tips Sehat dari Siloam Hospitals Buton

    Cara Mencegah dan Mengobati Glaukoma, Ini Tips Sehat dari Siloam Hospitals Buton

    Mediakawasan.id, Buton – Dokter Spesialis Mata dari Siloam Hospitals Buton (Rumah Sakit Siloam Buton) mengingatkan masyarakat agar ‘aware’ atau peduli menjaga kesehatan organ mata sejak dini.

    Kepedulian akan organ mata dapat dilakukan orang tua melalui pola makan sang anak, yaitu konsumsi makanan yang mengandung vitamin A. Selain itu deteksi dini melalui Screening atau tes mata ke rumah sakit setiap 2- 5 tahun sekali.

    “Rusaknya organ mata kerap terjadi akibat tekanan tinggi pada saraf mata, yaitu timbulnya Glaukoma. Karena tanpa deteksi dini dan perawatan medis, penyakit glaukoma ini akan mengakibatkan kebutaan permanen”, ungkap dr. Yosylina Pramudya Sp.M., pada edukasi bincang sehat yang dihelat RS.Siloam Buton, bertajuk “Waspada Glaukoma, Si Pencuri Penglihatan, Kenali Tandanya Sejak Dini”, Jumat, (28/06/2024) di kota Buton.

    Pada edukasinya, Yosylina Pramudya menjelaskan akan Glaukoma yang terkorelasi adanya tekanan tinggi pada saraf mata. Pun Glaukoma berbeda dengan katarak, sering tidak bergejala, dapat diderita dari segala usia atau gender, kerusakan saraf mata dapat perlahan dan progresif.

    Gejala Glaukoma
    Glaukoma adalah kondisi mata dengan saraf optik yang rusak atau tidak menjalankan fungsinya yang akan mengirim “visual” dari mata ke organ otak.
    Hal tersebut disebabkan oleh tekanan tinggi pada mata secara periodik bahkan bisa pula terjadi dari tekanan normal pada mata dan terjadi disemua usia tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa.

    “Dan kondisi tersebut juga tidak memiliki tanda-tanda peringatan. Efeknya bertahap sehingga pengidapnya tidak menyadari perubahan penglihatan pada tahap selanjutnya”, ungkap Yoslina. Karenanya penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur yang juga mencakup pengukuran tekanan mata.

    Jenis Glaukoma
    Jenis – jenis Glaukoma adalah :

    Menurut bentuk anatomis bola mata, dibagi menjadi glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. Adapula glaukoma juga dapat terjadi pada bayi (glaukoma kongenital), glaukoma sekunder (apabila ada penyebab lain dari penyakit lain).

    Dalam edukasinya, dr. Yosylina Pramudya Sp.M., dari Siloam Hospitals Buton menjelaskan faktor resiko glaukoma meliputi usia lebih dari 60 tahun, degeneratif atau keturunan yang umum diketahui dari bentuk bola mata), faktor hipertensi, jantung, anemia, penderita rabun dekat atau rabun jauh, cedera pada mata bahkan penggunaan obat tetes mata yang tidak dianjurkan medis.

    “Karenanya sekali lagi saya tekankan bahwa deteksi dini menjadi kunci dengan memperhatikan gejala seperti nyeri pada mata, berkurang atau tidak sama sekali pada penglihatan tepi, adanya bayangan lingkaran melihat cahaya dan penglihatan makin lama makin menyempit dan mata berkabut serta bola mata tampak membesar umumnya terjadi pada bayi yg mengalami glaukoma.”, pungkas Yosylina Pramudya, Dokter Spesialis Mata dari Rumah Sakit Siloam yang berlokasi di bilangan sultan Hasanuddin 58, Kota Bau Bau, Buton Sulawesi Tenggara ini. (Red/rlls)

  • Komitmen Menjaga Mutu dan Layanan Selama 10 Tahun, RS Siloam Purwakarta Diapresiasi PJ Bupati

    Komitmen Menjaga Mutu dan Layanan Selama 10 Tahun, RS Siloam Purwakarta Diapresiasi PJ Bupati

    Mediakawasan.id, Purwakarta-Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan menghadiri syukuran perayaaan hari lahir Siloam Hospitals Purwakarta di gedung bagian selatan, Minggu, (23/06/2024). Lebih dari 1000 peserta mengikuti kegiatan perayaan usia 10 tahun RS Siloam Purwakarta.

    Pada kesempatan tersebut, PJ Bupati Benni Irwan mengingatkan agar mutu layanan kesehatan yang telah dilakukan manajemen Rumah Sakit (RS) Siloam Purwakarta kepada seluruh lapisan masyarakat hingga usia ke 10 tahun tetap di jaga, termasuk agar meningkatkan fasilitas yang semakin modern.

    “Kami ucapkan selamat untuk RS Siloam Purwakarta atas seluruh kinerja dan layanan bagi masyarakat hingga di usianya yang ke 10 tahun. Hal ini agar tetap dipertahankan dengan dukungan fasilitas modern dari pihak manajemen,” tutur Benni Irwan, yang ikut disaksikan Direktur RS Siloam Purwakarta, dr. Irwan Gandana, Kadisporaparbud Mohamad Ramdhan, perwakilan Dinas Kesehatan Purwakarta, Forkompincam Kecamatan Bungursari, para mitra dan rekanan Rumah Sakit, Klinik, Perusahaan dan Asuransi serta ratusan warga sekitar lingkungan.

    Direktur RS Siloam Purwakarta, dr. Irwan Gandana, menyampaikan rasa syukur dan rasa terimakasihnya kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan warga juga masyarakat.

    “Di Usia 10 Tahun RS Siloam Purwakarta, kami berharap dapat terus mengembangkan pelayanan sehingga memenuhi harapan dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di Purwakarta”, pungkas Irwan Gandana.

    Perjalanan Layanan Satu Dekade

    Ditunjang letaknya yang strategis di persimpangan kabupaten Purwakarta, Subang, dan Karawang, RS Siloam Purwakarta sejak 2014 telah menjadi penyedia layanan kesehatan terpercaya dan berkualitas tinggi dengan biaya terjangkau.

    RS Siloam Purwakarta, yang telah terakreditasi Paripurna dari KARS pada 2017, menyediakan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dengan keunggulan di Bidang Jantung, Saraf dan Trauma dilengkapi dengan Catheterization Laboratory (Cathlab), CT Scan 64 Slices, C-Arm, ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), Endoscopy, Laparoscopy dan peralatan medis terkini lainnya.

    Sebelumnya pada 2022, manajemen melakukan penambahan gedung sebagai bentuk peningkatan layanan berkelas internasional sekaligus meluncurkan layanan Siloam Home Care guna mutu pelayanan kesehatan yang berfokus kepada kemudahan, kecepatan dan kenyamanan pasien di rumahnya.

    Pada 2023 RS Siloam Purwakarta menyediakan layanan Executive Clinic, adalah pelayanan rawat jalan spesialis dan subspesialis non-reguler dalam satu ruangan terpadu dengan sarana dan prasarana di atas standar dan alur pelayanan tersendiri yang tidak bercampur dengan pelayanan rawat jalan reguler.

    Pada masa Pandemi Covid-19 periode 2019-2021, RS Siloam Purwakarta merupakan salah satu rumah sakit swasta yang diminta sebagai rujukan utama sekaligus setiap tahunnya bersiaga guna melakukan pelayanan cepat Ambulans di kesempatan periode mudik hari raya dan liburan sekolah. (red/*)

  • Metode UKA dari Siloam Hospitals Pangkas Nyeri Lutut Lebih Efisien, Penyembuhan Lebih Cepat

    Metode UKA dari Siloam Hospitals Pangkas Nyeri Lutut Lebih Efisien, Penyembuhan Lebih Cepat

    Mediakawasan.id, Tangerang – Penanganan nyeri lutut melalui tindakan medis Unicompartmental Knee Arthroplasty atau disingkat UKA adalah prosedur bedah minimal invasif yang menggantikan hanya bagian yang rusak dari sendi lutut, baik di sisi medial (bagian dalam) maupun lateral (bagian luar). Layanan UKA saat ini sudah bisa dilakukan di Siloam Hospitals Lippo Village.

    Konsultan Orthopedi Siloam Hospitals Lippo Village, Dr. dr. John C.P. Butarbutar, SpOT, (K)., menjelaskan peran metode UKA dengan perbedaan operasi Total Knee Replacement atau TKR yang menggantikan seluruh sendi lutut.

    “Metode Unicompartmental Knee Arthroplasty atau UKA hanya menargetkan area yang bermasalah sehingga memungkinkan pemulihan yang lebih cepat, rasa sakit yang lebih minimal, dan penggunaan obat penghilang rasa sakit yang lebih sedikit”, tutur dr. John kepada para awak media di Tangerang, pada Rabu, (19/06).

    Pasien Penggunan Metode UKA
    Selain keunggulan layanan UKA yang kini melengkapi Siloam Hospitals Lippo Village, layanan ini pun diperuntukkan untuk sejumlah pasien. Pasien yang menderita osteoarthritis atau cedera lutut traumatis menjadi kandidat yang tepat untuk UKA.

    dr. John menjelaskan bahwa, Siloam Hospitals Lippo Village telah melakukan berbagai tindakam medis UKA dengan hasil yang sangat memuaskan sesuai tahapan prosedur dan fasilitas yamg telah dilengkapi dengan teknologi medis terkini, dan fasilitas modern untuk memastikan proses UKA yang aman dan efektif.

    Hal senada dikatakan oleh Direktur Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Jeffry Oeswadi, MARS. Yang memastikan prosedur UKA di Siloam Hospitals Lippo Village telah berjalan efektif bagi pasien yang membutuhkan.

    “Hal ini sejalan dengan komitmen Siloam Hospitals untuk terus memberikan layanan medis terbaik bagi pasien dengan osteoarthritis lutut”, tutur Jeffry Oeswadi.

    Siloam Hospitals Lippo Village merupakan rumah sakit swasta unggulan dan konsisten dalam penanganan rujukan dengan penanganan medis skala umum, penanganan penyakit pada level rumit pun berskala nasional maupun internasional sejak lebih dari dua dekade terakhir.

    Selain peningkatan kualitas layanan Orthopedi, SHLV pun dikenal dalam penanganan bedah saraf, bidang kardiologi dan onkologi, fertilitas center, layanan umum dan gawat darurat.

    Kini pasien osteoarthritis lutut mendapat solusi yang tepat dengan menghubungi Siloam Hospitals Lippo Village. Layanan efektif untuk booking appointment dengan dokter ortopedi kami, unduh aplikasi MySiloam yang tersedia di App Store dan Play Store. (Red/*)

  • Pusat Layanan Orthopedi RS Siloam Mampang Terapkan Strategi Multidisiplin dan Komprehensif

    Pusat Layanan Orthopedi RS Siloam Mampang Terapkan Strategi Multidisiplin dan Komprehensif

    Mediakawasan.id, JAKARTA – Rumah Sakit (RS) Siloam Mampang, sebagai salah satu rumah sakit dengan pusat layanan orthopedi terkemuka, telah menerapkan strategi multidisiplin dalam menangani cedera olahraga. Tim medis yang terdiri dari berbagai spesialis, mulai dari tim bedah ortopedi, spesialis kedokteran olahraga, spesialis rehabilitasi medik dan fisioterapi, serta nutrisi, hingga psikologi olahraga, berkolaboratif memastikan pemulihan yang cepat dan efektif bagi para pasien.

    Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, Sp.EM., Direktur RS Siloam Mampang, saat menggelar media gathering bertema “Peran Multidisiplin untuk Penanganan Cedera Olahraga secara Komprehensif”, pada Kamis, 13 Juni 2024. Kali ini RS Siloam Mampang menghadirkan para pakar dalam bidang kesehatan olahraga, seperti Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K) dan dr. Langga Sintong, SpOT (K), untuk berbagi pandangan komprehensif tentang strategi pemulihan yang efektif.

    “Kami sangat berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan olahraga terbaik dengan menggabungkan keahlian multidisiplin. Tujuan kami adalah membantu para olahragawan, termasuk sport enthusiast, kembali ke lapangan dan mencapai performa puncaknya dalam waktu singkat,” ungkap dr. Wahyuni.

    Dia juga berharap dengan menghadirkan dua pakar dalam bidang kesehatan olahraga, seperti Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K) dan dr. Langga Sintong, SpOT (K), para awak media  mendapatkan wawasan dan pengetahuan terkait penanganan cidera olahraga. “Pada akhirnya media dapat mengedukasi masyarakat terkait strategi pemulihan yang efektif pada kasus cedera olahraga,” tutur dr. Wahyuni.

    Terkait penanganan cedera akibat olahraga, Konsultan Sports Injury & Arthroscopy, Prof Dr dr Andri Lubis mengatakan bahwa saat ini banyak rumah sakit yang telah memiliki alat canggih seperti artroskop untuk penanganan cedera olahraga. 

    RS Siloam Mampang adalah salah satu rumah sakit yang menyediakan layananan one stop solution orthopedic center untuk menangani gangguan tulang, sendi, dan jaringan ikat akibat cedera olahraga. Layanan ortopedi yang dimaksud mulai dari diagnosis, operasi, perawatan, hingga pemulihan dari hulu ke hilir dengan sembilan sub spesialis ortopedi.

    Prof. Andri mengakui bahwa RS Siloam Mampang memang sudah berpengalaman dalam menangani cedera yang dialami oleh atlet di tingkat nasional. Tim dokter bahkan pernah menangani pasien seorang atlet pencak silat yang mengalami dislokasi bahu, sehingga berhasil bisa meraih medali emas pada Sea Games 2023.

    Prof Andri juga mengatakan bahwa penanganan cedera olahraga di Siloam Mampang bukan hanya melayani atlet saja, melainkan juga untuk masyarakat yang gemar berolahraga. Semua pasien yang mengalami cedera akibat olahraga diharapkan bisa mendapat pelayanan yang sama baiknya.

    “Jadi meskipun namanya penanganan cedera olahraga, bukan berarti kliennya adalah atlet saja, karena siapa pun bisa berolahraga. Jadi, pasien tidak perlu lagi ke luar negeri hanya untuk mengobati cedera akibat olahraga,” tegas Prof. Andri.

    Dia juga menjelaskan bahwa pasien yang mengalami cedera olahraga akan mendapatkan pelayanan ortopedi melalui fasilitas yang sudah disediakan. Mulai dari pemeriksaan X-ray, CT-Scan kontras dan non-kontras, bone mineral density (BMD), USG, MRI, hingga laboratorium patologi. (red/rlls) 

  • RS MRCCC Siloam Semanggi Umumkan Keberhasilan Transplantasi Sel punca Hematopoetik Pertama dalam Grup RS Siloam

    RS MRCCC Siloam Semanggi Umumkan Keberhasilan Transplantasi Sel punca Hematopoetik Pertama dalam Grup RS Siloam

    Mediakawasan.id, Jakarta – Grup RS Siloam pada hari ini, Kamis 7 Juni 2024, merayakan keberhasilan tindakan Hemapoetic Stem Cell Transplantation dalam kasus Multiple Myeloma atau kanker sel plasma darah melalui RS MRCCC Siloam Semanggi.

    Hemapoetic Stem Cell Transplantation atau yang dikenal dengan transplantasi sel punca (stem cells) hematopoetik adalah tindakan medis yang bertujuan untuk menggantikan sel-sel kanker pada sumsum tulang dengan sel punca hematopoetik yang sehat. Transplantasi sel punca hemapoetik secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis: Transplantasi Autologus (sel punca dari tubuh pasien sendiri) dan Transplantasi Allogenik (sel punca dari pendonor). Adapun tindakan yang berhasil dilakukan di RS MRCCC Siloam Semanggi merupakan Transplantasi Autologus. Tindakan transplantasi sel punca hemapoetik autologus dapat membantu banyak pasien dengan kriteria tertentu (eligible transplant) seperti pada Multiple Myeloma, kanker kelenjar getah bening (Limfoma malignum) dan keganasan darah lain dengan tingkat keberhasilan yang lebih baik dibandingkan dengan metode kemoterapi konvensional sebelumnya, dan dapat memperpanjang masa remisi dari kanker.

    Tindakan transplantasi sel punca hemapoetik memang sudah dapat dilakukan di Indonesia. Di MRCCC, untuk mencapai tingkat keberhasilan yang diinginkan, diperlukan tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis konsultan hematologi dan onkologi medik, dokter spesialis konsultan patologi klinik, dokter spesialis patologi anatomi yang merupakan konsultan hematologi, dan tenaga medis yang saling bekerja sama untuk kesembuhan pasien. MRCCC juga melengkapi fasilitas transplantasi sel punca hemapoetik dengan fasilitas khusus yaitu Immunocompromised Isolation Room (ICIR) atau ruang isolasi tekanan positif untuk merawat pasien keganasan darah yang telah melalui proses kemoterapi agresif dan transplantasi sel punca hemapoetik, dimana system imun pasien tersebut menurun.

    “Dengan pendekatan multidisiplin, MRCCC telah mengembangkan 5 layanan unggulan kanker, yakni Breast Cancer Care Alliance untuk kanker payudara, Gynecology Cancer Center untuk penanganan kanker pada organ reproduksi wanita, Gastrointestinal Cancer Center untuk penanganan kanker saluran pencernaan, Lung Cancer Center untuk penanganan kanker paru, dan Hematology Malignancy Cancer Center untuk penanganan kanker darah, yang semuanya didukung oleh talenta medis dari berbagai spesialisasi dan sub-spesialisisasi, teknologi, serta infrastruktur yang sangat memadai untuk semua tindakan dan perawatan kanker,” ujar dr. Adityawati Ganggaiswari MARS, Direktur RS Siloam MRCCC Semanggi.

    “Keberhasilan tindakan transplantasi sel punca hemapoetik ini sekaligus menandakan komitmen dan visi Grup RS Siloam untuk memperluas layanan medis hingga menjadi pusat transplantasi di Indonesia. Ke depannya, terapi sel punca akan berkembang hingga dapat melakukan transplantasi alogenik. Grup RS Siloam, melalui MRCCC akan terus mengembangkan lebih banyak pusat unggulan agar dapat melayani kasus kanker yang lebih kompleks,” tambah dr. Adityawati.

    Sejak dibuka tahun 2011, MRCCC membawa visi untuk menjadi “The Building of Hope” untuk semua pasien kanker di Indonesia dan telah berkembang menjadi pusat layanan kanker tersier yang terpercaya yang menerima berbagai rujukan dari rumah sakit dan klinik di nusantara untuk pasien pribadi dan asuransi. Setiap pelayanan kanker termasuk deteksi dini, diagnosis, perawatan, dan layanan paliatif dapat dilakukan di bawah satu atap di MRCCC. Dengan lebih dari 200 tempat tidur dan didukung oleh lebih dari 170 dokter spesialis dan konsultan serta 500 perawat dan staf medis, rumah sakit ini mampu melayani lebih dari 15.000 pasien setiap bulannya. (Red/*)

  • 1000 Days Fund Perjuangkan Payung Kebijakan untuk Kader Posyandu dan Ibu Hamil

    1000 Days Fund Perjuangkan Payung Kebijakan untuk Kader Posyandu dan Ibu Hamil

    Mediakawasan.id, Jakarta – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) 1000 Days Fund menegaskan pentingnya penguatan kader Posyandu dalam kebijakan pencegahan stunting pada kegiatan focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) pada hari ini (17/05). 1000 Days Fund menjadi salah satu dari 11 LSM yang ikut terlibat dalam FGD yang bertajuk “Mengarusutamakan Kesehatan dalam Kebijakan untuk Kebajikan” tersebut.


    FGD yang diselenggarakan oleh IYCTC merupakan forum interaktif yang menyediakan wadah bagi masyarakat sipil dalam ranah kesehatan untuk menyampaikan rekomendasi secara langsung kepada pemangku kebijakan pada tingkat legislatif maupun eksekutif. Pada kegiatan ini, 1000 Days Fund sebagai LSM yang berfokus pada isu stunting memberikan rekomendasi terkait prioritas kebijakan pemerintah dalam lima tahun ke depan.


    “Penentuan arah kebijakan nasional pencegahan stunting yang tepat sasaran menjadi salah satu tantangan utama dalam pencapaian penurunan angka stunting. Kerja sama antara pemerintah dengan lembaga swadaya masyarakat sebagai pihak yang menyuarakan isu-isu penting seperti stunting menjadi krusial bagi pemerintah untuk dapat melakukan evaluasi dan menyusun kebijakan yang lebih efektif,” ujar Direktur Eksekutif IYCTC Manik Marganamahendra. Di Jakarta, Jum’at (17/5/2024)


    Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), 1 dari 5 anak di Indonesia mengalami stunting. Prevalensi stunting dipengaruhi berbagai faktor pada periode sebelum kelahiran, periode kelahiran, setelah kelahiran, terutama ibu hamil yang berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan pemeriksaan kehamilan.

    Dalam pencegahan stunting, edukasi yang dilakukan oleh kader Posyandu bagi ibu dan keluarga merupakan bagian penting dalam memengaruhi pola asuh orang tua dan mengoptimalisasi pertumbuhan anak pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Lebih dari itu, berat badan lahir rendah (BBLR) dan asupan gizi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pencegahan stunting.


    “Dengan penurunan angka stunting yang stagnan, kita membutuhkan dukungan kebijakan payung tepat sasaran yang dapat memastikan masyarakat memahami apa itu stunting dan pencegahannya. Langkah ini penting untuk mendorong perubahan perilaku positif di rumah tangga demi mencapai kualitas 1.000 hari pertama kehidupan yang baik,” ujar COO 1000 Days Fund dr. Rindang Asmara, MPH.Dalam kegiatan ini, 1000 Days Fund menyampaikan lima poin rekomendasi kebijakan, di antaranya adalah memperkuat peranan kader Posyandu, regulasi nasional terkait formalisasi 2 kader di Puskesmas pembantu (Pustu) desa, memastikan kader mendapatkan supervisi, pelatihan, kelengkapan alat, insentif, dan berkelanjutan, serta pemberian Suplemen Multi Mikronutrien (MMS) kepada ibu hamil.


    “Menyelesaikan persoalan stunting merupakan siklus hidup yang saling berkaitan. Di antaranya peran budaya di Indonesia sangat besar seperti perkawinan anak, pola pikir patriarki, pendidikan, dan juga peran tokoh agama dan tokoh masyarakat. Untuk itu, dukungan kebijakan nasional dan kolaborasi masyarakat sipil terhadap peningkatan kapasitas kader Posyandu dan ibu hamil dalam percepatan penurunan stunting sangat diperlukan. Kebijakan yang berpusat pada kedua hal tersebut dapat membantu pihak yang terlibat secara langsung dalam pencegahan stunting – seperti ibu, kader Posyandu dan peran masyarakat untuk memastikan kualitas 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting,” kata Sekretaris PP ‘Aisyiyah/Komisioner KPAI Diyah

    Puspitarini sebagai salah satu fasilitator dalam kegiatan diskusi terkait isu stunting.
    Anggota Legislatif DPRD DKI Jakarta Terpilih 2024-2029 Francine Widjojo yang turut hadir dalam kegiatan diskusi tersebut menyampaikan “Pembuatan petunjuk teknis bersama antar kementerian terkait juga menjadi salah satu hal penting dalam pencegahan dan penanganan stunting, khususnya dalam memperjelas pembagian tugas dan fungsi pada pengimplementasian strategi penurunan stunting seperti supervisi kader dan distribusi kelengkapan alat di Posyandu. Diharapkan tahun 2024 ini terpenuhi 100% tersedianya alat USG dan antropometri di seluruh puskesmas di Indonesia. Tak hanya dari pemerintah, dukungan harus datang dari keluarga. Peranan ayah tidak kalah penting dalam memastikan pemenuhan gizi ibu dan pola asuh yang lebih baik dalam 1.000 hari pertama kehidupan.”


    Melalui kegiatan ini, 1000 Days Fund berharap hasil diskusi dan rekomendasi kebijakan yang telah disampaikan dapat memperkuat langkah strategis pencegahan stunting secara nasional. “1000 Days Fund berharap bahwa dengan implementasi kebijakan yang tepat dan dukungan berkelanjutan, Posyandu dan pemenuhan gizi ibu dapat menjadi pilar utama dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.” tutup dr. Rindang. (Red/rlls)

  • Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Tropicana Slim Gelar Kampanye Beat Hypertension dan Cek Tensi Massal Serentak di 42 Kota Se-Indonesia

    Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Tropicana Slim Gelar Kampanye Beat Hypertension dan Cek Tensi Massal Serentak di 42 Kota Se-Indonesia

    Mediakawasan.co,id, Jakarta – Memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh pada 17 Mei, Tropicana Slim mengajak masyarakat Indonesia untuk tingkatkan kesadaran dalam mencegah, melakukan deteksi dini, dan mengendalikan hipertensi, melalui kampanye Beat Hypertension 2024. Dalam pelaksanaan program ini, Tropicana Slim turut menggandeng InaSH (Indonesia Society of Hypertension), OMRON, dan Shopee. Sebagai penyakit yang seringkali timbul tanpa adanya gejala dan dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan organ lainnya, hipertensi umum dikenal sebagai silent killer atau pembunuh senyap. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit lainnya yang membutuhkan pembiayaan kesehatan yang sangat besar dan bahkan menyebabkan kematian. Di Jakarta, Jum’at (18/5/2024)

    Saat ini, fakta menunjukkan bahwa hipertensi tidak lagi penyakit yang hanya diderita oleh orang tua, namun juga dapat menyerang kalangan usia yang lebih muda. Di Indonesia, terdapat 20% orang berusia 25-34 tahun dan lebih dari 30% orang yang berusia 35-44 tahun yang mengalami hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah[1]. Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim menyampaikan, “Mengingat masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengontrol jumlah asupan garam harian dan melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin, maka edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pencegahan hipertensi sedini mungkin perlu terus digalakkan. Sebagai brand yang telah menemani dan menginspirasi keluarga Indonesia selama 50 tahun melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, kegiatan Beat Hypertension merupakan wujud komitmen kami dalam mengampanyekan gaya hidup sehat lawan hipertensi, bersama berbagai mitra strategis, yang menargetkan 10,000 peserta di 42 titik seluruh Indonesia.” Adapun rangkaian program Beat Hypertension 2024, meliputi talkshow dengan dokter, pengecekan tekanan darah massal bersama OMRON sebagai upaya deteksi dini hipertensi, food tasting menu sehat rendah garam, hingga memberikan tips cerdas cegah hipertensi dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk video “10 Smart Tips to Beat Hypertension” yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui https://bit.ly/Video10TipsBeatHypertension.

    Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, dr. Eka Harmeiwaty, Sp. N menyampaikan, “Berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah, satu di antara tiga orang Indonesia menderita hipertensi dan ironisnya masih banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya hipertensi karena hanya sekitar satu dari delapan orang dewasa Indonesia yang rutin mengukur tekanan darah3. Padahal, jika cepat terdeteksi dan ditangani, penderita hipertensi dapat mengurangi risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan organ lainnya. Ada dua faktor penyebab hipertensi, yaitu faktor bawaan dan faktor gaya hidup. Untuk faktor bawaan, seperti usia dan keturunan, tentunya sulit untuk dikendalikan. Namun, faktor gaya hidup adalah faktor yang masih bisa dikelola untuk menurunkan risiko terkena hipertensi. Yang menarik, pola hidup yang tidak sehat, yang seharusnya mampu kita kendalikan, berperan besar dalam memengaruhi risiko hipertensi mulai dari konsumsi garam berlebih, obesitas, hingga kurang aktivitas fisik.”


    “Terkait pola makan tinggi garam, faktanya asupan garam rata-rata masyarakat dunia diperkirakan 10.8 gram per hari, dua kali lipat lebih banyak dari rekomendasi WHO, yaitu maksimal 5 gram garam per hari (setara satu sendok teh per hari). Konsumsi garam berlebih ini dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi. Oleh karena itu, disarankan untuk memerhatikan label makanan dan memasak sendiri di rumah sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pola makan yang lebih sehat. Namun, kita harus waspada dengan garam tersembunyi pada kondimen yang kerap kita tambahkan pada makanan (saus, kecap, dan bumbu). Sebagai alternatif, produk kondimen lebih rendah garam Tropicana Slim, seperti kecap manis, kecap asin, kaldu jamur, saus tiram, dan berbagai produk lebih rendah garam lainnya yang kami miliki, dapat bermanfaat membantu masyarakat Indonesia mengontrol asupan garam harian tanpa perlu mengorbankan rasa masakan,” tambah Noviana Halim. Melalui platform yang dimiliki, Tropicana Slim konsisten menyampaikan edukasi seputar hipertensi, salah satunya melalui kanal websitenya, https://www.tropicanaslim.com/detail-informasi-kesehatan/hipertensi.


    “Jangan lupa cek tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi. Bagi masyarakat yang berusia di bawah 40 tahun disarankan melakukan cek tekanan darah setiap 3-5 tahun sekali. Sementara itu, bagi mereka yang berusia di bawah 40 tahun namun memiliki faktor risiko, misalnya obesitas, dianjurkan untuk mengecek setiap tahun. Setelah berusia di atas 40 tahun, pengecekkan tekanan darah lebih rutin sangat disarankan, apalagi jika memiliki masalah kesehatan kronis,” tambah dr. Eka. (Red/rlls)

  • Waspada Autoimun pada Penyakit Lupus, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Makassar

    Waspada Autoimun pada Penyakit Lupus, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Makassar

    Mediakawasan.id, Makassar – Penyakit Lupus atau umum dikenal Systemic Lupus Erythematosus merupakan penyakit reumatik autoimun yang menyerang berbagai macam organ dan memiliki berbagai macam gejala. Penyakit ini disebabkan oleh kesalahan sistem imun dalam mengenali sel tubuh manusia yang dianggap sebagai musuh. Penyebab pasti dari lupus belum dapat dijelaskan hingga saat ini.

    Dokter Spesialis Penyakit Dalam – Konsultan Reumatologi, Siloam Hospital Makassar, Sulawesi Selatan, Dr. dr. Femi Syahrini Sp.PD-KR., mengingatkan akan gejala penyakit lupus ini atau keluhan penderita sebelum terdiagnosa dokter dapat menyerupai penyakit lain.

    “Penyakit lupus ini dapat dikontrol, walaupun belum disebutkan dapat sembuh total. Agar dapat diketahui bahwa ini adalah penyakit lupus maka diperlukan deteksi dan diagnosis segera, karena Lupus, penyakit dengan sindrom atau gejala yang timbul lebih dari satu”, tutur Femi Syahrini, dalam edukasi kesehatan yang digelar Siloam Hospitals Makassar, dalam rangka memperingati Hari Lupus Sedunia 2024, (17/05).

    Menurut dokter Femi melalui edukasinya bertajuk : “Make Lupus Visible”, gejala lupus sering tidak spesifik dan dapat menyerang dimana saja pada seluruh organ tubuh manusia. Terdapat peranan faktor genetik dan lingkungan untuk mencetuskN penyakit Lupus ini.

    “Dan penyakit ini umum terjadi di kalangan wanita, dikarenakan adanya faktor hormonal estrogen. Apalagi pada usia reproduksi 17-35 tahun.
    Dengan rekomendasi dokter, pemeriksaan laboratorium dasar untuk pelacakan penyakit lupus yaitu ANA IF yang adalah tes imunologi awal guna mengetahui adanya kekeliruan sistem imun yang dapat menyebabkan penyakit autoimun”, ungkap dokter Femi.

    Dijelaskan pula penyebab lupus dapat melalui lingkungan pendukung, misalnya paparan sinar matahari, terpapar infeksi tertentu serta obat obatan tertentu yang dapat memicu penyakit lupus. Penyakit lupus tidak menular antar manusia.
    Deteksi dini pada kondisi seperti : rasa lelah berlebihan, timbulnya ruam pada kulit, diikuti nyeri pada persendian dan lainnya.

    “Komplikasi penyakit lupus ini berbahaya apalagi pada organ vital tubuh, Penggunan obat dan rutin konsultasi dokter ahli , dengan didukung gaya hidup sehat dan tentunya rutin berolahraga dapat meminimalisir komplikasi berbahaya pada organ tubuh karena penyakit lupus”, pungkas dokter Femi.

    Momentum Meningkatkan Kesadaran
    Di setiap tanggal 10 Mei, masyarakat internasional memperingati Hari Lupus Sedunia. Sebuah momen penting untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit autoimun yang kompleks ini. 

    Dirangkum dari berbagai sumber, lupus eritematosus sistemik (LES), adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, menyebabkan peradangan dan kerusakan organ. 

    Meskipun terbilang langka, dengan sekitar 5 juta orang di seluruh dunia menderita kondisi ini, namun lupus sering kali masih menjadi misteri bagi banyak orang. Oleh karena itu hari lupus sedunia sebagai bagian dari kampanye meningkatkan kesadaran masyarakat

    Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan lupus. 

    Lupus dapat menyerang berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, otak, dan organ vital lainnya. Gejalanya pun bervariasi, mulai dari ruam kulit yang khas, nyeri sendi, kelelahan ekstrem, hingga masalah serius pada organ dalam. (red/*)