Category: Kesehatan

  • JIP Tak Henti Edukasi Masyarakat, Kurangi Diskriminasi Terhadap ODHA

    JIP Tak Henti Edukasi Masyarakat, Kurangi Diskriminasi Terhadap ODHA

     Jaringan Indonesia Positif (JIP) terus melakukan edukasi terhadap masyarakat untuk menekan adanya stigma maupun diskriminasi kepada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Indonesia. Dengan upaya tersebut diharapkan target pemerintah mewujudkan Indonesia Bebas AIDS 2030 bisa terwujud.

    Research Officer, Divisi Riset, Pengembangan Komunitas dan Media JIP Fitriana Puspitarani menjelaskan, dari hasil penelitiannya pada Mei-Oktober 2023, stigma maupun diskriminasi masih terjadi. Dua hal itu menimpa para pengidap ODHA di Indonesia. Stigma dari ODHA, angkanya mencapai 35,9 persen. Sedangkan dari luar ODHA 13,4 pesen. Stigma dan diskriminasi juga terjadi di layanan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Angkanya mencapai 21,5 persen dalam satu tahun terakhir.

    “Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukan masih ada perlakuan stigma maupun diskriminasi terhadap ODHA di Indonesia. Ini terjadi baik dari dalam dan luar, bahkan di fasilitas kesehatan,” katanya, Selasa (26/3/2024).

    Sementara Advocacy Specialist JIP Timotus Hadi mengakui, pihaknya banyak menerima aduan tentang stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Sejumlah tanggapan telah dilakukan untuk penyelesaian kasus yang ditemukan. Tanggapan tersebut meliputi penyediaan kanal pengaduan, layanan konseling, pendampingan kasus
bagi korban.

    “Kami juga melakukan audiensi kepada stakeholder terkait, salah satunya dengan pemerintah maupun swasta termasuk mitra dari Komnas Perempuan,” kata dia.

    Pihaknya berharap, ke depan stigma dan diskriminasi tidak lagi terjadi. Karena hal itu bisa menghambat target Indonesia Bebas AIDS 2030. Untuk itu, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

    “Berbagai cara kami lakukan termasuk memanfaatkan media sosial hingga membuat lagu,” terangnya.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dr. Imran Pambudi menambahkan, berbagai upaya untuk menyamakan persepsi dan tujuan telah dilakukan termasuk melibatkan peran berbagai sektor pemerintah. Namun, kerap ditemukan pemahaman atau “perspektif miring” yang keliru dari stakeholder di luar area kesehatan tentang HIV.

    “Hal ini terjadi karena program penanggulangan HIV selama ini hanya menyasar pada pengguna narkotika, pekerja seks, seks lelaki, waria dan kelompok lainnya yang masih dianggap amoral bagi sebagian masyarakat. Sehingga mengentalkan nuansa stigma dan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok sasaran ini dalam program program-program HIV di Indonesia,” pungkas dr. Imran. (Red/rlls)

  • Deteksi Dini Kanker Kolon & Rectum, Siloam Hospitals Surya Dhirga Ingatkan Beberapa Pencegahan dan Faktor Resiko

    Deteksi Dini Kanker Kolon & Rectum, Siloam Hospitals Surya Dhirga Ingatkan Beberapa Pencegahan dan Faktor Resiko

    Mediakawasan.id, Medan – Kanker kolon dan rectum, mungkin masih terasa asing di telinga masyarakat umum. Kanker jenis ini merupakan kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) bagian bawah yang terhubung ke rektum (anus). Kanker kolorektal sendiri punya nama lain, yaitu kanker rektum atau kanker kolon, hal itu tergantung pada lokasi munculnya.

    Melalui edukasi secara virtual, Deteksi Dini Kanker Kolon & Rectum, yang disampaikan dr. Yossi Andila,M,Ked(Surg),SpB,Supsp,BD(K), dijelaskan secara rinci terkait gejala, faktor resiko serta cara penanganan yang efektif.

    Dikatakan dokter Yossi Andila, deteksi dini yang paling mudah, awal dan praktis yang dapat dilakukan adalah: colok dubur. Lalu kemudian pemeriksaan feses atau tinja.

    “Gejala kanker kolorektal tergantung pada ukuran dan lokasinya. Sebagian gejala umum yang dialami yaitu perubahan pada kebiasaan buang air besar, perubahan konsistensi tinja. Adanya darah dalam tinja dan perut yang terasa selalu tidak nyaman dalam kurun waktu minimal 6 minggu terus menerus” ungkap Yossi Andila, Rabu (28/02/2024) di Medan.

    Menurut Yossi, faktor risiko yang dapat diubah yaitu melalui konsumsi daging merah dan daging olahan. Adapun diet tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik hingga konsumsi rokok/ paparan asap rokok sekaligus konsumsi alkohol penyebab utama timbulnya kanker ini’, sebut Yossi Andila mengingatkan.

    Deteksi dan Penanganan
    Pemeriksaan feses merupakan cara umum dilakukan dan meliputi beberapa pemeriksaan, di antaranya pemeriksaan FIT atau FIT-DNA. Metode yang satu ini dilakukan dengan menggabungkan beberapa pemeriksaan guna mendeteksi adanya perubahan DNA pada feses yang tidak bisa dilihat hanya dengan menggunakan mikroskop. Pemeriksaan darah samar atau fecal occult blood test (FOBT). “Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan darah yang terdapat pada feses”, tutur Yossi Andila.

    Adapun pemeriksaan ini terbagi dalam dua jenis, yaitu: Fetal immunochemical test (FIT), yaitu pemeriksaan yang dilakukan dengan mencampurkan feses dengan cairan khusus ke dalam mesin yang mengandung antibodi guna memeriksa adanya kandungan darah pada feses.Guaiac FOBT, yaitu pemeriksaan yang dilakukan dengan menempatkan feses pada kartu khusus yang diberi bahan kimia. Jika feses positif mengandung darah, kartu akan berubah warna.

    Pemeriksaan kolonoscopi merupakan gold standard utk mendiagnosis kanker kolo rektal, ini merupakan pemeriksaan yang hampir mirip dengan sigmoidoskopi, tetapi menggunakan selang yang lebih panjang mencapai keseluruhan bagian usus besar.

    Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui stadium kanker dan letak kanker yang sesungguhnya. Selain beberapa metode tersebut, terdapat lain yang dilakukan, yaitu pemeriksaan kadar CEA dalam darah. Yaitu akan menunjukkan kadar CEA dalam darah pengidap kanker, jika kadar CEA tinggi, maka peserta positif mengidap kanker kolorektal. Dan untuk mengantisipasi adanya penyakit lain yang berbahaya, tes darah secara lengkap juga diperlukan. Tes darah lengkap akan meliputi perhitungan jumlah sel darah merah, sel darah putih, trombosit, serta hemoglobin.

    “Deteksi dini yang benar, pada stadium (1-2) dapat digantikan mempunyai Pronogsis yang baik atau tingkat kesembuhan mencapai 95 persen”, pungkas dr. Yossi Andila, M,ked(surg), Sp.B, subSP. BD (k). (Red/rlls)


  • Grup RS Siloam Melanjutkan Program Skrining Kanker Payudara SELANGKAH

    Grup RS Siloam Melanjutkan Program Skrining Kanker Payudara SELANGKAH

    Mediakawasan.id, Jakarta – Grup RS Siloam pada hari ini mengumumkan kelanjutan tahun kedua program SELANGKAH (SEmangat LAwan KAnker) yaitu skrining payudara gratis untuk wanita Indonesia dengan menggunakan alat mamografi, terutama untuk mereka yang berlokasi di daerah yang membutuhkan dan terdapat kesenjangan dalam akses terhadap layanan kesehatan. Program SELANGKAH dimulai pada tahun 2023 dan telah melakukan skrining payudara untuk lebih dari 12.000 wanita dari 65 desa dan komunitas, dengan 9% di antaranya terindikasi kanker payudara.

    Kanker payudara adalah salah satu kanker paling umum di seluruh dunia dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan wanita. Meskipun prevalensinya tinggi, deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit ini secara signifikan. Dikutip dari data Kementerian Kesehatan RI, sebesar 70% pasien kanker payudara telah memasuki stadium 3 saat terdeteksi. Padahal, prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara rata-rata dalam 5 tahun bisa mencapai 90-95% pada Stadium 1, 70-75% pada Stadium 2, serta 10-25% pada Stadium 3 dan 4. Tingginya angka prevalensi kanker payudara menunjukkan pentingnya deteksi dini kanker, baik secara mandiri maupun secara medis.

    “Meskipun terdapat kemajuan dalam penanganan kanker, di Indonesia ternyata masih banyak masyarakat yang belum dapat mengakses atau mendapatkan layanan kanker yang layak sehingga menyebabkan banyaknya kematian karena kanker. Selain itu, beberapa faktor lain seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara reguler, rasa takut melakukan skrining, keterbatasan masyarakat dari sisi finansial untuk melakukan skrining kanker (angka penduduk miskin perkotaan masih cukup tinggi yaitu 7,5% menurut data BPS Maret 2022), serta kurangnya tenaga ahli,” jelas dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi RS MRCCC Siloam Semanggi.

    Sejalan dengan tema Hari Kanker Sedunia 2024, yakni ‘Close the Care Gap’ dan untuk melanjutkan komitmen Grup RS Siloam dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan menyediakan kemudahan akses, program SELANGKAH 2024 akan menargetkan skrining payudara gratis untuk 50.000 wanita di Indonesia. Program ini akan dijalankan di 14 RS Siloam yang tersebar di 12 kota, yaitu RS MRCCC Siloam Semanggi, Agora Cempaka Putih, TB Simatupang, Lippo Village Tangerang, Bogor, Surabaya, Jember, Denpasar, Kupang, Balikpapan, Makassar, Manado, Jambi, dan Palembang.

    Di tahun 2023, lebih dari 200 perusahaan dan komunitas, serta individu memberikan dukungan terhadap program ini melalui pemberian donasi. Grup RS Siloam kembali mengajak para mitra dan masyarakat umum untuk mendukung program SELANGKAH 2024 melalui:

    1. Adopt a Village: Apabila Anda ingin berkontribusi dalam memberikan akses skrining payudara kepada wanita-wanita di wilayah tertentu yang memiliki keterbatasan akses, Anda bisa memilih daerah/area yang ingin Anda sponsori dari daftar yang sudah kami susun atau mengusulkan daerah baru kepada kami.
    2. Sponsor Individu: Apabila Anda ingin berkontribusi dalam jumlah tertentu untuk memberikan akses skrining payudara ini kepada wanita-wanita yang memiliki keterbatasan akses kesehatan, Anda bisa berdonasi sesuai dengan jumlah yang dikehendaki. Dana ini akan kami kumpulkan untuk kemudian digunakan untuk daerah/area tertentu.
    3. Sponsor Grup: Perusahaan juga dapat mengambil bagian untuk memastikan karyawan wanita (dan keluarganya) mendapatkan akses skrining payudara dengan cara mensponsori karyawan wanita (dan keluarganya) melalui program ini.
    4. Bentuk lainnya seperti mendukung kegiatan operasional dari segi penyediaan peralatan, mendukung mobilisasi peserta dari area terpilih ke RS Siloam, dan membantu publikasi serta penyebaran informasi program ini yang dapat diakses melalui siloamhospitals.com/selangkah.

    “Skrining atau pemeriksaan dini kanker payudara bagi wanita bukan lagi suatu pilihan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap diri sendiri dan keluarga. Jangan takut memeriksakan diri. Dengan tau lebih awal, kemungkinan kesembuhan semakin tinggi… Saya sangat mengapresiasi Rumah Sakit Siloam yang mau memberikan skrining gratis bagi Wanita Indonesia. Mari gunakan kesempatan ini untuk melindungi diri kita.” – ujar Nunung, yang juga merupakan survivor dari kanker payudara.

    Selain menyediakan layanan skrining, program SELANGKAH juga berfokus pada pendidikan dan kesadaran masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya skrining kanker payudara. Berbagai penyuluhan akan diadakan secara berkala untuk memberikan informasi tentang faktor risiko kanker payudara, tanda dan gejala yang perlu diperhatikan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Di tahun 2023, lebih dari 45.000 wanita berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan edukasi dan pada tahun 2024, Grup RS Siloam juga telah mengadakan radio talk show serentak di 11 stasiun radio nasional di 11 kota berbeda.

    “Kami berharap kita semua dapat mengambil peran dan langkah untuk memastikan kesenjangan terhadap penanggulangan kanker dapat ditutup, sehingga setiap individu bisa mengakses layanan kanker serta mendapatkan perawatan dengan lebih cepat dan lebih baik. Di tahun ini, kami ingin membantu lebih banyak wanita di Indonesia untuk melakukan skrining yang merupakan kunci untuk meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan dari penyakit ini. Mari kita bergandengan tangan dengan mengajak kerabat, teman, keluarga, rekan kerja, serta komunitas untuk ikut bergerak dalam membuat perubahan yang lebih baik menuju Indonesia yang lebih sehat”, ujar Caroline Riady, Managing Director Grup RS Siloam. (Red/rlls)

  • Kenali Baby Blues dan Penanganannya

    Kenali Baby Blues dan Penanganannya

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Belakangan istilah baby blues makin ramai terdengar di masyarakat. Data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebesar 57 Persen Ibu di Indonesia Alami Baby Blues, Tertinggi se-Asia.

    Sebenarnya apa itu baby blues? Mungkinkah seorang ibu mengalami baby blues? Baby blues bisa terjadi karena sang ibu mengalami banyak perubahan suasana hati, mulai dari tidak ada keinginan untuk merawat bayi, merasa sedih yang berlebihan serta merasa tidak mampu menangani dan menjalani tugas sebagai seorang ibu.

    Simak penjelasan dr. Reynitta Poerwito, Bach.Of Psych., M.Psi Psikolog Klinis Eka Hospital BSD :

    Baby blues merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan perubahan emosi yang cukup signifikan pada ibu. Keadaan emosi naik dan turun secara cepat, mudah lupa dan merasa sedih merupakan salah satu gejala dari baby blues. Bukan gangguan mental atau kejiwaan, namun baby blues berbeda dengan postpartum depression yang tingkat keparahannya lebih tinggi.

    Kerap muncul pada minggu pertama setelah persalinan dan berkelanjutan dalam rentang waktu 14 hari terhitung setelah persalinan, umumnya penyebab baby blues terjadi karena perubahan fisiologis yang dialami ibu setelah melahirkan dan intensitasnya dipengaruhi oleh faktor- faktor psikologis.

    Apa itu Baby Blues?

    Baby blues adalah tingkat terendah dari postpartum depression (depresi pasca melahirkan), yang ditandai dengan mood swing. Biasanya ibu merasa kebingungan dalam menerima perubahan yang terjadi pada diri atau kehidupannya, sehingga kesulitan mengolah perasaan yang muncul seperti kebahagiaan, kebingungan, ketakutan, kekhawatiran, dll.

    Lalu, bagaimana ciri dari Ibu yang merasa baby blues? Pendamping dan orang terdekat diharapkan dapat memperhatikan juga mengenali beberapa gejala yang mungkin terlihat, karena biasanya sang Ibu tidak menyadari bahwa ia terkena baby blues. Apabila Ibu menangis tanpa sebab yang jelas, sensitif terhadap lingkungan, insomnia, emosi tidak stabil, sedih dan cemas berlebih, merasa tidak berdaya, kelelahan serta sulit konsentrasi, kemungkinan sang Ibu mengalami baby blues.

    Bagaimana Cara Menangani Baby Blues?

    Dalam mengatasi baby blues dapat dilakukan pencegahan yang bisa dimulai dari masa kehamilan sampai dengan sebelum melahirkan. Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi mood swing yang mengganggu ibu hamil, seperti:

    Kekhawatiran yang berlebihan

    Biasanya berawal dari ketidaktahuan seseorang mengenai penyakit/ kondisi yang sedang dialami. Pelajari mood swing melalui informasi dari berbagai media dan berkonsultasi pada dokter. Dengan demikian ibu hamil menjadi lebih mengerti tentang apa yang sedang dihadapinya.

    Lakukan kegiatan yang menyenangkan

    Ibu hamil bisa meluangkan waktu untuk menekuni kembali hobi lama seperti melukis, menulis, membaca novel, berjalan-jalan, dan lain sebagainya untuk mengembalikan perasaan bahagia.

    Berolahraga yang aman untuk ibu hamil dan berelaksasi

    Olahraga dapat membantu menangani mood swing, lakukan kegiatan yang aman untuk masa kehamilan seperti senam hamil, yoga, renang, jalan pagi, stretching dan meditasi. Anda bisa berdiskusi kepada dokter spesialis kandungan untuk mengetahui kegiatan apa yang tepat dan aman untuk Anda.

    Bicara mengenai kondisi

    Memiliki seseorang yang bisa Anda percaya untuk menuangkan perasaan akan membantu Anda untuk mendapatkan solusi ataupun sekedar bersenda gurau. Hal ini dapat membuat Ibu merasa tenang serta merasa mendapat dukungan yang dibutuhkan.

    Konsultasi kepada tenaga kesehatan

    Bila mood swing  sudah sangat mengganggu, segera konsultasikan kepada dokter kandungan atau psikolog untuk mendapatkan bimbingan serta penanganan lebih lanjut.

    Cara lain mengatasi baby blues juga bisa Ibu lakukan dengan mengkonsumsi asupan makanan sehat sesuai anjuran dokter gizi setelah melahirkan, sehingga kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan seimbang. Istirahat yang cukup, dan jangan lupa menikmati udara di luar rumah sambil menjemur bayi, atau berjalan-jalan dengan buah hati.

    Dukungan Keluarga yang Dibutuhkan oleh Ibu

    Keluarga dapat mendukung ibu dengan memberikan bantuan fisik maupun psikis yang diperlukan. Membantu menyiapkan keperluan bayi dan bergantian mengasuh sang buah hati, juga menyemangati dengan kata-kata yang menenangkan sangatlah dibutuhkan oleh seorang ibu.

    Baby blues memang tidak dapat dihindari, namun dengan memperhatikan langkah-langkah diatas diharapkan dapat membantu para ibu agar bisa lebih siap dan kuat menjalaninya setelah melahirkan. Segera berkonsultasi dengan tenaga profesional kesehatan jika terlihat perubahan perasaan yang sangat signifikan. (red/rlls)

  • Kanker Paru Menyerang, Bisakah Diobati?

    Kanker Paru Menyerang, Bisakah Diobati?

    Mediakawasan.id, Tangerang – Kanker paru terus menjadi tantangan serius dalam bidang kesehatan global. Kanker paru sering kali disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap zat-zat karsinogenik yang ditemukan dalam asap rokok, polusi udara, dan bahan kimia industri tertentu. Meskipun perokok memiliki risiko yang lebih tinggi, non-perokok pun dapat terkena dampak, sering kali karena paparan pasif.

    Gejala kanker paru dapat bervariasi dan sering kali tidak muncul pada tahap awal penyakit. Beberapa gejala yang dapat muncul termasuk batuk persisten, sesak napas, nyeri dada, kehilangan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, hingga batuk berdarah. Terdapat beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan individu untuk mencegah kanker paru, antara lain berhenti merokok, menghindari paparan asap rokok pasif, menghindari paparan zat karsinogenik, menjalani pola hidup sehat, dan melakukan skrining paru secara rutin, terutama untuk mereka yang punya riwayat keluarga dengan kanker paru atau berisiko tinggi.

    Menurut Prof. Dr. dr. Allen Widysanto, Sp.P, dokter spesialis paru dari RS Siloam Lippo Village, pemeriksaan rutin dan skrining sangat dianjurkan untuk individu dengan risiko tinggi. Hal ini sangat penting untuk mendeteksi kanker paru pada tahap awal, sehingga dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Tes pencitraan seperti CT Scan dan biopsi jaringan paru sering digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis. Selain itu, deteksi dini kanker paru memainkan peran penting dalam prognosis dan keberhasilan pengobatan.

    “Langkah-langkah pengobatan kanker paru dapat mencakup berbagai metode, seperti tindakan bedah, radioterapi, kemoterapi, dan terapi target. Terapi imunologi juga telah menjadi sorotan baru dalam mengatasi kanker paru, membuka pintu untuk pendekatan yang lebih spesifik dan berdampak lebih besar,” tambah Prof. Dr. dr. Allen Widysanto, Sp.P.

    Meski demikian, setiap kasus kanker paru dapat berbeda, dan penanganannya harus disesuaikan dengan karakteristik khusus dari jenis kanker paru dan kondisi kesehatan pasien. Keputusan mengenai penanganan harus dibuat berdasarkan diskusi yang mendalam antara pasien dan tim perawatan kesehatan.

    RS Siloam Lippo Village merupakan rumah sakit pertama dari Grup RS Siloam dan telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan untuk berbagai penyakit dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi. Memiliki lebih dari 250 tempat tidur operasional, rumah sakit ini mampu melayani hingga 1.500 pasien rawat inap serta lebih dari 20.000 pasien rawat jalan setiap bulannya.

    Menghadapi kasus kanker yang kian meningkat, RS Siloam Lippo Village telah menerapkan pelayanan yang komprehensif dalam pengobatan kanker dengan tim medis yang siap menangani beragam jenis kasus kanker, termasuk kanker paru. Beberapa jenis pengobatan kanker paru yang dapat dilakukan di RS Siloam Lippo Village antara lain tindakan bedah dengan pendekatan minimal invasif, perawatan kemoterapi, kemoterapi target, imunoterapi, dan layanan paliatif. Selain itu, RS Siloam Lippo Village juga menyediakan layanan Siloam at Home atau home care bagi pasien yang ingin mendapatkan perawatan lanjutan atau kemoterapi dari rumah. (Red/*)

  • Pentingnya Skrining Kelainan Bawaan pada Ibu Hamil dengan NIPT

    Pentingnya Skrining Kelainan Bawaan pada Ibu Hamil dengan NIPT

    Mediakawasan.id, Palembang – Non-Invasive Prenatal Test atau NIPT adalah suatu pemeriksaan skrining (penapisan) risiko kelainan kromosom pada kehamilan dengan menggunakan sampel darah ibu. Diketahui bahwa sirkulasi darah ibu mengandung material genetik bayi (DNA) 2-20% yang dilepaskan dari cytothrophoblast (plasenta). Pemeriksaan NIPT dapat mengetahui kelainan seperti sindrom Down, sindrom Edwards, sindrom Patau, sekalian juga mengetahui jenis kelamin janin saat usia kehamilan masih 10 minggu. Tes ini dikenal juga sebagai cell-free DNA testing atau noninvasive prenatal screening yang disingkat sebagai NIPS.

    Tes prenatal non-invasif (NIPT) adalah tes skrining yang sangat akurat sampai 99%. Tes skrining digunakan untuk melihat apakah bayi Anda memiliki kemungkinan besar mengalami kondisi kelainan genetik. Kondisi ini termasuk sindrom Down dan perbedaan kromosom lainnya. NIPT melibatkan tes darah sederhana yang dilakukan pada trimester pertama kehamilan Anda.

    Dr. dr. Aryani Aziz, SpOG, Subsp.K.Fm, MARS., Dokter Spesialis Obestetri dan Ginekologi – Konsultan Fetomaternal RS Siloam Sriwijaya mengatakan bahwa NIPT dapat mulai dilakukan pada trimester pertama kehamilan (usia kehamilan mulai 10 minggu) Sebaiknya semua ibu hamil menjalani NIPT. Skrining akan direkomendasikan jika ada riwayat kelainan trisomi pada kehamilan terdahulu (riwayat keluarga), hamil di usia lebih 35 tahun, saat pemeriksaan USG didapatkan kelainan kongenital (cacat bawaan) dan kasus abortus berulang.

    “Umumnya, NIPT tidak menimbulkan komplikasi karena bersifat noninvasif. Hanya saja dokter tetap perlu memberikan konseling kepada pasangan orang tua tujuan pengerjaan, prosedur NIPT dan agar orang tua dapat menerima dengan baik hasil tes. Jika hasil NIPT berisiko tinggi maka akan dilakukan konfirmasi secara invasif dengan tindakan ambil sintesis. Diharapkan pasangan tidak panik jika mendapatkan hasil NIPT berisiko tinggi. Pasangan akan diberikan konseling wawasan pengetahuan mengenai trisomi, informasi perawatan trisomi multidisiplin ilmu, dan disarankan dapat bergabung nantinya dengan komunitas Trisomi, ungkap Aryani Aziz melalui bincang sehat yang diadakan manajemen Siloam Hospitals Sriwijaya, Rabu (17/01/2024) di kota Palembang.

    Dalam usia kehamilan 10 minggu saja, para ibu sudah bisa melakukan tes untuk kelainan kromosom dan jenis kelamin calon bayinya. Contoh kelainan kromosom adalah trisomi 21, trisomi 18, dan trisomi 13, yaitu Down Syndrome, Edward Syndrome, maupun Patau Syndrome.

    NIPT adalah tindakan yang tidak membahayakan kehamilan dan janin sehingga dapat memberikan rasa tenang bagi para ibu hamil dalam menjalani kehamilan. NIPT juga dapat mendeteksi keterbelakangan mental pada kasus yang ditemukan kelainan anatomi jani saat pemeriksaan skrining fetomaternal misal tempurung kepala yang tidak terbentuk sempurna, bibir sumbing, ataupun masalah jantung.

    “Seperti tes saat kehamilan yang mengambil air ketuban ibu dengan menusukkan jarum atau memeriksa darah janin dengan menusuk melewati uterus itu kan sangat berbahaya dan meningkatkan risiko terjadinya apa-apa untuk sang ibu maupun janin yang sedang dikandung.” tegas Dr. dr. Aryani.

    Dianjurkan Bagi Ibu Hamil
    Melakukan tes NIPT ini sangat dianjurkan untuk semua ibu yang sedang menjalani kehamilan, namun sayangnya kurang ter-cover oleh asuransi, yang menyebabkan terhambatnya melakukan tes ini untuk semua kalangan. NIPT paling penting dilakukan oleh para ibu dengan risiko tinggi, yaitu yang hamil di atas usia 35 tahun karena sel telur yang tidak terlalu banyak dan berkurangnya pilihan sel telur yang sehat, faktor genetik; seperti riwayat keluarga atau sebelumnya memiliki anak yang mempunyai kelainan, ataupun pernah mengalami keguguran yang berulang.

    “Terkadang seorang ibu memiliki ketakutan mau skrining dikarenakan ada riwayat keluarga yang memiliki kelainan. Mindset ini harus diubah agar menjalani kehamilan itu dapat tenang dan nyaman, tidak ada rasa khawatir sepanjang kehamilan”, tutur Aryani.

    Dokter Spesialis Obestetri dan Ginekologi – Konsultan Fetomaternal RS Siloam Sriwijaya turut menjelaskan, jika NIPT dijalankan dan hasilnya ada risiko kelainan, hal ini akan dikonfimasi lebih lanjut dengan tes skrining yaitu Fetomaternal untuk melihat lebih jelas dan akurat semua organ janin, mulai dari organ atas, kepala, hingga ujung jari kaki.

    Poin yang paling ditekankan oleh Aryani adalah kesehatan pra-konsepsi, yaitu menyiapkan kesehatan reproduksi sebelum program kehamilan. Dianjurkan 2-3 bulan sebelum kehamilan untuk menjaga ketat kesehatan. Misalnya dengan nutrisi cukup dan konsumsi asam folat untuk pembentukan tabung saraf. Pengetahuan untuk pentingnya konsumsi asam folat memang sudah menyebar di Indonesia, namun perlu ditekankan bahwa hal ini jauh lebih baik dilakukan sebelum kehamilan terjadi. Mengetahui keadaan nutrisi saat kehamilan juga sangat penting dengan cara periksa lanboratoriumdarah sehingga jika didapatkan kekurangan akan dapat dikoreksi dengan penambahan zat yg kurang tersebut agar tumbuh kembang janin dapat optimal. Rutin check up kehamilan dengan dokter SPOG dapat mengetahui apakah janin sudah cukup berat badan janin atau terlalu kecil.

    Pemerintah sedang mencanangkan Program Trieple Eliminasi yaitu sifilis, hepatitis, dan HIV. Hal ini sudah bisa dilakukan mulai trimester pertama.
    “Mari ibu-ibu, lakukan pemeriksaan rutin saat program kehamilan dan saat kehamilan untuk kehamilan yang aman, tenang, dan nyaman”, pungkas Aryani. (Red/rlls)

  • Bahu Terasa Nyeri Setelah Aktif Berolahraga? Ini Penjelasan Dokter Eka Hospital

    Bahu Terasa Nyeri Setelah Aktif Berolahraga? Ini Penjelasan Dokter Eka Hospital

    Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Tak diragukan lagi jika olahraga kini menjadi trend populer kembali yang dilakukan oleh semua kalangan masyarakat di Indonesia. Meningkatnya kesadaran orang-orang untuk mulai aktif secara fisik kembali terlihat dengan antusiasme masyarakat dalam melakukan variasi jenis olahraga, mulai dari sepakbola, golf, tenis, bulu tangkis, atau bahkan hanya sekedar lari dan senam pagi.

    Sudah tidak diragukan lagi jika semua jenis olahraga pasti memiliki manfaat yang baik untuk tubuh kita. Akan tetapi untuk orang yang belum berpengalaman, olahraga justru bukannya memberikan keuntungan, namun justru bisa menjadi sumber penyebab masalah kesehatan. Salah satu yang bisa terjadi yaitu rasa nyeri pada bahu.

    Tanpa disadari, bahu merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering digunakan dalam aktivitas olahraga. Beberapa bidang olahraga yang mengharuskan seseorang menggerakan bahu seperti tenis, bulu tangkis, golf, basket, hingga angkat beban bisa menjadi penyebab dari nyeri bahu yang dirasakan. Kenapa hal ini bisa terjadi? Simak penjelasan dr. Erica Kholinne, Sp.OT (K) Ph.DKonsultan Sendi Bahu dan SikuEka Hospital BSD.

    Apa Penyebab Nyeri Bahu?

    Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri pada bahu, akan tetapi kebanyakan nyeri bahu terjadi dikarenakan adanya pergerakan bahu berulang seperti diputar atau diayun yang bisa menyebabkan adanya rasa nyeri pada sendi bahu. Namun selain itu nyeri bahu juga bisa terjadi karena cedera yang terjadi pada saat olahraga, seperti robeknya ligamen, patahnya sendi/tulang, hingga luka.

    Ada beberapa jenis cedera penyebab nyeri bahu yang perlu diketahui, jenis-jenis tersebut memiliki penyebab nyeri yang berbeda-beda, yaitu: Dislokasi

    Dislokasi merupakan kondisi ketika tulang bahu keluar dari soketnya menyebabkan rasa nyeri yang disertai dengan pembengkakan dan memar.

    Fraktur (patah tulang)Tulang di bahu bisa saja patah atau retak pada saat terjatuh atau terkena pukulan keras. Akibatnya mungkin ketidak mampuan untuk bisa menggerakan lengan atau bahu terlihat menurun.

    Radang sendi yaitu kondisi dimana bursa (kantung berisi cairan yang menjadi bantalan di persendian bahu) membengkak dan teriritasi akibat dari gerakan yang sama berulang kali.

    Robekan tendon (rotator cuff)

    Robekan tendon rotator cuff pada sendi bahu merupakan jenis cedera otot bahu yang ditandai dengan adanya robekan pada satu atau lebih tendon dan otot rotator cuff.

    Rotator Cuff InjuryKenapa Olahraga Bisa Sebabkan Nyeri Bahu?Olahraga seperti tenis atau golf adalah jenis olahraga yang sangat membutuhkan pergerakan lengan sehingga bahu akan bekerja pada sebagian besar waktu. Namun tanpa pemanasan atau teknik bermain yang kurang baik, ini bisa menyebabkan gerakan berulang pada tangan dan menimbulkan gesekan yang bisa memicu radang pada sendi, dan menyebabkan rasa nyeri.

    Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Bahu?Nyeri bahu bisa mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan nyeri bahu karena postur bisa dimulai dengan melakukan peredaan nyeri dengan melakukan metode RIC: Rest (Istirahat), yaitu dengan mengistirahatkan tangan saat nyeri berlangsung dengan tidak menggerakan tangan terlalu banyak.

    Ice (Kompresi Dingin), Ambil kain atau benda lunak dingin dan taruh di area nyeri bahu untuk mengurangi rasa nyeriCompression (Menekan) untuk meredakan rasa nyeri. Dengan menggunakan kain atau perban untuk mencegah pembengkakan semakin membesarMelakukan latihan peregangan otot sebelum berolahraga juga sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadinya adanya cedera pada bahu.

    Jika nyeri bahu mulai terasa, hindari lakukan aktivitas fisik berat pada bahu terlebih dahulu agar nyeri tidak bertambah parah, namun jangan sepenuhnya berhenti menggunakan bahu karena bisa menghambat proses penyembuhan.

    Setelah itu pencegahan nyeri bahu bisa juga dilakukan dengan menjaga agar postur tubuh tidak berubah dan semakin memburuk, yaitu dengan menjaga posisi tulang belakang tetap tegak. Ini dikarenakan postur tubuh yang buruk diketahui dapat meningkatkan risiko setiap orang dalam mengalami nyeri bahu.

    Kapan Harus ke Dokter?

    Apabila nyeri bahu semakin parah dan tidak membaik setelah 1 minggu dilakukan RIC, atau sudah sangat sulit untuk menggerakkan lengan atau bahu, segera temui dokter spesialis bedah orthopedi untuk mengetahui sumber masalah dari nyeri bahu. Dokter dapat memeriksa dan mendiagnosis penyebab nyeri bahu dan menentukan perawatan terbaik sesuai diagnosis yang tepat. (red/rlls)

  • Rayakan HUT ke-8, Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta Beri Perlindungan 1000 Pekerja Rentan

    Rayakan HUT ke-8, Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta Beri Perlindungan 1000 Pekerja Rentan

    Mediakawasan.id, Jakarta – Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-8 tahun dengan mengusun tema Safety, Quality & Patient Centered.

    Pada kesempatan ini, rumah sakit yang terletak di Kecamatan Kalideres tersebut, memberikan donasi 1000 iuran Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi pekerja rentan yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online

    Dalam acara ini, hadir dr. Paul K. Pribadi, M.Med, selaku Direktur Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta, dan Ibu Veimeirawaty Kusnadi, selaku Direktur Corporate Ciputra Healthcare, yang secara simbolis menyerahkan Kartu Peserta  BP Jamsostek kepada perwakilan pekerja rentan dari komunitas Ojek Online Kalideres Bersatu dan Keluarga Besar Persaudaraan.

    Selain pemberian donasi, dalam acara ini digelar juga talkshow yang mengangkat topik Pentingnya Pengelolaan Risiko Kesehatan dan Kecelakaan Kerja, dengan narasumber  Bapak Alpian, dr. I Gde Anom A. Yudha, SpBS, FICS, FINSS, FINO, dr. Romy Darmawangsa, M.Kes, SpOT (K), dan dr. Paul K. Pribadi, M.Med., yang dimoderatori oleh Dr. drg. Anastasia Hermawan, M.Kes. 

    Dalam talkshow tersebut dibahas bahwa masih banyak masyarakat, terutama para pekerja di sektor informal (pelaku usaha kecil dan mikro beserta pekerjanya, pekerja rumah tangga dan pekerja rentan lainnya) yang belum memiliki jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja. 

    Seringkali terjadi seorang pekerja rentan, seperti pengemudi Ojek, mengalami kecelakaan saat bekerja, namun datang ke IGD tanpa memiliki jaminan asuransi apapun, sehingga harus mengeluarkan biaya pribadi untuk biaya pengobatan. 

    Padahal jika memiliki jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan, dapat memanfaatkan layanan di Rumah Sakit dengan fasilitas dan layanan yang lengkap seperti di Ciputra Hospital CitraGarden City, tanpa harus mengeluarkan uang pribadi. 

    Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batu Ceper Tangerang, Alpian menyambut baik donasi yang merupakan CSR tahunan dari Rumah Sakit ini. 

    Alpian mengungkapkan bahwa kepedulian perusahaan kepada pekerja rentan semacam ini patut dicontoh. Dengan demikian akan semakin banyak pekerja rentan, dapat terlindungi jamsostek. 

    dr. I Gde Anom A. Yudha, SpBS, FICS, FINSS, FINO, dan dr. Romy Darmawangsa, M.Kes, SpOT (K), selaku Dokter Spesialis, yang berpraktik di Rumah Sakit ini, saat talk show terungkap bahwa kedua dokter ini telah banyak menangani kasus trauma kepala maupun patah tulang akibat kecelakaan kerja, dan dengan adanya jaminan BPJS Ketenagakerjaan, dapat lebih memudahkan dokter dalam melaksanakan tindakan, dan merekomendasikan perawatan hingga tuntas, karena dari pihak keluarga pasien tidak lagi terbebani dengan biaya perawatan.

    dr. Paul menyampaikan Ciputra Hospital berkomitmen memberikan pelayanan Kesehatan dan penanganan kecelakaan kerja yang mengutamakan Safety, Quality & Patient Centered. 

    “Kami siap berkolaborasi dengan semua penjamin/payors, baik penjaminan secara pribadi, BPJS Ketenagakerjaan, Asuransi Kesehatan Swasta, maupun BPJS Kesehatan berikut skema Coordination of Benefit,” ucapnya.

    dr. Paul menambahkan, selain perlindungan terhadap kecelakaan kerja lewat BPJS Ketenagakerjaan, setiap pribadi dan keluarga, serta pemberi kerja perlu memiliki jaminan Kesehatan (Asuransi Kesehatan Swasta maupun BPJS Kesehatan) untuk mengelola risiko Kesehatan pribadi, keluarga, maupun karyawannya. 

    “Tujuannya agar setiap pribadi, keluarga maupun karyawan terlindungi kesehatannya, tetap produktif, dan tidak dipusingkan oleh biaya pengobatan yang tidak terduga,” jelasnya.

    Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta, yang salah satu unggulannya adalah Trauma dan Orthopaedic Center ini, merupakan Rumah Sakit Pemberi Layanan Kecelakaan Kerja yang telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.  

    Layanan unggulan lainnya adalah Cardiac & Vascular Center, Neuro & Stroke Center, Ginjal & Hemodialysis Center, Digestive & Minimal Invasive Surgery Center, Eye Center dan IVF Center. 

    Ciputra Hospital Citra Garden City yang terletak tidak jauh dari Bandara Soekarno Hatta ini, terakreditasi paripurna oleh KARS. 

    Dengan fasilitas yang modern dan lengkap, serta didukung oleh Dokter-Dokter Spesialis dan tenaga medis yang berpengalaman, membuat Rumah Sakit ini telah dipercaya masyarakat luas untuk memberikan solusi kesehatan maupun trauma kecelakaan kerja, bukan hanya dari Jakarta, bahkan juga pasien-pasien yang dirujuk dari luar Pulau Jawa. (Red/rlls)

  • Peringati Lima Tahun RS Siloam Kelapa Dua, Layani Kebutuhan Kesehatan Masyarakat Tangerang Sekitarnya

    Peringati Lima Tahun RS Siloam Kelapa Dua, Layani Kebutuhan Kesehatan Masyarakat Tangerang Sekitarnya

    Mediakawasan.id, Tangerang- Grup RS Siloam pada Kamis, 30 November 2023, merayakan 5 tahun pelayanan RS Siloam Kelapa Dua dengan tema “Everything Better When We’re Together”. Perayaan ini merupakan wujud komitmen Grup RS Siloam untuk terus hadir dalam melayani berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Dalam perayaan kali ini, RS Siloam Kelapa Dua mengundang mitra perusahaan & asuransi untuk menghadiri health talk bertema “Obs-Gyn & Pediatrician Collaboration for Maternal Health” serta hospital tour.

    Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat selama ini, RS Siloam Kelapa Dua juga telah mengadakan berbagai kegiatan bakti sosial antara lain, donor darah untuk masyarakat di wilayah Tangerang dan sekitarnya pada tanggal 14 November 2023, serta kunjungan ke panti wreda (jompo) pada tanggal 15 November 2023.

    Mulai menerima pasien sejak tahun 2019, RS Siloam Kelapa Dua sempat beralih fungsi di awal pandemi sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 dalam upaya tanggap darurat penanganan corona bersama pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Banten. Selama masa pandemi, RS Siloam Kelapa Dua telah merawat lebih dari 9.700 pasien, baik pasien rawat inap maupun rawat jalan. Kini, RS Siloam Kelapa Dua telah sepenuhnya menjadi rumah sakit umum dan menjadi salah satu rumah sakit pilihan di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

    RS Siloam Kelapa Dua berkapasitas lebih dari 100 tempat tidur dan didukung oleh lebih dari 70 dokter dan spesialis, serta lebih dari 130 perawat dan tenaga medis yang melayani lebih dari 6.000 pasien rawat jalan dan lebih dari 500 pasien rawat inap setiap bulannya. RS Siloam Kelapa Dua juga menyediakan berbagai fasilitas kesehatan pendukung seperti CT-Scan, hemodialisis, ekokardiografi (USG jantung), dan treadmill.

    RS Siloam Kelapa Dua hadir dengan layanan unggulan kesehatan ibu dan anak untuk menjawab peningkatan kebutuhan layanan kesehatan pasca pandemi, terutama ibu dan anak yang terlihat dari kenaikan angka kunjungan poli tersebut. Hingga kini, RS Siloam Kelapa Dua telah melayani kelahiran lebih dari 900 bayi dengan 70 di antaranya merupakan kelahiran dengan kasus COVID-19, merawat dan melayani lebih dari 11.000 pasien kebidanan dan kandungan dan lebih dari 10.000 pasien anak, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap. Layanan unggulan tersebut juga didukung oleh 5 dokter spesialis kebidanan dan kandungan (obsgyn) serta 4 dokter spesialis anak yang di antaranya memiliki sertifikasi sebagai konselor laktasi dan certified infant massage instructor (CIMI).

    Selain itu, RS Siloam Kelapa Dua terus melakukan penambahan fasilitas di antaranya dengan membuka kamar perawatan baru VIP dan kelas 1 di lantai 6 yang diperuntukkan bagi pasien dengan pembayaran pribadi maupun jaminan perusahaan dan asuransi swasta.

    “Kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak yang memungkinkan kami terus melayani masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya selama 5 tahun ini. Perjalanan kami masih sangat panjang dan kami akan terus berkembang untuk terus melayani seluruh masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” ujar dr. Dwi Putri Piandani, MARS selaku Direktur RS Siloam Kelapa Dua, disela perayaan. (red/rlls)

  • Dukung Akselerasi Layanan Kesehatan Tanah Air, Sinar Mas Land Hadirkan Biomedical Campus di BSD City

    Dukung Akselerasi Layanan Kesehatan Tanah Air, Sinar Mas Land Hadirkan Biomedical Campus di BSD City

    Mediakawasan.id, BSD City –  Pandemi COVID-19 dan terus meningkatnya prevalensi arus penyakit tidak menular yang dihadapi dunia telah menjadi perhatian Pemerintah Indonesia untuk menyiapkan pelayanan kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi saat ini maupun di masa yang akan datang. Menghadapi tantangan tersebut, Kementerian Kesehatan Indonesia telah menyusun 6 pilar transformasi kesehatan sebagai fondasi untuk menyempurnakan sistem kesehatan di Indonesia. Salah satu pilar yang terus diupayakan adalah Transformasi Teknologi Kesehatan, yakni memanfaatkan teknologi informasi dan bioteknologi di sektor Kesehatan.

    Guna mewujudkan transformasi teknologi kesehatan, pada 14 Agustus 2022, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan BGSi (Biomedical and Genome Science Initiative) yakni penyediaan pengembangan dan layanan diagnosa akurat serta pengobatan presisi dengan memanfaatkan informasi genetik berbasis biobanking. Dengan teknologi ini, kualitas penanganan medis akan meningkat karena pembiayaan kesehatan makin efektif. Selain itu, upaya pengembangan pengobatan presisi turut didukung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui pembentukkan Pusat Kolaborasi Riset Precision Oncology based Omics (PKR Promics).

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin pada Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2023 mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya untuk mengakselerasi dan memperkuat ketahanan kesehatan di Tanah Air dengan menambah pendirian rumah sakit di dalam negeri, meningkatkan kualitas tenaga kesehatan hingga pengadaan sarana prasarana termasuk penelitian yang menunjang kualitas fasilitas kesehatan di Indonesia. Untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam melaksanakan tranformasi kesehatan, Sinar Mas Land melalui Digital Hub menghadirkan Biomedical Campus, sebuah fasilitas yang disediakan untuk mendukung sekaligus meningkatkan kegiatan penelitian, serta menghadirkan ekosistem fasilitas kesehatan lainnya mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan terdepan.

    Andi Ony, Pj Bupati Kabupaten Tangerang, mengatakan, “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kegiatan hari ini yang dilaksanakan oleh Sinar Mas Land. Biomedical Campus merupakan langkah besar dan strategis dalam merespon kebutuhan layanan dan fasilitas kesehatan terbaik bagi masyarakat dengan beragam keunggulan, seperti infrastruktur teknologi modern, lokasi yang strategis, dan multi akses. Semoga kehadiran Biomedical Campus ini dapat membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan kesehatan berkelas dunia. Selain itu, kami juga yakin bahwa inisiatif tersebut juga dapat meningkatkan kualitas SDM, menciptakan lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tangerang dan Indonesia secara umumnya.”

    Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyatakan, “Saya memahami bahwa kolaborasi antar pemerintah, industri, maupun swasta sangat dibutuhkan agar transformasi digital di bidang kesehatan ini berhasil membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia. Kolaborasi dengan institusi pelayanan, pendidikan, dan penelitian pun juga sangat penting. Kita semua perlu bersinergi dan bersatu-padu. Saya melihat misi Biomedical Campus sejalan dengan agenda transformasi digital yang dijalankan Kementerian Kesehatan. Transformasi digital berpotensi sangat besar, terlebih memasuki era Society 5.0 yang menggabungkan ilmu dan teknologi super intelligence untuk melayani manusia.”

    Airlangga Hartarto, Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menambahkan, “Selamat atas peluncuran gedung Biomedical Campus, saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Sinar Mas Land untuk mendukung transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Kita ketahui bersama Indonesia akan memiliki bonus demografi sampai tahun 2038, kita akan memiliki generasi yang produktif dan ingat untuk menjadi produktif itu harus sehat.  Apalagi BSD City sudah memiliki dua kampus tingkat internasional yakni Apple Academy dan Monash University, maka kehadiran Biomedical Campus sangat penting untuk menciptakan kawasan center of excellence pendidikan berbasis digital. Fasilitas pendidikan dan penelitian kesehatan akan meningkatkan kemampuan research dalam negeri untuk menjawab tantangan kesehatan global.”

    Dalam kesempatan tersebut, Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land menjelaskan, “Biomedical Campus merupakan inovasi terbaru dan komitmen dari Sinar Mas Land untuk menghadirkan sarana prasarana, sumber daya, dan layanan kesehatan di BSD City. Kami harap kehadiran Biomedical Campus dapat mendukung upaya pemerintah untuk melakukan penelitian dan pengembangan kesehatan yang memperkuat sistem kesehatan nasional dengan menghadirkan peneliti dan tenaga kesehatan berkualitas yang dapat bersaing di tingkat internasional. Semoga Biomedical Campus dapat menjadi magnet bagi perusahaan terkemuka dari seluruh dunia untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat pengembangan riset dan teknologi kesehatan.”

    Smart Building Biomedical Campus berada berdiri di atas tanah seluas +/-11.800 m2 dengan luas gedung +/-31.800 m2. Terdapat sejumlah layanan utama di Biomedical Campus yakni gedung perkantoran, smart business center, experience center, makerspace serta F&B. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat dan akurat, Biomedical Campus menggunakan teknologi digital twin dari Microsoft, teknologi ini mengubah manajemen pengelolaan gedung yang dulunya manual dan terbatas pada pemeriksaan fisik, menjadi digital, prediktif dan akurat.

    Gedung pintar Biomedical Campus juga akan menawarkan smart experience bukan hanya bagi pengelola gedung namun juga pada tenant dan pengunjung. Sistem dan subsistem gedung didesain menggunakan VMS (Visitor Management System) yang akan memberikan kemudahan akses masuk secara FR (Face Recognition) atau QR (Quick Response) Code. Fasilitas Smart parking juga akan dinikmati oleh tenants maupun pengunjung. Sinar Mas Land menggelontorkan dana investasi sebesar Rp2 triliun untuk pengembangan selama 5 tahun ke depan.

    Biomedical Campus direncanakan akan mulai beroperasi pada Januari 2024. Pada kesempatan yang sama, jajaran management Sinar Mas Land melakukan penandatangan kerja sama strategis bersama sejumlah partners di bidang Kesehatan. Adapun partners tersebut di antaranya PT Etana Biotechnologies Indonesia, Asa Ren, Pathgen Diagnostik Tekno, Fullerton Health Indonesia, Pyridam Farma, I-SWAM, Monash University, Careoth Inc., dan AWS Indonesia.

    Biomedical Campus berlokasi di kawasan Digital Hub yang merupakan inovasi terbaru dari Sinar Mas Land guna menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital serta layanan kesehatan terdepan yang memiliki infrastruktur teknologi dan fasilitas lengkap. Dari sisi kemudahan akses, Biomedical Campus berada di lokasi yang sangat strategis dan dapat diakses melalui sejumlah ruas Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A, Tol Jakarta-Merak (Tol Kebon Jeruk), dan Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol Kunciran-Serpong, JORR 2, Tol Bandara Soekarno-Hatta, dan Tol Jagorawi. Mobilitas dari/ke Biomedical Campus pun juga didukung dengan beragam pilihan transportasi umum mulai dari free shuttle bus BSD Link, feeder bus BSD City, dan kereta Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City. Selanjutnya, BSD City juga telah dilengkapi dengan fasilitas pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi baik dari dalam negeri hingga luar negeri yaitu Monash University. (Red/*)