Category: Kesehatan

  • Sepuluh Ribu Remaja Putri di Tangsel Ikut Gerakan Minum Tablet Tambah Darah

    Sepuluh Ribu Remaja Putri di Tangsel Ikut Gerakan Minum Tablet Tambah Darah

    Mediakawasan.id, Pamulang Tangsel – Sepuluh Ribu remaja putri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti gerakan minum tablet tambah darah serentak, Sabtu (30/7). Gerakan minum tablet penambah darah tersebut berlangsung di SMK Kesehatan Letris, Pamulang, Tangsel. Gerakan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel, melalui Dinas Kesehatan untuk menekan angka prevalensi anemia, serta menurunkan angka stunting di wilayah termuda se-Banten ini.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada adik-adik yang sudah berpartisipasi. Ini adalah merupakan program kami untuk menurunkan angka anemia dan stunting di Kota Tangsel,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam acara tersebut.

    Sebab seperti diketahui, lanjut Pilar, anak-anak remaja putri atau siswi ini di masa depan akan menjadi seorang ibu. Untuk itu, faktor kesehatan mereka harus dijaga sedari berusia dini. “Adik-adik mau jadi tenaga kesehatan di Tangsel? Di puskesmas, rumah sakit, atau di Dinas Kesehatan. Nah syaratnya harus sehat dulu,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendallin Mahdaniar memaparkan, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak. “Berbarengan dengan ini juga dilaksanakan di 34 sekolah mulai dari SMP, MTs, SMA dan SMK di Tangsel. Dengan jumlah remaja putri yang sama sama pagi hari ini minum tablet tambah darah, adalah sebanyak 10.224 orang,” papar Allin.

    Gerakan minum tablet tambah darah serentak ini, kata Allin, akan terus digencarkan secara rutin di seluruh sekolah di wilayahnya.

    “Tujuan dari kegiatan ini, sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri dan untuk percepatan penurunan stunting di Tangsel,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Letris, Tri Widiarti memberikan apresiasinya kepada Pemkot dan Dinkes Tangsel yang telah mengadakan kegiatan minum tablet tambah darah serentak di sekolahnya ini.

    “Saya ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinkes yang telah mengadakan dan mencanangkan program minum tablet ini. Semoga menjadi program yang bisa membuat kesadaran remaja putri untuk minum tablet tambah darah secara rutin sesuai kebutuhan,” ungkapnya. (Red/rlls)

  • Pentingnya Deteksi Dini Kanker pada Anak

    Pentingnya Deteksi Dini Kanker pada Anak

    Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Kanker adalah suatu kondisi ketika sel tubuh telah kehilangan kendali terhadap mekanisme normalnya. Hal ini membuat sel-sel tubuh mengalami pertumbuhan abnormal, cepat dan tidak terkendali. Deteksi dini kanker pada anak akan memperbesar harapan sembuh. Ini dikatakan oleh dr. Fitri Primacakti,Sp.A (K) Onk, Spesialis Anak Konsultan Hematologi – Onkologi Eka Hospital BSD.

    “Deteksi dini kanker pada anak akan memperbesar harapan kesembuhannya. Hasil diagnosis awal akan mempercepat proses penanganan dan pengobatan, semakin cepat penanganannya, maka harapan sembuh semakin besar,” tutur dr Fitri, disela kegiatan Media Gathering Eka Hospital, di Lumino Cafe BSD, Kamis (29/07).

    Lebih lanjut, dr Fitri menyebutkan, ada 2 faktor penyebab kanker pada anak, yaitu faktor lingkungan dan faktor genetik. Beberapa faktor dari lingkungan yaitu seperti radiasi, infeksi virus, tegangan listrik tinggi serta zat-zat kimia.

    Menurut dr. Fitri ada baiknya orang tua memperhatikan beberapa gejala kanker pada anak, sebagai awal deteksi dini sebelum selanjutkan dibawa ke dokter.

    “Anak penyitas kanker biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti; demam berulang tanpa alasan yang jelas. Demam seperti ini bisa menjadi ciri ciri atau tanda leukimia. Pendarahan yang terjadi tiba tiba. Mudah memar, luka, lebam dan gusi berdarah. Penurunan berat badan disertai mual dan muntah. Benjolan di beberapa tubuh pada anak. Mata kucing, yakni adanya cahaya atau kelainan pada bola mata anak, saat difoto dalam suasana gelap,” ungkap dr Fitri.

    “Beberapa jenis kanker yang sering menyerang pada anak, di antaranya; Leukimia yakni kanker yang menyerang sel darah putih. Retinoblastoma, kanker pada mata. Osteosarkoma, kanker pada tulang. Limfoma, kanker pada darah. Dan Neuroblastoma, kanker pada saraf,” imbuh dr Fitri.

    Dia juga menjelaskan pencegahan kanker pada anak bisa dilakukan, dengan menerapkan pola hidup sehat pada anak. Seperti, melakukan cek kesehatan secara berkala. Menghindari paparan asap rokok. Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga. Pengaturan pola makan, serta istirahat yang cukup.

    “Jika melihat gejala segera konsultasi ke dokter, agar pada anak tersebut bisa dilakukan pemeriksaan, seperti pemeriksaan dilakukan sesuai dengan jenis kanker. Melakukan foto rontgen, biopsi, tes darah. Setelah itu lakukan pemeriksaan penunjang seperti : MRI, CT SCAN, USG,” tutup dr Fitri. (Red/*)

  • Pertama dan Satu-Satunya di Tangsel, RS Premier Bintaro Hadirkan MRI 3 Tesla

    Pertama dan Satu-Satunya di Tangsel, RS Premier Bintaro Hadirkan MRI 3 Tesla

    Mediakawasan.id, Bintaro Tangsel- Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB), Tangerang Selatan hari ini meluncurkan fasilitas kesehatan terbaru yakni alat radiologi dengan teknologi MRI 3 Tesla. Teknologi MRI 3 Tesla ini dapat menggambarkan bagian dalam tubuh manusia dengan lebih detail, dan akurat, seperti tungkai, tulang belakang, saraf, otak, perut, jaringan dan otot, serta organ tubuh lainnya. Sehingga memudahkan bagi dokter untuk melakukan diagnosis dan intervensi pada keluhan pasien.

    “Tesla merupakan besaran intensitas medan magnet. Semakin tinggi intensitas magnet, semakin detail gambar pencitraan yang dihasilkan,” kata dr Riris Himawati, Sp.Rad, Kepala Unit Radiologi RS Premier Bintaro, dalam kegiatan Media Gathering RSPB, Selasa (26/7/2022).

    Kedua hal tersebut diakui sangat mempengaruhi dokter dalam menegakkan diagnosis. Semakin jelas dan detail gambar pencitraan maka dokter akan lebih mudah dan cepat mendiagnosis penyakit. Dengan demikian maka proses penanganan penyakit pun akan lebih cepat dilakukan.

    Di Indonesia, RS Premier Bintaro menjadi salah satu jajaran rumah sakit di Indonesia yang telah memiliki MRI 3 Tesla dengan teknologi mutakhir Deep Learning dan AIR Technology terbaru. Selain itu MRI 3 Tesla juga dilengkapi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).

    Berbeda dengan versi sebelumnya yakni MRI 1,5 Tesla, maka MRI 3 Tesla ini, kata dr Raditya Utomo, Sp.Rad (K), Dokter Spesialis Radiologi RS Premier Bintaro, memiliki diameter gantry atau kerangka lubang pemeriksaan yang lebih luas yaitu 70 cm, dan lebih terang, sehingga pasien akan merasa lebih nyaman, khususnya bagi pasien yang phobia pada lubang gelap dan sempit.

    “Pada MRI 1,5 Tesla, lubang pemeriksaaan hanya 60 cm, tapi kalau MRI 3 Tesla sudah 70 cm,” jelasnya.

    MRI 3 Tesla ini juga dilengkapi dengan perangkat musik dan pemutar video yang dapat dinikmati saat pemeriksaan berlangsung, sehingga pasien merasa terhibur dan tidak jenuh.

    “Teknologi AIR Coil yang ringan serta fleksibel untuk semua ukuran dan bentuk tubuh pasien, melengkapi kecanggihan alat ini, sehingga posisi pasien dapat diatur senyaman mungkin,” jelas dr Raditya.

    Dan yang tidak kalah menariknya, teknologi Deep Learning yang telah terpasang, dapat memangkas waktu pemeriksaan sebesar 40-60% lebih cepat, dengan kualitas gambar pencitraan yang lebih baik, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat dengan hasil yang lebih akurat dan meyakinkan. Sebagai contoh, jika dengan alat pada versi sebelumnya pemeriksaan brain rutin dilakukan selama 18 menit, maka menggunakan MRI 3 Tesla hanya memakan waktu 10 menit. Begitu juga untuk pemeriksaan spine rutin, pada versi sebelumnya pemeriksaan tersebut berlangsung selama 28 menit, pada MRI 3 Tesla hanya memakan waktu 16 menit. Dan yang juga sangat menarik, penghematan waktu pada pemeriksaan brain stroke akut, yang pada versi sebelumnya memakan waktu 11 menit, dengan MRI 3 Tesla hanya menghabiskan waktu 5 menit. Hal ini otomatis mempercepat dokter dalam menegakkan diagnosis penanganan pada kasus stroke.

    Dalam proses pemeriksaan MRI, suara bising yang ditimbulkan resonansi suara yang semakin besar, seringkali menjadi masalah yang mengganggu pasien. Oleh karena itu, RS Premier Bintaro menyediakan head set untuk memutar musik dan menyediakan kacamata 3D untuk menonton video sesuai keinginan pasien selama pemeriksaan berlangsung.

    Selain itu, MRI 3 Tesla ini dilengkapi dengan software Silence Scan untuk mengurangi suara yang timbul, terutama pada pemeriksaan brain, ditambah lagi ada software ART (Accoustic Reduction Technology) yang dapat mengurangi kebisingan tersebut.

    “Ruangan MRI pun didesain dengan sangat elegan, dilengkapi dengan mood light, sehingga menambah kenyamanan dan memberikan ketenangan kepada pasien selama pemeriksaan dilakukan,” tambahnya.

    Dengan hadirnya MRI 3 Tesla ini, RS Premier Bintaro membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan selalu berinovasi menyediakan teknologi terkini pada dunia medis di Indonesia, demi memberikan pelayanan yang semakin cepat dan akurat sesuai dengan kebutuhan pasien.

    Manager Marketing RS Premier Bintaro drg Kencana Widia, MARS menjelaskan, MRI 3 Tesla mulai digunakan di RS Premier Bintaro sejak 3 Juni 2022. Untuk wilayah Tangsel, RSPB adalah satu-satunya rumah sakit yang memiliki layanan MRI 3 Tesla. Ada sekitar 500 pasien telah memanfaatkan teknologi radiologi tersebut dengan berbagai keluhan dan diagnosis penyakit. Pemanfaatkan MRI 3 Tesla selain untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan pasien, juga didasari oleh semangat mendukung program health tourism.

    “Jadi untuk mendapatkan layanan kesehatan yang canggih dan nyaman, masyarakat sekarang tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Sebab RS Premier Bintaro sudah ada,” katanya.

    Sementara itu CEO RS Premier Bintaro dr Martha L Siahaan, MARS mengatakan, RS Premier Bintaro akan terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat luas melalui lima layanan unggulan yakni Ortopedik, Vaksular, Ortopedik Spain, Skin and Laser dan Klinik Sport atau Olahraga. Pandemi Covid-19 kata dr Martha telah merenggut banyak nyawa tidak memandang usia tua atau muda. “Berkaca dari pandemi Covid-19 kita semua menjadi semakin paham dan menyadari bahwa sehat itu mahal,”pungkasnya. (Red/*)

  • Teknik Operasi Bedah Mikro Untuk Rekonstruksi Payudara

    Teknik Operasi Bedah Mikro Untuk Rekonstruksi Payudara

    Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak di Indonesia adalah kanker payudara dan kanker serviks (leher rahim) dengan angka hampir mencapai 30% dari keseluruhan jumlah penderita kanker. Pada umumnya kedua kanker diatas terjadi pada kaum perempuan.

    Dokter Rachadian BMedSc, SpBP-RE (K)Konsultan Bedah Mikro Rekonstruksi dan Oncoplasty, menjelaskan bahwa saat kanker payudara sudah menggerogoti tubuh, mungkin sebagian pasien akan menjalani mastektomi atau pembedahan pengangkatan payudara, dan ini terkadang menjadi momok sendiri bagi kaum Perempuan. Namun dengan berbagai pilihan operasi rekonstruksi payudara, seorang wanita yang telah menjalani operasi mastektomi dapat terbantu untuk memulihkan tampilan payudaranya.

    Tidak hanya untuk estetika dan bentuk payudara, rekonstruksi juga dapat dilakukan untuk mencegah atau menghilangkan bengkak di lengan pasca mastektomi yang disebabkan terganggunya aliran kelenjar limfa atau getah bening. Pada kasus tertentu, penyumbatan yang terjadi dapat meningkatkan ukuran lengan dua sampai tiga kali dari normal, sehingga menyulitkan pasien, ungkap Dokter yang aktif menimba ilmu subspesialisasi bedah mikro rekonstruksi di berbagai negara seperti Belgia, Spanyol, Mexico dan USA.

    “Rekonstruksi payudara merupakan salah satu usaha untuk mengembalikan payudara ke bentuk semula pasca tindakan mastektomi atau lumpektomi, hanya saja prosedur ini tidak diperuntukkan untuk semua perempuan, namun merupakan hak dari setiap perempuan untuk mengetahui dan mendapatkan pilihan rekonstruksi setelah operasi pengangkatan kanker payudara,” ujar Dokter yang berpraktik di Eka Hospital BSD ini.

    Secara garis besar terdapat dua pilihan metode operasi dalam melakukan rekonstruksi payudara, dimulai dari pemasangan implant silikon payudara hingga rekonstruksi menggunakan jaringan dari tubuh mereka sendiri atau biasa disebut flap. Operasi rekonstruksi payudara dapat dilakukan dalam waktu bersamaan, segera setelah prosedur mastektomi, atau ditunda di waktu yang akan datang.

    Proses rekonstruksi payudara untuk mendapat hasil yang terbaik, atau mendekati bentuk payudara yang normal, sering kali membutuhkan beberapa tahapan operasi.Rekonstruksi dengan metode flap melibatkan pengangkatan jaringan dari satu bagian tubuh pasien misalnya dari perut, punggung, bokong atau paha dan memindahkannya ke dada untuk membentuk payudara baru.

    “Teknik operasi ini menciptakan payudara lembut yang natural dan hangat, namun tak bisa dipungkiri memang akan meninggalkan bekas luka di bagian tubuh lainnya, yang tentunya akan diusahakan tersamar. Keuntungan lainnya flap tidak akan pecah, bocor, mengeras, dan tidak perlu diganti seumur hidup, karena bersifat permanen dan tidak memerlukan perawatan atau operasi berulang dari waktu ke waktu. Meskipun, tindakan Flap membutuhkan waktu operasi yang lebih lama dibandingkan dengan implan, perawatan dan pemulihan pasca flap dapat memakan waktu lebih lama sekitar 4-6 minggu, dibandingkan dengan implant yang separuhnya lebih singkat.

    Beberapa opsi flap yang sering ditawarkan adalah flap pedikel seperti flap Latisimus Dorsi dan flap TRAM (Tranverse Rectus Abdominis Muscle), yang notabene tidak memerlukan teknik bedah mikro. Namun kedua pilihan diatas seringkali menimbulkan kehilangan atau kelemahan otot dari area di mana jaringan tersebut diambil. Contohnya pada teknik operasi flap TRAM, sebagian otot perut diambil sehingga memungkinkan terjadinya tonjolan isi perut atau herniasi pada dinding perut. Opsi flap yang lebih modern yaitu disebut flap perforator dengan teknik bedah mikro, opsi ini mempertahankan otot pasien sehingga pemulihan lebih cepat, serta mempertahankan fungsi dan kekuatan otot pasien dalam jangka panjang.Prosedur flap perforator yang lebih modern, contohnya seperti flap bebas DIEP (Deep Inferior Epigastric Perforator), tidak ditawarkan secara rutin oleh semua ahli bedah plastik karena kerumitan operasi dan kebutuhan akan pelatihan tambahan. Flap bebas DIEP menggunakan kulit dan lemak dari perut bagian bawah, tetapi tidak seperti flap TRAM, flap ini melindungi semua otot perut. Jaringan flap DIEP diangkat dari perut dan ditransplantasikan ke dada untuk membentuk payudara baru, di mana pembuluh darah yang disertakan bersama flap DIEP disambungkan ke pembuluh darah resipien di dinding dada dengan teknik bedah mikro modern menggunakan instrumen khusus dan mikroskop canggih. Karena semua otot perut terlindungi, pasien mengalami lebih sedikit rasa sakit, sembuh lebih cepat dan memiliki komplikasi perut yang jauh lebih sedikit (dibandingkan dengan flap TRAM. Metode flap bebas DIEP untuk payudara memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi (99% lebih di tangan yang paling berpengalaman pada center terbaik di USA, di center Indonesia hampir mendekati sekitar 94%).

    Dokter Rachadian juga menegaskan bahwa meski beberapa pilihan rekonstruksi lebih baik daripada yang lain dalam situasi tertentu, tidak ada “teknik terbaik” dalam hal rekonstruksi payudara. Pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan keinginan, kebutuhan, situasi, dan kesehatan medis pasien secara keseluruhan.

    Siapa pun yang tertarik dengan rekonstruksi payudara dengan operasi bedah mikro harus berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi dan estetik bersertifikat, terutama yang mengkhususkan diri dalam bedah mikro rekonstruksi payudara. Idealnya, konsultasi ini harus dilakukan sebelum operasi mastektomi sehingga pilihan rekonstruksi segera dapat dipertimbangkan, atau dalam kasus rekonstruksi yang tertunda, pasien lebih siap tentang proses di masa depan. (Red/rlls)

  • Eka Hospital Kenalkan Cryoablation, Teknologi Terkini untuk Gangguan Irama Jantung Atrial Fibrillasi

    Eka Hospital Kenalkan Cryoablation, Teknologi Terkini untuk Gangguan Irama Jantung Atrial Fibrillasi

    Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Pelayanan dan pencegahan penyakit jantung dewasa ini memerlukan pendekatan multi-disiplin dan komprehensif karena kompleksitas penyakitnya. Untuk itu Eka Hospital menghadirkan Pusat Layanan Jantung dan Pembuluh Darah. MY Cardia merupakan Unit Layanan Jantung & Pembuluh Darah atau Unit Kardiovaskuler yang menawarkan layanan lengkap untuk berbagai kasus gangguan jantung dan pembuluh darah, yang dipimpin langsung oleh DR. Dr. Muhammad Yamin, Sp.JP (K), Sp.PD, FACC, FSCAI yang juga merupakan mantan dokter kepresidenan Republik Indonesia yang hingga saat ini masih dilibatkan.

    Salah satu jenis penyakit jantung yang saat ini semakin meningkat adalah gangguan irama jantung yang dikenal sebagai aritmia. Aritmia sendiri terdiri dari beberapa jenis mulai dari yang ringan sampai yang dapat menyebabkan stroke atau kematian mendadak.

    Atrial Fibrillasi (AF) adalah salah satu contoh aritmia yang menyita perhatian para pekerja kesehatan. Kelainan irama terjadi akibat kekacauan listrik di serambi kiri sehingga darah tidak dapat dipompa dengan lancar ke bilik kiri. Keadaan ini akan memicu pembentukan bekuan darah yang dapat memicu stroke fatal. Akibat buruk lain adalah terjadinya gagal jantung adalah penurunan kualitas hidup dan kematian. Pasien dengan irama AF memiliki risiko stroke lima kali lebih tinggi dibanding dengan pasien irama normal.

    Faktor risiko terjadinya AF adalah usia lanjut, darah tinggi, kencing manis, kegemukan, merokok, dan malas bergerak (sedentary life). Sedangkan faktor penyebab lainnya disebabkan penyakit jantung katub, penyakit kalenjar tiroid, dan bahkan pada beberapa keadaan tidak jelas penyebabnya.

    Diperkirakan terdapat 3 juta pasien AF di Indonesia dewasa ini.Gejala yang paling sering dirasakan pasien adalah berdebar, sesak nafas saat aktivitas, lelah, dan seringnya pasien AF (sekitar 25%) diketahui setelah mengalami stroke. Stroke akibat AF biasanya fatal dengan kecacatan yang berat.

    Penanganan AF dapat dilakukan dengan obat-obatan untuk mencegah stroke, mengendalikan laju irama, atau mengembalikan irama normal. Bila obat-obatan gagal, maka cara lain untuk menangani AF dengan melalui tindakan ablasi kateter yang menggunakan teknologi pemetaan tiga dimensi atau 3D mapping system. Teknologi ini sangat baik namun tetap memiliki kekurangan seperti waktu tindakan panjang (long-procedural time) sekitar 4 jam.

    Semakin lama waktu tindakan maka akan meningkatkan risiko komplikasi dan paparan radiasi baik terhadap pasien maupun tenaga medis. Saat ini, untuk jenis AF tertentu, dapat dilakukan prosedur ablasi kateter yang lebih singkat dan efektif dengan memakai Cryo Ablation Technology. Tehnik ini memakai energi dingin (cold energy) untuk memutuskan sinyal listrik yang kacau sehingga menjadi normal Kembali.

    “Cryo Ablation Atrial Fibrilasi umumnya dianggap sebagai pengobatan yang aman dan efektif setelah obat antiaritmia. Tindakan ini termasuk invasif minimal, artinya tidak perlu membuka dada atau membuat sayatan besar. Risiko komplikasinya pun sangat kecil, namun pasien tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter terkait prosedur yang tepat untuk penangangan masalah jantung. Tentunya kita ingin memberikan layanan terbaik untuk masyarakat”, ungkap DR. Dr. Muhammad Yamin, Sp.JP (K), Sp.PD, FACC, FSCAI selaku Chairman MY Cardia Eka Hospital.

    Beliau juga menegaskan bahwa setelah menjalani ablasi kateter, semua pasien harus tetap menjalani pola hidup sehat seperti makan makanan berserat, olahraga teratur, hindari rokok dan alkohol berlebih. Perlu diketahui bahwa MY Cardia adalah satu satunya institusi swasta pertama di Indonesia yang memberikan pelayanan Cryo Ablation di Indonesia.

    Selain gangguan irama, MY Cardia juga melakukan prosedur pemasangan Alat Elektronik Kardiak Implant (Cardiac Implantable Eletronic Device) seperti pacu jantung, Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) yang berguna untuk pencegahan kematian jantung mendadak, Cardiac Resynchronization Therapy (CRT/CRT-D) untuk penanganan gagal jantung dengan pompa lemah, dan Implantable Loop Recorder (ILR) sebuah alat rekam untuk mendeteksi gangguan irama dalam jangka panjang sampai dengan 3 tahun.

    Cakupan layanan unggulan lainnya seperti pemasangan ring/ stent jantung kualitas tinggi (High Quality Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty/PTCA), penutupan defek/ bocor jantung dengan alat, dan operasi katub, kelainan jantung bawaan, dan bedah pintas koroner. Dari sisi diagnostic, MY Cardia juga melakukan pemeriksaan canggih Multislice Computerized Tomography/ MSCT jantung dan pembuluh darah juga MRI Jantung untuk mendukung pengelolaan holistik kasus-kasus yang kompleks.

    Saat ini, Pusat Layanan Jantung Eka Hospital didukung oleh dokter- dokter profesional yakni: Dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, Dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP, (K), Dr. Haryadi, Sp.JP (K), FIHA, Dr. Simon Salim. Sp.PD – KKV, Mkes, AIFO, FINASIM, FACP, FICA., dr. Celly Anantaria Atmadikoesoemah, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, MMedEd.

    “Di Indonesia tidak banyak dokter spesialis jantung yang juga merupakan konsultan aritmia. Bahkan jumlahnya hanya berkisar 42 dokter di seluruh Indonesia. Di Eka Hospital, kami memiliki 5 dokter spesialis jantung yang juga merupakan konsultan aritmia. Eka Hospital juga sudah melakukan lebih dari 100 tindakan ablasi jantung setiap tahunnya. Tindakan tersebut bisa dilakukan di seluruh cabang Eka Hospital”, tambah drg. Rina Setiawati selaku Chief Operating Officer (COO) Eka Hospital Grup. (Red/rlls)

  • Bersama Dokter Spesialis Berpengalaman, Brawijaya Hospital Depok Buka Berbagai Layanan Unggulan

    Bersama Dokter Spesialis Berpengalaman, Brawijaya Hospital Depok Buka Berbagai Layanan Unggulan

    Mediakawasan.id, Jakarta– Diresmikan awal tahun 2018, Brawijaya Hospital Depok terus meningkatkan eksistensinya. Seiring bertambahnya usia, Brawijaya Hospital Depok saat ini telah dilengkapi dengan berbagai layanan kesehatan unggulan. Tidak hanya didukung oleh dokter-dokter spesialis berpengalaman, Brawijaya Hospital Depok juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis yang mumpuni.

    Berada di lingkungan perumahan elite dan berkembang, Brawijaya Hospital Depok menjadi alternatif rumah sakit berkualitas bagi masyarakat Depok dan sekitarnya. Hari ini, Selasa 12 Juli 2022, Brawijaya Hospital menggelar acara Clients Gathering. Acara yang diadakan di Hotel Mulia Jakarta ini, selain sebagai ajang silaturahmi para stake holder, sekaligus juga untuk memperkenalkan layanan unggulan yang tersedia di Brawijaya Hospital Depok.

    Peluncuran yang dihadiri sederet artis senior seperti Roy Marteen, Cici Tegal, Doni Damara sebagi Host, Diah Permata Sari, juga menghadirkan musisi muda berbakat, Dul Jaelani dan Nisa Sabyan.

    “Saat ini, di Brawijaya Hospital Depok telah tersedia berbagai layanan unggulan di antaranya : 1. Layanan IPM (Interventional Pain Management), oleh tim dokter ortopedi dan saraf : dr Ajiantoro Sp.Ot K spine, dan dr. Paramita Sp.Ot. 2. Layanan Endoskopi oleh dr. Aru Ariadmo Sp.Pd, KGEH. 3. Layanan Fetomaternal oleh dr. Reza Tigor Manurung Sp.Og KFM. 4. Layanan Laparoskopi Obgyn, dr. Indra Gazali Sp.OG. FMAS. DMAS. F.ART. FICRS, 5. Layanan Ibu dan Anak oleh dr. Nadine Shakina Tabit, Sp. A, M.Kes, serta masih ada layanan lainnya,” tutur Direktur Brawijaya Hospital Depok, drg. Hestiningsih MARS.

    Hesti juga menyebutkan bahwa, Brawijaya Hospital Depok sudah bisa melayani secara advance bagi penanganan stroke dan kecelakaan kerja (trauma center), serta sudah bisa melakukan CT Scan sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit tertentu. “Tentunya di dukung dengan kerjasama yang baik kami dengan perusahaan asuransi ketenagakerjaan, juga asuransi kesehatan swasta,” ungkap Hesti.

    Layanan IPM

    Interventional Pain Management (IPM), saat ini bisa menjadi salah satu solusi bagi penanganan kasus pengapuran tulang belakang dan pengapuran pada lutut. Layanan yang sudah diterapkan di Brawijaya Hospital Depok ini, menjadi metode terapi yang banyak diminati oleh pasien yang mengalami gangguan orthopedi dan saraf kejepit.

    Layanan Fetomaternal

    Fetomaternal adalah sub spesialisasi dari bagian kandungan dan kebidanan (obstetri dan ginekologi). Sub spesialisasi ini berfokus pada deteksi dan mendignosis kelainan pada fetal (janin) dan maternal (ibu). Layanan ini menjadi salah satu unggulan di Brawijaya Hospital Depok.

    Layanan Laparoskopi

    Laparoskopi menjadi alternative pembedahan minimal invansif. Metode bedah yang sering disebut dengan operasi lubang kunci ini, hanya membutuhkan sayatan kecil pada perut sekitar 3-4 sayatan kecil. Secara estetik, metode Laparoskopi tidak menimbulkan guratan yang berarti pada perut pasien. Tak heran jika metode Laparoskopi kini menjadi trend operasi saat ini. Layanan Laparoskopi juga telah tersedia di Brawijaya Hospital Depok.

    Layanan Endoskopi

    Endoskopi adalah prosedur pemeriksaan yang bertujuan untuk melihat kondisi organ tubuh tertentu secara visual, dengan alat khusus yang disebut endoskop. Selain itu, endoskopi juga dapat digunakan sebagai prosedur pembedahan. Alat berupa selang lentur yang dilengkapi dengan kamera pada ujungnya ini akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui lubang dari saluran, seperti mulut, anus, serta lubang kencing atau melalui sayatan kulit yang dibuat khusus untuk endoskopi. Layanan Endoskopi juga telah tersedia di Brawijaya Hospital Depok.

    Layanan Ibu dan Anak

    Layanan ibu dan anak adalah layanan yang memiliki jumlah pasien terbanyak. Layanan ini menjadi layanan paling unggulan di Brawijaya Hospital Depok. Didukung oleh para dokter spesialis anak yang kredibel, layanan ibu dan anak Brawijaya Depok diharapkan dapat memenuhi program pemerintah dalam membangun kesehatan bagi ibu dan anak.

    “Brawijaya Hospital Depok terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas. Melalui acara hari ini kami berharap, Brawijaya Hospital Depok bisa terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Hesti. (Red/rlls)

  • Pencegahan Stunting Penting Dilakukan Sejak Dini

    Pencegahan Stunting Penting Dilakukan Sejak Dini

    Mediakawasan.id, Ciputat– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan berbagai langkah aksi untuk mencegah dan menekan angka stunting di wilayahnya. Dimana, pencegahan stunting harus segera dilakukan sejak dini. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam rembuk penanganan stunting yang berlangsung di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Kamis (7/7). Oleh karenanya, beberapa kajian dan langkah-langkah strategis dibahas dalam agenda “Rembuk Stunting” yang berlangsung di Puspemkot Tangsel.

    Benyamin Davnie menjelaskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (hpk). Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang.

    “Untuk itu, penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal. Hal ini berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa. Stunting juga menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit tidak menular degeneratif,” terang Benyamin dalam acara tersebut.

    Menurutnya, penanganan stunting merupakan investasi pembangunan jangka panjang bidang sumber daya manusia. Sebab, stunting disebabkan oleh faktor multidimensi yang dalam penanganannya memerlukan peran dari berbagai lintas sektoral. Untuk itu 8 aksi ini akan dilakukan untuk menekan angka stunting dan menurunkan stunting pertama yakni, melakukan identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi.

    “Aksi 1 ini telah dilaksanakan dan ditetapkan 19 kelurahan sebagai lokus prioritas penanganan stunting melalui keputusan walikota nomor:050/kep.174-huk/2022 tentang kelurahan lokasi prioritas pencegahan dan penurunan stunting tahun 2023 yaitu kelurahan serpong, paku jaya, bakti jaya, kademangan, pondok benda, pamulang timur, pondok cabe ilir, benda baru, serua, jombang, pondok ranji, cempaka putih, rempoa, pisangan, pondok kacang timur, pondok betung, pondok karya, perigi baru, dan pondok aren.”ungkapnya.Kedua yakni menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi.

    “Aksi kedua ini telah dilaksanakan dan menghasilkan rancangan rencana program dan kegiatan intervensi yang terintegrasi.” jelasnya.

    Untuk aksi ketiga ini dilakukan yakni rembuk stunting yang merupakan langkah lanjutan untuk mengkonfirmasi, menerima masukan lebih lanjut, menyepakati dan memberikan komitmen terhadap percepatan pencegahan dan penurunan stunting di kota tangerang selatan.

    sementara itu, lima aksi selanjutnya yang menjadi agenda kedepan Pemkot yaknimemberikan kepastian hukum bagi kelurahan untuk menjalankan peran dan kewenangan kelurahan dalam intervensi gizi terintegrasiMemastikan tersedianya dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah kelurahan dalam pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi di tingkat kelurahan. Meningkatkan sistem pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi di tingkat kabupaten/kota.

    Untuk aksi ke tujuh, melakukan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak balita dan publikasi angka stunting kabupaten/kota. Dan ke 8 yakni melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir.

    Kabid Pemerintahan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Tangsel, Yusuf Ismail menambahkan, sejak tahun 2021 Tangsel sudah ditetapkan menjadi salah satu lokus prioritas pencegahan dan penurunan stunting.

    “Berdasarkan data by name by address melalui aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan berbasis masyarakat, ternyata kenaikan prevalensi tersebut terjadi pada kelurahan yang berada di luar lokus penanganan stunting,” ujarnya.

    Atas kondisi itu, maka ada sejumlah upaya yang akan diambil guna menindaklanjutinya. “Salah satunya dengan penambahan jumlah kelurahan yang menjadi lokus prioritas penanganan stunting. Yang tadinya 10 kelurahan pada 2021-2022 menjadi 19 pada tahun 2023,” paparnya.

    Selain dengan menambah jumlah lokus, pihaknya juga akan melakukan beberapa penguatan sebagai upaya pencegahan kasus stunting baru. (Red/*)

  • Begini Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

    Begini Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

    Mediakawasan.id, Jakarta – Organ reproduksi wanita memiliki peran vital dalam menjaga tingkat kesuburan reproduksi dan kesimbangan hormon tubuh. Peran organ reproduksi ini dapat dijaga jika kaum wanita mengetahui secara menyeluruh dalam melakukan pola kebersihan organ vagina secara konsisten.

    Melalui bincang sehat yang digelar Siloam Hospitals Agora, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Andrew Putranagara, Sp. OG., mengatakan bahwasanya organ reproduksi wanita dapat dibagi menjadi bagian luar dan dalam, yaitu bibir vagina (Vulva) terdiri dari labia majora, labia minora, kelenjar bartholin dan klitoris. Kemudian organ Vagina dan bagian dalam yang terdapat pada leher rahim (Serviks), Rahim, Tuba falopi dan indung telur ( Ovarium).

    “Seluruh bagian luar dan dalam dari organ reproduksi ini, termasuk vagina secara konsisten wajib dijaga kebersihannya dan yang juga penting semua akan berhubungan dengan sistem kerja otak”, tutur Andrew Putranagara, Kamis (07/07/2022) di Cempaka Putih, Jakarta.

    Melanjutkan edukasinya, Andrew Putranagara, dokter Spesialis Kandungan yang berpraktek tetap di Siloam Hospitals Agora yang berada di wilayah Cempaka Putih Jakarta Pusat ini mengatakan akan sejumlah gejala yang patut diwaspadai apabila kesehatan organ reproduksi pada wanita ini terganggu kebersihannya.

    “Banyak hal dan beragam namun sejumlah gejala umum yang dapat diwaspadai seperti perubahan warna kulit, bengkak, kemerahan dan gatal serta timbul keputihan dashyat, dan lainnya. Ini dampak jika organ reproduksi tak dijaga kebersihannya”, ungkap Andrew Putranagara.

    Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

    Ada beberapa cara menjaga kesehatan reproduksi wanita yang bisa dilakukan. Berikut enam langkah tepat yang dapat dilakukan dari edukasi yang disampaikan dr. Andrew Putranagara Sp.OG., dari Siloam Hospitals Agora.

    1. Menggunakan air yang mengalir

    Penggunaan sabun atau pembersih vagina yang tidak sesuai dapat menyebabkan iritasi pada organ vagina. Pasalnya vagina memiliki kadar keasaman atau Ph sekitar 3,8 sampai 4,5. Sabun dan produk pembersih lainnya bisa mengganggu keseimbangan Ph wanita dan memicu vagina menjadi kering hingga infeksi. Untuk itu, dokter Andrew menyarankan agar membersihkan vagina secara berkala dengan air mengalir dan membasuh area ini dengan melakukan dari depan ke belakang guna mencegah bakteri dari anus berpindah ke vagina.

    2. Jaga Kenyamanan Organ

    Menjaga kenyamanan organ vital pada wanita dapat dilakukan melalui penggunakan celana dalam dengan bahan katun yang sesuai. Saat siklus haid, mengganti pembalut setiap empat jam merupakan hal yang mutlak.

    3. Konsumsi Makanan Sehat

    Pola makan sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi. Pola makan tidak sehat dan tidak tepat dapat mengganggu kesuburan. Untuk itu, wanita disarankan untuk menjaga pola makan sehat bergizi lengkap dan seimbang setidap hari. Dalam edukasinya, dr. Andrew Putranagara Sp.OG., mengingatkan agar menghindari konsumsi makanan berkadar gula berlebihan, makanan olahan, makanan cepat saji, atau segala jenis makanan beku.

    4. Hindari Tembakau dan Alkohol

    Studi menunjukkan, kandungan tembakau pada rokok, termasuk wanita yang merokok dan kerap terpapar asap rokok berisiko tinggi terkena kanker hingga mengalami masalah pada kesuburan (reproduksi). Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan memicu dan memengaruhi kesehatan reproduksi sampai masalah jantung dan pembuluh darah. “Hindari keduanya sejak dini karena tembakau pada rokok dan alkohol dapat menyebabkan candu dan berdampak pada kesehatan reproduksi”, tegas Andrew Putranagara.

    5. Hindari Seks Bebas

    Seks bebas (berganti pasangan) sangat beresiko tertular infeksi penyakit kelamin, termasuk penyakit HIV/AIDS, klamidia dan gonore. Sejumlah penyakit ini bisa menyerang organ reproduksi wanita sampai mengganggu kesuburan. Infeksi menular seksual dapat dicegah dengan praktik seks yang aman pun melakukan vaksinasi.

    6. Kelola Stress dan Istirahat Cukup

    Stress berkelanjutan akibat tekanan pekerjaan maupun rasa tidak nyaman turut berdampak pada kadar hormon wanita. Studi dalam penelitian menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar alfa amilase tinggi (hormon stres yang berhubungan dengan sistem saraf simpatik) memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk hamil (28% lebih rendah) dan memiliki risiko kemandulan 2 kali lebih tinggi. Kadar hormon stres yang sangat tinggi juga dapat mengganggu proses ovulasi seorang wanita. Stress dapat dikelola dengan melakukan olahraga secara teratur. (Red/rlls)

  • Begini Penjelasan Dokter Spesialis Anak Brawijaya Hospital Tentang Flue Singapura

    Begini Penjelasan Dokter Spesialis Anak Brawijaya Hospital Tentang Flue Singapura

    Mediakawasan.id, Depok– Flue Singapura Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh berbagai jenis virus. Penyakit ini kerap terjadi pada anak dengan gejala berupa sakit pada mulut serta ruam di tangan dan kaki.

    Meski tidak berbahaya penyakit yang umumnya menyerang anak di bawah usia 10 tahun ini, tetap harus diwaspadai. Sebab, tidak saja bisa dehidrasi, anak atau pasien yang terjangkit virus ini bisa mengalami komplikasi radang otak yang mengakibatkan kejang.

    “Hampir 2 bulan terakhir ini, di Brawijaya Hospital Depok, terjadi peningkatan jumlah pasien anak dengan indikasi flue Singapura. Dengan gejala demam, ruam pada mulut, tangan dan kaki. Peningkatan yang signifikan ini kemungkinan terjadi akibat menularnya virus coxsackievirus A16, terkadang, Enterovirus 71 atau beberapa jenis virus lainnya juga bisa menjadi penyebab kondisi ini. Virus ini bisa ditemukan dalam kotoran dan cairan tubuh di dalam hidung dan tenggorokan,” tutur dr. Nadine Sp.A, dokter Spesialis Anak Brawijaya Hospital Depok, saat dikunjungi di ruang kerjanya, pekan lalu.

    Dokter cantik favorit kaum hawa ini juga menjelaskan bahwa, Flue Singapura sering kali disamakan dengan penyakit cacar herpes, bahkan tidak sedikit juga para orang tua yang mengira penyakit ini adalah penyakit menular PMK (Penyakit Mulut Kuku) yang terjangkit pada hewan.

    “Ini sangatlah berbeda, bukan cacar, campak, herpes, DBD, apalagi PMK. Flue Singapura ini berasal dari virus, dan penularannya sangat cepat, di antaranya dengan percikan air liur, keringat, dan penggunaan alat makan dan minum secara bersamaan dengan pembawa virus. Untuk itu, sangat penting sekali menjaga kebersihan tangan, hidung dan mata, karena virus bisa masuk lewat organ tubuh tersebut,” papar dr. Nadine.

    Dia juga menyarankan kepada para orang tua, agar tidak membiarkan anak yang terindikasi terjangkit virus Flue Singapura main bercampur dengan anak-anak lain. “Dikhawatirkan akan menulari anak-anak lain, apalagi jika ada anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah, yang bisa menyebabkan komplikasi pada anak tersebut.

    Menurut dr. Nadine, menjelaskan gejala awal anak terkena Flue Singapura di antaranya, demam, kehilangan nafsu makan, sakit tenggorokan, merasa tidak enak badan. Satu hingga dua hari setelah muncul demam, mulai akan muncul luka di mulut bagian depan dan tenggorokan. Ruam pada tangan dan kaki, atau bokong dapat terjadi dalam satu atau dua hari.

    “Biasanya anak-anak tidak nafsu makan, dan sulit minum, ini yang menyebabkan dehidrasi. Tentu saja sangat fatal jika dibiarkan, untuk itu segera bawa anak yang mengalami gejala tersebut ke rumah sakit, agar bisa segera ditangani dengan baik,” tegas dr. Nadine.

    Inkubasi virus Flue Singapura terjadi 7-10 hari, namun untuk demam biasanya hanya terjadi 1-2 hari saja jika tidak terjadi komplikasi. “Berbeda dengan demam berdarah yang mengalami 3 hari demam, untuk Flue Singapura, demam relatif sebentar, hanya saja terkadang karena anak tidak mau makan dan minum bisa mengakibatkan dehidrasi, bahkan untuk anak-anak yang imunnya lemah, virus akan bisa masuk ke bagian otak sehingga menyebabkan radang otak dan kejang. Intinya, tetap harus diwaspadai,” tegas dr. Nadine.

    Menjaga daya tahan tubuh anak dengan optimal, melalui makanan bernutrisi dengan gizi seimbang memang sangat dianjurkan. Namun demikian, dr. Nadine tetap menyarankan agar orang tidak lupa menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan, tangan, mulut, mata, dan hidung pada anak.

    Berangkat sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di awal peluncurannya, Brawijaya Hospital Depok termasuk salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan maksimal untuk ibu dan anak. Layanan obgyn dan anak memiliki daftar pasien terbanyak, dengan beragam kasus yang tertangani dengan baik.

    “Kami juga memiliki fasilitas ruang tunggu anak, serta design dan tata ruang rumah sakit yang ramah anak. Ini adalah salah satu komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien ibu dan anak,” tutup drg. Hestiningsih, MARS., Direktur Brawijaya Hospital Depok. (Red/*)

  • Unilever Indonesia, PDGI dan Sederetan Tokoh Inspiratif Ajak Konsumen Rawat Kesehatan Gigi dan Mulut

    Unilever Indonesia, PDGI dan Sederetan Tokoh Inspiratif Ajak Konsumen Rawat Kesehatan Gigi dan Mulut

    Mediakawasan.id, Jakarta– Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) hari ini menggelar acara “Bincang Tokoh Inspiratif: Gigi & Mulut Sehat Kunci Hidup Berkualitas” di atrium Senayan Park, Jakarta.

    Menghadirkan dua tokoh senior yang tetap produktif dan memiliki senyuman sehat yaitu dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., M.P.H. serta Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M(K), acara yang dikemas dalam konsep edutainment ini turut dihadiri oleh sejumlah komunitas dan ditutup dengan penampilan memukau dari Afgan.drg.

    Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia menjelaskan, ”Percaya bahwa ‘Setiap Senyuman Begitu Berarti’, Pepsodent senantiasa mengedepankan edukasi perawatan gigi dan mulut ke seluruh lapisan masyarakat. Sejalan dengan pesan yang kami angkat di peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022 pada Maret lalu, kami bersama PDGI terus menggaungkan pentingnya merawat gigi dan mulut dengan tepat serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi melalui kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Sekarang’.”

    “Kesehatan gigi dan mulut berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh dan kualitas hidup hingga lanjut usia. Namun faktanya, perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik menyebabkan rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 11 giginya. Untuk itu, hari ini kami mengajak dua tokoh inspiratif untuk berbagi pengalaman menjalankan perilaku hidup sehat, termasuk kesehatan gigi dan mulut, sehingga mereka tetap memiliki senyum yang sehat dan hidup produktif,” lanjut drg. Mirah.

    drg. Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) memaparkan, “Kondisi kesehatan mulut berhubungan dengan kejadian sejumlah penyakit sistemik seperti jantung, ginjal, stroke dan diabetes – serta berkaitan pula dengan kualitas hidup seseorang karena dapat memengaruhi kenyamanan ketika makan, tidur, berinteraksi sosial, serta rasa percaya diri, terutama bagi lansia yang telah kehilangan banyak gigi. Studi menemukan bahwa mereka cenderung lebih berisiko 48% lebih besar untuk memiliki gangguan fungsi kognitif otak. Selain itu, para lansia yang memiliki 10-19 gigi berpotensi mengalami malnutrisi.”

    Beliau melanjutkan bahwa sebagai langkah preventif, menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali merupakan dua rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia.

    Hal ini disetujui oleh dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., M.P.H., Menteri Kesehatan RI 2012-2014. Ibu Naf mengungkapkan, “Soal kesehatan gigi dan mulut, setuju sekali dengan drg. Usman bahwa kesehatan gigi dan mulut mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum, begitupun sebaliknya. Untuk itu, kebiasaan sikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan tentu selalu saya lakukan. Bagi saya, kunci hidup sehat salah satunya terletak pada perilaku yang ditanamkan sejak kecil oleh lingkungan keluarga, yang juga diperkuat oleh pendidikan yang didapatkan dari sekolah, untuk itu usul saya peran dari Unit Kesehatan Sekolah harus kembali diaktifkan.”

    “Namun akhirnya, untuk menciptakan masyarakat yang hidup sehat dan berkualitas, saya percaya bahwa semua pihak punya peranan. Sebagai orang tua – melalui penanaman perilaku bersih dan sehat kepada anak, sebagai pendidik – dengan memastikan setiap anak bisa mendapatkan edukasi mengenai kesehatan, hingga sebagai seorang Menteri – langkah-langkah apa yang bisa dilakukan sesuai dengan peraturan,” ujar Ibu Naf optimis.

    Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M(K) yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI 2014-2019. Beliau berbagi kisah, “Buat saya, kesehatan gigi dan mulut sangat penting, terutama untuk estetika. Tentunya jika gigi kita kurang bagus, kita juga akan segan untuk berbicara dengan orang lain, tidak percaya diri, akhirnya memengaruhi produktivitas kita.”

    “Sebagai perusahaan yang produknya kita gunakan setiap hari, saya mengapresiasi inisiatif edukasi yang konsisten dilakukan Unilever Indonesia, serta terobosan teledentistry yang menjadi penting di tengah tantangan kekurangan tenaga profesional dan keterbatasan akses masyarakat untuk memeriksakan diri ke dokter gigi. Saya harap ke depannya private sector seperti Unilever Indonesia bersama PDGI bisa membuat lebih banyak terobosan yang bisa menangani permasalahan kesehatan gigi dan mulut, mari kita bekerja sama-sama untuk membangun bangsa yang kuat!”, seru Prof. Nila.

    Sejalan dengan pengalaman dan pesan yang mereka sampaikan, Unilever Indonesia melalui Pepsodent bersama PDGI turut berbagi peran dalam mewujudkan masyarakat yang hidup sehat berkualitas dengan menyediakan akses konsultasi kesehatan gigi melalui layanan teledentistry gratis “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent” (di nomor WhatsApp: 0878-8876-8880). Sejak kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Sekarang’ dimulai, layanan teledentistry ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 10.000 masyarakat, dengan dukungan lebih dari 6.000 dokter gigi dari 125 PDGI cabang. Layanan konsultasi gigi online ini pun makin mudah diakses melalui kehadiran Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang yang dilengkapi dengan kode QR teledentistry pada kemasannya. Sebanyak lebih dari 27 juta produk telah didistribusikan ke berbagai pelosok wilayah Indonesia.

    “Jangan tunda konsultasi ke dokter gigi, mari manfaatkan layanan teledentistry gratis ini agar bersama-sama kita dapat wujudkan ‘Senyum Indonesia, Senyum Pepsodent’,” tutup drg. Mirah. Informasi lebih lanjut mengenai layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”: https://www.tanyapepsodent.com/pepsodent-wohd-consumer-terms-conditions.html.

    (red/rlls)