Mediakawasan.id, Sumatera Utara – Selain penyakit jantung dan diabetes, stroke termasuk penyakit yang paling sering menyerang masyarakat Indonesia. Hanya saja, cacat fisik permanen dari serangan penyakit stroke dapat dihindarkan jika masyarakat mau peduli untuk mengetahuinya.
Guna memberi edukasi penanganan penyakit stroke, Siloam Hospitals Dhirga Surya bekerjasama dengan Yayasan Hope mengadakan edukasi bincang sehat bertajuk ‘Penanganan pada Stroke’, sebagai narasumber adalah dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital DhirgaSurya Medan.
Pada sesi pembuka edukasi bincang sehat, dr Maria Christina, Direktur Siloam Hospital Dhirga Surya Medan menyatakan bahwa komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat. “Selain penanganan yang tepat, lebih peka dengan mengetahui tanda awal datangnya stroke, merupakan langkah pencegahan,” tutur dr Maria Christina, pada sesi pembuka edukasi tersebut, Jumat (01/04/2022) di kota Medan.
Golden Hour dan Deteksi Dini
Tapi tak banyak yang tahu soal golden hour pada penanganan stroke agar penderita bisa terhindar dari komplikasi dan dampak yang fatal karenanya komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat.
Menurut dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital Dhirga Surya Medan, waktu 4,5 jam merupakan golden hour untuk mengurangi risiko kematian atau cacat permanen saat serangan stroke terjadi.
dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital Dhirga Surya Medan Sumatera Utara.
“Ketika serangan stroke, orang yang mendapat serangan stroke membutuhkan oksigen dan nutrisi. Hal ini untuk mengatasi jaringan yang rusak. Jika terlambat 1 detik saja, itu bisa berakibat fatal. Karenanya telah disebutkan, penanganan yang cepat dan mengetahui gejala datangnya stroke merupakan hal utama agar pasien terhindar dari kematian maupun kecacatan fisik akibat stroke,” tutur Hendy M Samin.
Dokter spesialis saraf, Hendy M Samin pun menyatakan bahwa stroke dapat dihindari terkait dengan 10 faktor resiko yang dapat dicegah, yaitu : Rutin kontrol tekanan darah, Olahraga, asupan makanan bergizi dan cukup nutrisi, Kendalikan kadar kolesterol, tidak merokok dan konsumsi alkohol.dan lainnya.
Umum Seputar Stroke
Penyakit Stroke adalah gangguan pembuluh darah di organ otak, gangguan saraf mendadak yang menimbulkan Kerusakan jaringan otak. Dan akibat rusaknya jaringan di otak ini, ada yang revesibel serta irreversibel. Dengan dua kondisi penyebab utama yaitu : Tersumbatnya aliran darah ke otak dan Pecahnya pembuluh darah otak. Dan Stroke dapat diklasifikasikan menjadi, ‘Stroke Iskemik’ (infark/penyumbatan) dan ‘Stroke Hemoragik (pendarahan).
Stroke sumbatan ( Iskemik) disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otak (Trombotik dan Emboli) dan Stroke pendarahan yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah kapiler di otak ( Hipertensi dan Kelainan pembuluh darah). (Red/rlls)
Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Eka Hospital Group meluncurkan DIVINE (Digestive Intervention and Endoscopy Center), pusat layanan endoskopi berteknologi mutakhir yang menggabungkan diagnosa komprehensif dan terapi, khususnya pada masalah digestif dan liver (hati). DIVINE secara resmi mulai beroperasi sejak bulan Maret 2022 dan berpusat di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. Diketuai oleh Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD-KGEH selaku Chairman of Digestive Intervention and Endoscopy Center dan didukung dengan tim dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi.
Endoskopi merupakan salah satu metode pemeriksaan yang dilakukan dengan memasukkan pipa lentur serta memiliki lampu juga kamera kecil melalui mulut pasien ke sepanjang sistem pencernaan yang diinginkan untuk mendeteksi adanya penyakit di dalam saluran pencernaan seperti esofagitis (radang pada kerongkongan) di esofagus, tukak lambung, tukak usus 12 jari, tumor di kolon (usus besar), dan Chrons disease di usus halus. Alat ini juga memiliki walking tunnel yang digunakan untuk melakukan aksesoris tertentu yang berguna melakukan tindakan therapeutic seperti membuang polip, menutup luka, dan menghentikan pendarahan, ungkap Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD-KGEH
Prof. Murdani menjelaskan bahwa endoskopi disarankan dilakukan bagi pasien dengan diagnosis penyakit dalam tertentu. Misalnya pasien dengan batu empedu, radang pankreas baik jenis akut maupun kronis, cedera atau komplikasi pembedahan pada empedu dan pankreas, pseudokista pankreas atau sejenis kista yang terbentuk akibat komplikasi pankreatitis, tumor atau kanker pada saluran empedu maupun pada pankreas. Jika memungkinkan, prosedur ini bisa sekaligus bertujuan sebagai terapi dalam menangani masalah yang terjadi, paparnya.
Chief Operating Officer Eka Hospital Goup, drg. Rina Setiawati, mengatakan bahwa peluncuran DIVINE merupakan manifestasi dari upaya Eka Hospital Group dalam menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia. “Kami berupaya mendukung Pemerintah Indonesia untuk memberikan opsi layanan kesehatan terbaik di dalam negeri yang dapat diakses oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, layanan-layanan kesehatan yang didukung dengan kelengkapan berupa State-of-the-Art Medical Equipment, pelayanan yang sifatnya specialized, personalized, cost effective dan tentunya mengutamakan quality of care, akan terus kami hadirkan di Eka Hospital Group, ujarnya.
DIVINE, menurut Dokter Rina, berfokus pada dua layanan utama yaitu diagnostic & therapeutic. Misalnya untuk prosedur EUS membutuhkan tingkat keterampilan dan keahlian yang tinggi. Dokter yang dapat melakukan prosedur ini biasanya sangat berpengalaman bahkan hanya sedikit dokter spesialis yang terlatih dalam teknik canggih ini. Prosedur EUS membutuhkan pelatihan sub-spesialisasi dalam teknik endoskopi lanjut dan peralatan endoskopi canggih. Hanya spesialis yang telah menjalani pelatihan dalam EUS yang dapat menafsirkan gambar USG, ucap drg. Rina.
EUS, tambah Prof. Murdani, bermanfaat dalam diagnosis penyakit seperti batu saluran empedu, kanker dalam sistem pencernaan, kista dan tumor pankreas, pertumbuhan abnormal di perut, kerongkongan, rektum (tumor submukosa, lesi sub-epitel), limfoma dan pembesaran kelenjar getah bening di perut serta dada. Selain itu untuk endoskopi diagnostic, Eka Hospital Group juga menyediakan kapsul endoskopi terkecil dengan ukuran panjang 24,5 milimeter dan diameter 10,8 milimeter serta baterai yang bertahan hingga 12 jam.
Saat ini kami sudah menjalankan berbagai teknik endoskopi tersebut di Eka Hospital Group. Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD-KGEH dan tim berpraktik di Eka Hospital BSD sedangkan Prof. dr. Abdul Aziz Rani, Sp.PD-KGEH dan tim berpraktik di Eka Hospital Cibubur. Dengan adanya DIVINE, kami berharap masyarakat yang memiliki keluhan pada saluran pencernaan dan membutuhkan perawatan khususnya melalui metode endoskopi, dapat menjadikan Eka Hospital Group sebagai tujuan utama, pungkas drg. Rina Setiawati, Chief Operating Officer Eka Hospital Goup. (Red/rlls)
Mediakawasan.id, Tangerang- Summarecon Mall Serpong (SMS) kembali menggelar program sentra vaksinasi booster Covid-19 di SMS. Bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, PMI Kabupaten Tangerang dan UPTD Puskesmas Kelapa Dua, vaksinasi booster kali ini dilaksanakan pada tanggal 25-29 Maret 2022, di Gedung Parkir 2 SMS.
Jenis vaksin yang akan digunakan adalah Pfizer. Vaksinasi ini diperuntukan kepada masyarakat yang sudah menerima vaksin primer dosis pertama dan kedua. Calon penerima vaksin booster juga harus sudah menerima e-ticket untuk vaksin booster, yang dapat dilihat di aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, untuk para calon penerima vaksin booster diwajibkan memiliki jarak dari vaksin kedua minimal selama 3 bulan.
Vaksinasi ini akan dilaksanakan pada pukul 09.00-15.00 WIB bagi peserta yang sudah vaksin primer satu dan dua, dengan jenis vaksin Sinovac dan Astrazeneca. Khusus untuk peserta yang sudah vaksin primer satu dan dua menggunakan Pfizer, vaksinasi booster akan dimulai pukul 14.00 WIB. Vaksinasi dapat dilakukan apabila calon penerima lolos screening yang dilakukan oleh petugas vaksinasi.
“Warga Tangerang dan sekitarnya yang sudah memenuhi syarat dan memiliki e-ticket untuk vaksinasi booster bisa mendapatkan vaksin booster di SMS mulai tanggal 25 sampai 29 Maret 2022. Kuota yang tersedia terbatas, sehingga kami anjurkan untuk segera mendaftarkan diri melalui situs https://vaksin.malserpong.com/daftar-vaksin.” ujar Tommy, Center Director SMS. Informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi booster di SMS dapat dilihat melalui media sosial SMS di Instagram @sms_serpong, Facebook Fanpage Summarecon Mall Serpong, serta www.malserpong.com. (red/rlls)
Mediakawasan.id, Depok- Laparoskopi adalah jenis prosedur bedah yang memungkinkan dokter bedah untuk masuk ke bagian dalam tubuh manusia seperti perut, tanpa harus membuat sayatan yang besar di kulit. Prosedur ini juga dikenal sebagai operasi lubang kunci atau operasi minimal invasif (invasive surgery).
“Tindakan laparoskopi dengan menggunakan alat laparoskop, adalah untuk menghindari sayatan besar yang biasa dilakukan pada operasi konvensional. Laparoskop berbentuk seperti sebuang tabung kecil. Alat ini dilengkapi dengan cahaya dan kamera berfungsi untuk menyampaikan gambar bagian dalam perut atau organ tubuh lain ke monitor di luar,” tutur dr Bambang Budiarto, Sp.B, dokter spesialis Bedah dari RS Brawijaya Depok, saat ditemui, Senin (21/3/2022).
Menurut dr Bambang, metode ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. “Tahun 1995 tindakan laparoskopi booming di Indonesia. Cara ini banyak dipilih karena memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya adalah waktu pemulihan lebih cepat, mengurangi rasa sakit dan perdarahan setelah operasi, dan mencegah timbulnya jaringan parut.”
“Laparoskopi merupakan tindakan bedah atau operasi yang digunakan untuk mendiagnosis atau merawat berbagai macam kondisi di rumah sakit. Dalam operasi laparoskopi, dokter bedah umumnya cukup membuat sayatan kecil dengan panjang sekitar 1 sentimeter. Namanya minimal invasive surgery, jadi operasi invasif yang minimal. Kita tahu operasi itu ada dua, yaitu operasi yang besar (open) sama operasi yang tidak open atau minimal. Disebut minimal karena luka operasinya kecil, masa rawatnya lebih cepat, dan efek dari rusakkan jaringannya lebih rendah,” papar dr Bambang.
Lanjut dr Bambang, “Dari sayatan itu, dokter bedah umumnya memasukkan laparoskopi atau alat berbentuk tabung yang memiliki kamera. Gambar yang ditangkap oleh laparoskop akan ditampilkan pada monitor di ruang bedah yang digunakan dokter untuk menjalani pembedahan atau sekadar pemeriksaan. Pemakaian invasive surgery minimal nggak cuma di bidang bedah umum, tetapi juga di bidang lain-lain, misalnya di bidang ortopedi, tumor, penyumbatan, pendarahan, infeksi usus buntu, batu empedu, fibroid, kista ovarium, endometriosis, dan prolaps panggul.
“Usus buntu kan secara tradisional itu menggunakan metode operasi open ya, kemudian isi-isinya juga cukup lebar sekitar 5 cm, tapi kalau menggunakan metode invasive surgery ini cuma tiga titik,” lanjutnya.
Menurut dr Bambang, efek samping laparoskopi terbilang minim daripada metode operasi buka (open). Meskipun demikian, metode ini cukup sulit dilakukan apabila pasien memiliki penyakit tertentu, seperti cedera hingga perlukaan pada organ tubuh.
“Efek sampingnya terutama untuk pasien-pasien ada sesuatu yang tidak kita duga. Misalnya, contoh ketika kita operasi batu empedu, terjadi perlukaan pada liver atau terjadi cedera pada bagian saluran empedu yang ke arah liver. Kita agak sulit memperbaikinya dengan menggunakan laparoskopi, pasti kita buka menggunakan metode biasa,” tutur dr Bambang. Tehnik Laparoskopi saat ini telah tersedia di RS Brawijaya Depok. (Red/As)
Mediakawasan.id, Jakarta- Guna mencegah terjadinya berbagai permasalahan gigi dan mulut termasuk gigi tanggal, Unilever Indonesia dan 6.000 dokter gigi dari 140 PDGI cabang akan semakin memperluas akses dan jangkauan layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”
Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang kemasan baru yang disertai QR code agar jutaan masyarakat dapat mengakses langsung layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”.
Bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022, Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent, bekerja sama dengan FDI World Dental Federation (FDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menginisiasi kampanye “Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, #KonsultasiGigiSekarang” guna meningkatkan kesadaran sekaligus memfasilitasi masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan gigi dan mulut. Pada kesempatan ini, diluncurkan pula Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang kemasan baru yang disertai QR code agar jutaan masyarakat dapat mengakses langsung layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”.
Fakta menyebutkan bahwa 94,9% masyarakat perkotaan tidak pernah ke dokter gigi dalam setahun terakhir. Persebaran dokter gigi yang belum merata serta faktor biaya juga menjadi hambatan bagi masyarakat untuk rutin berkonsultasi ke dokter gigi. Akibatnya, dari 57% masyarakat yang mengalami permasalahan gigi dan mulut, hanya 10,2% yang berkunjung ke dokter gigi – itu pun umumnya karena sudah merasa sangat kesakitan.
Terkait fakta tersebut, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Kesehatan Republik Indonesia yang turut hadir untuk membuka acara menekankan, “Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia terbilang masih sangat tinggi. Beberapa faktor penyebabnya antara lain kurangnya kesadaran, rasa enggan, dan kesulitan akses ke tenaga profesional. Terlebih dengan adanya pandemi COVID-19, kita harus mengubah cara pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Edukasi dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut akan membuka harapan untuk mencapai target Indonesia Bebas Karies 2030. Pada Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia ini, saya mengapresiasi inisiatif Unilever Indonesia bersama FDI World Dental Federation dengan PDGI untuk berkolaborasi membantu masyarakat mendapatkan akses perawatan gigi dan mulut melalui layanan teledentistry serta edukasi melalui kampanye terbarunya. Mari wujudkan Indonesia Cemerlang, Bebas Gigi Berlubang!“
drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Beauty and Personal Care Unilever Indonesia menanggapi, ”Percaya bahwa setiap senyuman begitu berarti, Pepsodent dan PDGI siap berbagi peran mendukung pemerintah melalui program kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan. Melalui kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, #KonsultasiGigiSekarang’, kami ingin membangun kesadaran bahwa menunda ke dokter gigi dapat menyebabkan masalah yang lebih besar. Tidak hanya dari sisi biaya yang pasti akan membengkak, permasalahan juga akan terus terekskalasi hingga risiko terburuk, yaitu gigi tanggal. Tercatat rata-rata pada usia 35-44 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 2 giginya, jika tidak ada perubahan kebiasaan merawat gigi dan mulut dengan benar serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi, keadaan ini bisa semakin memprihatinkan. Faktanya, rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 11 giginya.”
Lebih jauh mengenai persebaran dokter gigi, drg. Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menjelaskan, “Saat ini jumlah dokter gigi di Indonesia masih belum ideal. Jika dibandingkan dengan rekomendasi WHO yaitu 1 dokter gigi untuk 7.500 orang, di Indonesia faktanya 1 dokter gigi bertugas melayani 9.565 orang. Selain itu, keberadaan dokter gigi, terlebih dokter gigi spesialis, memang masih terpusat di perkotaan. Dari data-data ini terlihat bahwa ketidaksetaraan akses terhadap dokter gigi masih menjadi masalah. Beberapa langkah strategis yang bisa diambil antara lain adalah meningkatkan produksi lulusan dokter gigi dengan cara menambah program studi Kedokteran Gigi dan spesialis, serta peran Pemerintah Daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana penunjang kerja yang baik.”
Sejalan dengan kebutuhan yang tinggi akan perawatan kesehatan gigi dan mulut, Pepsodent bersama PDGI memperluas akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi semua orang melalui layanan teledentistry gratis “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent” (di nomor WhatsApp: 0878-8876-8880). Diluncurkan pada 2020, hingga kini tercatat 21.488 sesi layanan telah diberikan, dengan tingkat kepuasan yang sangat baik. Selama 1 April – 30 Juni 2022, konsultasi akan diberikan oleh ribuan dokter gigi dari 100 PDGI cabang. Secara khusus, 23 PDGI cabang juga akan memberikan edukasi dan tindakan perawatan kepada masyarakat. Selain itu, 300 orang “Pepsodentist”, yaitu relawan dokter gigi swasta di seluruh penjuru Indonesia yang akan ditampilkan dalam Dentist Locator di situs Tanya Pepsodent juga akan ikut berpartisipasi. Para “Pepsodentist” bahkan berkomitmen memberikan perawatan pembersihan karang gigi ringan dalam jumlah terbatas kepada masyarakat.
Maudy Koesnaedi, selebritas dan ibu satu anak berbagi pengalaman, “Pergi ke dokter gigi sudah menjadi rutinitasku dan keluarga, sehingga aku dapat terhindar dari berbagai permasalahan gigi dan mulut, termasuk gigi tanggal. Namun memang masih banyak masyarakat yang belum melakukannya karena berbagai kendala. Layanan teledentistry ‘Tanya Dokter Gigi by Pepsodent’ menjadi solusi yang tepat, mudah, dan sangat bermanfaat bagi semua orang. Apalagi ada fitur video call yang membuat sesi konsultasinya jadi lebih efektif dan menyeluruh. Jangan tunda lagi, cegah sakit gigi dengan memanfaatkan kesempatan ini!”
Kampanye ini juga mendapatkan apresiasi dari Prof. Ihsane Ben Yahya, President FDI World Dental Federation, “FDI bangga atas kemitraan yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun dengan Unilever Oral Care. Saya percaya kampanye ini dapat bantu menangani kesenjangan pada perawatan gigi dan mulut, termasuk melalui layanan teledentistry. Kerusakan gigi yang diabaikan hingga berujung ke gigi tanggal dapat berdampak luas, namun orang cenderung tidak menyadari konsekuensinya terhadap kesehatan, kesejahteraan, kualitas hidup, diskriminasi sosial, hingga hilangnya kesempatan untuk bersekolah ataupun bekerja. Gigi dan mulut yang sehat berkaitan erat dengan tubuh yang sehat, maka cara kita merawatnya akan menentukan kesehatan tubuh kita di masa mendatang.”
Pepsodent juga meluncurkan Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang kemasan baru yang dilengkapi dengan QR code untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Cukup dengan memindai QR code tersebut, setiap konsumen dapat langsung mengakses layanan teledentistry “Tanya Dokter by Pepsodent” kapanpun dan dimanapun dibutuhkan.
“Seluruh kampanye dan terobosan yang kami persembahkan diharapkan mampu meminimalkan halangan akses masyarakat Indonesia untuk memeriksakan diri ke dokter gigi agar mereka dapat hidup berkualitas dengan kesehatan gigi dan mulut yang lebih terawat, dan mewujudkan ‘Senyum Indonesia, Senyum Pepsodent’,” tutup drg. Mirah. (Red/rlls)
Mediakawasan.id, Tangerang- Jaringan Indonesia Positif (JIP) atau The Positive Indonesia Network merupakan organisasi sosial yang memiliki tujuan untuk pemenuhan hak kesehatan melalui sistem dukungan sebaya dalam kerangka HAM dan kesetaraan gender. Dalam acara diskusi melalui Gmeet, JIP ingin menyampaikan program dan hasil studi lapangan terkait pelayanan kesehatan kepada penyintas HIV, Jumat (18/03/2022).
Dalam diskusi tersebut, Kordinator Program Advocate for Health, Indra Simorangkir menyampaikan tiga program utama dalam Advocate for Health, diantarnya merupakan bagaimana peran pemerintah dan pelayanan kesehatan untuk dapat bersinergi besama JIP.
“Ada 3 program utama dalam Advocate for Health, pertama Pengembangan dan peningkatan sinergitas antara komunitas dengan penyedia layanan kesehatan melalui pemantauan yang diinisiasi dan dipimpin oleh komunitas, Kedua Pelaksanaan upaya advokasi yang bersifat solutif dan kolaboratif bersama pembuat dan pemangku kebijakan atas pemanfaatan data di dalam setiap perumusan peraturan perundang-undangan dan kebijakan, Ketiga Peningkatan kapasitas SDM dan komunitas dalam proses pengumpulan dan analisis data,” ungkap Indra melalui Gmeet, Jumat (18/03/2022).
Lanjut Indra, dirinya juga menjelasakan bahwa JIP turut memberikan kontribusi bermakna dalam melakukan pemantauan danpengawalan atas implementasi kebijakan dan peraturan perundang-undangan baik di tingkat kab/kota/provinsi dan/atau nasional.
“Upaya advokasi yang dilakukan salah satunya terhadap praktek peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang bernuansa diskriminatif dan kontraproduktif dengan strategi pendekatan kesehatan yang ditujukan bagi komunitas populasi HIV,” ujarnya.
Untuk mengupayakan pemenuhan target global 95-95-95 di tahun 2030, JIP akan mengajak penyedia layanan kesehatan, pemangku kebijakan, lembaga bantuan hukum, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk berkolaborasi bersama melalui program advokasi yang solutif.
Selanjutnya, Indra pun menyampaikan hasil studi lapangan adanya temuan yang dapat digarisbawahi seputar layanan kesehatan orang HIV dan lainnya.
“Beberapa temuan awal yang kami garisbawahi antara lain:”
Proses integrasi dan implementasi panduan terhadap kasus kekerasan berbasis; gender pada layanan kesehatan;
Pendekatan kesehatan diantara isu moral dan isu kesehatan masyarakat;
Kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang diduga bersifat diskriminatif dan kontra produktif dengan strategi kesehatan khususnya terhadap populasi kunci HIV;
Belum optimalnya kontribusi bermakna komunitas dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan layanan kesehatan dan kebijakan di masing-masing kab/kota,” jelasnya.
Dari hasil diskusi, Indra berharap semakin banyak informasi yang di terima oleh orang HIV, adanya diskusi dan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
“kami berharap semakin banyak informasi yang di terima, adanya diskusi dan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red/rlls)
Mediakawasan.id, Jambi – Kondisi gawat darurat tak pernah mengenal waktu. Situasi mendadak ini dapat terjadi pada siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Terbatasnya waktu untuk menyelamatkan korban gawat darurat menyebabkan perlunya penanganan yang cepat, tepat, dan cermat sesuai standar. Tak perlu panik, simak metode Danger, Response, Send for Help (DRS) untuk pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas yang disampaikan oleh dr. Masni Meria Silalahi selaku Head of Emergency di Siloam Hospitals Jambi.
Danger: Pastikan Lingkungan Sekitar Jauh dari Bahaya
Pada saat terjadi kecelakaan dan kita hendak menolong, pastikan lingkungan sekitar dalam kondisi yang aman. Jika kecelakaan terjadi di tengah jalan raya, tindakan sementara yang dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan arus lalu lintas. Akan lebih baik lagi jika ada pihak berwajib yang mengatur lalu lintas agar korban kecelakaan tetap terjaga di posisinya.
“Pertolongan pertama tidak bisa dilakukan selama kita sendiri berisiko menjadi korban kecelakaan susulan. Jika ingin menolong, pastikan dulu lingkungan aman dan jauh dari bahaya.” Ucap dr. Masni dalam sesi edukasi pertolongan pertama korban kecelakaan via Zoom.
dr. Masni Meria Silalahi selaku Head of Emergency di Siloam Hospitals Jambi.
Response: Cek Respon Korban Kecelakaan
Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi korban adalah dengan menepuk bahu dan menanyakan namanya. Jika korban masih bisa menjawab, berarti korban berada dalam kondisi yang sadar. Namun, apabila tidak ada jawaban dari korban, maka perlu tindakan lebih lanjut dari pihak medis untuk membantu menyadarkan korban.
Selama menangani korban kecelakaan gawat darurat, dr. Masni umumnya sering menemui kasus trauma di leher. Kasus tersebut sangat krusial dan berisiko menimbulkan cedera susulan apabila ditangani dengan cara yang salah. Secara lebih serius, dr. Masni mengungkapkan bahwa trauma di leher juga dapat mengakibatkan kelumpuhan.
“Untuk penanganan pada leher, biasanya membutuhkan dua orang. Satu orang memegang sisi kepala belakang dengan lurus, satu orang lainnya menstabilkan posisi kepala bagian depan. Pastikan leher tampak lurus. Itu saja tugasnya, kemudian tunggu hingga petugas medis datang.”
Send for Help: Segera Hubungi Pihak Medis
Tindakan menyelamatkan korban kecelakaan gawat darurat harus dilakukan secara cepat. Hal yang sangat penting bagi penolong adalah dapat mengirimkan bantuan secepat mungkin. Maka dari itu, segera hubungi ambulans rumah sakit terdekat supaya korban mendapatkan penanganan yang tepat sesuai standar. Penolong dapat juga menelepon melalui 1-500-911 untuk mendapatkan ambulans dari Siloam Hospitals terdekat.
Sembari menunggu pihak medis, pastikan korban tidak sendirian. Lindungi korban dari terik matahari dan air hujan. Selain itu, ada beberapa tindakan yang dapat mengurangi cedera lebih parah pada korban. Pertama, sebisa mungkin biarkan korban tetap berada di posisinya dengan penjagaan dari orang sekitar. Memindahkan korban ke tempat lain dapat meningkatkan cedera yang lebih parah. Kedua, jika korban sedang memakai helm, lebih baik tidak dilepaskan, biarkan pihak medis yang menangani hal tersebut. Ketiga, hindari memberi makan dan minum untuk mengurangi risiko tersedak dan cedera lainnya. (Red/rlls)
Mediakawasan.id, Depok – Rumah Sakit Jantung Diagram Siloam Hospitals (Siloam Hospitals Jantung Diagram) mengadakan edukasi bincang sehat melalui kanal YouTube bertajuk : ‘Serangan Jantung Pada Penyintas Covid -19’. Pada kesempatan edukasi, dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Andrea Kartika Suryadharma sebagai narasumber edukasi yang diikuti oleh puluhan viewer.
Dikatakan Andrea Kartika Suryadharma, virus Sars Cov2 dapat merusak dan mempengaruhi fungsi jantung melalui beberapa mekanisme, salah satunya adalah melalui receptor ACE-2 yang terdapat pada berbagai macam organ, salah satunya jantung.
“Receptor ACE-2 inilah yang akan ‘memediasi’ virus sehingga dapat memasuki sel,” tutur dr. Andrea Kartika Suryadharma, Sp.JP, Rabu (02/03/2022) di kota Cinere, Depok.
Infeksi virus corona mampu merusak sel jantung secara langsung dan juga dapat menyebabkan peradangan (inflamasi) lebih lanjut terutama saat terjadi respon imun berlebih atau yang sering disebut dengan badai sitokin, sehingga mengakibatkan kerusakan pada sel-sel pembuluh darah (disfungsi endotel), berpotensi mengganggu stabilitas plak aterosklerotik, dan juga mencetuskan kondisi hiperkoagulabilitas pada darah.
“Gangguan ini sangat mungkin muncul dengan berbagai macam ‘manifestasi’ yang berbeda, namun tidak semua penyintas Covid yang akan mengalami. Berdasarkan data studi kasus ada, tidak ada pola khusus yang dapat memprediksi komplikasi gangguan jantung pada penyintas Covid,” ungkap Andrea yang kesehariannya berpraktek tetap di rumah sakit yang berlokasi di bilangan Cinere, Depok ini.
Melanjutkan edukasinya, Andrea mengatakan, Virus covid -19, terbukti dapat menimbulkan ‘gangguan’ organ jantung dan pembuluh darah serta organ lainnya. Bahkan tidak hanya pada penderita covid dengan gejala berat, namun juga pada penyintas covid dengan gejala ringan pun ternyata dapat menimbulkan komplikasi pada organ jantung dan pembuluh darah.
Edukasi Pencegahan
Menjaga kewaspadaan diri melalui protokol kesehatan secara berkelanjutan menjadi penting pada para penyintas covid, segera konsultasikan ke dokter apabila mengalami gejala gejala seperti : rasa tidak nyaman di dada yang sangat mungkin menjalar ke lengan, punggung, terutama jika disertai dengan sesak nafas, merasa mudah lelah, detak jantung yang tidak teratur bahkan keringat dingin. Pada sesi tanya jawab, dr. Andrea Kartika Suryadharma, Sp.JP., menjelaskan bahwa terapi dan pengobatan khususnya pada gangguan kesehatan jantung bagi para penyintas covid-19 amat tergantung Entitas penyakit awalanya dan Kasus yang dialami.
“Sangat disarankan agar berkonsultasi kepada dokter spesialis yang sebelumnya pernah menangani anda saat terpapar Covid sebelumnya terutama jika terdapat gejala yang sudah disebutkan dan memiliki komorbid sebelumnya,” pungkas dr. Andrea Kartika Suryadharma Sp.JP., menutup sesi singkatnya kali ini.
Termasuk menjaga pola hidup sehat dan memperbaiki faktor resiko yang ada dapat mengurangi resiko penyakit jantung bagi para penyintas covid. (Red)
Mediakawasan.id, Serpong Tangsel- Dalam upaya memutuskan penyebaran Covid-19 beserta variannya, Swiss-Belhotel Serpong mendukung kegiatan Vaksinasi Covid-19. Bersama dengan Traveloka, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, USAID, dan Gerakan Masyarakat Sehat, Swiss-Belhotel Serpong ikut turut mendukung program pemerintah dalam menyediakan sarana Vaksinasi Booster. Kegiatan ini dilakukan di Merdeka Ballroom, mulai tanggal 28 Februari sampai 4 Maret 2022.
Adapun jenis Vaksin yang disediakan adalah Pfizer yang dimana peserta bisa melakukan registrasi lebih dahulu di aplikasi Traveloka. Kami mendapat kesempatan baik, untuk menjadi sentra Vaksinasi lagi untuk yang ke-3 kalinya di Tangerang Selatan. Kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang masih membutuhkan Vaksin Booster, khususnya untuk warga Tangsel dan sekitarnya. Selain itu kami juga sangat mendukung akan program pemerintah untuk mengajak masyarakat melakukan Vaksin”, ungkap Bangkit Ciptadi selaku General Manager Swiss-Belhotel Serpong.
Peninjauan lokasi kegiatan ini telah dihadiri langsung pada tanggal 1 Maret 2022 oleh Menteri Kesehatan, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Ambassador Sung Y. Kim, USAID Mission Director, Jeffrey Cohen, Albert selaku Co-Founder Traveloka, Widya Listyowulan, selaku VP Public Policy & Government Relations Traveloka, Reza Amirul Juniarshah, selaku Head of Corporate Communications, dan Eko Cahyo Wibowo selaku Head of Market Management, Accomodation, Traveloka.
Selain itu, para peserta Vaksin juga dapat menikmati promo yang diberikan oleh Swiss-Cafe. Dimana bagi peserta dan calon peserta yang telah melakukan Vaksin hingga dosis ke-2 (kedua) bisa menikmati santapan makanan ataupun minuman dengan diskon 15%* (minimum pembelian Rp 100.000). Penawaran ini berlaku untuk Dine-in (makan ditempat) mulai dari tanggal 28 Februari hingga akhir Maret 2022. (Red/rlls)
Mediakawasan.id, cikarang- Sinar Mas Land melalui PT Puradelta Lestari Tbk selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyelenggarakan sentra vaksin booster di Deltamas Sport Center, Kamis (24/2) lalu. Penyelenggaraan sentra vaksin tersebut bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Vaksinasi ini diikuti oleh 1.200 karyawan dari seluruh tenant di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas Cikarang.
Sentra vaksin Kota Deltamas dilaksanakan secara bertahap mulai dari Februari-Maret 2022 dengan menargetkan 10.000 karyawan industri dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung program percepatan vaksinasi booster pemerintah serta kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan. Para peserta penerima vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan adalah mereka yang sudah menerima vaksin dosis kedua minimal tiga bulan sebelumnya.
Hongky J. Nantung, Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk menjelaskan, “Ribuan karyawan di kawasan GIIC sangat antusias untuk mendapatkan vaksin booster guna menunjang kesehatan mereka. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Sinar Mas Land dalam membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di sekitar lingkungan perusahaan. Dengan demikian, karyawan tetap sehat dan bekerja secara produktif sehingga pabrik-pabrik di kawasan industri ini dapat terus menjalankan produksi untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat luas.”
Selain sentra vaksin, Kota Deltamas juga terus menyalurkan bantuan penanganan Covid-19 seperti penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) untuk Puskesmas Sukamahi dan Puskesmas Karang Mulya Bojongmangu di Kabupaten Bekasi, hingga penyerahan ribuan paket bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di sekitar Kota Deltamas Cikarang.
Pada tahun 2021 lalu, Kota Deltamas juga berhasil meraih sejumlah penghargaan baik nasional hingga internasional di antaranya Indonesia Property Awards dari PropertyGuru dalam kategori Best Industrial Development, FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards dalam kategori Industrial, Bisnis Indonesia Award dalam kategori Emiten Terbaik Sektor Property dan Real Estate, serta The Best GRC for Corporate Governance dalam kategori Property Industries. (*)