Tag: Benyamin Davnie

  • Pimpin Apel, Benyamin Ingatkan ASN Tangsel untuk Kreatif dan Inovatif

    Pimpin Apel, Benyamin Ingatkan ASN Tangsel untuk Kreatif dan Inovatif

    Mediakawasan.id, CIPUTAT – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dituntut untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Benyamin Davnie saat menjadi pembina Apel di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, pada Senin (01/07/2024).

    “Saat ini kita semakin dituntut kreatif dan inovatif dalam bekerja. Dunia terus berkembang dengan cepat, dan tantangan yang dihadapi semakin kompleks. Kreativitas dan inovasi adalah kunci untuk menghadapi perubahan tersebut,” ucapnya.

    Untuk itu, Benyamin berharap kepada seluruh ASN untuk terus mengembangkan ide-ide baru dan mencari solusi kreatif dalam menghadapi masalah yang ada.

    Tentunya hal ini bersamaan dengan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

    “Melayani masyarakat dengan baik dan penuh keikhlasan adalah tugas utama kita. Kita harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Pelayanan yang baik dan ikhlas akan memberikan dampak positif yang baik dan besar, tidak hanya kepada masyarakat yang dilayani tetapi juga kita sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

    Kesempatan ini pula, Beliau mengingatkan untuk mengevaluasi kinerja setelah 6 bulan melalui tahun 2024. Setiap perangkat daerah harus melihat target yang telah ditetapkan, apakah tercapai atau belum.

    “Ini saat yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja selama 6 bulan kebelakang dan mempersiapkan 6 bulan kedepan. Kita perlu mencermati apakah target kinerja yang telah kita tetapkan awal tahun ini sudah tercapai. Jika ada target yang belum tercapai, marilah segera kita melakukan langkah-langkah perbaikan agar semua target tercapai di tahun ini,” tutupnya. (Red/*)

  • Ikut Coklit Pilkada 2024, Benyamin Davnie Ajak Warga Siapkan Data Diri

    Ikut Coklit Pilkada 2024, Benyamin Davnie Ajak Warga Siapkan Data Diri

    Mediakawasan,co.id, SERPONG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, telah menjalani proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Sabtu, (29/06/2024).

    “Ya, hari ini saya sudah didatangi oleh petugas dari Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) Kelurahan Lengkong Karya untuk dilakukan pencocokan dan penelitian data pemilih untuk pesta demokrasi nantinya,” ujar Benyamin. Usai dilakukan coklit oleh KPU Tangsel di kediamannya, Pada Jumat, (28/06/2024).

    Benyamin mengimbau kepada seluruh masyarakat Tangerang Selatan untuk menerima kedatangan petugas Pantarlih yang akan mendata seluruh warga. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan jujur, transparan, dan adil.

    “Tentu saya berharap bahwa masyarakat juga akan bersedia didatangi petugas Pantarlih pada waktunya, karena jumlah yang didatangi tentunya sangat besar untuk Tangerang Selatan,” katanya.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan dokumen identitas diri, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), saat petugas Pantarlih datang.

    “Mari kita sambut petugas Pantarlih di rumah kita dengan menyiapkan kartu keluarga dan KTP calon pemilih,” imbau Benyamin.

    Dengan pendataan yang baik, Benyamin berharap tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 bisa mencapai 90 persen.

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, M. Taufiq MZ, menjelaskan bahwa proses coklit terhadap Wali Kota Tangerang Selatan telah dilakukan. Taufiq berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk menerima petugas Pantarlih.

    “Alhamdulillah, Pak Wali sudah dicoklit. Jadi nanti kita sampaikan ke masyarakat bahwa Pak Wali Kota sudah kita lakukan coklit, mudah-mudahan masyarakat juga terbuka untuk menerima petugas kami yang akan datang ke rumah-rumah,” ujar Taufiq.

    Ia juga berharap agar pelaksanaan coklit berjalan kondusif, dengan kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota serta aparat di tingkat wilayah.

    “Pelaksanaan coklit berlangsung hingga 25 Juli. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar. Kami akan menginventarisir wilayah, termasuk pemukiman dan komplek-komplek, di mana Pantarlih akan melaporkan ke PPS, PPS ke PPK, atau supervisi. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot, terutama melalui Lurah dan Camat, serta melibatkan pengurus RT/RW,” tutup Taufiq. (ADV)

  • Tingkatkan Infrastruktur Pendidikan Pemkot Tangsel Resmikan Tiga Gedung Baru Sekolah dan Balai Warga

    Tingkatkan Infrastruktur Pendidikan Pemkot Tangsel Resmikan Tiga Gedung Baru Sekolah dan Balai Warga

    Mediakawasan.id, TANGSEL- Dalam sepekan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur pendidikan dan fasilitas umum di berbagai kecamatan. Kamis, (27/06/2024).

    Pada Kamis, 20 Juni 2024, Benyamin meresmikan Gedung Baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 di wilayah Kecamatan Ciputat Timur. Selain gedung sekolah, dua balai warga di Kelurahan Rengas dan Kelurahan Cirendeu juga diresmikan secara bersamaan. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan daya tampung dan kualitas pendidikan.

    Dan diwaktu bersamaan di tempat lainnya, Benyamin juga meresmikan Gedung SDN 03 Jurang Mangu Barat di Kecamatan Pondok Aren. Gedung baru ini dilengkapi fasilitas modern untuk mendukung proses belajar-mengajar. Proyek ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Tangsel, terutama di daerah yang sebelumnya memiliki fasilitas kurang memadai.

    Selanjutnya, di Wilayah Kecamatan Serpong, Benyamin Davnie juga meresmikan gedung baru di SMPN 7 Tangsel pada Rabu (26/6/2024). Penambahan ini merupakan upaya pemerintah kota untuk mengatasi masalah daya tampung di sekolah-sekolah negeri.

    Selain itu, dalam menunjang pendidikan Pemkot Tangsel juga menyediakan beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri untuk bersekolah di 92 SMP swasta yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dengan biaya ditanggung APBD Tangsel.

    Benyamin menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan mendukung fasilitas pendidikan. “Kami berharap masyarakat dan akademika menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan sekolah agar proses belajar-mengajar dapat berlangsung optimal,” ungkapnya.

    “Penambahan ruang kelas ini meningkatkan kapasitas dari satu lantai dengan 9 ruang kelas menjadi 32 ruang kelas. Hal ini dilakukan agar kita dapat menampung lebih banyak siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan,” tambah Benyamin.

    Benyamin menjelaskan, penambahan ruang kelas sangat penting mengingat tingginya rasio jumlah siswa di kelas yang seringkali melebihi kapasitas ideal.

    “Satu ruang kelas idealnya untuk 30-34 siswa. Namun, kenyataannya seringkali lebih yang mengganggu proses belajar-mengajar,” tambahnya.

    Selain masalah kapasitas jumlah siswa dalam satu ruangan, Benyamin juga menyebutkan tantangan dalam menyeimbangkan jumlah sekolah negeri dan swasta. Tahun ini, pendaftar ke SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan mencapai 19.000 siswa, sedangkan daya tampung hanya 7.000 siswa.

    “Ini menunjukkan perlunya penambahan ruang kelas dan unit sekolah baru untuk mengatasi lonjakan pendaftar,” tegasnya.

    Sementara, SMP Negeri masih menjadi pilihan utama semua orang tua dan murid dibandingkan dengan sekolah swasta. Sehingga, pendaftar ke sekolah negeri selalu naik jumlahnya setiap tahun.

    Untuk mengatasi ketimpangan peminatan antara sekolah negeri dan swasta, Benyamin mengungkapkan strategi yang telah diimplementasikan oleh pemerintah kota yakni pembiayaan biaya personal murid tersebut jika masuk ke 92 SMP swasta di Kota Tangsel ini.

    “Ketika mendaftarkan sekolah anak, di bawah formulir pendaftaran itu ada list SMP swasta yang lain dan harus diisi. Itu ada 92 SMP swasta yang koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kita, daftar ke situ, kalo gak keterima di SMP Negeri, dia (siswa) langsung masuk ke SMP swasta. Biaya personal kami (Pemkot Tangsel) yang bayar,” jelasnya.

    Ia mengingatkan para orang tua juga untuk tidak khawatir saat memasukkan anaknya ke sekolah swasta, karena selain pemerintah Kota Tangsel telah menanggung biaya personal siswa tersebut, sekolah swasta juga masih tetap mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat yang bertujuan meringankan beban siswa dan murid.

    “Jadi ini strategi kami untuk bukan saja semata-mata membangun ruang kelas baru, tetapi juga memang mendorong anak-anak kita untuk bersekolah di sekolah-sekolah swasta,” jelasnya.

    Sementara itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengungkapkan, revitalisasi gedung-gedung sekolah terus dilakukan oleh Pemkot Tangsel.

    “Tahun depan kita rencanakan kurang lebih 6 ya yang direvitalisasi baik SD maupun SMP. Masih didiskusikan dengan Dinas Bangunan,” jelasnya.

    Hal ini perlu dilakukan untuk menjawab kebutuhan daya tampung, sekaligus memberikan rasa kenyamanan dalam belajar mengajar. (ADV)

  • Benyamin Tekankan Peran Tagana dalam Cegah Bencana Sosial di Tangsel

    Benyamin Tekankan Peran Tagana dalam Cegah Bencana Sosial di Tangsel

    Mediakawasan.id, CIPUTAT- Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya untuk meningkatkan kesiapan relawan masyarakat dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam menghadapi berbagai jenis bencana.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa Tagana diharapkan dapat lebih mengembangkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menanggulangi berbagai bentuk bencana.

    “Jadi, taruna siaga bencana (tagana) ini saya harap ke depannya akan lebih mengembangkan lagi kemampuan, kesiapannya dalam rangka menanggulangi bencana,” ujar Benyamin dalam sambutannya pada acara Pendayagunaan pemberdayaan Tagana dalam Penanggulangan Bencana di Puspemkot Tangsel, Selasa (25/06/2024).

    Benyamin menjelaskan, bencana yang harus diwaspadai bukan hanya bencana alam saja, tetapi harus dicegah lebih meluas terjadinya bencana sosial.

    Bencana sosial yang disinggung oleh Benyamin adalah penyakit khusus demam berdarah, gelandangan dan pengemis, judi online, sabung ayam dan lain sebagainya.

    “Sebelum terjadi bencana, kita harus tahu dan mengantisipasinya untuk mencegah bencana lebih luas lagi. Intinya adalah jika bisa satu orang kita selamatkan dalam bencana sosial ini, alhamdulillah. Tapi kalau bisa 5-10 orang, itu yang kita pikirkan gimana caranya,”

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinsos Kota Tangsel Mohammad Ervin Ardani menambahkan, kegiatan hari ini bertujuan untuk mereview ulang tugas dan peran relawan masyarakat.

    Semua peserta pelatihan ini akan diberikan ilmu yang mungkin pernah mereka dapatkan sebelumnya, mengenai berbagai macam hal yang harus mereka lakukan jika ada sinyal-sinyal akan terjadi bencana.

    “Jadi kita mereview ulang tugas relawan masyarakat. Kalo ada bencana mereka ngapain sih seharusnya, termasuk mereview Tagana karena sudah lama tidak training dan tidak diklat kan, ini mengingatkan mereka. Jadi peran mereka apa saja sih,” jelasnya.

    Pelatihan ini dihadiri oleh 125 orang dari kecamatan dari kecamatan dan kelurahan serta perwakilan Tagana.

    Ervin berharap melalui acara ini, para relawan dan perangkat daerah terkait bencana dapat satu frekuensi dalam menghadapi bencana. Ia juga berencana membuat SOP penanganan bencana bersama BPBD, mengingat peran Dinsos lebih berfokus pada penanganan pengungsian dan kebutuhan dasar saat bencana terjadi.

    “Harapannya adalah mereka mereview tugas dan peran serta relawan ini lah, atau perangkat daerah terkait bencana. Kedua, biar kita satu frekuensi nih terkait bencana,” ucap dia.

    Dengan upaya ini, diharapkan kesiap-siagaan Tagana dan relawan lainnya dapat meningkatkan kemampuan dan koordinasi dalam penanggulangan bencana, sehingga masalah dapat dicegah lebih awal dan ditangani dengan lebih efektif. (Red/*)

  • Bangun Gedung Baru SMPN 7 Tangsel, Benyamin: Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Bangun Gedung Baru SMPN 7 Tangsel, Benyamin: Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Mediakawasan.id, SERPONG – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, meresmikan gedung baru di SMPN 7 Tangsel pada Rabu (26/6/2024). Penambahan ini merupakan upaya pemerintah kota untuk mengatasi masalah daya tampung di sekolah-sekolah negeri.

    “Penambahan ruang kelas ini meningkatkan kapasitas dari satu lantai dengan 9 ruang kelas menjadi 32 ruang kelas. Hal ini dilakukan agar kita dapat menampung lebih banyak siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Benyamin.

    Benyamin menjelaskan, penambahan ruang kelas sangat penting mengingat tingginya rasio jumlah siswa di kelas yang seringkali melebihi kapasitas ideal.

    “Satu ruang kelas idealnya untuk 30-34 siswa. Namun, kenyataannya seringkali lebih yang mengganggu proses belajar-mengajar,” tambahnya.

    Selain masalah kapasitas jumlah siswa dalam satu ruangan, Benyamin juga menyebutkan tantangan dalam menyeimbangkan jumlah sekolah negeri dan swasta. Tahun ini, pendaftar ke SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan mencapai 19.000 siswa, sedangkan daya tampung hanya 7.000 siswa.

    “Ini menunjukkan perlunya penambahan ruang kelas dan unit sekolah baru untuk mengatasi lonjakan pendaftar,” tegasnya.

    Sementara, SMP Negeri masih menjadi pilihan utama semua orang tua dan murid dibandingkan dengan sekolah swasta. Sehingga, pendaftar ke sekolah negeri selalu naik jumlahnya setiap tahun.

    Untuk mengatasi ketimpangan peminatan antara sekolah negeri dan swasta, Benyamin mengungkapkan strategi yang telah diimplementasikan oleh pemerintah kota yakni pembiayaan biaya personal murid tersebut jika masuk ke 92 SMP swasta di Kota Tangsel ini.

    “Ketika mendaftarkan sekolah anak, di bawah formulir pendaftaran itu ada list SMP swasta yang lain dan harus diisi. Itu ada 92 SMP swasta yang koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kita, daftar ke situ, kalo gak keterima di SMP Negeri, dia (siswa) langsung masuk ke SMP swasta. Biaya personal kami (Pemkot Tangsel) yang bayar,” jelasnya.

    Ia mengingatkan para orang tua juga untuk tidak khawatir saat memasukkan anaknya ke sekolah swasta, karena selain pemerintah Kota Tangsel telah menanggung biaya personal siswa tersebut, sekolah swasta juga masih tetap mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat yang bertujuan meringankan beban siswa dan murid.

    “Jadi ini strategi kami untuk bukan saja semata-mata membangun ruang kelas baru, tetapi juga memang mendorong anak-anak kita untuk bersekolah di sekolah-sekolah swasta,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Abdullah, seorang tokoh masyarakat, mengapresiasi upaya Wali Kota Benyamin Davnie dalam meningkatkan fasilitas pendidikan dan infrastruktur di Kecamatan Serpong.

    “Saya atas nama warga Kecamatan Serpong mengucapkan ribuan terimakasih kepada jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang sudah menyediakan fasilitas ataupun pembangunan, baik itu berupa gedung sekolah, berupa jalan yang sudah dirasakan oleh masyarakat di sini,” kata dia.

    Menurutnya, pembangunan gedung sekolah ini sangat bisa membantu warga setempat agar dapat menyekolahkan anak-anak mereka dengan lebih baik lagi dan tidak khawatir dengan jarak yang lebih dekat, serta layanan fasilitas sekolah yang cukup menunjang proses belajar mengajar guru dan murid di sekolah tersebut

    “Terima kasih atas pembangunan gedung sekolah ini, dan kami berharap ke depannya mudah-mudahan akan terwujudnya pembangunan SMP, SMA ataupun SMK di wilayah Kelurahan Rawa Buntu untuk anak-anak sekolah di sana,” ujarnya.

    Penambahan ruang kelas di SMPN 7 Serpong ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan fasilitas pendidikan dan memastikan setiap siswa mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. (Red/*)

  • Peran Penting Kader Posyandu, Pemkot Tangsel Naikkan Insentif

    Peran Penting Kader Posyandu, Pemkot Tangsel Naikkan Insentif

    Mediakawasan.id, CIPUTAT – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menaikkan insentif bagi kader posyandu. Kenaikkan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Benyamin Davnie usai menghadiri kegiatan peningkatan kader posyandu di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Senin (24/06/2024).

    “Peran ibu-ibu kader posyandu sangatlah luar biasa di tengah berbagai penyakit yang muncul, mereka tetap mensosialisasikan, memberikan edukasi tak kenal lelah kepada masyarakat,” ucapnya.

    Peran tersebutlah kata Benyamin, menjadi hal penting yang membuat angka harapan hidup di Tangerang Selatan naik. Oleh karenanya, Pemkot Tangsel memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh kader posyandu, salah satunya dengan meningkatkan insentif yang didapat oleh kader.

    “Alhamdulillah ya tahun ini ada peningkatan, dimana sebelumnya mendapatkan 1 juta 350 ribu. Di tahun 2024, akan mendapatkan 1,5 juta per tahun,” ujarnya.

    Dengan adanya peningkatan ini, Benyamin ingin kinerja seluruh kader posyandu semakin ditingkatkan, termasuk mensosialisasikan segala bentuk informasi dan edukasi terkait pencegahan dan penanganan seluruh kesehatan di Tangerang Selatan.

    “Kenaikan ini tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Khususnya adalah ibu kader yang bekerja dua tahun, baru bisa mendapatkan insentif dan harus tertuang di SK kelurahan,” ungkapnya.

    Terakhir, ia juga mengimbau kepada seluruh kader posyandu untuk terus menginformasikan terkait program Ngider Sehat yang ada di Tangerang Selatan. Program ini menjadi prioritas, dan tentunya menjadi cara Pemkot Tangsel dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat sejak dari rumah.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan bahwa saat ini kader posyandu dituntut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat lebih maksimal. Apalagi, di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, sehingga kader posyandu dibutuhkan pemahaman dan proses pembelajaran yang cepat pula.

    “Saat ini para kader posyandu juga dituntut dengan perkembangan zaman saat, termasuk menjalankan konsep siklus kehidupan di posyandu,” ujar dr. Allin.

    “Pelayanan harus sudah dilakukan sesuai siklus kehidupan, dari hamil sampai lansia. Jadi memang konsep posyandu sudah bukan hanya menangani bayi dan balita saja, tetapi satu siklus kehidupan,” tutupnya. (Red/*)

  • Tangsel Beri Bantuan Pendidikan untuk 5.000 Siswa

    Tangsel Beri Bantuan Pendidikan untuk 5.000 Siswa

    Mediakawasan.id, Ciputat, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan terus merealisasikan janji terkait pendidikan. Selain membangun infrastruktur sekolah, bantuan pendidikan juga diberikan kepada siswa yang tidak diterima di sekolah negeri untuk tahun ajaran 2023/2024.

    Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Benyamin Davnie di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Rabu (26/06/2024).

    “Bantuan ini untuk siswa-siswi yang tidak diterima di SMP Negeri. Kami mengalokasikan untuk 5.000 anak, masing-masing menerima 1,8 juta untuk biaya personal,” kata Benyamin.

    Biaya personal ini melengkapi bantuan biaya operasional yang diberikan lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sebagai komitmen Pemkot Tangsel untuk memastikan siswa tidak putus sekolah.

    Benyamin juga menyatakan program ini akan terus ditingkatkan dan dilanjutkan pada tahun ajaran 2024/2025. “Terus kita lanjutkan dan tingkatkan ya. Intinya adalah pemerintah kota memperhatikan betul pendidikan di Tangerang Selatan, karena dananya dari APBD Tangsel,” ujarnya.

    Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan rata-rata lama sekolah dan memacu prestasi peserta didik. “Supaya rata-rata lama sekolah terus naik ya biar standar nasional kita dapat. Kedua, prestasi nanti diraih oleh anak-anak, karena terus dipacu dan dimotivasi untuk meraihnya,” tandasnya.

    Bersamaan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, menambahkan bahwa bantuan ini diberikan kepada siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.

    “Jadi yang diundang perwakilan dari siswa yang tahun ajaran 2023/2024 tidak diterima di negeri. Karena tahun ajaran itu masuk dua tahun, jadi semester ganjilnya diberikan pertengahan tahun anggaran, dan semester genapnya diberikan awal tahun anggaran, jadi pemberian diberikan tiap 6 bulan sekali,” jelas Deden.

    Terkait teknis transfer bantuan pendidikan, orang tua memberikan surat kuasa ke sekolah untuk mencairkan. “Jadi ya itu ditransfer masuk ke rekening siswa, dan pencairannya, minta persetujuan orang tua untuk memberikan kuasa kepada sekolah, supaya cara penggunaannya didebet langsung oleh sekolah. Karena maaf kalo ke orang tua, nanti dibelikan pulsa lagi,” tambahnya.

    Sementara salah satu perwakilan orang tua murid Kiraina menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Tangsel dan berharap bantuan ini dapat mengurangi beban biaya pendidikan dan bermanfaat bagi siswa.

    “Kami mewakili seluruh penerima beasiswa mengucapkan terimakasih kepada bapak Wali Kota Tangerang Selatan dan Dinas Pendidikan. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, beban biaya pendidikan berkurang, dan bermanfaat bagi siswa-siswi,” ucapnya.

    Bantuan ini diharapkan akan memberikan semangat dan fokus dalam meraih prestasi, serta mewujudkan Tangsel yang cerdas, modern, dan religius. (red/*)

  • Cegah Salah Konsumsi Kental Manis, Pemkot & IBI Tangsel Gencarkan Edukasi untuk Ibu

    Cegah Salah Konsumsi Kental Manis, Pemkot & IBI Tangsel Gencarkan Edukasi untuk Ibu

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Memperingati Hari Bidan Nasional ke-73, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tangerang Selatan bersama dengan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI)  menggelar edukasi pencegahan salah konsumsi kental manis. Kegiatan yang dihadiri oleh bidan dan ibu dengan balita ini juga didukung oleh Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

    Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang hadir dalam kegiatan tersebut meminta masyarakat terutama ibu-ibu muda memperhatikan asupan susu yang diberikan untuk anak. “Saya berharap kepada masyarakat terutama ibu-ibu muda pastikan anak mendapat ASI dan juga jangan sampai ada yang memberikan kental manis untuk anak ataupun sebagai pengganti ASI. Karena kental manis bukan susu untuk anak, gulanya sangat tinggi bisa mencapai 50%, karena itu tidak baik untuk kesehatan anak,” jelas Benyamin Davnie. Pada Rabu (26/6) Di Serpong Utara.

    Persoalan kesalahan konsumsi kental manis hingga saat ini masih menjadi sorotan berbagai pihak. Sebab, masih banyak ditemukan pemberian kental manis untuk anak, baik karena alasan ekonomi keluarga maupun faktor ketidaktahuan ibu.

    Ketua Harian YAICI Arif Hidayat mengatakan edukasi kental manis perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Pemerintah melalui BPOM telah mengeluarkan ketentuan penggunaan dan promosi kental manis sejak 2018 yang lalu, namun edukasi untuk masyarakat perlu terus dilakukan mengingat selalu ada orang tua baru, kelahiran baru serta bayi dan balita yang baru lahir. Para orang tua baru inilah yang berpotensi memberikan kental manis untuk anak bila tidak mendapat edukasi gizi yang tepat,” jelas Arif Hidayat.

    Anggota DPRD Tangerang Selatan Putri Ayu di hadapan para bidan menyampaikan harapannya agar bidan dapat mengambil peran penting dalam meneruskan edukasi mengenai bahaya penggunaan kental manis bukan untuk dikonsumsi sebagai minuman susu anak. “Ibu-ibu yang kesulitan memberikan ASI, jika tidak diedukasi akan beralih ke kental manis yang harganya lebih ekonomis,” jelas Putri Ayu.

    “Sekarang itu era digital, informasi sangat masif. Kecenderungan masyarakat adalah memilih informasi yang disukai, lalu mencari pembenaran. Jika ibu tidak dibekali dengan pengetahuan gizi, maka kita tidak akan bisa menyelesaikan kesalahan konsumsi kental manis ini,” beber Putri.

    Oleh karena itu, bidan sebagai tenaga kesehatan yang dekat dengan masyarakat memiliki peran penting untuk memutus mata rantai kesalahan konsumsi susu ini. “Bidan harus bisa mengikuti transformasi digital, memanfaatkan berbagai platform untuk memberikan edukasi gizi untuk ibu,” pungkasnya.

    Ketua IBI Tangsel, Eni Rohaeni menegaskan IBI bersama Pemkot Tangsel terus mengedukasi masyarakat tentang pemberian ASI ekslusif. “Kami harap selanjutnya bidan anggota IBI dapat terus menularkan edukasi gizi, dan juga turut serta mensosialisasikan ke masyarakat untuk tidak memberikan kental manis sebagai minuman susu anak,” papar Eni Rohaeni. (Red/*)

  • Sukseskan Coklit, Benyamin Imbau Warga Tangsel Berikan Informasi yang Benar dan Lengkap

    Sukseskan Coklit, Benyamin Imbau Warga Tangsel Berikan Informasi yang Benar dan Lengkap

    Mediakawasan.id, SETU – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau kepada seluruh warga Tangsel agar memberikan informasi yang benar dan lengkap selama proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) menuju pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

    Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pelantikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan Apel Gerakan Coklit Pilkada yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, di Kantor Kecamatan Setu, pada Senin (24/06/2024).

    “Saya mengajak seluruh warga Kota Tangerang Selatan untuk berpartisipasi aktif dalam proses pencoklitan ini. Berikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas coklit,” ujarnya.

    Informasi ini penting kata Benyamin, untuk memastikan bahwa setiap individu yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih. Pencoklitan ini merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam rangka pemutakhiran data pemilih.

    “Data pemilih yang akurat dan mutakhir adalah pondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan demokratis. Oleh karena itu, pencoklitan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ketelitian dan integritas,” katanya.

    Orang nomor satu di Tangsel ini juga mengimbau kepada seluruh petugas coklit, untuk menjalankan dengan penuh profesionalisme dan integritas. Setiap informasi yang diperoleh harus diverifikasi dengan cermat dan dicatat dengan tepat.

    Kerja sama yang baik antara KPU, Petugas Coklit dan Pemerintah Daerah serta masyarakat adalah kunci suksesnya gerakan coklit.

    “Mari kita jaga sinergi yang sudah terjalin baik dan terus kita tingkatkan koordinasi dalam setiap tahapan proses pencoklitan,” tutupnya.

    Sementara itu, Ketua KPU Kota Tangsel, Taufiq MZ menjelaskan bahwa, Coklit akan berlangsung selama satu bulan, sejak tanggal 24 Juni hingga 24 Juli 2024 (30 hari).

    “Proses coklit ini didasarkan pada model A daftar pemilih yang telah disusun oleh jajaran KPU Kota Tangsel. Kita targetkan selesai dalam 30 hari,”

    Para petugas pantarlih telah dilantik di setiap tingkat Kelurahan masing-masing yang ada di Tangsel.

    “Total ada 3.893 orang yang menjadi pantarlih di Tangsel, dan bertugas untuk melaksanakan coklit untuk Pilgub Banten serta Pilkada Tangsel,” imbuhnya.

  • Benyamin Ingatkan Pengelola Gedung Tinggi di Tangsel Siapkan Manajemen Keselamatan Kebakaran

    Benyamin Ingatkan Pengelola Gedung Tinggi di Tangsel Siapkan Manajemen Keselamatan Kebakaran

    Mediakawasan.id, SERPONG – Dalam upaya meningkatkan keselamatan gedung-gedung tinggi di Tangerang Selatan, Wali Kota Benyamin Davnie menyoroti pentingnya pihak pengelola maupun manajemem gedung tinggi untuk memenuhi standardisasi dan tertib administrasi gedung, terutama terkait antisipasi bencana kebakaran gedung.

    Hal ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Standardisasi dan Tertib Administrasi Gedung yang diadakan di Swiss-Belhotel Serpong, Senin (24/06/2024).

    “Ini adalah kegiatan kita untuk sosialisasi penanganan mitigasi bencana kebakaran di gedung-gedung tinggi di Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.

    Benyamin menegaskan setiap pengelola gedung tinggi harus memastikan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) sudah dipahami tim manajemen dan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi situasi yang tak terduga.

    Tim MKKG pada gedung tersebut nantinya memiliki andil penting untuk berkomunikasi langsung dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk segera mengatasi situasi genting, sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan pelayanan publik.

    “Manajemen gedung harus berkolaborasi dengan kita dalam pelayanan publik, termasuk apartemen yang dihuni baik oleh penyewa maupun pemilik,” jelasnya.

    Benyamin pun mengapresiasi peningkatan respon time oleh tim pemadam kebakaran di Tangerang Selatan yang saat ini telah mencapai 10 menit, lebih cepat dari standar yakni 15 menit.

    “Teman-teman damkar terus berlatih sehingga respon time kita bisa lebih cepat. Ini sangat penting dalam penanganan kebakaran,” tambahnya.

    Selain itu, kemampuan peralatan pemadam kebakaran Tangsel pun sangat memadai saat ini. Satu mobil pemadam kebakaran biasa bisa menjangkau ketinggian hingga 30 meter dengan semprotan air, dan ada pula mobil dengan tangga 42 meter mampu mencapai 60 lantai.

    Namun, mobil dengan tangga 42 meter itu memiliki berat 41 ton kerap kendala akses di beberapa gedung karena strukturnya bangunan yang tidak kuat bisa rusak.

    Untuk itu, Benyamin menegaskan bahwa pengelola atau manajemen gedung harus menyiapkan MKKG, menyediakan APAR, masker, kotak P3K yang cukup di setiap bangunan. Serta, pelatihan rutin bagi petugas keselamatan gedung menjadi modal utama.

    “Latihan yang kontinu sangat diperlukan agar petugas selalu siap menghadapi situasi darurat,” tegasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Benyamin meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kawasan Intermark, hasil kerjasama antara manajemen Intermark, PLN, dan Astra. (Red/*)