Tag: Benyamin Davnie

  • 510 Rumah Warga Tangsel Dibedah, Wali Kota Benyamin Davnie: Tanah Milik Sendiri

    510 Rumah Warga Tangsel Dibedah, Wali Kota Benyamin Davnie: Tanah Milik Sendiri

    Mediakawasan.id, SERPONG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa penerima program bedah rumah harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tangsel dan tanah yang dimiliki bukan sewaan. Hal ini disampaikan saat peresmian 80 rumah layak huni di Kecamatan Serpong, Selasa (16/07/2024).

    “80 unit yang dibangun semuanya untuk keluarga pra-sejahtera melalui mekanisme musrenbang, RT, RW, dan seterusnya. Persyaratannya KTP Tangsel dan tanah milik sendiri, bukan milik orang lain,” ucapnya.

    Sebanyak 80 unit rumah yang dibedah di Kecamatan Serpong melengkapi total 510 unit rumah yang dibedah sepanjang tahun 2024 di Tangsel. “Alhamdulillah, 510 unit tahun ini se-Tangerang Selatan. Tahun depan akan kita lanjutkan,” lanjut Benyamin.

    Indeks pembangunan tiap rumah mencapai 71 juta rupiah, meliputi pembangunan dari pondasi hingga atap. Rumah ini terdiri dari ruang keluarga, selasar, dua kamar, kamar mandi, listrik, air, dan rangka baja yang tahan lama.

    Secara rinci, program bedah rumah ini mencakup 7 kecamatan: Serpong (80 unit), Serpong Utara (70 unit), Setu (68 unit), Pondok Aren (94 unit), Pamulang (65 unit), Ciputat (68 unit), dan Ciputat Timur (65 unit).

    Terpisah , ibu Sanisah, warga Kecamatan Serpong, merasa bersyukur dan bahagia atas program bedah rumah dari Pemkot Tangsel. Ucapannya disampaikan di hadapan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, saat peresmian bedah rumah.

    “Terima kasih kepada Bapak Pilar. Melihat senyumnya Bapak Pilar, hati saya deg-degan,” ucapnya yang disambut gelak tawa masyarakat.

    Ia menjelaskan kondisi rumahnya sebelum dibedah sangat memprihatinkan dengan kerusakan mencapai 70 persen dan tidak layak huni. “Saya sangat bangga mendapatkan rumah layak huni ini,” ungkapnya.

    Pilar Saga Ichsan merasa bahagia melihat keceriaan warga penerima program bedah rumah dan berkomitmen melanjutkan program ini karena manfaatnya sangat terasa di masyarakat.

    “Selain pembangunan jalan, drainase, penerangan jalan, ekonomi, dan kesehatan, pembangunan rumah layak huni adalah prioritas kami,” tegasnya. Hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah sosial ekonomi masyarakat.

    “Ini dari masyarakat Tangsel untuk masyarakat Tangsel. Insya Allah keberkahan pembangunan rumah layak huni menjadi berkah untuk semua,” ujarnya.

    Pilar berharap berbagai pembangunan ini dapat membawa Tangerang Selatan semakin maju, modern, agamis, dan berkembang. “Dan tentunya SDM-nya semakin maju. Insya Allah nanti kita bisa lihat semua progres kemajuan pembangunan di Tangsel, khususnya di Serpong,” tutupnya. (Adv)

  • Tangsel Terang: Ribuan PJU Terangi Pemukiman Warga

    Tangsel Terang: Ribuan PJU Terangi Pemukiman Warga

    Mediakawasan.id, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus menggalakkan program “Tangsel Terang” dengan tujuan menerangi setiap sudut permukiman warga. Program ini dilakukan dengan memasang ribuan unit Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga ke pelosok jalan.

    Hingga saat ini, sebanyak 10.100 titik PJU telah terpasang, dengan rincian 7.100 titik yang terpasang pada tahun sebelumnya dan tambahan 3.000 titik yang akan dipasang tahun ini. Penerangan ini sudah tersebar di tujuh kecamatan, termasuk di Gang Gang Arab RT 01 RW 08, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan bahwa program ini akan dijalankan secara berkelanjutan. Menurutnya, tujuan utama program ini adalah untuk menerangi jalan antar kampung, sehingga warga merasa lebih nyaman dan angka kriminalitas dapat ditekan.

    “Program ini ditujukan untuk jalan antar kampung supaya menjadi terang dan warga merasa nyaman. Angka kriminalitas menurun dan akan kami lanjutkan sepanjang diperlukan warga,” terang Benyamin Davnie, pada Selasa, (16/07/2024).

    Benyamin juga menjelaskan bahwa PJU yang dipasang memiliki konsep minimalis. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemeliharaan dan perbaikan jika terjadi kerusakan.

    “Dengan konsep ini, keikutsertaan masyarakat dalam pemeliharaan sangat diharapkan. Saya harap bisa dijaga dengan baik, karena ini aset kita semua, pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

    Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU), Eka Andriyana Arifin, menambahkan bahwa total pemasangan lampu penerangan hingga saat ini telah mencapai 10.100 titik.

    “Pembangunan yang sudah dilaksanakan untuk Tangsel Terang hingga tahun kemarin sebanyak 7.100 titik. Tahun ini akan terpasang 3.000 titik dan keseluruhan terpasang kurang lebih 10.100 titik,” jelas Eka Andriyana Arifin.

    Program “Tangsel Terang” ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Tangerang Selatan serta mendukung penurunan angka kriminalitas di wilayah tersebut. (Adv)

  • Pembangunan Infrastruktur Tangsel: Solusi Efektif Atasi Banjir

    Pembangunan Infrastruktur Tangsel: Solusi Efektif Atasi Banjir

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota(Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) di tahun 2023 sampai tahun 2024 ini, melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, telah meresmikan beberapa proyek pembangunan dalam peningkatan infrastruktur yang signifikan. Yaitu pembangunan penanggulangan, pencegahan Banjir, Senin, 15 Juli 2024

    Pembangunan itu diantaranya adalah peninggian dan pelebaran jembatan yang belum memenuhi standar untuk menangani masalah banjir di beberapa wilayah di kota Tangsel. Dan membangun sembilan tandon selama periode 2022 sampai dengan 2023 sebagai solusi mengatasi permasalahan banjir.

    “Pembangunan seperti tandon menjadi salah satu langkah dalam menangani permasalahan banjir yang sering melanda,” kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

    Sembilan tandon yang dibangun diantaranya, Tandon Lengkong Karya, Kolam Retensi Griya Asri di Serpong Utara, Kolam Retensi Kampung Bulak, Tandon Puri Sentosa, Tandon Babakan di Kecamatan Setu, Tandon Pondok Aren, Tandon Sawah Lama 1, Tandon Sawah Lama 2, dan Tandon Serua Riverpark yang berada di Kecamatan Ciputat.

    Dia juga menyampaikan bahwa proyek-proyek ini termasuk pembangunan tandon di Serua River Park yang berada di Bukit Serua Indah dan pembangunan jembatan baru di Ciputat.

    “Jembatan yang telah dibangun mengalami peninggian sekaligus pelebaran untuk penanganan banjir,” tambahnya.

    Terpisah Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangsel Robby Cahyadi menambahkan, Selain itu, ada pembangunan jalan dan pelebaran jalan Cendrawasih menuju simpang Duren serta beberapa ruas jalan lainnya. Menurut Robby, program tahun ini berhasil mengurangi titik banjir dari 400 hektar menjadi sekitar 60 persen.

    “Kami menargetkan pengurangan seluruh titik banjir hingga tahun 2026. Saat ini, pembangunan tersebar di 7 kecamatan, termasuk Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, dan Serpong Utara,” tambahnya.

    Robby juga menjelaskan bahwa terdapat dua kategori jembatan yang ditangani. “Pertama, jembatan peninggalan lama yang belum memenuhi standar kekuatan, dan kedua, jembatan yang menjadi penghalang arus sungai yang kemudian ditinggikan dan dilebarkan,” kata Robby.

    “Terkait pembangunan jembatan di Sari Mulya awal Maret 2024 sudah selesai, dan kini dilanjutkan dengan pembangunan jalan menuju TPU Sari Mulya,” ujar Robby.

    Pembangunan tandon lainnya juga dilaksanakan di berbagai lokasi seperti Legoso, Ciater Permai, Cipeucang, dan Babakan Sarana Indah Permai. Selain itu, proyek peninggian turap dan penanganan banjir termasuk integrasi dengan pompa di Taman Mangu Indah dan Vila Bintaro Regency juga dilanjutkan dari pekerjaan tahun lalu.

    “Kami melanjutkan pekerjaan tahun lalu yang mencakup pembangunan tandon dan peninggian turap, termasuk integrasi dengan pompa di Taman Mangu Indah dan Vila Bintaro Regency,” jelas Robby.

    Melalui berbagai proyek ini, Robby berharao Pemkot Tangsel melalui Dinas SDA BMBK Kota Tangerang Selatan dapat terus berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur demi mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur demi mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Tangsel,” tutup Robby. (Adv)

  • Bangun 9 Tandon Baru, Upaya Pemkot Tangsel Kendalikan Banjir

    Bangun 9 Tandon Baru, Upaya Pemkot Tangsel Kendalikan Banjir

    Mediakawasan.id, CIPUTAT – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) terus melakukan berbagai upaya dalam mengatasi permasalahan banjir. Salah satunya dengan membangun sembilan tandon selama periode tahun 2022 sampai dengan tahun 2023.

    Sembilan tandon yang dibangun yakni Tandon Lengkong Karya, Kolam Retensi Griya Asri di Serpong Utara, Kolam Retensi Kampung Bulak, Tandon Puri Sentosa, Tandon Babakan di Kecamatan Setu, Tandon Pondok Aren, Tandon Sawah Lama 1, Tandon Sawah Lama 2, dan Tandon Serua Riverpark yang berada di Kecamatan Ciputat.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pembangunan infrastruktur dalam rangka pengendalian banjir. Ia menerangkan pembangunan seperti tandon menjadi salah satu langkah dalam menangani permasalahan banjir yang acap kali melanda.

    “Komitmen kami (Pemkot Tangsel-Red.) terus melanjutkan pembangunan tandon, lalu revitalisasi drainase dan berbagai langkah lainnya. Tujuannya ya itu mengurangi titik-titik banjir di Tangerang Selatan, ini ikhtiar kita bersama,” ucap Benyamin, pada Senin (15/07/2024).

    Sementara itu, dijelaskan Kepala Dinas SDABMBK, Robby Cahyadi saat ditemui di ruangannya, bahwa pembangunan tandon merupakan salah satu cara mengatasi persoalan banjir. Dimana prinsip penanganan yang dilakukan terbagi dalam 3 tahap.

    Dimulai dari tahap pertama yakni sebelum terjadinya banjir terbagi dua yaitu dilakukan upaya menahan atau meretensi air hujan sebelum masuk ke badan air atau sungai. Apalagi, kondisi sungai-sungai saat ini secara kapasitas sudah jauh berkurang dibanding debit air hujan.

    “Jadi air hujan ini diupayakan diretensi sebanyak mungkin sebelum masuk ke sungai melalui cara diresapkan ke dalam tanah dengan memperluas ruang terbuka hijau, taman, sumur resapan dan kolam tampungan pada lingkungan serta memperbanyak kolam-kolam retensi atau tandon,” ucapnya.

    Selanjutnya, tahap kedua melakukan upaya dengan memperluas penampang basah sungai atau menambah kapasitas sungai melalui upaya pelebaran sungai dengan pembangunan turap dan pengerukan sedimentasi secara rutin melalui pemeliharaan sungai.

    “Pada saat terjadinya banjir kita mengoptimalkan pengoperasian stasiun-stasiun pompa dan menempatkan petugas lapangan untuk langsung terjun ke titik banjir. Sedangkan pasca banjir, kita lakukan pembersihan atau perbaikan jika ada infrastruktur yang rusak,” terangnya. (Adv)

  • Punya Peran Strategis, Pemkot Tangsel Tanggung BPJS Ketenagakerjaan Ribuan Relawan Pemadam Kebakaran

    Punya Peran Strategis, Pemkot Tangsel Tanggung BPJS Ketenagakerjaan Ribuan Relawan Pemadam Kebakaran

    Mediakawasan.id, SETU – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan bahwa fungsi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sangatlah strategis di tengah masyarakat, terutama untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.

    Hal tersebut disampaikan olehnya saat membuka acara pembinaan kapasitas ketua Redkar dan kelembagaan Redkar tingkat Kelurahan di Kelurahan Muncul, Setu, pada Rabu (10/07/2024).

    “Jadi Redkar ini membantu pemerintah, masyarakat di lingkungan dari penanggulangan kebakaran dan penyelamatan,” ucap Benyamin.

    Dengan beban pekerjaan tersebut, Pemkot Tangsel kata Benyamin, sangat memperhatikan asuransi yang dibutuhkan, diantaranya BPJS Ketenagakerjaan.

    “Semua Redkar yang berjumlah ribuan, yakni BPJS tenaga kerjanya preminya sudah kami bayarkan. Jadi Bapak Ibu tidak perlu mengkhawatirkannya lagi,” tutupnya.

    Hadirnya Redkar, diharapkan Benyamin bisa memberikan sosialisasi dan edukasi pula kepada masyarakat. Terutama pencegahan agar tidak terjadi kebakaran.

    “Mencegah lebih baik daripada menanggulangi, karena seringkali itu penyebab kebakaran karena kompor yang lupa dimatikan, lalu colokan-colokan yang tidak dicabut,” ujarnya.

    Selain itu tentunya bantuan penyelamatan-penyelamatan dari hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat juga dapat dilakukan oleh Redkar.

    Sementara itu disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel Ahmad Dohiri menjelaskan, Kota Tangsel jumlah RT mencapai 3.904 namun, baru 1.675 RT yang memiliki anggota redkar. Artinya, masih lebih dari setengahnya kekurangan anggota redkar.

    “Kalau di Kelurahan Muncul ada 28 anggota redkar, padahal jumlah RT cuma 26,” jelasnya.

    Menurutnya, pihaknya tidak membatasi dan akan berusaha terus menambah atau merekrut anggota redkar hingga nantinya tiap RT memiliki 1 anggota redkar.

    “Untuk bentuk redkar anggarannya lumayan. Kalau sudah redkar kalau ada kebakaran gampang teratasi,” terangnya.

    Dohiri mengaku, bila ada masyarakat yang mau menjadi anggota Redkar tetap diterima namun, itu akan kembali dibentuk tahun depan. (Red/*)

  • Senyum Penuh Syukur Marto Lihat Rumahnya yang Bagus Usai Dibedah Pemkot Tangsel

    Senyum Penuh Syukur Marto Lihat Rumahnya yang Bagus Usai Dibedah Pemkot Tangsel

    Mediakawasan.id, PONDOK AREN – Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah cerita penuh harapan terlahir di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Marto Zaid Basyasy, seorang warga setempat, berdiri di depan rumah barunya dengan senyum penuh syukur dan haru.

    Pada hari ini, rumahnya yang dulunya tak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan layak, berkat program bedah rumah yang digagas oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

    Dengan mata berkaca-kaca, Marto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan menjadi salah satu warga yang mendapatkan menerima manfaat dari program bedah rumah Kota Tangerang Selatan.

    “Kami atas nama tuan rumah yang bertempat di rumah saya, saya ucapkan ribuan terima kasih bisa hadir di tempat kami. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mengadakan bedah rumah ini,” tuturnya.

    Dengan suara yang sedikit parau, didalam sambutannya Marto mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk bisa menjaga rumahnya yang baru selesai dibedah oleh Pemkot Tangsel ini dengan sebaik-baiknya untuk kehidupan sehari-hari keluarganya.

    “Semoga apa yang dibuat ini bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya dengan penuh haru.

    Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bukanlah yang pertama.

    Sejak tahun 2015 hingga 2024, Pemkot Tangerang Selatan telah membedah hampir 2.511 unit rumah.

    “Untuk tahun ini saja ada 510 unit yang telah kita bedah sampai hari ini,” ungkapnya.

    Aris juga menyoroti bahwa Kecamatan Pondok Aren mendapatkan perhatian khusus dengan 94 unit rumah yang dibedah, menjadikannya yang terbanyak di antara kecamatan lainnya di Tangsel.

    Sementara di Kelurahan Pondok Kacang Barat sendiri, ada 8 unit rumah yang dibedah termasuk rumah milik Marto.

    Ia menjelaskan, program bedah rumah dari Pemkot Tangsel ini tidak hanya sekadar memperbaiki bagian yang rusak, tetapi membangun kembali rumah dari pondasi hingga atap, dengan fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

    Bedah rumah ini berbeda dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

    “Bedah rumah ini kita lakukan dari pondasi, pemasangan batunya, pintunya, jendela baru semua, rangkai baja, keramik baru, ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi,” jelas Aris.

    Aris berharap program ini dapat terus berlanjut hingga seluruh rumah yang belum layak huni bisa dibedah.

    “Semoga ke depannya program bedah rumah ini dapat berlangsung dan berlanjut hingga ke depannya,” tuturnya dengan optimisme.

    Kisah Marto Zaid Basyasy dan warga lainnya di Pondok Kacang Barat adalah bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan baru bisa tercipta.

    Program bedah rumah ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi warga Tangerang Selatan. (Red/*)

  • Program Berlanjut, Pemkot Tangsel Bedah 510 Unit Rumah di 7 Kecamatan

    Program Berlanjut, Pemkot Tangsel Bedah 510 Unit Rumah di 7 Kecamatan

    Mediakawasan.id, SETU – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan terus melanjutkan program unggulan bedah rumah.

    Di tahun 2024, Wali Kota Benyamin menjelaskan 510 unit rumah tak layak huni dibedah menjadi layak.

    “Tahun ini untuk keseluruhan program bedah rumah dilakukan ke 510 unit rumah yang tak layak, dan semuanya sudah selesai,” ucap Benyamin usai meresmikan salah satu rumah penerima manfaat bedah rumah di Kecamatan Setu, Kamis (04/07/2024).

    Secara rinci dijelaskan bahwa pembangunan rumah umum tak layak huni di tiap kecamatan. Untuk Kecamatan Setu, perbaikan dilakukan ke 68 unit rumah yang tak layak, Kecamatan Ciputat sebanyak 68 unit, Ciputat Timur 65 unit.

    “Pamulang dilakukan untuk 65 unit, Pondok Aren 94 unit rumah tak layak, Serpong sebanyak 80 dan Serpong Utara 70 unit. Jadi totalnya 510 unit rumah dibedah di 2024,” ujarnya.

    Lebih lanjut, penerima manfaat program bedah rumah telah melalui verifikasi sesuai Peraturan Wali Kota No.110 tahun 2022. Di antaranya kebenaran lokasi, ketersediaan dan termasuk kepemilikan lahannya

    “Program ini merupakan lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya, yang kita lakukan dibedah itu dari pondasinya, ini rehab total,” ucapnya.

    Selain program bedah rumah, Benyamin juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kehidupan yang layak bagi masyarakat Tangerang Selatan.

    “Jadi bukan saja rumahnya ya, kita lihat lingkungannya juga apakah perlu penerangan jalan umumnya untuk program Tangsel Terang. Jadi semua itu kita peruntukkan bagi masyarakat,” tandasnya. (Red/*)

  • Masyarakat Apresiasi Kinerja Pemkot Tangsel Bangun 2 Gedung Baru Sekolah di Ciputat

    Masyarakat Apresiasi Kinerja Pemkot Tangsel Bangun 2 Gedung Baru Sekolah di Ciputat

    Mediakawasan.id, CIPUTAT- Masyarakat Ciputat, terutama warga Serua Indah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mereka atas perhatian pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah mereka.

    Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Muhammad Yahya dalam acara peresmian pembangunan gedung baru SD Negeri Serua Indah 01 dan SMP Negeri 23 Kota Tangerang Selatan pada Rabu (03/07/2024).

    “Kami mewakili masyarakat Ciputat, khususnya Serua Indah pada umumnya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada bapak Wali Kota Tangerang Selatan (Benyamin Davnie) beserta jajaran, dan Alhamdulillah ini karena kami sudah ada sekolah yang begitu dekat, sudah ada sekolah yang begitu indah,” ujar Yahya.

    Menurut Yahya, dengan pembangunan di sekolah ini tentunya diharapkan dapat menambah semangat belajar-mengajar, meningkatkan kualitas pendidikan, supaya bisa menciptakan calon pemimpin-pemimpin yang cerdas untuk masa depan bangsa.

    “Mudah-mudahan memberikan manfaat yakni mencerdaskan anak didik kita, putra-putri kita ke depannya. Mudah-mudahan apa saja yang dilakukan khususnya di Tangerang Selatan ini, mudah-mudahan mendapatkan ridho Allah SWT,” kata dia.

    Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan bahwa momen peresmian penambahan ruang sekolah di SMPN 23 ini menunjukkan kita bahwa pendidikan harus jadi prioritas utama pemerintah daerah.

    Sebab, sebelumnya sekolah yang baru diresmikan pada tahun 2022 ini bergantung dengan bangunan sekolah swasta yakni SMP Taruna Bangsa untuk bisa bergantian ruang belajar.

    “Ini sudah meluluskan 2 angkatan ya. Tadi hanya ada 8 kelas, sekarang jadi 24 dan insyaAllah mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi nanti,” ujarnya.

    Dengan perbaikan dan peningkatan sarana-prasarana sekolah yang terus dilakukan, masyarakat Ciputat berharap anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan yang lebih baik dan berkualitas, demi masa depan yang lebih cerah.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni menambahkan bahwa program ini akan terus dilaksanakan dengan menyelaraskan berbagai hambatan dan tantangannya ke depan.

    Ia menekankan bahwa pembangunan gedung, ruang kelas, maupun sarana-prasarana penunjang kegiatan belajar-mengajar lainnya tidak boleh diminimalisir tetapi harus dioptimalkan sebaik mungkin untuk masa depan bangsa dan negara.

    “Semoga ini bisa menjadi manfaat dan mencerdaskan anak didik. Juga semoga bisa menjadikan masyarakat Tangsel yang cerdas, modern dan religius,” kata dia. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Tambah 2 Gedung Baru SD Negeri di Serpong Utara

    Pemkot Tangsel Tambah 2 Gedung Baru SD Negeri di Serpong Utara

    Mediakawasan.id, SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan menambah lagi pembangunan gedung baru sekolah negeri.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie secara langsung meresmikan gedung baru SDN Pakujaya 01 dan SDN Pondok Jagung 04 di Kecamatan Serpong Utara, yang telah direhabilitasi atau dibangun total.

    SDN Pakujaya 01 kini memiliki lima belas ruang kelas, meningkat dari sembilan ruang kelas sebelumnya, untuk mengakomodasi jumlah siswa yang terus bertambah setiap tahunnya.

    “SD ini kita rehab total ya, yang tadinya sembilan ruang kelas, sekarang menjadi lima belas ruang kelas. Kenapa demikian? Karena rombongan belajarnya naik tiap tahun,” jelas Benyamin usai meresmikan gedung SDN Pakujaya 01, Senin (01/07/2024).

    Meskipun kebutuhan ruang kelas sebenarnya mencapai 20, keterbatasan lahan menjadi tantangan utama dalam proyek ini.

    Menurut Benyamin, Pemkot Tangsel sering kali menghadapi kendala besar dalam pengadaan lahan tidak hanya untuk pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga kesehatan, sarana-prasarana publik, dan lain sebagainya.

    “Pengadaan lahan merupakan tantangan tersulit dalam pembangunan apa saja di Kota Tangerang Selatan,” tambah Benyamin.

    Namun, ia optimis bahwa peningkatan kapasitas ini akan meningkatkan daya tampung dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

    Benyamin juga menyampaikan dengan adanya penambahan ruang kelas baru beserta beberapa fasilitas lainnya, dapat meningkatkan komunikasi interpersonal antara anak dan orang tua di era digital saat ini.

    Ia mengusulkan terobosan seperti kegiatan makan bersama di ruang kelas pada hari Jumat untuk mempererat hubungan sosial yang semakin jarang terjadi karena ketergantungan pada dunia maya.

    Dalam rencana pembangunan pendidikan untuk tahun 2024 dan seterusnya, Benyamin berkomitmen untuk terus menambah ruang kelas, guru, serta fasilitas pendidikan lainnya.

    “Saya masih akan terus menggenjot pembangunan di bidang pendidikan ini. Indikatornya adalah rata-rata lama sekolah akan terus naik, sehingga kebutuhan ruang kelasnya akan bertambah juga,” ujarnya.

    Benyamin juga berharap dengan penambahan anggaran pendapatan, akan ada lebih banyak SD dan SMP yang bisa dibangun di tahun-tahun mendatang. Ia menargetkan pembangunan sekolah baru terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan.

    “Nah nanti InsyaAllah dengan penambahan anggaran pendapatan, saya ingin di tahun 2025 ini ada SD yang kita bangun juga, ada SMP juga akan saya bangun lagi, cuma kita akan lihat di mana tempatnya. SMA saya serahkan ke provinsi,” ujarnya.

    Tidak hanya itu, ia juga mendorong pemerintah provinsi untuk menambah jumlah SMA di Tangerang Selatan, mengingat saat ini hanya terdapat 12 di kota ini.

    Dengan segala tantangan yang ada, Pemkot Tangsel terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan warganya. Rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah negeri ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang lebih baik di masa depan. (Red/^)

  • Apresiasi atas Dedikasinya, Benyamin Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke ASN Purnabakti

    Apresiasi atas Dedikasinya, Benyamin Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke ASN Purnabakti

    Mediakawasan.id, CIPUTAT – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memberikan apresiasinya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru purnabakti.

    Apresiasi disampaikan saat Benyamin menjadi pembina Apel di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, pada Senin (01/07/2024).

    Dalam Apel tersebut, Benyamin memanggil seluruh ASN Tangsel yang baru purnabakti. Para ASN yang purnabakti tersebut yakni, Drs. Wawang Kusdaya, M.Si, Effy Karinawaty, S.Pd., M.Si, R Gunara Wibiksana S.Sos, Roslina Pudjiawati, S.IP, Drs. Abdurahman, M.Si, dan Tohar S.Pd.

    “Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga purnabakti menjadi masa yang penuh kebahagiaan dan kesehatan bagi semuanya,” ucapnya.

    Menurut Benyamin, para ASN yang masih bertugas harus mempelajari dan meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas kerja.

    “Jadi teman-teman ASN yang memiliki karir ke depan yang masih panjang, teruslah untuk disiplin. Mulailah dengan niat yang tulus dan ikhlas dalam melayani,” ucap Benyamin.

    “Kita ingat semuanya apapun yang ada di bawah langit ini ada waktunya, semua ada waktunya. Jadi kita manfaatkan waktu ini dengan disiplin, kreatif, inovatif, dan penuh pengabdian kita sebagai Aparatur Sipil Negara,” pesannya. (Red/*)