Tag: Benyamin Davnie

  • Bangun Tangsel Unggul: Benyamin Tekankan ASN Tingkatkan Disiplin, Integritas dan Etika

    Bangun Tangsel Unggul: Benyamin Tekankan ASN Tingkatkan Disiplin, Integritas dan Etika

    Mediakawasan.id, Ciputat – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie kembali menegaskan pentingnya disiplin dan etika kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Puspemkot Tangsel, Kamis (17/7/2025).

    Dalam amanatnya, Benyamin mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang profesional dan berintegritas.

    Kedisiplinan tersebut merupakan tanggungjawab semua elemen ASN termasuk PNS dan PPPK terutama dalam mengawal visi besar Kota Tangerang Selatan menuju Tangsel Unggul, Inovatif, Inklusif, Kolaboratif dan Lestari pada 2030.

    “Kalau target kita adalah mewujudkan Tangsel Unggul, maka semua punya kewajiban untuk mewujudkannya dimulai dari disiplin terhadap waktu, disiplin terhadap aturan, disiplin terhadap anggaran dan lain-lain sebagainya,” ujarnya.

    Benyamin meminta kepada seluruh camat, lurah, serta kepala OPD untuk mengevaluasi kinerja dan kedisiplinan staf di masing-masing unit.

    Lebih dari empat dekade mengabdi sebagai aparatur negara, Benyamin membagikan pengalamannya tentang nilai-nilai dasar yang ia pegang teguh selama ini—kerja keras, disiplin, tidak menunda tugas, tidak terjebak ambisi pribadi, dan selalu menjaga hubungan baik dengan atasan, rekan kerja, maupun masyarakat.

    “Saya mulai dari nol, dari Tenaga Kerja Sukarela di tahun 1983. Tidak pernah sekalipun saya meminta jabatan, karena saya percaya, jika kita bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh, kepercayaan itu akan datang,” ungkapnya.

    Ia pun berharap agar para ASN menanamkan karakter diri yang positif dan terus mengembangkan diri, baik melalui pelatihan maupun pendidikan, agar mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks. (Red/*)

  • Benyamin Tindak Tegas! ASN Tak Hadir Apel Hari Kesadaran Nasional Kena Sanksi Denda, Disalurkan ke Baznas

    Benyamin Tindak Tegas! ASN Tak Hadir Apel Hari Kesadaran Nasional Kena Sanksi Denda, Disalurkan ke Baznas

    Mediakawasan.id, Ciputat – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menunjukkan ketegasan dalam menegakkan disiplin pegawai. Dalam Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Puspemkot Tangsel pada Kamis (17/7/2025), ia secara langsung menyampaikan akan memberikan sanksi kepada para ASN yang tidak hadir tanpa keterangan jelas.

    Dalam amanatnya, Benyamin secara tegas menyampaikan sanksi bagi pegawai yang absen tanpa alasan jelas d engan sanksi Rp5.000 per orang yang akan disalurkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

    “Saya denda yang tidak hadir (apel), satu orang Rp5.000 dan nanti uangnya diberikan kepada Baznas,” ujarnya.

    Benyamin menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat untuk mencatat dan nama-nama pegawai yang absen dari apel.

    Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi toleransi bagi ASN yang malas atau abai terhadap tugas, terutama dalam kegiatan formal seperti apel.

    Menurutnya, tidak ada alasan seperti macet atau lupa yang bisa diterima. Hanya pegawai yang sedang bertugas di luar kota atau mengikuti agenda resmi yang diberikan pengecualian.

    “Saya minta apel selanjutnya tidak ada lagi yang tidak hadir lagi. Kalau masih ada yang tidak hadir tanpa alasan jelas, saya akan pertimbangkan sanksi yang lebih keras, termasuk evaluasi jabatan,” tambahnya.

    Benyamin juga menyoroti beberapa pejabat yang absen tanpa keterangan, termasuk Lurah dan Kepala Bagian yang seharusnya memberikan contoh dalam hal kedisiplinan.

    Ia mengaku kecewa, karena apel Hari Kesadaran Nasional seharusnya menjadi momentum refleksi kinerja dan komitmen para ASN terhadap pelayanan publik.

    Dalam kesempatan itu, Benyamin kembali mengingatkan seluruh pegawai bahwa Pemerintah Kota Tangsel tengah berupaya keras mewujudkan visi kota yang Unggul, Inovatif, Inklusif, Kolaboratif dan Lestari menuju tahun 2030.

    Untuk itu, ia membutuhkan dukungan penuh dari pegawai yang berdedikasi dan memahami tanggung jawabnya sebagai abdi negara.

    “Saya hanya minta kalian meningkatkan disiplin saja, saya hanya minta kalian untuk meningkatkan kinerja. Ini apel kesadaran, kalau tidak sadar untuk datang, terus mau ngapain? Jangan kerja seenak-enaknya gitu, ini lembaga, ini pemerintah,” jelasnya. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Gencar Jemput Bola Perangi TBC, Warga Diajak Aktif Dukung Pengobatan Sampai Tuntas

    Pemkot Tangsel Gencar Jemput Bola Perangi TBC, Warga Diajak Aktif Dukung Pengobatan Sampai Tuntas

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat langkah konkret dalam memerangi Tuberkulosis (TBC) dengan mengedepankan aksi jemput bola dan kolaborasi masyarakat.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menegaskan komitmennya dalam memerangi TBC lewat gerakan masif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

    Lewat pendekatan jemput bola dan edukasi berbasis komunitas, Tangsel kini tak lagi menunggu pasien datang ke puskesmas, tapi aktif mendatangi warganya.

    “TBC adalah persoalan serius yang harus ditangani bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan layanan di faskes (fasilitas kesehatan) saja ya, menunggu mereka yang datang, jadi kalau mau cepat ya kita juga harus jemput bola tim kesehatan yang ngider ke warga-warga,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).

    Langkah ini sejalan dengan upaya Dinkes Tangsel melalui program andalan Ngider Sehat dan RW Bebas TBC. Keduanya menjadi program strategi dalam menemukan kasus secara aktif dan menekan penularan di lingkungan padat penduduk.

    Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menyebut, tim kesehatan kini secara rutin melakukan skrining dan investigasi kontak di lingkungan pasien TBC, terutama di kalangan kontak serumah dan kontak erat.

    “Salah satu strategi kami adalah melalui kegiatan Ngider Sehat dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), baik yang digelar di fasilitas kesehatan maupun langsung mengunjungi warga,” ujar Allin.

    Melalui kegiatan Ngider Sehat, tim medis melakukan skrining dan investigasi kontak terhadap pasien TBC yang telah terdata, terutama kepada kontak serumah dan kontak erat.

    Bagi mereka yang tidak bergejala, akan diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), sementara yang menunjukkan gejala langsung diarahkan menjalani pemeriksaan seperti Tes Cepat Molekuler (TCM) atau rontgen.

    TCM biasanya digunakan untuk mengetahui apakah kontak tersebut sudah mendapatkan penularan dari indeks kasus.

    Tidak hanya itu, Dinkes Tangsel juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program RW Bebas TBC.

    Warga diajak untuk tidak hanya memahami gejala dan penularan TBC, tetapi juga terlibat langsung dalam mendukung pasien agar tidak menyerah di tengah jalan.

    “Masyarakat juga bagian dari kunci eliminasi TBC ini. Makanya, kita perluas edukasi dari petugas fasyankes, dan warga juga perlu peduli jika ada pasien TBC yang berpindah tempat tinggal agar dapat dilacak dan dipantau kembali,” jelasnya.

    Menurut Allin, kesadaran kolektif inilah yang akan memperkuat langkah-langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penularan TBC.

    Dengan percepatan skrining yang telah dilakukan, hingga pertengahan Juni 2025, total kasus TBC di Tangsel mencapai 8.720 kasus, terdiri dari 6.205 kasus pada 2024 dan 2.515 kasus terdeteksi sejak Januari hingga 13 Juni 2025. (Red/*)

  • Benyamin Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Rakor KPK: Tangsel Siap Bersinergi

    Benyamin Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Rakor KPK: Tangsel Siap Bersinergi

    Mediakawasan.id, Jakarta – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Daerah yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

    Acara tersebut menjadi forum penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga penegak hukum dalam mencegah, serta memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

    “Pencegahan korupsi ini tidak bida dilakukan sendiri. Butuh sinergi yang kuat antar-instansi dan pengawasan yang aktif dari masyarakat,” ujar Benyamin.

    Benyamin menilai pertemuan ini sangat relevan untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas di pemerintahan daerah.

    Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menegakkan prinsip transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik.

    “Kita selalu mengupayakan untuk melakukan yang terbaik demi masyarakat di Tangerang Selatan, baik dari sisi layanan publik, hingga terkait anggaran yang kita buat sangat transparan,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPK Johanes Tanak menegaskan, pentingnya pengelolaan anggaran publik secara cepat bertanggung jawab.

    “Anggaran yang diperoleh dari rakyat harus dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan publik, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.

    Johanis juga menyampaikan keprihatinan terhadap masih maraknya praktik korupsi di Indonesia, meski berbagai langkah penindakan dan pencegahan telah dilakukan.

    Ia menyoroti Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih rendah, yakni 34 pada tahun 2022 dan 2023 hanya naik menjadi 37 pada tahun 2024.

    “Tetapi sayang masih terlalu banyak yang kurang menyadari tentang hal ini, sehingga masih banyak yang melakukan korupsi dalam menjalankan tugasnya. Ini memberikan gambaran bahwa korupsi di Republik Indonesia ini sangat tinggi,” ujarnya. (Red/*)

  • Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

    Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

    Mediakawasan.id, Pondok Aren – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bakal menambah 10 pompa mesin penyedot air di Komplek Pondok Maharta. Hal ini untuk lebih cepat dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

    Banjir yang terjadi di Komplek Pondok Maharta bukan hanya disebabkan oleh banyaknya debit air di kali sekitar. Namun, curah hujan dengan intensitas tinggi juga membuat banjir singgah di lingkungan.

    Untuk mengatasi banyaknya debit air kiriman di aliran sungai, Pemkot Tangerang Selatan telah melakukan normalisasi. Disamping itu, untuk mengeluarkan air dari pemukiman Pemkot Tangsel juga telah menyediakan delapan pompa raksasa penyedot air.

    Kata Benyamin, mesin pompa penyedot tersebut terbilang efektif untuk menyedot air di lingkungan. Namun jumlahnya perlu ditambah agar bisa bekerja lebih cepat.

    “Mesin pompa air berfungsi, tapi memang kalau melihat debit seperti ini masih kurang. Dan ya Insya Allah di APBD 2025 ini sudah kita siapkan lagi pengadaan pompa airnya,” ujarnya saat meninjau langsung banjir di Pondok Maharta siang ini.

    Penambahan pompa penyedot air juga akan disertakan dengan penambahan pintu air. Hal itu agar mesin bekerja seimbang dan lebih maksimal.

    “Kemudian juga kita bangun lagi pintu air, kurang lebih 10 pintu air sepanjang wilayah Tangerang Selatan, sungai Maharta ini sepanjang wilayah Tangerang Selatan, akan kita bantu, akan kita bangun lagi 10 pompa air, pintu air, kemudian penambahan pompa airnya di beberapa titik,” ujarnya.

    Benyamin mengaku sedih melihat warganya terdampak banjir akibat buruknya cuaca beberapa hari terakhir. Dengan itu dirinya meminta agar jajarannya bisa bekerja secara maksimal.

    “Saya prihatin dengan kejadian banjir kali ini ya, jadi selain curah hujannya yang sangat tinggi kemarin, dan ini masih akan terus curah hujan yang tinggi ini, masih akan terus berlangsung menurut dari BMKG kan, makanya kita akan siap-siap sebaik mungkin,” ujarnya.

    Sementara itu salah seorang warga sekitar Fitri Dwi 37 tahun mengaku senang dengan adanya penambahan mesin pompa penyedot air.

    “Alhamdulillah kalau ditambah jadi bisa lebih cepat surutnya air. Dan saya merasa bangga jika orang nomor satu di kota ini masih mau meninjau langsung ke lokasi banjir,” tukasnya.

    Diketahui banjir melanda wilayah Pondok Maharta sejak kemarin malam. Debit air kian meningkat dengan meningkatnya kiriman air dari wilayah bogor.

    Hal ini juga diantisipasi dengan disiagakannya petugas BPBD dan Dinas Kesehatan dalam respons tanggap bencana banjir. (Red/*)

  • Sigap, Benyamin Temui Warga Terdampak Banjir di Pondok Maharta Tangsel

    Sigap, Benyamin Temui Warga Terdampak Banjir di Pondok Maharta Tangsel

    Mediakawasan.id, Pondok Aren – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Dia mengerahkan mesin pompa tambahan untuk menyedot air yang menggenang di pemukiman sejak malam hari.

    Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak akhir pekan lalu. Tak heran jika beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan dilanda banjir.

    Sejak pagi ini Benyamin beserta jajaran melakukan tinjauan langsung ke titik banjir di komplek Maharta.

    “Saya pagi menjelang siang ini melihat banjir di Pondok Maharta ya, yang sejak kemarin memang debit air curah hujannya sangat tinggi, kemudian juga sampai dengan hari ini masih belum surut untuk di Pondok Maharta,” kata Benyamin, Selasa (08/07/2025).

    Pemerintah Kota Tangerang Seatan pun tidak tinggal diam. Benyamin mengaku telah meminta mesin pompa air mobil.

    “Kita sudah kerahkan mesin mobil pompa air, termasuk dari BBWS Ciliwung Cisadane, punya Tangsel juga dari Dinas Sumberdaya Air, kemudian dari BPBD sudah kita kerahkan. Memang karena debit airnya yang tinggi, debit airnya yang curah hujannya yang besar, sehingga sampai dengan siang ini belum surut juga,” ujarnya.

    Kata Benyamin akibat banjir ini setidaknya terdapat 400 keluarga yang terdampak. Pihaknya pun memastikan akan mengirimkan bantuan untuk warga Pondok Maharta.

    “Kurang lebih ada 400 KK yang terdampak. Kita juga akan menyalurkan bantuan makanan di 3 RW, di RW 9, 10, dengan 11 di lingkungan Pondok Maharta ini,” tukasnya.

    Dalam kunjungan ini juga Benyamin banyak berbincang dengan warga yang ditemui. Dia juga berpesan agar para orangtua mengawasi anak mereka saat bermain banjir.

    Diketahui dalam penanganan banjir ini juga Pemkot Tangerang Selatan menyiagakan tim BPBD untuk mengevakuasi, Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi masyarakat dan memberikan logistik atau makanan siap saji. (Red/*)

  • Benyamin Pastikan Gaji PPPK Tangsel Dianggarkan di APBD Perubahan 2025

    Benyamin Pastikan Gaji PPPK Tangsel Dianggarkan di APBD Perubahan 2025

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran belanja di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Pemkot Tangsel menambah anggaran belanja pegawai sebanyak Rp135.690.371.320,21 untuk gaji 6.139 PPPK yang baru dilantik pada Senin, 30 Juni 2025 lalu.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai rapat paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (03/07/2025).

    “Belanja pegawai naik untuk PPPK yang baru dilantik. Gajihnya tetep dianggarkan di APBDP 2025 ini, tapi tunjangan prestasi pegawainya dianggarkan di tahun depan,” kata Benyamin.

    Benyamin menerangkan, dalam APBD Perubahan 2025 itu, Pemkot Tangsel menambahkan anggaran untuk penanganan banjir, bedah rumah, pendidikan, perbaikan jalan, dan program prioritas lainnya.

    “Ada penambahan anggaran hampir tersebar merata di Dinas SDABMBK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, bedah rumah di Disperkimta, dan dinas lainnya,” terang Benyamin. (Red/*)

  • Diisi Tausyiah Keagamaan, Pemkot Tangsel Gelar Peringatan Tahun Baru Islam

    Diisi Tausyiah Keagamaan, Pemkot Tangsel Gelar Peringatan Tahun Baru Islam

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah tingkat Kota Tangerang Selatan digelar dengan khidmat di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Kamis (3/7/2025).

    Peringatan ini diisi dengan tausyiah keagamaan oleh Ustadz Hilman Fauzi dan dipadati ratusan masyarakat yang telah berkumpul di lokasi sejak pagi hari.

    Dalam kesempatannya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak seluruh warga untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai langkah awal hijrah menuju kehidupan yang lebih bermakna.

    Menurutnya, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian waktu, melainkan ajakan untuk memperbarui diri secara menyeluruh, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat.

    “Semangat hijrah harus menjadi inspirasi kita dalam membangun Kota Tangerang Selatan yang cerdas, modern dan religius,” ujarnya.

    Dalam suasana yang khidmat, Benyamin menekankan bahwa semangat hijrah harus menjadi napas dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik dan digital, tetapi juga kaya nilai-nilai spiritual dan kebersamaan sosial.

    Penguatan nilai-nilai keislaman, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama menurutnya menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni dan kemajuan kota.

    “Tahun Baru Islam ini adalah undangan untuk berbenah. Semoga kita bisa memperkuat ukhuwah islamiyah, saling menolong dalam kebaikan, dan terus tumbuh sebagai masyarakat yang berdaya saing dan berakhlak mulia,” tutur Benyamin.

    Acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H ini juga diisi dengan tausiyah, doa bersama, serta refleksi spiritual yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, dan para pelajar. (Red/*)

  • Raperda LKPJ APBD 2024, DPRD Beri Masukan dan Apresiasi Pemkot Tangsel Raih WTP

    Raperda LKPJ APBD 2024, DPRD Beri Masukan dan Apresiasi Pemkot Tangsel Raih WTP

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat masukan dan apresiasi tentang Laporan Pelaksanaan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 dari anggota DPRD Kota Tangsel.

    Diketahui, Laporan Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD 2024 Pemerintah Kota Tangsel mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten. Hal itu jadi WTP ke-13 Pemkot Tangsel.

    Masukan dan apresiasi dari DPRD Kota Tangsel itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Laporan Pelaksanaan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024, Senin, 23 Juni 2025.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, masukan dari DPRD Kota Tangsel itu berkaitan dengan urusan wajib Pemerintah Kota Tangsel.

    “Semua urusan wajib dikritisi oleh DPRD. Terkait penanganan sampah, kesehatan gratis, dan lainnya. Kamis nanti kita akan sampaikan jawabannya,” kata Benyamin.

    Selain masukan dan kritik, para anggota DPRD Kota Tangsel juga memberi apresiasi terhadap Penilaian WTP ke-13 yang diraih Pemkot Tangsel.

    Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo menanggapi soal apresiasi DPRD Kota Tangsel terhadap WTP ke-13 itu.

    Menurutnya, WTP ke-13 Pemkot Tangsel itu berkat kerja sama antara eksekutif dan legislatif di Kota Tangsel.

    “Itu bukti bekerja bersama, bukan sebagai satu unit saja yang melakukan, tapi semua pihak komitmen untuk menjaga pola pengelolaan keuangan ini benar,” ungkap Bambang. (Red/*)

  • Peringati HKG PKK ke-53, Benyamin: Ibu-ibu Jadi Garda Terdepan Cegah Dampak Negatif Digital di Masyarakat

    Peringati HKG PKK ke-53, Benyamin: Ibu-ibu Jadi Garda Terdepan Cegah Dampak Negatif Digital di Masyarakat

    Mediakawasan.id, Ciputat – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tahun 2025 di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat (20/06/2025).

    Peringatan itu turut dihadiri oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan.

    Dalam kesempatannya, Benyamin berharap, para kader PKK Kota Tangsel melek terhadap digitalisasi dan menjadi garda terdepan pencegahan dampak negatif digitalisasi di lingkungan masyarakat.

    “Harapan saya tantangan pembangunan kedepan ini soal digitalisasi, orang lebih banyak melihat aspek positifnya, tetapi aspek negatifnya jarang diamati. Antara lain beberapa kasus judi online dan sebagainya yang terjadi di lingkungan kita,” ungkapnya.

    “Jadi saya minta program PKK, membantu kita, membantu masyarakat menangani permasalahan-permasalahan yang ada, kalau sama ibu-ibu kan ngomongnya lain. Kalau ditegur sama ibu-ibu itu beda, the power of emak-emak,” tambah Benyamin.

    Lebih lanjut, kata Benyamin, peringatan HKG ke-53 tahun 2025 itu bukan hanya sekadar seremoni. tetapi menjadi refleksi untuk menguatkan tekad peran keluarga, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

    “Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus dan anggota PKK yang telah tulus dan ikhlas menjalankan 10 Program PKK. Mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan anak usia dini, ketahanan pangan juga ekonomi keluarga, dan lainnya,” katanya

    Dirinya menuturkan, pihaknya tak memungkiri sebagian kerja-kerja Pemerintah Kota Tangsel dibantu dengan detail oleh PKK yang sudah dikuatkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan menjadi semi pemerintah.

    “Struktur PKK ini sampai ke bawah hingga tingkat RT. Jaringan mereka sudah sedemikian rupa. Pembinaan kesejahteraan keluarga yang ditangani PKK ini jadi konsen perhatian kita. Mudah-mudahan ini memperkuat semuanya, solidaritas dan sejahtera,” tutur Benyamin.

    Sementara itu, Ketua PKK Kota Tangsel Hj Tini Indrayanthi Benyamin mengatakan, pihaknya sudah gencar melakukan kegiatan pencegahan dampak negatif digital terutama media sosial dengan memaksimalkan peran dasawisma di tingkat RT.

    “Untuk digitalisasi itu kita bersama-sama dengan kader PKK supaya anak-anak itu diberikan hp ada jam-jam. Tidak melarang, tapi memperketat pengawasan. Toh perangkat digital itu juga dipakai saat mereka ujian, mereka juga mendapatkan zoom meeting lewat hp,” pungkas Tini. (Red/*)