Tag: Benyamin Davnie

  • Gebyar Pesilat Tangsel, Benyamin Pesan Jaga Tradisi dan Kebudayaan

    Gebyar Pesilat Tangsel, Benyamin Pesan Jaga Tradisi dan Kebudayaan

    Mediakawasan.id, Pamulang – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie berpesan pada para pesilat yang ada di Tangsel untuk terus menjaga tradisi dan kebudayaan terkait pencak silat.

    Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gebyar Pesilat Tangsel di Alun-alun Pamulang, pada Sabtu (30/08/2025).

    “Perkumpulan kita pagi hari ini, berhimpunnya para pendekar dan guru pesilat di Tangsel juga dalam rangka menjaga tradisi, menghormati dan membangun kebudayaan di Tangerang Selatan dan kekompakan,” ucapnya.

    Selain itu, Benyamin memberikan apresiasi atas keterlibatan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tangsel yang terlibat dalam proses pembangunan wilayah termuda di Provinsi Banten ini.

    Di kesempatan ini, Wali Kota Tangsel juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan. Di tengah, maraknya penyakit demam berdarah.

    “Terkait dengan pemeliharaan kesehatan masyarakat kita. Demam berdarah masih ada di tengah-tengah kita, sekarang juga lagi pendataan penyakit campak, dan lain-lain sebagainya,” terangnya.

    Untuk itu, dirinya berharap kebersamaan dan partisipasi masyarakat untuk saling mengingatkan terkait permasalah kesehatan. (Red/*)

  • Antusias Warga Sambut Gerakan Pangan Murah di Pamulang, Benyamin Pastikan Akses Pangan Terjangkau

    Antusias Warga Sambut Gerakan Pangan Murah di Pamulang, Benyamin Pastikan Akses Pangan Terjangkau

    Mediakawasan.id, Pamulang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya.

    Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/8/2025) di Kecamatan Pamulang disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie hadir langsung untuk meninjau jalannya kegiatan.

    Ia menegaskan bahwa GPM merupakan upaya nyata pemerintah dalam menghadirkan solusi terhadap dinamika harga bahan pokok yang kerap melonjak.

    “Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kita ingin memastikan pemerintah hadir di tengah warga Tangsel untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau,” ujar Benyamin.

    Selain membantu masyarakat, Benyamin juga menyebut bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan berbagai pelaku usaha pangan.

    Hal ini penting untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih merata sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Tangsel.

    “Tentunya pemerintah itu tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar warga demi kesejahteraan bersama,” ucapnya. (Red/*)

  • Forum Smart City Nasional, Benyamin Tekankan Inovasi Teknologi dalam Kelola Kota

    Forum Smart City Nasional, Benyamin Tekankan Inovasi Teknologi dalam Kelola Kota

    Mediakawasan.id, Yogyakarta – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menghadiri Forum Smart City Nasional yang digelar pada 26-27 Agustus 2025 di Yogyakarta.

    Forum ini mengusung tema “Inovasi Kota Cerdas: Mewujudkan Kedaulatan, Katahanan, dan Keberlanjutan Menuju Indonesia Emas”.

    Acara tersebut mempertemukan kepala daerah, akademisi, praktisi hingga pelaku industri untuk memperkuat sinergi dalam membangun kota cerdas yang berdaya saing dan berkelanjutan.

    Benyamin menegaskan, kehadiran Tangsel dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mengembangkan inovasi digital dan tata kelola kota yang lebih efektif.

    “Kota cerdas bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi itu bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan ini sesuai dengan motto Kota Tangsel untuk menjadi kota yang cerdas, religius dan modern,” ujarnya.

    Lebih lanjut, kata Benyamin, pengembangan smart city harus sejalan dengan aspek kedaulatan dan ketahanan, termasuk penguatan keamanan data serta kemandirian digital.

    Pemerintah juga terus memastikan data warga terlindungi, sistem berjalan efisien, dan sekaligus membuka ruang inovasi bagi generasi muda untuk terus berkarya.

    “Tujuannya jelas, kita ingin meningkatkan kualitas hidup warga Tangsel sekaligus berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Benyamin.

    Forum Smart City Nasional ini menjadi momentum penting bagi Kota Tangsel untuk memperkuat strategi pembangunan berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Siapkan Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

    Pemkot Tangsel Siapkan Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan dengan menyiapkan rumah aman sebagai tempat perlindungan sementara sekaligus pendampingan psikologis.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menyebut, langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Anggrek ini.

    “Kita juga sudah punya rumah aman ini sebagai bentuk perlindungan bagi korban dan upaya memulihkan misal psikologi itu akan terus didampingi selama dibutuhkan. ujar Benyamin dalam keterangannya pada Sabtu (23/8/2025).

    Selain rumah aman, kata Benyamin, Pemkot Tangsel juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dapat memberikan pendampingan psikologis terhadap korban kekerasan maupun pelecehan sampai pulih dari trauma.

    “Saya juga mendorong dinas terkait agar bekerjasama dengan fakultas psikologi yang ada. Pendampingan terhadap korban terutama anak ini traumanya akan sangat lama. Makanya kita harus aktif,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, Tri Purwanto mengatakan, saat ini dua anak korban kekerasan tengah ditangani dan dititipkan di rumah aman.

    Kasus pertama dialami anak perempuan berinisial NE yang mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya. Berkat laporan dari pihak sekolah, korban kini mendapat konseling dan perlindungan.

    Kasus kedua menimpa AH, anak berusia 15 tahun yang menjadi korban pencabulan ayah sambungnya.

    Dengan kondisi orang tua kandung yang telah tiada, UPTD PPA memastikan AH tetap mendapatkan hak pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hidup melalui penempatan di rumah aman.

    “Ini untuk lebih memudahkan dalam pemantauan, kemudian memastikan hak pendidikan, kesehatan dan juga hak hidup anak terpenuhi. Makanya kita titipkan di rumah aman, ini yang diberikan Pemkot Tangsel untuk mereka,” ujarnya.

    Tri mengatakan untuk saat ini rumah aman milik UPTD PPA menampung dua orang anak korban. Dia memastikan keduanya mendapatkan hak yang seharusnya.

    Saat ini, Pemkot Tangsel juga membuka akses aduan melalui hotline Tangsel Siaga 112 yang beroperasi 24 jam, serta menggandeng aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri Tangsel, Polres Tangsel, hingga perangkat RT/RW untuk penanganan lebih lanjut dan meminimalisir terjadi kasus serupa.

    Pemkot Tangsel bersama aparat penegak hukum juga menyiapkan sanksi sosial untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

    Nantinya, setiap kasus yang sudah inkrah akan diumumkan ke publik melalui media, dan sedang diusulkan untuk sanksi kebiri terhadap pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak ini. (Red/*)

  • Parade Tank Meriahkan HUT ke-80 RI di Tangsel

    Parade Tank Meriahkan HUT ke-80 RI di Tangsel

    Mediakawasan.id, Serpong Utara – Parade tank kembali mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan, Minggu (17/8/2025).

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan memimpin iring-iringan kendaraan tempur dari dari Kantor Kelurahan Pondok Jagung menuju Lapangan Batalyon Kavaleri 9, Kecamatan Serpong, lokasi upacara pengibaran bendera merah putih.

    Tradisi unik ini sudah dimulai sejak peringatan HUT ke-79 RI tahun 2024 dan kini kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan.

    Kehadiran parade tank bukan hanya menjadi simbol kekuatan, tetapi juga menambah kemeriahan sekaligus daya tarik tersendiri bagi masyarakat Tangsel.

    “Parade tank ini kami pertahankan sebagai tradisi dalam peringatan HUT RI di Tangsel. Selain memberi nuansa kebanggaan dan semangat nasionalisme, masyarakat juga dapat merasakan langsung kebersamaan dengan pemerintah dalam momentum bersejarah ini,” ujar Benyamin.

    Ribuan warga ramai riuh di sepanjang rute parade untuk menyaksikan langsung rombongan parade tank ini. Tidak sedikit yang mengabdikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka.

    Setibanya di Lapangan Batalyon Kavaleri 9, rombongan disambut pasukan upacara dan ribuan peserta yang siap mengikuti pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. (Red/*)

  • Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak, Benyamin: Kita Siapkan Layanan Darurat, Pendampingan hingga Homeschooling untuk Korban

    Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak, Benyamin: Kita Siapkan Layanan Darurat, Pendampingan hingga Homeschooling untuk Korban

    Mediakawasan.id, Serpong – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan berbagai upaya untuk menangani pelaporan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, sejak awal 2025 sampai bulan ini, tercatat 241 laporan kekerasan mulai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, hingga kasus anak berhadapan dengan hukum.

    “Sekitar 50 persen kasus sudah ditangani, baik melalui pendampingan psikologis maupun pemulihan moral korban,” ujar Benyamin usai menghadiri Rapat Forkopimda Tingkat Kota Tangerang Selatan di Lengkong Gudang, Serpong pada Rabu (13/8/2025).

    Untuk mengatasi persoalan ini, Benyamin mengatakan, Pemkot Tangsel tengah mengoptimalkan hotline darurat Tangsel Siaga 112 atau via WhatsApp 0813-8020-1112 selama 24 jam sebagai saluran cepat pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    Hotline Tangsel Siaga 112 akan dikampanyekan melalui baliho, spanduk, media sosial, dan jaringan RT/RW agar mudah diakses warga.

    Laporan yang masuk akan langsung diproses oleh Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    Tidak hanya itu, kata Benyamin, Pemkot Tangsel akan mulai menayangkan identitas dan wajah pelaku kekerasan yang telah memiliki putusan hukum tetap (inkrah) di media massa untuk memberi efek jera.

    Pemkot Tangsel juga membuka peluang penerapan hukuman kebiri kimia, meski hingga kini belum ada putusan pengadilan di Tangerang Selatan terkait sanksi tersebut.

    Upaya pencegahan turut diperkuat lewat sosialisasi di sekolah, madrasah, dan komunitas, agar anak-anak berani melapor tanpa rasa takut.

    “Kemudian kita juga terus melakukan sosialisasi dan pembelajaran kepada masyarakat melalui berbagai macam saluran ke anak-anak sekolah, ke madrasah, sudah dilakukan tapi akan ditingkatkan lagi, misalnya menjelaskan supaya anak-anak ini berani lapor, tau dia harus lapor kemana, dan bagaimana begitu,” jelasnya.

    Pendampingan bagi korban kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak juga akan melibatkan fakultas psikologi universitas di Tangsel.

    Bagi korban yang pendidikannya terganggu, Pemkot Tangsel menyiapkan opsi homeschooling bagi korban yang terhambat pendidikannya akibat trauma atau kasus hukum.

    Benyamin menegaskan, penanganan kekerasan ini akan dilakukan secara terpadu melibatkan kepolisian, kejaksaan, dinas sosial, tenaga medis, dan organisasi profesi.

    “Penanganan (kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak) ini harus terpadu, harus terkoordinasi semua pihak. Jadi bukan hanya leading sektornya mungkin saja dinas pemberdayaan masyarakat, tetapi Polres terlibat masuk di dalamnya, juga ikatan bidan, ikatan dokter Indonesia dan sebagainya,” kata dia. (Red/*)

  • Peringati HUT ke-80 RI, Pemkot Tangsel Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

    Peringati HUT ke-80 RI, Pemkot Tangsel Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

    Mediakawasan.id, SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membagikan ribuan bendera Merah Putih dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pembagian bendera Merah Putih itu secara teknis didistribusikan dari kecamatan ke kelurahan.

    “Satu kelurahan dibagikan 70 bendera yang akan dipasang secara masif di semua kelurahan sampai dengan akhir Agustus 2025,” kata Benyamin, usai memimpin rapat forkopimda di wilayah Serpong, pada Rabu (13/08/2025).

    Diketahui, jumlah kelurahan di Kota Tangsel terdapat 54 kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan. Diperkirakan, total ada sekitar 3.780 bendera Merah Putih yang dibagikan ke kelurahan untuk dipasang di wilayah masing-masing.

    Benyamin menuturkan, pemasangan bendera Merah Putih secara masif di 54 kelurahan itu merupakan program rutin setiap peringati HUT RI.

    Tujuannya, kata Benyamin, untuk meningkatkan jiwa nasionalisme khususnya warga Kota Tangsel dan terus komitmen menjaga keutuhan dan keutuhan Republik Indonesia.

    “Tema HUT RI tahun ini Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, jadi dalam rangka menunjukkan bersatu dan berdaulat untuk Indonesia maju jadi dipasang bendera secara masif di seluruh wilayah di Tangsel,” tutur Benyamin.

    Untuk peringati HUT ke-80 RI, Pemkot Tangsel bakal menggelar upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia dan pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2025 di Batalyon Kavaleri 9 di Serpong Utara. (Red/*)

  • Menkop Budi Arie Luncurkan 54 Koperasi Merah Putih Di Tangsel: Siap Jadi Percontohan Nasional dan Atasi Kemiskinan

    Menkop Budi Arie Luncurkan 54 Koperasi Merah Putih Di Tangsel: Siap Jadi Percontohan Nasional dan Atasi Kemiskinan

    Mediakawasan.id, Serpong – Sebanyak 54 Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi diluncurkan dan telah memiliki akta badan hukum.

    Peluncuran 54 Koperasi Merah Putih di Tangsel itu dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi, bersama Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Kota Tangsel Bambang Noertjahjo beserta jajaran Forkopimda Kota Tangsel, di Gedung Galeri UMKM, Serpong, Kamis, (24/07/2025).

    Menkop Budi Ari Setiadi meminta, para pengurus Koperasi Merah Putih di Kota Tangsel segera tancap gas beroperasi agar berdampak langsung bagi masyarakat.

    “Koperasi keluruhan Merah Putih di Tangsel harus dikelola secara profesional, transparan dan akuntable. Supaya koperasi ini betul-betul bisa berguna untuk kesejahteraan masyarakat karena koperasinya kan alat perjuangan ekonomi rakyat,” kata Budi Arie usai menyerahkan akta badan hukum koperasi.

    Budi berharap, Koperasi Merah Putih di Kota Tangsel menjadi percontohan nasional sebagai koperasi kelurahan yang dikelola oleh masyrakat dan untuk kesejahteraan masyarakat.

    “Pertama, partisipasi anggotanya harus tinggi. Artinya keanggotaan di koperasi kelurahan itu harus banyak. Yang kedua dikelola dengan profesional transparan dan akutabel. Ketiga, sebisa mungkin memberi keuntungan, karena keuntungannya nanti dibagi oleh dan kepada anggotanya,” ungkap Budi.

    Hal senada diungkapkan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah. Dia meminta, Koperasi Merah Putih di Tangsel yang dibentuk di 54 kelurahan harus jadi role model bagi kelurahan di wilayah lain di Banten.

    “Harus jadi role model. Kebutuhan masyarakat terpenuhi, dan koperasi ini harus hidup, harus untung,” harap Dimyati.

    Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie berharap, hadirnya 54 Koperasi Merah Putih dapat membantu menurunkan angka kemiskinan di Kota Tangsel.

    “Pak Menteri sudah memberikan gambaran bahwa harusnya untung, harusnya Koperasi Merah Putih ini menjadi penggerak ekonomi. Jadi nanti orang miskin yang ada di kelurahan masuk anggota Koperasi, mereka akan menerima ya katakanlah deviden begitu. Apa namanya sih, kalau dalam RAT (Rapat Anggota Tahunan) nanti ada pembagian keuntungan, kan ke ekonomi mereka meningkat,” papar Benyamin.

    Benyamin menuturkan, Pemkot Tangsel pun akan melakukan pengawasan terhadap koperasi Merah Putih di 54 Kelurahan yang telah dibentuk.
     
    “Nah ini nanti menjadi obyek pembinaan dari Dinas Koperasi, karena fungsi pembinaan, pengarahan itu ada, tetap melekat di dinas untuk semua koperasi,” pungkas Benyamin. (Red/*)

  • Naik Kelas, Tangsel Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Utama 2025

    Naik Kelas, Tangsel Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Utama 2025

    Mediakawasan.id, Jakarta – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi Nasional dengan meraih piagam penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

    Kategori Utama ini salah satu yang tertinggi menunjukkan bahwa daerah tersebut telah mencapai tingkat pemenuhan hak dan perlindungan anak yang signifikan. Dimana, mengalami kenaikan peringkat yang sebelumnya di Kategori Nindya.

    Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri PPPA Arifah Fauzi kepada Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang mewakili Wali Kota Benyamin Davnie, pada seremoni di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

    “Alhamdulillah tahun ini Tangerang Selatan bisa mendapatkan penghargaan kategori utama merupakan salah satu yang tertinggi se-Nasional. Dan kami terus berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program aksi dalam menjadikan Tangsel kota yang ramah terhadap anak,” ujar Pilar.

    Pilar menjelaskan, penilaian KLA mencakup sejumlah kluster, di antaranya hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus bagi anak.

    Pemerintah Kota Tangsel, lanjut Pilar, melalui berbagai pemangku kepentingan yang dimotori Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB), gencar melakukan perlindungan dan advokasi terhadap korban kekerasan serta pelecehan anak.

    Selain itu, Pemkot Tangsel juga membangun ruang publik dan sarana bermain serta belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan, serta langkah-langkah lainnya dalam memperjuangkan kebutuhan tumbuh kembang anak.

    “Terima kasih atas penghargaan ini, piagam ini bukanlah akhir dari perjuangan Pemkot Tangsel dalam memajukan kesejahteraan anak. Tetapi ini merupakan cambukan bagi kami untuk membuat langkah program yang lebih nyata dan baik lagi ke depannya,” kata dia.

    Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi menyampaikan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan para kepala daerah beserta jajarannya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

    “Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan negara untuk memenuhi seluruh hak anak, memberikan perlindungan, serta menghargai pandangan mereka, sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi melalui berbagai peraturan perundang-undangan,” ujar Arifah.

    Menurut Arifah, mewujudkan KLA bukanlah tugas yang mudah tanpa adanya komitmen kuat dari pimpinan daerah, dukungan kebijakan, serta program terpadu yang berfokus pada pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. (Red/*)

  • MTQ ke-16 Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Raih Juara Umum

    MTQ ke-16 Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Raih Juara Umum

    Mediakawasan.id, Setu – Pelaksanaan MTQ ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Wali Kota Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, sekaligus diumumkan juara umum pelaksanaan MTQ ke-16 Tangsel, pada Rabu malam (06/08/2025), di Kecamatan Setu.

    Hasil didapatkan, juara umum MTQ ke-16 yakni Kecamatan Pamulang, disusul Setu, Ciputat Timur, Pondok Aren, Serpong Utara, Ciputat, dan terakhir Serpong.

    Usai menutup MTQ ke-16, Benyamin mengaku senang dan bangga dengan pelaksanaan MTQ kali ini. Bukan tanpa alasan, berbagai inovasi pertandingan dihadirkan dan berbeda dengan MTQ sebelumnya.

    “MTQ ke-16 ini sangat sukses dilaksanakan di Kecamatan Setu. Baik secara teknis, maupun rangkaian seluruh rangkaian perlombaan musabaqahnya,” ucap Benyamin.

    “Saya semakin bergembira karena ada inovasi perlombaan baru. Pertama, musabaqah untuk lansia. Kedua, kaligrafi menggunakan sinar laser dan yang paling dahsyat adalah musabaqah bagi tuna rungu wicara, ini yang luar biasa,” tambahnya.

    Pelaksanaan model perlombaan MTQ ke-16 di Setu kata Benyamin, dapat dijadikan model untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya.

    Nantinya, para pemenang di ajang MTQ ke-16 Tangsel akan dilakukan pembinaan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tangsel untuk disiapkan ke jenjang berikutnya yakni MTQ tingkat provinsi.

    Ditemui di tempat yang sama, Camat Pamulang, Mukroni mengatakan, keberhasilan Pamulang mempertahankan juara umum MTQ tingkat Kota Tangsel berkat dukungan bersama para alim ulama. Ditambah, perjuangan yang luar biasa para kafilah Pamulang yang berhasil membawa 21 emas, terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kecamatan Pamulang, alim ulama, kyai yang mensupport kegiatan MTQ, khususnya kafilah Kecamatan Pamulang,” ucapnya.

    Hasil ini kata Mukroni, tentunya bisa menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus membumikan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.

    “Tentu keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Kecamatan Pamulang untuk terus meningkatkan religiusitasnya nilai-nilai Islam,” ucapnya. (Red/*)