Category: BERITA TERKINI

  • Mentan SYL Inspeksi Kedatangan Kapal Ternak di Pelabuhan Tanjung Priok

    Mentan SYL Inspeksi Kedatangan Kapal Ternak di Pelabuhan Tanjung Priok

    Mediakawasan.id, Jakarta- Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengawal langsung kedatangan kapal ternak yang membawa sapi potong untuk kebutuhan kurban di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (10/6).

    Sebanyak 550 ekor sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) diangkut melalui tol laut untuk kebutuhan kurban di Pulau Jawa khususnya JABODETABEK.

    “ Melalui pelabuhan Tanjung Priok kita akan berturut-turut menerima kiriman hewan sapi dari daerah hijau, daerah tanpa PMK. Hari ini KM. Camara Nusantara 1 yang baru saja tiba membawa 550 ekor sapi potong, “ ujar Mentan SYL di Pelabuhan Tanjung Priok (10/6)

    Pengiriman hewan ternak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban jelang Iduladha. Dengan kapal ternak via tol laut ini Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat lalu lintas ternak.

    Hewan ternak yang dikirim sudah mendapat tindakan karantina guna memastikan sapi, yang merupakan salah satu Hewan Rentan PMK (HRP) ini sehat, aman dan bebas PMK. Selain itu telah memiliki Sertifikat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan daerah serta Sertifikat Kesehatan Hewan dari Karantina Pertanian di tempat asal agar dipastikan benar-benar sehat dan bebas dari PMK.

    “ Jadi ini sangat serius kita tangani, kita tidak boleh menganggap ringan. Setelah melalui 14 hari masa karantina di daerah asal untuk menjamin keamanan dan kesehatan HRP, bebas PMK, kita juga menyiapkan dokter hewan yang diperbantukan naik ke kapal untuk mengecek kesehatan hewan di kapal, “ ungkapnya.

    Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang yang turut hadir mendampingi menyebutkan berdasarkan laporan data pelepasan pemasukan domestik sapi potong 28 April – 10 Juni 2022, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok mencatat total pemasukan sapi potong domestik telah mencapai 8.041 dengan rincian Provinsi asal NTT & NTB untuk Pelabuhan Laut Tanjung Priok, dan Provinsi NTB serta Bali untuk Pelabuhan Rakyat Sunda Kelapa.

    Dalam peningkatan kewaspadaan ini, Kementerian Pertanian bersama dengan Kementerian dan Lembaga terkait lainnya. “Kita saling bersinergi untuk memastikan kelancaran mobilitas ternak jelang Iduladha bulan Juli mendatang,” kata Bambang.

    Mentan SYL mengapresiasi kerja keras seluruh pihak seperti tenaga Kesehatan Hewan, para petugas karantina pertanian, jajaran di Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak yang terlibat dan berperan di pintu – pintu Pelabuhan karena telah bekerja keras mendampingi para peternak melakukan mobilisasi hewan ternak sesuai dengan prosedur pengawasan lalu lintas hewan yang berlaku.

    “ Ini membutuhkan tangan semua pihak. Terimakasih kepada TNI/Polri, Gubernur dan Bupati yang sangat membantu dan serius menangani terutama pada daerah suspek, “ ungkap Mentan SYL

    Kementerian Pertanian tengah berupaya mendatangkan 3 juta dosis vaksin darurat untuk menanggulangi dan menekan penyebaran PMK, 3 juta dosis vaksin PMK yang akan didatangkan tersebut berasal dari Perancis, Australia, Brazil dan Selandia Baru. Estimasi kedatangan vaksin di tahap pertama adalah minggu kedua Juni 2022.

    “ Kita punya populasi hewan sapi sebanyak 18 juta, yang terkena sekitar 116 ribu. Tetapi tidak boleh sedikitpun kita lengah. Sebelum Idul Adha vaksin darurat dari beberapa negara juga sudah kita siapkan, “ ujar Mentan SYL. (Red/rlls)

  • Benyamin Lepas Keberangkatan 389 Calon Jemaah Haji Asal Tangsel

    Benyamin Lepas Keberangkatan 389 Calon Jemaah Haji Asal Tangsel

    Mediakawasan.id, Serpong Tangsel- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie melepas 389 jamaah haji asal Tangsel yang akan menjalankan ibadah haji ke tanah suci, Jumat (10/6) pagi. Pelepasan dilakukan di Islamic Center BSD, Serpong.

    “Kami berdoa semoga selama di tanah suci Bapak Ibu selalu sehat dan diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah haji. Doakan kami agar dapat menjalankan ibadah dengan amanah dan sebaik-baiknya,” ujar Benyamin.

    Benyamin berharap agar para jemaah, dapat tiba di Tanah Suci dengan selamat. Sehingga dapat melaksanakan ibadahnya dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur. Lebih lanjut, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin memastikan, seluruh jemaah asal Tangsel diberangkatkan dalam kondisi sehat wal afiat. Pada tahun ini, lanjut Dedi, terdapat sebanyak 650 jemaah asal Tangsel yang terdaftar. Namun dari jumlahnya tersebut, hanya terdapat 617 jemaah diluar pendamping, yang dapat diberangkatkan, karena ada sejumlah jemaah yang terdaftar mengalami sakit dan kendala lainnya.

    “Jemaah haji Tangsel terbagi menjadi tiga Kloter, yaitu Kloter 12, 24, dan 25 . Total jemaah haji Kloter 12 ini berjumlah 389 orang,” paparnya. Kepada para jemaah, Dedi berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, serta membulatkan tekad dan niat untuk melaksanakan ibadah haji semata-mata karena Sang Pencipta.

    Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Nanang Fatchurochman mengucapkan selamat jalan menuju tanah suci, teriring doa semoga perjalanan lancar hingga kembali ke tanah air.Ia juga berpesan agar para jemaah haji mentaati aturan sesuai prosedur yang sudah ditetapkan, termasuk jadwal pelaksanaan ibadah.“Jaga kesehatan, makan yang teratur, istirahat yang cukup, agar dapat menjalankan ibadah dengan maksimal,” ujarnya.

    Keberangkatan jemaah haji asal Tangsel kloter 12 ini akan disusul oleh jemaah kloter 24, sebanyak 96 orang. Sedangkan terakhir, kloter 25 akan mulai diberangkatkan pada Minggu (19/6/2022) lusa mendatang. Jumlah jemaah pada kloter tersebut sebanyak 135 orang.

    Sementara itu untuk pemulangannya, kloter 12 akan mulai kembali bertolak ke Tanah Air pada Kamis (21/7/2022) mendatang. Untuk kloter 24, mulai kembali bertolak ke Tanah Air pada Sabtu (30/7/2022) mendatang. Lalu kepulangan terakhir akan disusul oleh jemaah haji kloter 25, pada Minggu (31/7/2022). (Red/rlls)

  • Rokok Ancam Lingkungan, IPPNU: Saatnya Kaum Muda Bersuara

    Rokok Ancam Lingkungan, IPPNU: Saatnya Kaum Muda Bersuara

    Mediakawasan.id, Jakarta- Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, tahun ini mengangkat tema “Tembakau: Ancaman bagi Lingkungan”. HTTS ini pun berdekatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati pada tanggal 5 Juni dengan tema “Satu Bumi untuk Masa Depan”. Menyoroti adanya dampak rokok terhadap lingkungan, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) bersama dengan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) menyelenggarakan workshop dengan topik “Ancaman Rokok Terhadap Lingkungan: Pentingnya Kaum Muda Bersuara” melalui pertemuan yang diadakan secara online.

    Selain itu, dalam memperingati HTTS dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PKJS-UI dan PP IPPNU mengadakan aktivitas media sosial lainnya seperti Instagram Reels Competition serta Live Instagram di beberapa cabang IPPNU. Berfokus pada isu lingkungan yang disebabkan oleh rokok, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong serta meningkatkan minat kaum muda untuk berpartisipasi dalam gerakan pengendalian konsumsi rokok di Indonesia.

    Indonesia masih menyimpan berbagai aspek persoalan akibat rokok mulai dari peningkatan jumlah perokok, lemahnya sisi pengendalian, hingga ancaman lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan data Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah perokok usia 15 tahun ke atas selama 10 tahun terakhir, dari 60,3 juta pada tahun 2011 menjadi 69,1 juta pada tahun 2021. Masih lemahnya pengendalian konsumsi rokok & tembakau menjadi faktor utama meningkatnya prevalensi merokok di Indonesia. Alhasil, dampak konsumsi rokok menjalar di berbagai aspek.

    Isu lingkungan merupakan salah satunya dan menjadi topik utama HTTS tahun ini. Sudah menjadi rahasia umum bahwa paparan asap rokok dan puntung rokok menjadi permasalahan lingkungan selama bertahun-tahun. Namun lebih dari itu, dibalik produksi rokok yang menghasilkan ratusan miliar batang per tahun, terdapat ancaman berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

    Nurul H. Ummah (Ketua Umum IPPNU) menyoroti bahwa saat yang tepat untuk kaum muda mendukung dan berpartisipasi dalam meningkatkan kewaspadaan mengenai pentingnya pengendalian konsumsi rokok yang tepat sasar serta progresif atas dampak yang ditimbulkan oleh rokok, salah satunya terhadap lingkungan.

    “Di momen HTTS dan Hari Lingkungan Hidup ini, kami telah melaksanakan workshop dengan tujuan untuk penguatan kapasitas dan pengetahuan IPPNU. Kami menghadirkan pembicara yang memang kompeten dibidangnya. Sebagai organisasi pelajar yang mendukung terhadap pengendalian konsumsi rokok, permasalahan lingkungan yang ditimbulkan oleh rokok ini menjadi satu kesatuan yang juga harus diatasi, mulai dari upaya preventif yaitu menekan konsumsi rokok dan mencegah perokok pemula baik rokok konvensional maupun rokok elektronik agar melindungi lingkungan dari limbah dan sampah produk tembakau, serta upaya lainnya yaitu harus ada regulasi yang tegas dari pemerintah khususnya terhadap industri rokok untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan dari life cycle produk rokok. Di sinilah peran IPPNU untuk turut memberikan informasi yang jelas dan benar kepada publik,” tambah Nurul.

    Salah satu pembicara workshop, Sarah Rauzana selaku perwakilan dari Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) memaparkan 6 tahap life cycle produk rokok yaitu Tobacco Cultivation (penanaman tumbuhan tembakau), Tobacco Curing (pengeringan tembakau), Primary Processing (proses dasar), Cigarette Manufacturing (produksi rokok), Cigarette Distribution (distribusi rokok), dan Use and Final Disposal (bekas puntung rokok).

    Setiap proses menghasilkan gas emisi rumah kaca yang berpengaruh pada menipisnya lapisan ozon. Contohnya pada proses Tobacco Cultivation, terjadi deforestasi besar-besaran dikarenakan tembakau membutuhkan lahan yang cukup besar. Belum lagi, ternyata industri rokok menghasilkan gas emisi yang 35% lebih besar dibandingkan industri lainnya. “Jumlah puntung rokok juga merupakan variabel penting dalam krisis iklim. Puntung rokok menjadi sampah terbanyak yang ditemukan di lautan. Dalam puntung rokok terdapat partikel plastik yang menyumbang 3-5 kali lipat gas metana. Belum lagi mempertimbangkan kandungan nikotin dan zat berbahaya lainnya dalam rokok,” jelas Sarah.

    Sarah menambahkan rokok elektronik juga tidak dapat dikecualikan. Dikategorikan sebagai sampah elektronik, sampah plastik dan sampah B3, rokok elektronik sangat sulit untuk dipilah dan didaur ulang. Industri rokok seharusnya bertanggung jawab atas sampah produk rokoknya baik konvensional maupun elektronik karena dapat menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan membutuhkan solusi jangka panjang untuk menanganinya. Masyarakat juga dihimbau agar semakin aware terhadap solusi palsu yang ditawarkan oleh industri rokok seperti greenwashing yang mengatasnamakan “pro lingkungan”, yang sebenarnya tidak sepadan dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh industri rokok itu sendiri. Demikian juga dengan dampak toksisitas lingkungan dan bahaya yang ditimbulkan oleh membuang limbah sampah rokok konvensional dan elektronik ke tempat pembuangan sampah. Kaum muda harus bergerak bersama dalam menyuarakan isu pengendalian tembakau.

    Rama Tantra, Sekretaris Jenderal IYCTC, menyampaikan bahwa kaum muda bukanlah sekedar usia. ”Kita (kaum muda) bukan sekedar tentang usia. Kita harus sadar dan menjadi role model yang baik bagi lingkungan sekitar. Peran kaum muda tidak cukup sampai sosialisasi atau edukasi. Namun juga melakukan advokasi agar terwujud peraturan yang tepat dan kita kawal. Sebagai calon penerus masa depan, kita harus menjadi solusi. Maka dari itu mari kita suarakan yang benar kepada pemerintah untuk melindungi diri kita dari hal-hal yang berbahaya. Salah satunya bahaya zat adiktif rokok,” tutur Rama.

    Fadhilah Rizky Ningtyas, sebagai Program Officer PKJS-UI menambahkan bahwa rokok jelas berdampak multidimensi, baik kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan. Dibutuhkan regulasi yang komprehensif untuk menangani permasalahan rokok di Indonesia. “Sudah dipaparkan bahwa pemerintah diharapkan dapat membuat regulasi atas dampak yang ditimbulkan oleh rokok ke lingkungan. Hal ini juga harus terus dibarengi dengan regulasi lainnya seperti menaikkan harga rokok setinggi-tingginya melalui kenaikan cukai rokok dan penyederhanaan struktur tarif cukai rokok, menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di seluruh Kabupaten/Kota, melarang total iklan, promosi, dan sponsor rokok, serta yang tidak kalah penting melarang penjualan rokok secara batangan. Hal ini bertujuan untuk menekan prevalensi perokok atau mencegah perokok pemula agar lingkungan lebih terlindungi dari kuantitas sampah produk rokok yang dikonsumsi, apalagi pemerintah memiliki target penurunan prevalensi perokok anak di tahun 2024 menjadi 8,7%,” tutup Fadhilah. (Red/rlls)

  • Sinar Mas Land Gelar Festival Pendidikan Dukung Pembelajaran Berbasis Lingkungan sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

    Sinar Mas Land Gelar Festival Pendidikan Dukung Pembelajaran Berbasis Lingkungan sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

    Mediakawasan.id, BSD Tangsel- Sinar Mas Land melalui PT. Bumi Serpong Damai Tbk konsisten terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui kegiatan Festival Pendidikan yang dilaksanakan selama bulan Mei 2022. Puncak acara Festival Pendidikan mengusung tema “Sekolah Berhati Mendukung Pembelajaran Berbasis Lingkungan untuk Mewujudkan Merdeka Belajar” dan dilaksanakan pada Kamis (9/6) di Gedung Pusat Pengembangan Sekolah Berhati, BSD City. Kegiatan tersebut dihadiri Al Muktabar (Pj. Gubernur Provinsi Banten) dan Benyamin Davnie (Wali Kota Tangerang Selatan).

    Memasuki tahun kedelapan, Festival Pendidikan 2022 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelajar di tingkat SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA, pengawas sekolah, hingga tenaga pendidik.

    Festival Pendidikan tahun ini bertujuan untuk mensosialisasikan Sekolah Berhati sebagai platform pembelajaran berbasis lingkungan, yang dapat mendukung dunia pendidikan sebagai bentuk implementasi kurikulum Merdeka Belajar.

    PJ Gubernur Banten, Dr. Al Muktabar M. Sc. mengungkapkan, “Sinar Mas Land telah menunjukkan tanggung jawab sosialnya dengan baik, melalui pemberdayaan yang dibangun dalam masyarakat. Bantuan pendidikan kepada para pendidik dan peserta didik menjadi bentuk dukungan perusahaan yang kami apresiasi. Pendidikan tentu menjadi dasar kemajuan bangsa, oleh karenanya diperlukan komitmen untuk bersama-sama membangun. Maka ke depan, perlu pengembangan yang dapat terukur, dimana Sekolah Berhati dapat mewujudkannya, dengan menggerakkan pendidikan yang dibangun dari hati.

    “Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi upaya-upaya yang sejak lama telah dilakukan oleh Sinar Mas Land dalam mengembangkan pendidikan, khususnya di Kota Tangerang Selatan. Festival Pendidikan menjadi acara pendidikan yang dapat memotivasi para pendidik dan peserta didik untuk dapat terus meningkatkan kompetensinya.

    “Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata menyambut, “Semoga Festival Pendidikan ini dapat menjadi momentum yang menginspirasi perkembangan pendidikan nasional. Selain itu kegiatan ini sebagai upaya perusahaan dalam mendukung Kurikulum Merdeka Belajar dan kemandirian lingkungan pendidikan, sehingga para siswa serta tenaga pendidik dapat menjadikan lingkungan sekolah sebagai media belajar. Harapannya, kemerdekaan dan kemandirian tersebut bisa melahirkan kreativitas dan inovasi.”

    Dalam kegiatan ini, perusahaan juga memberikan bantuan pendidikan kepada 500 peserta yang terdiri dari pelajar di tingkat SD-SMP-SMA dan/atau sederajat, para tenaga pendidik berdedikasi, dan putra dan putri karyawan Sinar Mas Land. Total bantuan dana pendidikan untuk tahun ini mencapai Rp500 juta sebagai wujud apresiasi bagi para pelajar berprestasi dari kalangan kurang mampu, penghargaan untuk para pendidik yang memiliki dedikasi nyata bagi perkembangan pendidikan, dan membantu putra/putri karyawan yang berprofesi sebagai office boy (OB), messenger, petugas keamanan, dan supir.

    Acara Festival Pendidikan diisi dengan sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari gelar wicara (talkshow) pendidikan, pameran sekolah berhati, lomba pendidikan (Poster Lingkungan, Vlog Aksi Peduli Lingkungan, Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Ramah Lingkungan), pentas bakat, hingga peresmian Gedung Pusat Pengembangan Sekolah Berhati. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang para sekolah binaan untuk menunjukkan transformasi yang sesuai dengan materi Sekolah Berhati dalam membangun nilai-nilai Sekolah Berkarakter Sehat, Hijau dan Inovatif. (*)

  • Tangkal Investasi Bodong, DPR Dorong Industri Keuangan Tingkatkan Literasi Bagi Publik

    Tangkal Investasi Bodong, DPR Dorong Industri Keuangan Tingkatkan Literasi Bagi Publik

    Mediakawasan.id, Jakarta- Animo masyarakat berinvestasi di pasar modal mengalami pertumbuhan secara progresif. Diketahui, sepanjang tahun 2021 mengalami lonjakan mencapai angka 7,5 juta atau mengalami kenaikan 93 persen dibandingkan dengan tahun 2020. Namun anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati mengatakan, tren positif pertumbuhan minat investasi di pasar modal tersebut juga harus didukung dengan pengayaan literasi secara berkelanjutan, mengingat, belakang tidak sedikit yang terjerat investasi bodong ataupun penipuan.

    “Tentunya pertumbuhan minat investasi ini menjadi hal yang positif, namun demikian, stakeholder industri keuangan baik lembaga pemerintah maupun swasta, termasuk didalamnya ada perbankan, regulator, sekuritas, manajer investasi dan penyedia jasa keuangan lainnya harus terlibat aktif melakukan edukasi pada masyarakat. Karena kita prihatin, belakangan banyak terungkap berbagai penipuan berkedok investasi,” tutur Anis. Kamis (09/06).

    Apa lagi, lanjut Anis, diketahui angka pertumbuhan minat investasi di pasar modal tersebut didominasi oleh kalangan anak muda yakni rentan usia 18 – 40 tahun, yang nota bene, umumnya masih membutuhkan pengalaman dan jam terbang. “Bagus, anak muda sudah berpikir investasi. Tapi kalau tiba-tiba terjerat investasi bodong, itu yang perlu kita mitigasi,” kata Anggota DPR dari Fraksi PKS tersebut.

    Karenanya, tegas Anis, stakeholder industri keuangan bertanggungjawab sekaligus berkepentingan untuk menjaga kepercayaan dan kondusifitas di sektor keuangan. Terlebih, tambahannya, pemerintah juga tengah mendorong perkembangan market ekonomi syariah, sehingga hal ini juga perlu menjaga kondusifitas pasar dan keyakinan publik.

    “Kalau marak penipuan, tentu tidak kondusif dan muncul ketidakpercayaan bagi publik. Hal ini bukan hanya berimbas buruk pada pasar modal, namun upaya pemerintah mendorong market ekonomi syariah juga terganggu. Karenanya perlu edukasi dan literasi sebagai langkah mitigasi,” tegasnya. (Red/rlls)

  • XL Axiata Rampungkan Pembangunan SKKL Batam – Sarawak

    XL Axiata Rampungkan Pembangunan SKKL Batam – Sarawak

    Mediakawasan.id, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan perusahaan asal Malaysia PP Telecomunication Sdn Bhd telah berhasil merampungkan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Batam – Sarawak Malaysia atau Batam Sarawak International Cable System (BaSIC). Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Dimulai pada tahun 2020, SKKL ini sudah dapat beroperasi mulai 1 Juni 2022.

    Director & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, melalui siaran persnya hari ini, Rabu, (08/06) mengatakan,”SKKL ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Sarawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan. Bagi kami, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan jaringan berkualitas dalam hal memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.”

    I Gede menambahkan, XL Axiata mengambil langkah strategis ini membangun proyek SKKL BaSIC sesuai dengan komitmen menyediakan infrastruktur untuk akses internet global yang lebih baik. Dengan demikian, keberadaan kabel bawah laut yang baru ini juga menjadi bagian dari upaya XL Axiata mendukung visi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat Indonesia melalui jaringan yang internet cepat yang berkualitas tinggi.

    Menurut I Gede, pembangunan SKKL BaSIC juga menjadi upaya XL Axiata untuk menambah akses internasional upstream yang baru guna memberikan layanan internet yang berkualitas bagi masyarakan Indonesia. Keberadaan SKKL ini sekaligus menambah keberagaman koneksi domestik dan internasional yang sudah ada.

    SKKL BaSIC  ini menghubungkan Batam di Indonesia dan Kuching di Malaysia yang selanjutnya terhubung melalui kabel darat ke Pontianak di Kalimantan Barat.SKKL BaSIC membentang sepanjang 700 km. Pada tahap awal SKKL BaSIC ini akan mengaktifkan 2 Tera yang seterusnya akan bertahap dinaikkan sampai mencapai kapasitas maksimum 48 Tera. Manajemen XL Axiata yakin jaringan dengan kapasitas besar dan relatif aman dari jalur gempa ini akan cukup menarik secara komersial seiring dengan pesatnya pertumbuhan trafik data saat ini dan di masa mendatang.

    Hingga saat ini, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara. Total sebanyak lebih dari 133 ribu BTS, di antaranya 83 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (Red/rlls)

  • Pfizer Indonesia Tambah Layanan Komunikasi Digital Baru untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Luas

    Pfizer Indonesia Tambah Layanan Komunikasi Digital Baru untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Luas

    Mediakawasan.id, JAKARTA- Pfizer Indonesia menambah layanan digital baru bagi tenaga kesehatan profesional, pelanggan, pasien dan masyarakat di Indonesia sejalan dengan transformasi perusahaan sebagai inovator dan perusahaan biofarmasi yang berfokus pada pasien dan pelayanan berbasis terapi inovatif.

    Ditandai dengan peluncuran video kampanye #SelaluHadirDisampingmu pada tanggal 8 Juni 2022 di kanal-kanal digital Pfizer Indonesia, dan akan diikuti dengan penayangannya di televisi nasional dan media digital lainnya, Pfizer Indonesia bermaksud untuk semakin meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pelayanannya bagi berbagai pemangku kepentingan. Beberapa layanan digital baru yang telah diluncurkan meliputi:PfizerPro, platform khusus untuk tenaga kesehatan profesional yang menawarkan berbagai informasi tentang terapi inovatif dan layanan Pfizer.

    Melalui platform ini, nakes dapat mengakses berbagai informasi mulai dari indikasi dan penggunaan obat-obatan, data-data uji klinis dan real-world data (RWD), hingga program-program bantuan pasien Pfizer di Indonesia.

    Sahabat Peduli #SelaluHadirDisampingmu merupakan platform informasi dan edukasi bagi masyarakat umum yang dapat diakses melalui situs www.sahabatpeduli.co.id, www.selaluhadirdisampingmu.com dan akun Instagram @pfizer_id.

    Melalui saluran-saluran digital baru ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat memperoleh informasi yang lebih luas tentang penyakit dengan opsi-opsi pencegahan dan pengobatannya seperti 1) Pencegahan dan Pengobatan COVID-19 & Pengobatan Penyakit Infeksi; 2) Pencegahan Pneumonia; 3) Pengobatan Kanker; 4) Pengobatan Penyakit Jantung; dan 5) Pengobatan Hemofilia.

    Country Manager PT Pfizer Indonesia, Nora T. Siagian, melalui siaran persnya hari ini, Rabu, (08/06) mengatakan, Pandemi COVID-19 telah mengubah pola interaksi dan konsumsi informasi kesehatan di Indonesia di dunia digital. Pfizer Indonesia merespon perubahan ini dengan menginisiasi  program-program komunikasi dan edukasi digital yang tepat, relevan dan fleksibel bagi nakes profesional dan masyarakat.”

    “Pfizer berkomitmen untuk terus mengembangkan saluran-saluran digital baik yang dikelola perusahaan maupun mitra perusahaan dalam bentuk konten serta materi pendidikan lainnya, dalam bentuk tulisan, infografis, video, podcast dan lain-lain yang akan terus diperbarui sesuai dinamika perkembangan teknologi kedepannya,” jelas Nora.

    Untuk menyajikan pengalaman digital yang lebih baik, Pfizer Indonesia telah meningkatkan jumlah karyawan berlatar belakang pendidikan medis guna memperkuat program-program edukasi ilmiah, sehingga memungkinkan penyampaian informasi ilmiah yang relevan, termasuk kegiatan uji klinis dan studi RWD.

    Selain itu, Pfizer Indonesia memperluas peran dari karyawan dengan spesialisasi dan fungsi manajemen pelanggan, sehingga memungkinkan pembahasan mengenai pengobatan maupun terapi dengan lebih optimal. Selain itu, perusahaan merekrut tenaga ahli baru yang bertugas memperkuat Patient Healthcare Experience yang didukung oleh Pfizer Digital dan Channel & Content Specialist yang mumpuni. (Red/rlls)

  • Kantongi Sertifikasi MSC dan ASC, IKEA Indonesia Hadirkan Produk Perikanan Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan 

    Kantongi Sertifikasi MSC dan ASC, IKEA Indonesia Hadirkan Produk Perikanan Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan 

    Mediakawasan.id, Jakarta- IKEA Indonesia yang juga memiliki unit bisnis lain yaitu IKEA Food, memiliki komitmen untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Salah satu langkah nyata yang dilakukan untuk merealisasikan komitmennya adalah dengan menyediakan makanan yang diolah dengan prosedur yang bertanggung-jawab secara sosial dan lingkungan.

    Pada Desember 2021, IKEA Indonesia telah berhasil menjadi industri ritel pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Chain of Custody (CoC) atau Rantai Pengawasan dari Marine Stewardship Council (MSC) untuk produk salmon, sekaligus sertifikat Aquaculture Stewardship Council (ASC) untuk produk olahan ikan nila. Perolehan sertifikasi ini sejalan dengan tema Hari Laut Sedunia 2022,

    “Revitalisasi: Aksi Kolektif Untuk Laut” yang jatuh pada hari ini. Serta merupakan hasil dari serangkaian kegiatan, mulai dari pelatihan mengenai standar keberlanjutan MSC, koordinasi internal, serta persiapan proses audit sejak akhir 2020 hingga pengumuman hasil pada akhir 2021.

    Menurut laporan tahunan MSC tahun 2020, sebanyak 34 persen perikanan dunia saat ini ditangkap secara berlebih. Hal tersebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan rantai makanan, serta berkurangnya spesies maritim hingga ke tahap kepunahan sehingga berdampak pada kondisi pangan dunia. Para nelayan juga terancam kehilangan mata pencaharian mereka. Sertifikasi CoC MSC dan ASC memberikan dampak positif kepada lingkungan, baik dari wilayah budidaya ikan, penangkapan ikan, maupun ekosistem laut. Selain itu, sertifikasi ini juga mendukung sepuluh persen populasi dunia yang bergantung pada perikanan sebagai mata pencaharian mereka.

    CoC MSC dan ASC merupakan sertifikasi penangkapan eco-friendly atau biasa disebut eco-labelling certification yang populer di pasar internasional dan terjamin standar konsistensinya karena didasari pada ilmu pengetahuan. Sertifikat MSC untuk tangkapan hasil laut yang bertanggung jawab yang ditandai dengan blue label, dan sertifikat ASC untuk hasil budidaya ikan dan ditandai dengan green label. Pada dasarnya, ecolabelling certification merupakan sertifikasi yang diberikan kepada usaha perikanan yang ramah lingkungan, tidak merusak biota dan habitat ikan, serta membahayakan hewan lain di dalam ekosistem perairan.

    “Saat ini, masih banyak permasalahan yang menyelimuti industri perikanan untuk pangan terlebih lagi masalah penangkapan ikan berlebih. Kami terus berupaya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang dengan menyediakan produk makanan yang ramah lingkungan dan diproses secara bertanggung jawab dari segi sosial maupun lingkungan,” ujar Food Safety Manager IKEA Indonesia, Padma Rizki Dwi.

    “Sertifikasi ini merupakan bukti dukungan kami terhadap industri perikanan, ekosistem laut, nelayan dan juga peternak ikan sehingga kami dapat dengan bangga menghidangkan IKEA Food yang terbuat dari hasil tangkapan yang tersertifikasi MSC dan ASC. Hal ini juga merupakan bukti bahwa makanan yang IKEA Food sajikan ramah lingkungan serta bertanggung jawab,” tutup Padma.

    Program Director Marine Stewardship Council, Hirmen Syofyanto menyampaikan antusiasmenya karena hidangan olahan laut yang berkelanjutan kini bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia melalui IKEA Indonesia.

    “Kepedulian untuk menciptakan lingkungan perairan yang berkelanjutan masih harus ditingkatkan. Maka dari itu penting bagi sebuah brand untuk menangkap ikan dengan bertanggung jawab. Kami sangat menghargai kepedulian dan usaha yang dilakukan IKEA Indonesia dalam melakukan perwujudan sustainable fishing dengan mendapatkan sertifikasi MSC dan ASC ini. Saya percaya upaya ini akan menginspirasi perusahaan lain untuk menerapkan pendekatan yang sama dan menawarkan menu ikan dengan kualitas terbaik kepada para pelanggan.”

    Melalui sertifikasi CoC MSC dan ASC, IKEA Indonesia terus melanjutkan komitmennya dengan menjamin makanan yang disediakan IKEA Food berasal dari hasil tangkapan para nelayan yang berkelanjutan bagi alam. Selain itu, masyarakat yang mengkonsumsi ikan dengan sertifikat MSC dan ASC ikut mendukung lingkungan perairan menjadi lebih berkelanjutan. Menu ikan bersertifikat dan ramah lingkungan ini dapat dipesan di restoran Swedia yang ada di seluruh gerai IKEA Indonesia. (Red/rlls)

  • Dalam Kunjungan Lapangan ke Kudus, Komisi XI DPR RI Ingatkan Direktorat Jendral Bea Cukai Untuk Antisipasi Cukai Palsu

    Dalam Kunjungan Lapangan ke Kudus, Komisi XI DPR RI Ingatkan Direktorat Jendral Bea Cukai Untuk Antisipasi Cukai Palsu

    Mediakawasan.id, Kudus Jateng- Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke Kudus dalam rangka penelaahan pengelolaan cukai, hasil tembakau sebagai tindak lanjut dari laporan hasil pemerikasaan BPK RI . Rombongan melakukan kunjungan ke PT. Djarum Kudus serta menggelar rapat dengan kepala kantor Direktorat Jendral Bea Cukai Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus. Turut serta dalam kunjungan lapangan ini, wakil ketua BAKN, Anis Byarwati, yang memberikan beberapa catatan.

    Anggota komisi XI DPR RI ini menyoroti data BPS tentang angka kemiskinan di Kabupaten Kudus. BPS mencatat pada tahun 2021 angka kemiskinan di kabupaten Kudus sebesar 7,60%. Meningkat dibanding tahun 2020 yaitu sebesar 7,31%. Angka ini termasuk kecil dengan kemungkinan sebagiannya terbantu oleh industri rokok karena menyerap tenaga kerja.

    Pemasukan cukai tembakau sendiri menjadi penopang terbesar dari pemasukan cukai nasional yaitu sebesar 95%. Anis mengatakan hal ini menjadi dilema yang tak pernah usai. “Di satu sisi industri rokok sangat diharapkan pemasukannya, namun di sisi lain memiliki kontradiksi dengan unsur kesehatan,” katanya.

    Selain itu, legislator dari Fraksi PKS ini menegaskan bahwa seharusnya pemerintah selayaknya membuat peraturan yang lebih adil kepada industri rokok dengan memberikan pembinaan yang baik.

    “Saya sangat miris mendengar laporan dari pihak pengelola industri rokok yang merasa tidak pernah mendapatkan bimbingan ataupun edukasi dari pemerintah. Sementara Direktorat Jendral Bea Cukai digesa dan dievaluasi jika ada penurunan pendapatan cukai tembakau. Kurangnya pembinaan, menjadi satu hal yang perlu dicermati,” tegas Anis.

    Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini juga menekankan perlunya Direktorat Jendral Bea Cukai memiliki antisipasi atas temuan BPK tentang adanya pita cukai palsu. Beredarnya cukai palsu tentu akan berpengaruh pada pendapatan negara karena dipastikan cukai palsu tidak akan masuk ke dalam pendapatan negara.

    “Oleh karena itu, Direktorat Jendral Bea Cukai perlu memiliki antisipasi dan sikap yang telah disiapkan jika kasus cukai palsu ini terus ditemukan,” ujarnya.

    Dalam pertemuan ini, Pemda Kabupaten Kudus juga menyampaikan bahwa keberadaan industri rokok di daerahnya menguntungkan, karena menyerap tenaga kerja. 30% penduduk di Kudus, bekerja pada insutri rokok. Yang kedua, dampak untuk pembangunan di Kudus dinilai cukup bagus. Perusahaan rokok membantu pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat seperti pembuatan gapura sebagai gerbang memasuki kota Kudus yang berada di perbatasan dengan daerah lain dan juga pembangunan taman-taman kota.

    Sementara kerugiannya adalah pencemaran lingkungan dan polusi udara. Seperti yang dikeluhan oleh warga mengenai munculnya bau tidak sedap dari pabrik rokok diwaktu-waktu tertentu sebagai reaksi bahan kimia yang dicampurkan dengan tembakau. Bayi-bayi yang lahir di Kudus juga diprediksi lebih rentan mengalami penyakit paru atau flek.

    Menanggapi pernyataan Pemda Kudus mengenai kebingunan dalam pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Tembako (DBHCT) yang peruntukannya diatur oleh Undang-undang dan dirasa tidak flekibel, politisi senior PKS ini menyarankan agar Pemda Kudus mencontoh daerah-daerah lain yang memanfaatkan dana ini untuk bidang Kesehatan.

    “Hal ini menjadi catatan bagi kami agar ke depan, pemerintah memberikan peraturan yang lebih fleksibel kepada Pemda dalam pemanfaatan DHBCT. Sebagai informasi, pemerintah daerah lain memanfaatkannya untuk kesehatan, misalnya dengan membangun Rumah Sakit Paru. Dan Pemda Kudus dapat mencontoh pemanfaatan tersebut,” tutupnya. (Red/rlls)

  • Pj Gubernur Al Muktabar: POPDA Bentuk Percepatan Pembangunan Olahraga

    Pj Gubernur Al Muktabar: POPDA Bentuk Percepatan Pembangunan Olahraga

    Mediakawasan.id, Serang Banten- Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar secara resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Ke X Provinsi Banten Tahun 2022 di Stadion Maulana Yusuf Banten, Kota Serang, Senin (6/6/2022). Pembukaan ini diikuti oleh 1.675 orang atlet yang berasal dari delapan Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Daerah dari delapan Kabupaten dan Kota, serta jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Forkopimda Kota Serang sebagai tuan rumah pelaksanaan POPDA X tahun ini.

    Dalam sambutannya Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, dirinya sangat menyambut baik gelaran pelaksanaan POPDA ke-X tingkat Provinsi Banten ini. Sebab kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk percepatan pembangunan di Provinsi Banten khususnya pada sektor olahraga.

    “Kita akan terus mengisi pembangunan di Provinsi Banten khususnya pada kesempatan ini kita mengisi pembangunan dengan olahraga,” ungkap Al Muktabar.

    Pada kesempatan itu, Al Muktabar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati dan Walikota se Provinsi Banten yang telah mengirimkan atlet-atlet pelajarnya dalam kompetisi POPDA tahun ini. “Pada dasarnya olahraga di samping akan menciptakan prestasi, tetapi olahraga juga akan meningkatkan daya tahan tubuh kita. Dengan daya tahan tubuh yang baik, maka kita akan bisa mengisi pembangunan di Provinsi Banten ini dalam keadaan sehat dan kita akan terus bisa berkarya dalam bentuk-bentuk yang lain,” katanya.

    Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Serang yang menjadi tuan rumah pada pelaksanaan POPDA X tersebut. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat untuk melangkah bersama mencapai prestasi keolahragaan.

    “Dari sini kita dapat menggetarkan Indonesia pada akhirnya nanti, karena kita berharap dari ini akan muncul atlet yang berkembang ke tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional,” imbuhnya.

    Ia juga mengajak kepada semua pihak, baik atlet maupun para dewan juri dan wasit untuk dapat mengedepankan sportivitas dalam terselenggaranya POPDA X tahun ini. Sehingga dapat menumbuhkan semangat juang dan rasa pantang menyerah.

    “Tentu dengan demikian akan menjadi spirit untuk kita ke depan, khususnya bagi para pelajar yang masih terbentang jalan yang luas untuk berbagai prestasi yang dapat dicapai,” jelasnya. Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menyampaikan tujuan diselenggarakannya POPDA X ini dalam rangka menjaring bibit-bibit atlet yang dipersiapkan untuk Pra-POPNAS wilayah III tahun 2022 di Kalimantan Selatan dan POPNAS XIV tahun 2023 di Provinsi Belitung untuk mewakili Provinsi Banten.

    “Peserta POPDA X Provinsi Banten tahun 2022 ini adalah para pelajar baik tingkat SLTP maupun SLTA atau sederajat se-Provinsi Banten, dengan jumlah peserta sebanyak 2.229 orang baik dari atlet, pelatih dan official,” ungkapnya.

    Ia juga menuturkan, pada POPDA X Provinsi Banten tahun 2022 ini terdapat 19 cabang olahraga yang dipertandingkan, dan medali yang diperebutkan sebanyak 1.222 medali, terdiri dari 353 medali Emas, 353 medali Perak dan 516 medali Perunggu. “Semoga POPDA X kali ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun dan menghasilkan generasi muda atlet Banten yang berprestasi baik ditingkat Nasional maupun Internasional,” tandasnya. (Red/*)