Category: BERITA TERKINI

  • Sinar Mas Land Bersama Afiliasi Bentuk Investment Arm Living Lab Ventures untuk Akselerasi Startup di Ekosistem BSD City

    Sinar Mas Land Bersama Afiliasi Bentuk Investment Arm Living Lab Ventures untuk Akselerasi Startup di Ekosistem BSD City

    Mediakawasan.id, BSD City- Sinarmas Land Limited (“SML” bersama dengan anak perusahaan dan afiliasinya, “Sinar Mas Land”) meluncurkan investment arm bernama Living Lab Ventures untuk mendukung inovasi teknologi melalui percepatan dan pendanaan startup yang potensial di Indonesia. Peluncuran Living Lab Ventures mewujudnyatakan konsistensi Sinar Mas Land untuk mengembangkan ekosistem digital yang menjadi fokus perusahaan saat ini, terutama untuk menambah aspek digital dalam pengembangan township secara keseluruhan. Living Lab Ventures menggunakan pendekatan sektor agnostik yang terbuka untuk menjangkau jaringan investasi yang lebih luas.

    Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja menjelaskan, “Untuk menciptakan kota pintar yang holistik, kami tentu perlu memberikan fasilitas yang cerdas kepada masyarakat. Oleh karena itu, Sinar Mas Land serius mengembangkan Living Lab Ventures yang akan membiayai startup digital yang berhubungan dengan gaya hidup digital masyarakat, karena kami ingin mengembangkan kehidupan yang agile dan smart dalam ekosistem Sinar Mas Land.”

    Living Lab Ventures dipimpin oleh Mulyawan Gani sebagai Managing Partner dan Bayu Seto sebagai Partner, di mana keduanya telah memiliki pengalaman kerja sebagai jajaran eksekutif di beberapa startup unicorn dan transformasi bisnis ke ranah digital. Living Lab juga didukung oleh jajaran eksekutif lain yang telah berpengalaman dalam industri teknologi ataupun perusahaan rintisan.

    Managing Partner Living Lab Ventures, Mulyawan Gani menyatakan, “Potensi pertumbuhan eksponensial smart city di Indonesia semakin diperhatikan. Untuk menciptakan digital lifestyle yang kondusif, kami perlu memberdayakan masyarakat dengan teknologi yang inovatif dan adaptif sejalan dengan kebutuhan dinamis masyarakat itu sendiri. Living Lab Ventures ingin mendukung perusahaan rintisan lokal untuk membuka potensi mereka dan menjadi game-changer dengan mengintegrasikan inovasi dan solusi teknologi mereka ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.”

    Living Lab Ventures berfokus pada tiga aspek teknologi utama yakni Smart Technologies, Digital Life, dan Mobility. Smart Technologies merupakan aspek yang berfokus pada teknologi inovatif yang mendukung kehidupan perkotaan pintar. Teknologi ini berkaitan erat dengan aspek Digital Life yang berfokus pada teknologi terkait e-commerce dan social networking yang berdampak dalam kehidupan bermasyarakat. Lalu Mobility berfokus pada teknologi pintar dalam pergerakan manusia dan barang di dalam kota. Salah satu kekuatan Living Lab Ventures ini adalah memiliki Living Lab X sebagai laboratorium untuk menginkubasi dan mengembangkan perusahaan rintisan lokal, sehingga memungkinkan mereka dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam kehidupan masyarakat.

    Living Lab X menawarkan partnership dengan perusahaan terkait lainnya, serta menyediakan pilot testing untuk percobaan implementasi awal. Selain itu, Living Lab juga akan mendukung kolaborasi dan memberikan mentoring bagi pemimpin perusahaan rintisan dalam setiap proses perkembangan perusahaannya.

    Bayu Seto, Partner Living Lab Ventures menambahkan, “Ide kami dalam mendirikan Living Lab Ventures tidak hanya memfasilitasi startup dari segi pendanaan, namun juga melalui Living Lab X menyiapkan sebuah proses inkubasi yang berjalan seiringan dengan inovasi dan solusi teknologi mereka. Ke depannya, keberhasilan terapan teknologi digital ini akan membantu pengembangan smart society tidak hanya di BSD City, tetapi juga di Indonesia.” (red/rlls)

  • Soal Promo Miras Holywings, Fahira Idris: Meresahkan, Harus Ada Konsekuensi dan Sanksi

    Soal Promo Miras Holywings, Fahira Idris: Meresahkan, Harus Ada Konsekuensi dan Sanksi

    Siaran Pers

    Mediakawasan.id, Jakarta- Anggota DPD RI yang juga Senator DKI Jakarta mengecam promosi miras yang menyematkan nama Muhammad di botol minuman keras (miras) oleh restoran, kelab malam, dan bar bernama Holywings. Bagi Fahira permintaan maaf oleh manajemen Holywings dan janji mereka memberikan sanksi yang berat kepada tim promosinya tidak serta merta menyelesaikan persoalan ini.

    “Terlepas mereka sudah sungguh-sungguh meminta maaf dan Insya Allah dimaafkan, tetapi tetap harus ada konsekuensi dan sanksi karena ini benar-benar sudah meresahkan. Saya menunggu transparansi penyelesaian internal kasus ini dari manajemen Holywings. Dalam tempo yang secepat-cepatnya, manajemen Holywings harus memberi penjelasan kronologis sehingga promo miras yang meresahkan itu bisa terjadi? Siapa yang bertanggung jawab membuat dan memposting promo tersebut? Apa sanksi berat yang diberikan kepada tim promosinya?. Saya juga meminta otoritas terkait ikut mengusut kasus ini sesegera mungkin dan jika terbukti ada pelanggaran harus ada sanksi tegas,” tukas Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta (24/6).

    Fahira mengungkapkan, dirinya benar-benar tidak habis pikir sehingga ada ide promo gratis miras yang mengaitkan dengan unsur-unsur agama yang jelas-jelas saling bertentangan. Menurutnya, selebaran promo miras ini lebih mirip provokasi dari pada promosi. Dari kejadian ini, Fahira juga meminta otoritas dan dinas terkait melakukan audit apakah aturan penjualan dan ketentuan promo miras yang dilakukan restoran, kelab malam, dan bar di seluruh Jakarta sudah sesuai aturan misalnya soal ketentuan usia pembeli yaitu wajib 21 tahun ke atas dengan menunjukkan KTP.

    “Kasus ini memang membuat keresahan, tetapi saya meminta kita semua bisa menahan diri. Oleh karena itu, agar situasi lebih kondusif, sekali lagi saya mengingatkan manajemen Holywings untuk menjelaskan menyelesaikan internal seperti apa yang sudah, sedang dan akan mereka lakukan ke masyarakat. Otoritas dan dinas terkait juga harus memberikan penjelasan dan sikap mereka atas kasus ini,” pungkas Fahira Idris. (Red/*)

  • Klaster Kanade, Hunian Premium Terbaru The Zora, BSD City

    Klaster Kanade, Hunian Premium Terbaru The Zora, BSD City

    Mediakawasam.co.id, BSD City – Sektor properti di tahun 2022 ini terus bergerak positif seiring dengan membaiknya penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Segmen rumah tapak atau residensial diperkirakan masih menjadi sektor prospektif di industri properti pada tahun ini.

    Program pemerintah seperti relaksasi Loan to Value (LTV), hingga penurunan suku bunga acuan dari Bank Indonesia, disertai dengan berbagai promosi dan penawaran cara pembayaran yang fleksibel oleh pengembang juga mendorong penjualan di segmen residensial. Melihat trend perkembangan yang semakin membaik, membuat perusahaan gabungan Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation yakni PT BSD Diamond Development akan segera menghadirkan hunian terbarunya dengan nama Kanade yang merupakan klaster perumahan terakhir di kawasan The Zora, BSD City.

    Berbeda dari klaster-klaster sebelumnya, Kanade mengusung konsep Living in Harmony dengan mengkombinasikan desain, fasilitas, dan material terbaik untuk sebuah hunian. Klaster Kanade menyuguhkan penataan ruang hunian yang disesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya sehingga memberikan kesan ruang lebih luas dan nyaman bagi pemiliknya. Pada tahap pertama, Kanade dipasarkan sebanyak 56 unit dan dijual mulai dari Rp6,1 miliar.

    Presiden Direktur PT BSD Diamond Development, Kenji Ono memaparkan, “Kami optimis Kanade akan diterima dengan baik oleh pasar properti premium di Indonesia, khususnya dengan stimulus pemerintah di sektor properti serta perbankan. Pasalnya, bidang properti Indonesia menunjukkan perbaikan seiring dengan mulai berjalannya berbagai kegiatan ekonomi di Tanah Air.” Jumat, (25/06).

    Direksi PT BSD Diamond Development, Theodore G Thenoch menjelaskan, “Tren kenaikan hunian dengan tipe besar mulai terlihat sejak pertengahan tahun 2021. Dan semakin dikukuhkan dengan permintaan tipe 12 dengan harga Rp13,6 miliar yang merupakan tipe terbesar di klaster Kanade justru paling diminati oleh konsumen. Hal tersebut terlihat dari masuknya jumlah NUP unit dari calon konsumen, bahkan dari sebelum Kanade dijual ke publik. Klaster Kanade ini merupakan penyempurnaan dari pengembangan kami sebelumnya. Kami yakin hunian premium ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang memberikan kualitas hidup yang lebih baik.”

    Hunian di klaster Kanade memiliki 3 tipe yakni Tipe 12 seluas LB 485 m2/LT 264 m2, Tipe 10 seluas LB 358 m2/LT 200 m2 dan Tipe 8 seluas LB 242 m2/LT 136 m2. Setiap unit di klaster tersebut memiliki 3 lantai dan tetap mengusung filosofi ‘Hunian 3 Generasi’.

    Klaster terbaru ini juga dilengkapi fitur keamanan seperti triple security lock door system, serta integrated security system yang terkoneksi dengan gate, home elevator untuk tipe 10 dan 12, serta memiliki low-emissivity glass yang dapat mereduksi panas sampai dengan 30% sehingga lebih sehat dan hemat energi.

    Kawasan The Zora di BSD City berdiri di atas lahan seluas 19 hektare. Sejak tahun 2018, The Zora di BSD City telah sukses memasarkan empat klaster residensial yaitu Keia, Kimora, Kazumi, dan Kiyomi. Total hunian yang telah melakukan serah terima di kawasan ini mencapai 244 unit.

    Selain produk residensial, The Zora di BSD City juga sedang memasarkan satu area komersial yakni Daikanyama, dengan konsep commercial business living. Konsep tersebut membuat pemiliknya dapat menggunakan unitnya sebagai tempat tinggal dan berbisnis. Selain itu setiap unitnya juga dilengkapi dengan area rooftop. (Red/*)

  • Pemkot Tangsel Lakukan Peninjauan PSU Pengembang Perumahan, Hati Hati Developer Nakal

    Pemkot Tangsel Lakukan Peninjauan PSU Pengembang Perumahan, Hati Hati Developer Nakal

    Mediakawasan.id, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini sedang mendata ulang penyerahan Prasarana Saran Utilitas (PSU) yang merupakan kewajiban pengembang kepada Pemerintah.

    “Saat ini lita sedang mendata ulang terhadap perumahan. Baik itu yang dikembangkan badan hukum atau cluster-cluster kita sedang lakukan idientifikasi. Nanti kiita cek ulang, tentu kita berkoordinasi dengan bidang aset, nanti yang belum fik yang belum menyerahkan kita tidak lanjuti,” ujar Rizqiah selaku Kepala bidang PSU pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (DPRKPP) Pemkota Tangset, sebagaimana dikutip dari nonstopnews.id, Jumat (24/06).

    Lanjut Rizqiah, di tahun ini pihaknya tengah melakukan penarikan sepihak atas 38 perumahan, dimana saat ini tin teknis sedang terjun langsung.

    “Kalau PSU perumahan itu berdasarkan gambar detil pembangunan atau siteplan yang disahkan. Perbandingannya 60:40, artinya kavling efektifnya 60 persen, 40 persen sisa lahan yang diserahkan ke Pemkot Tangsel. Baik berupa jalan dan saluran, serta Penerangan Jalan Umum (PJU) maupun sarana lainnya dalam perumahan itu,” ungkapnya.

    Dari data informasi yang didapat, penerimaan PSU hingga saat ini tercatat dengan total luas 196.636,10 meter persegi, yang diperoleh dari beberapa pengembang perumahan seperti PT Jaya Real Property (Perumahan Discovert), PT Prima Inti Permata (Perumahan Serpong Jaya), PT Modernland Realty, Tbk (Perumahan Modern Hill).

    Lalu, PT Karunia Sedayu Abadi (Perumahan River Velley), Perumahan Green House Pondok Cabe, Perumahan Japos Graha Lestari (PT Japos), PT Alvita Utama (Perumahan Pondok Sawah Indah), PT Permata Pelangi Nusantara (Perumahan Grand Emerald).

    Kemudian, PT Kevindo Putra Utama (Perumahan Harmoni Mas), PT Pelangi Internasional (Perumahan Palm Residence), PT Serua View (Perumahan Serua View Residence), dan PT Dwijaya Properindo (Perumahan Sutera Mansion).

    Para pengembang tersebut telah menyerahkan PSU dengan dengan luasan lahan yang tertuang dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) masing-masing. (Red/*)

  • XL Axiata Sambut Berlabuhnya “Golden Buoy” SKKL Echo di Indonesia

    XL Axiata Sambut Berlabuhnya “Golden Buoy” SKKL Echo di Indonesia

    Mediakawasan.id, Jakarta- Setelah beberapa bulan masa pembangunan dan penempatan di bawah bawah laut, Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) Echo akhirnya berlabuh di Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. “Golden Buoy” sampai di Tanjung Pakis, pada Rabu pagi (22/6), ditarik ke darat untuk selanjutnya disambungkan dengan jaringan milik PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Turut menyambut kedatangan Golden Buoy tersebut antara lain Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa dan Perwakilan NEC Indonesia.  

    Bagi XL Axiata, berlabuhnya Golden Buoy ini merupakan bagian dari komitmen XL Axiata untuk terus memberikan kualitas jaringan dan layanan yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia dengan penambahan dan ketersediaan infrastruktur jaringan fiber optik yang menghubungkan ke jaringan global.  Hal ini ini juga selaras dengan upaya XL Axiata untuk mewujudkan visi menjadi operator konvergensi terdepan (#1 converged operator) di Indonesia, termasuk juga untuk mendukung penyediaan layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

    Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Kedatangan Golden Buoy di Tanjung Pakis ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan proyek SKKL Echo yang sangat panjang, di mana kabel fiber optik ditarik dari California, Amerika Serikat, melintasi Samudera Pasifik, langsung ke sini, dan nanti berlanjut hingga ke Singapura. Setelah sampai di Indonesia, SKKL Echo akan dikoneksikan dengan sistem jaringan milik XL Axiata yang kemudian bisa kami manfaatkan untuk meningkatkan kualitas koneksi internet bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia.”

    SKKL Echo dibangun secara bersama oleh Meta, Google, dan XL Axiata. Pembangunan proyek ini mulai dikerjakan sejak 2021 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2023. Penyerahan “Golden Buoy” SKKL Echo di Tanjung Pakis menandai dimulainya pemasangan SKKL Echo di Indonesia sepanjang tidak kurang dari 4.000 km, dari total seluruhnya sepanjang 15.000 km. Pantai Tanjung Pakis dipilih sebagai landing point di Indonesia ke arah Singapore dan California USA.

    XL Axiata berharap proyek ini akan tuntas dan akan bisa mulai beroperasi pada Q3 tahun 2023. Menurut Gede, pihaknya sangat menantikan manfaat dari SKKL Echo ini untuk meningkatkan kualitas layanan internet. Keberadaan SKKL ini sekaligus akan menambah koneksi internet ke jaringan global, dan akan memperkuat lagi koneksi melalui SKKL-SKKL yang selama ini sudah XL Axiata miliki.

    “Bagi XL Axiata, keberadaan SKKL Echo ini akan memberikan alternatif akses internet dan data dengan kapasitas besar ke luar negeri, yang pada akhirnya akan bisa meningkatkan kualitas akses internet bagi seluruh pelanggan, termasuk kalangan korporasi dan pemerintahan. Selain itu, SKKL yang menghubungkan langsung Indonesia dengan Amerika Utara ini akan memberikan manfaat langsung terhadap akses internet karena kebutuhan masyarakat untuk mengakses internet secara cepat dan stabil juga terus meningkat. Selain itu, kami juga berharap keberadaan SKKL ini akan berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi digital pada masyarakat secara luas sampai ke pelosok dan Kawasan Timur Indonesia,” lanjut Gede.

    Saat ini, XL Axiata telah memiliki sejumlah SKKL yang mendukung layanan akses internet ke jaringan global. SKKL tersebut antara lain adalah SKKL Batam – Sarawak yang mulai dioperasikan awal Juni 2022, SKKL Australia – Indonesia – Singapura yang beroperasi Oktober 2018.Hingga saat ini, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara. Total sebanyak lebih dari 133 ribu BTS, di antaranya 83 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (Red/rlls)

  • Literasi Digital Bagi Tenaga Didik

    Literasi Digital Bagi Tenaga Didik

    Mediakawasan.id, Jakarta- Seiring perkembanga zaman, dunia pendidikan di Indonesia kini mulai menerapkan prinsip digital. Penerapan tersebut pun turut didorong oleh adanya tekanan kondisi akibat pandemi Covid-19, yang mengharuskan hampir seluruh aktivitas pendidikan di Tanah Air ini beralih menjadi dalam jaringan (daring) atau online.

    Anggota Komisi 1 DPR RI, Yan Permenas Mandenas, S.Sos., M.Si memaparkan, pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke dalam setiap materi pembelajaran.

    “Dengan berkembangnya pendidikan era digital ini, maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah,” ujar Yan Permenas dalam kegiatan Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk “Literasi Digital bagi Tenaga Didik” yang berlangsung pada Senin (20/6/2022).

    Penerapan sistem digital terhadap dunia pendidikan di Tanah Air ini, kata Yan, harus dibarengi juga dengan pemahaman literasi digital. Terkhusus bagi para tenaga pendidik yang menjadi pengarah para siswa dalam memperoleh ilmu di ruang kelas digital.

    Sebab, Yan menjelaskan, kemampuan literasi digital merupakan hal yang paling mendasar dan krusial. Terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.

    Untuk itu, penguasaan literasi digital bagi para tenaga pendidik ini memiliki peran yang sangatlah penting.

    “Sebab pendidik harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mendesain pembelajaran yang kreatif agar mampu membuat siswa menjadi aktif dan berpikir kritis,” terangnya.

    Senada dengannya, Dr. Firman Kurniawan M.Si selaku akademisi yang turut menjadi pemateri dalam webinar tersebut mengatakan bahwa teknologi dapat mengubah cara manusia berintraksi.

    Misalnya saja dalam kegiatan sosial manusia. Saat ini, aktivitas pekerjaan hingga bisnis dapat beralih menjadi sistem digital.

    “Perubahan bentuk masyarakat menjadi network society, di mana budaya secara netral berubah,” imbuhnya.

    Namun di sisi lain, kemajuan zaman ini juga memberikan tantangan dan tuntutan baru bagi manusia. Termasuk dalam hal transformasi informasi pendidikan
    Ia menyebut, dalam konteks transformasi informasi pendidikan ini, UNESCO Digital Literacy Global Framework Area Competences, menyiratkan setidaknya 3 tuntutan.

    “Tranformasi informasi pendidikan dilangsungkan dalam ruang-ruang aliran, the space of flows dan di waktu yang tak mewaktu, timeless time. Itu adalah ruang yang tersedia melalui teknologi berbasis internet. Transformasi informasi pendidikan bertujuan memberi kemampuan pada peserta pembelajaran, untuk memanfaatkan secara kritis perangkat teknologi berbasis internet dalam memanfaatkan dan mengolah informasi pendidikan,” katanya.

    Lalu terakhir, pemanfaatan perangkat teknologi berbasis internet dalam transformasi pendidikan, dituntut dapat membentuk pola perilaku yang diterapkan pasca peserta pendidikan menyelesaikan masa pendidikannya.

    “Terdapat banyak sekali perangkat berbasis teknologi sebagai media pembelajaran. Karakteristik perangkat berbasis teknologi sebagai media pembelajaran, di antaranya kelompok perangkat pendidikan yang mendukung berbagai usia dan tingkat pendidikan. Perangkat keterlibatan langsung, seperti Kahoot dan Mentimeter digunakan untuk menyediakan fungsionalitas interaktif dalam pertemuan. Perangkat kolaborasi tim dalam belajar jarak jauh, kelompok media penyampaian pesan terutama teks,” paparnya.

    Dengan begitu, literasi digital lagi-lagi menjadi instrumen terpenting dalam pergeseran sistem belajar digital ini.

    Untuk itu, Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel A Pangerapan, B.Sc mengatakan bahwa pihaknya akan menjadi garda terdepan dalam penanaman literasi digital ini kepada masyarakat.

    “Karena penggunaan internet perlu dibantu dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan dengan produktif, bijak dan tepat guna,” jelasnya.

    Sebab jika dilihat dari kondisi yang ada, tingkat literasi digital di Tanah Air kini masih belum mencapai tahap yang lebih baik.

    “Saat ini indeks literasi digital Indonesia masih berada pada angka 3,49 dari skala 5, yang artinya, masih dalam kategori sedang belum mencapai tahap yang lebih baik. Angka ini perlu terus kita tingkatkan sehingga menjadi tugas kita bersama untuk membekali masyarakat kita dengan kemampuan litrerasi digital,” pungkasnya. (Red/rlls)

  • Aleg PKS Anis Byarwati : Pentingnya Memahami Secara Ilmiah Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

    Aleg PKS Anis Byarwati : Pentingnya Memahami Secara Ilmiah Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

    Mediakawasan.id, Jakarta- Menjelang persiapan Idul Adha 1443H, Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Timur, Anis Byarwati menghadiri acara Edukasi dan Pelatihan Sembelih Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM Mahatma bekerjasama dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Juru Sembeli Halal (JULEHA) Jakarta Timur, di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur (19/06/2022).

    Dalam sambutannya, di hadapan 100 peserta dan panitia yang merupakan para pengurus masjid dan mushola se kecamatan Pondok Ranggon, Anis menjelaskan pentingnya para JULEHA memahami alasan menyembelih hewan secara Syariat Islam dari sisi ilmiah, yang dikutip melalui sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dua staf ahli peternakan di Hannover University, Jerman.

    Penelitian tersebut dilakukan untuk menjawab pertanyaan: manakah yang lebih baik dan paling tidak sakit, penyembelihan secara Syariat Islam yang murni (tanpa proses pemingsanan) ataukah penyembelihan dengan cara Barat (dengan pemingsanan)?

    Dalam Syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan menggunakan pisau yang tajam, dengan memotong tiga saluran pada leher bagian depan, yakni: saluran makanan, saluran nafas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu: arteri karotis dan vena jugularis. Sedangkan pada Metode Barat mengajarkan atau bahkan mengharuskan agar ternak dipingsankan terlebih dahulu sebelum disembelih.

    Dalam kesempatan yang sama, Anis yang juga merupakan Anggota Komisi XI DPR RI, secara detail menjelaskan bahwa hasil dari penelitian ilmiah tersebut membuktikan penyembelihan secara syariat Islam ternyata lebih ‘berperikehewanan’. Apalagi ditambah dengan anjuran untuk menajamkan pisau agar hewan sembelihan tidak merasa sakit.

    Anis mengatakan dari hasil penelitian, “Pisau tajam yang mengiris leher, ternyata tidaklah ‘menyentuh’ saraf rasa sakit. Meronta-ronta dan meregangkan otot pada saat ternak disembelih ternyata bukanlah ekspresi rasa sakit! Melainkan hanya sebagai ekspresi ‘keterkejutan otot dan saraf’ saja, yaitu pada saat darah mengalir keluar dengan deras”, jelasnya.

    Lebih lanjut Ketua DPP PKS bidang Ekonomi dan Keuangan itu juga menyampaikan kembali pentingnya kaum muslimin memahami syariat menyembelih hewan qurban, tidak hanya dari sisi fiqih, namun juga secara ilmiah, “Tentu ini juga merupakan suatu hal penting untuk kita sebagai muslim, memahami syariatnya, tidak hanya secara fiqih namun juga secara ilmiah, agar kita dapat menyembelih secara tepat dan benar! Serta bukan hanya itu saja, kita juga bisa memahami dengan benar, bahwa hewan yang disembelih tersebut tidaklah merasa kesakitan, sebagaimana diungkapkan alasannya dalam penelitian ilmiah tadi”, tutur Anis.

    Diakhir acara, Anis mengapresiasi terselengaranya acara yang sangat bermanfaat ini, dan mengungkapkan kebahagiaannya dapat ikut berkontribusi di dalamnya, “kewajiban menyembelih dengan syariat Islam termasuk dari ibadah, maka semoga kontribusi saya dalam acara ini, walaupun saya tidak ikut menjadi penyembelih, termasuk ibadah dan menjadi amal sholeh untuk saya yang diterima Allah SWT dan menjadi pemberat timbangan kebaikan di hari perhitungan”, pungkasnya. (Red/*)

  • Aleg Anis Byarwati : Perempuan PKS harus Memberikan Kontribusi Terbaik dalam Melayani Masyarakat

    Aleg Anis Byarwati : Perempuan PKS harus Memberikan Kontribusi Terbaik dalam Melayani Masyarakat

    Mediakawasan.id, Jakarta- Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (DAPIL) Jakarta Timur, Dr. Hj. Anis Byarwati menghadiri undangan acara Gathering pengurus Bidang Perempuan dan Ketahan Keluarga (BPKK) PKS Jakarta Timur yang bertempat dikawasan Cibubur, Jakarta Timur. Acara yang mengangkat tema “Menang Berkah dan Menang Bersama” ini dihadiri oleh seluruh pengurus BPKK, Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga (SPKK), hingga Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga (UPKK) se-Jakarta Timur.

    Dalam kesempatan ini, Anis menyampaikan kepada para seluruh pengurus bahwa gathering merupakan salah satu sarana untuk menyatukan hati, pemikiran, dan jasmani, yang ketiga aspek tersebut harus tumbuh dan berkembang secara seimbang.

    “Dalam perjuangan dakwah, harus dibangun di atas kesatuan, yang tidak hanya fikiran saja, namun juga kesatuan hati dan jasmani, yang dapat meningkatkan semangat dan kesungguhan dalam perjuangan dan berkontribusi dalam melayani masyarakat”, tegasnya.

    Menurut Anis, berkesungguhan dalam berjuang adalah pintu terbukanya pertolongan Allah, “Berkontribusi dengan daya juang maksimal merupakan wujud ibadah kita kepada Allah, maka dalam kondisi berat maupun ringan tetaplah berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk dakwah ini,” tambahnya.

    Acara yang diselenggarakan secara offline di area outdoor ini tidak menyurutkan semangat kader perempuan PKS yang sangat antusias mendengarkan apa yang disampaikan Anis, walaupun di bawah teriknya matahari pagi menjelang siang hari.

    Lebih lanjut, Anis menekankan bahwa Allah menjanjikan kemenangan dan pahala yang besar kepada orang-orang beriman yang hadir untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh alam, “Maka menjadikan partai ini dan seluruh anggotanya memiliki jiwa yang senantiasa bersemangat, menjadi pelopor pelopor kebaikan dan ikhlas sepenuh hati dalam melayani masyarakat dengan akhlak yang mulia ,” pungkasnya.

    Diakhir sambutannya, Anis sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini, menurutnya acara gathering pengurus perempuan PKS ini sangat dibutuhkan untuk saling menjaga semangat dan mengeratkan ukhuwah diantara para anggota PKS. (Red/rlls)

  • Komitmen RSIA Bina Medika di Usia ke-2 Tahun : Wujudkan Rumah Sakit Ramah Lingkungan

    Komitmen RSIA Bina Medika di Usia ke-2 Tahun : Wujudkan Rumah Sakit Ramah Lingkungan

    Mediakawasan.id, Bintaro Tangsel- Sebagai komitmen mewujudkan rumah sakit ramah lingkungan, RSIA Bina Medika yang berlokasi di CBD Bintaro Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminimalisir penggunaan sampah kertas dan plastik untuk operasional hingga layanan pasien.

    “Seperti mengganti plastik di farmasi dengan goodie bag, menyediakan dispenser di poli rawat jalan dan area kamar perawatan, menghimbau pengunjung dan dokter membawa tumbler masing-masing, serta menggunakan tempat makan (reuse) untuk pasien rawat inap,” ujar dr. Irma Rismayanty, MM selaku direktur RSIA Bina Medika saat Fun Bike demi menjaga lingkungan dan mengurangi polusi dari kendaraan.

    Kegiatan ini sebagai penutupan rangkaian HUT ke-2 RSIA Bina Medika, Minggu (19/6/2022).

    Bukan hanya menghimbau, namun pihaknya terus melakukan edukasi tentang Zero Waste Management kepada karyawan dan pasien yang berkunjung RSIA Bina Medika. Baik secara langsung ataupun webinar.

    “Kami juga telah menggunakan Elektronik Medical Record, hasil laboratorium, USG dan Radiologi yang dapat di lihat di Aplikasi Mobile RSIA Bina Medika. Sehingga meminimalisir penggunaan kertas atau paperless,” tambah Helky Nugroho selaku Head of Marketing RSIA Bina Medika.

    RSIA Bina Medika juga bekerjasama dengan komunitas daur ulang sampah di Kota Tangsel untuk menjadikan sampah plastik menjadi pot bunga atau produk lainnya. Lalu bekerjasama dengan bank sampah di wilayah Tangsel untuk sampah non medis, serta mengumpulkan pakaian layak pakai untuk di sumbangkan dan yang tidak layak pakai untuk di daur ulang.

    Menurut Helky, proses penyesuaian ini tidaklah mudah. Tetapi lambat laun, edukasi yang terus dilakukan membuahkan hasil hingga semua pengunjung/pasien senang dan bisa beradaptasi serta mendukung program yang dibuat oleh RSIA Bina Medika.

    Sebagai tambahan, RSIA Bina Medika terus melakukan edukasi dengan membuat poster edukasi Go Green, edukasi langsung dari staff ke pasien dan membuat webinar tentang Zero Waste Management kepada pasien dan masyarakat sekitar secara berkala. (Red/rlls)

  • Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Presiden Jokowi Meninjau Harga Migor Curah Di Pasar Baros

    Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Presiden Jokowi Meninjau Harga Migor Curah Di Pasar Baros

    Mediakawasan.id, Serang Banten- Penjabat (Pj) Gubernur Al Muktabar mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau harga minyak goreng di Pasar Baros, Kabupaten Serang, Jumat (17/6/2022). Selain meninjau harga minyak goreng, Presiden Jokowi juga menyerahkan bantuan sosial bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang.

    Selain Pj Gubernur Banten, turut hadir mendampingi juga Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heryanto, Danrem 064/MY Brigjen TNI Yunianto. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum.

    Terkait dengan harga minyak goreng, jelas Al Muktabar, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo, dirinya akan melakukan pengecekan secara berkala di beberapa pasar yang ada di Banten.

    “Itu konsentrasi saya, karena merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk mengendalikan harga minyak goreng serta menggalakkan kembali vaksinasi,” ujarnya.

    Terkait vaksinasi, Al Muktabar bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten akan terus menggalakkan vaksinasi, meskipun saat ini cakupannya sudah lebih dari 70 persen.

    “Di masa Pandemi ini, gerakan vaksinasi harus terus ditingkatkan agar perekonomian kita berjalan dengan baik sesuai dengan target yang direncanakan,” jelasnya

    Masih menurut Al Muktabar, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Provinsi Banten kali ini menyampaikan pesan kepada dirinya terkait pembangunan di Provinsi Banten.

    “Pembangunan yang dilakukan harus seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat Banten secara menyeluruh,” katanya.

    Pada saat meninjau di Pasar Baros, Presiden Joko Widodo menemukan fakta bahwa harga minyak goreng sudah relatif stabil di kisaran Rp14 ribu. Namun demikian dirinya akan terus melakukan pemantauan harga di beberapa Provinsi lainnya.

    “Tadi saya ke pasar ini untuk mengecek harga minyak goreng curah. Saya lihat harga sudah baik, sudah Rp14 ribu, dicek sendiri. Beberapa kios sudah Rp14 ribu. Ini yang akan saya cek di beberapa pasar di Provinsi yang lain,” ungkap Presiden Jokowi. (Red/*)