Category: BERITA TERKINI

  • Chatime Luncurkan Cup Ramah Lingkungan Untuk Melanjutkan Komitmen Chatime CommuniTEA

    Chatime Luncurkan Cup Ramah Lingkungan Untuk Melanjutkan Komitmen Chatime CommuniTEA

    Mediakawasan.id, Jakarta- CHATIME yang merupakan bagian dari F&B Indonesia (PT Foods Beverages Indonesia), hari ini meluncurkan CHATIME Eco Cup, alternatif kemasan minuman kekinian ramah lingkungan di seluruh gerainya se-Indonesia. Langkah peluncuran ini merupakan rangkaian good initiatives dari CHATIME CommuniTEA, setelah melakukan #GerakanSapuPlastik pada awal tahun 2022 lalu. 

    CHATIME CommuniTEA merupakan salah satu wujud program kepedulian terhadap lingkungan dari CHATIME. Lany Cucu, General Manager Marketing F&B ID, mengatakan, “Pada Maret-Mei 2022 kami bersama Plasticpay telah berhasil mengumpulkan 180 kilogram sampah plastik melalui #GerakanSapuPlastik sebagai langkah awal dari program CHATIME CommuniTEA. Kami terus melanjutkan kontribusi positif terhadap lingkungan, kali ini dengan peluncuran CHATIME Eco Cup. Harapannya, para Chatimers bisa menikmati CHATIME dengan gaya dan kemasan baru yang eco-friendly.” 

    Selain menggunakan bahan yang ramah lingkungan yaitu terbuat dari kertas, kemasan ini didesain dengan tutup yang terintegrasi dengan gelas untuk menghindari penggunaan tutup terpisah, sehingga dinilai lebih simpel dan meminimalisir penggunaan plastik. Tidak hanya itu saja, cup unik CHATIME ini juga memiliki desain khusus untuk mencegah cipratan dan tumpahan minuman yang mungkin terjadi pada cup umumnya. Hal ini juga dinilai lebih efisien dan dapat menjadi solusi bagi Chatimers yang memiliki mobilitas tinggi.

    Penyajian minuman dengan kemasan CHATIME Eco Cup oleh Barista CHATIME pun terbilang cukup mudah, yaitu dengan hanya mendorong kedua sisi pada area tutup gelas. Setelahnya, Chatimers dapat langsung minum melalui salah satu dari kedua ujung corongnya.

    CHATIME Eco Cup tersedia secara nasional dengan metode pembelian langsung di gerai CHATIME Indonesia dan dapat digunakan untuk seluruh varian minuman CHATIME, baik panas maupun dingin. Chatimers juga bisa dengan bebas menambah jenis topping, menentukan takaran gula, dan jumlah es yang diinginkan. Sebagai tambahan, dengan menggunakan CHATIME Eco Cup, Chatimers bisa mendapatkan potongan senilai Rp2.000 dari harga normal yang dibayarkan.

    “Kami mengajak Chatimers untuk turut berkontribusi terhadap lingkungan dengan menggunakan CHATIME Eco Cup sebagai opsi kemasan yang lebih eco-friendly untuk minuman CHATIME atau mengumpulkan cup plastik ke dalam drop box #GerakanSapuPlastik yang tersebar di 21 gerai CHATIME Jakarta, Tangerang, Depok, dan akan terus bertambah ke depannya. Mari kita sayangi bumi dimulai dari CHATIME dan kamu”, akhir Lany. (Red/rlls)

  • Bersama Menteri BUMN dan Menhub, Benyamin Resmikan Wajah Baru Stasiun Pondok Kranji Pondok Aren

    Bersama Menteri BUMN dan Menhub, Benyamin Resmikan Wajah Baru Stasiun Pondok Kranji Pondok Aren

    Mediakawasan.co.od, Pondok Aren- Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan wajah baru Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Peresmian ini merupakan merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya meningkatkan pelayanan angkutan massal.Benyamin menjelaskan proyek peningkatan aksesibilitas dan penataan Stasiun Pondok Ranji dilakukan antara BUMN PT KAI dengan pengembang properti swasta PT Jaya Real Property Tbk. Dengan wajah barunya, Stasiun Pondok Ranji menjadi semakin nyaman dan semakin mudah diakses oleh masyarakat Tangsel dan sekitarnya yang menggunakan jasa angkutan massal KRL Jabodetabek.

    “Dulu Stasiun Pondok Ranji berada di tengah jalan yang sempit. Menjadi sumber kemacetan dan membuat banyak masyarakat merasa tidak aman, sekarang kita memiliki wajah baru yang lebih baik dan nyaman,” ujar Benyamin.

    Dirinya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, yang telah melakukan penataan Stasiun Pondok Ranji karena fungsinya sangat strategis bagi masyarakat Tangsel dan sekitarnya. “Penataan stasiun ini akan sangat mendukung kelancaran pergerakan masyarakat Tangsel yang mayoritasnya melakukan aktivitas sehari-hari menuju ke Jakarta,” ujar Benyamin.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan dulu kalau ke Stasiun Pondok Ranji kurang nyaman karena sempit dan macet. Tapi setelah dikembangkam sekarang fasilitasnya sudah lebih baik, ada integrasi antarmodanya juga.”Sehingga masyarakat semakin mudah mengaksesnya. Kami apresiasi kolaborasi yang dilakukan BUMN dan swasta ini,” ucap Sumadi.

    Dia menambahkan, pemerintah harus terus mendorong kolaborasi pihak swasta untuk turut serta mengembangkan fasilitas angkutan massal dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep yang menghubungkan kawasan permukiman dengan simpul transportasi yang memiliki fasilitas yang lengkap, menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan juga memiliki integrasi antarmoda yang baik.

    “Melalui pendanaan kreatif, kita ajak swasta, seperti di sini ada Jaya Property, di tempat lain ada BSD, dan swasta lainnya kami juga ajak, silahkan usulkan. Sehingga diharapkan titik-titik TOD bisa dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tutur Sumadi.

    Lebih lanjut dia juga menyatakan terbuka atas berbagai saran dan masukan dari para komunitas seperti: komunitas pecinta kereta api, penyandang disabilitas, dan komunitas lainnya, dalam upaya melakukan peningkatan layanan angkutan massal seperti KRL.

    Sementara Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, dalam rangka mengurangi kemacetan, pemerintah berupaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dengan meningkatkan layanan angkutan massal. Pembangunan suatu kawasan permukiman di perkotaan seharusnya dekat dengan fasilitas pelayanan publik seperti angkutan massal KRL agar semakin mudah diakses.

    “Saat ini kami sudah bangun empat titik TOD. Kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan fasilitas angkutan massal secara menyeluruh,” katanya. (Red/*)

  • Pentingnya Literasi Media Guna Meningkatkan Literasi Digital

    Pentingnya Literasi Media Guna Meningkatkan Literasi Digital

    Mediakawasan.id, Jakarta- Ruang digital berbasis internet kini hampir digunakan oleh seluruh orang. Namun dalam penggunaannya, harus dibarengi dengan kecakapan digital, sehingga dapat diakses dengan bijak dan benar. Kecakapan tersebut, dapat diterapkan dengan adanya pemahaman literasi, baik itu menyangkut dengan ruang media itu sendiri, ataupun terkait ruang digital secara umum.

    Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, H. Bambang Kristiono, S.E mengatakan, internet harus digunakan dengan bijak. “Dengan sopan, tidak menabrak aturan sehingga kita tidak mengalami persoalan besar dalam kehidupan kita pada dunia berinternet ini. Kita juga diharapkan untuk lebih cakap, lebih berhati-hati dalam menggunakan media internet,” ungkap Bambang dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk “Literasi Media untuk Meningkatkan Literasi Digital” pada Rabu (15/6/2022).

    Lebih lanjut, peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu Irianto, S.Sos., M.IP memaparkan, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media. “Literasi media bertujuan untuk mengembangkan keterampilan publik menjadi kritis terhadap isi media massa. Sedangkan media massa berfungsi untuk mengefektifkan kegiatan distribusi pesan kepada khalayak secara global, serempak, dan serentak,” terangnya.

    Media, kata Yohan, dapat memperluas komunikasi manusia dalam hal produksi dan distribusi pesan dan menerima, menyimpan, serta menggunakan kembali informasi. “Media massa memiliki kekuatan untuk memengaruhi pola pikir audiensnya. Media penting dan berarti bagi politisi dan pemerintahan untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan pada rakyatnya,” katanya.

    Dengan demikian, maka keberadaan literasi media sungguh sangat diperlukan bagi masyarakat.

    “Korporasi media industri memiliki posisi yang penting ketika tumbuh bersama masyarakat. Menyebarkan gagasan, ideologi dan berbagai pengetahuan baik-buruk. Industri media dapat memanipulasi kesadaran dan pikiran masyarakat sehingga disebut industri budaya. Oleh karenanya diperlukan kemampuan mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan kembali pesan dalam media,” ujar Yohan.

    Yohan menyebut jika literasi media tak dikuasai, maka tak menutup kemungkinan kabar hoaks akan mudah ditemui. “Dampaknya dapat memicu perpecahan dan pertikaian, menurunkan reputasi pihak yang dirugikan, memberikan informasi yang salah kepada pembuat kebijaksanaan, dan menjadikan fakta tidak lagi bisa dipercaya (post-truth era),” tuturnya.

    Sementata itu, lanjut Yohan, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. “Literasi digital memiliki manfaat untuk kegiatan mencari dan memahami informasi dapat menambah wawasan individu, meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berpikir serta memahami informasi, serta menambah penguasaan ‘kosa kata’ individu, dari berbagai informasi yang dibaca,” terangnya.

    Untuk itu, Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel A Pangerapan, B.Sc., mengatakan bahwa pihaknya akan menjadi garda terdepan dalam penanaman literasi digital ini kepada masyarakat. “Karena penggunaan internet perlu dibantu dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan dengan produktif, bijak dan tepat guna,” jelasnya.

    Sebab jika dilihat dari kondisi yang ada, tingkat literasi digital di Tanah Air kini masih belum mencapai tahap yang lebih baik. “Saat ini indeks literasi digital Indonesia masih berada pada angka 3,49 dari skala 5, yang artinya, masih dalam kategori sedang belum mencapai tahap yang lebih baik. Angka ini perlu terus kita tingkatkan sehingga menjadi tugas kita bersama untuk membekali masyarakat kita dengan kemampuan literasi digital,” pungkasnya. (Red/*)

  • DPR Ingatkan Pemerintah Harus Hati-hati Dalam Mengeluarkan Wacana Cukai Ban Karet, BBM, dan Deterjen

    DPR Ingatkan Pemerintah Harus Hati-hati Dalam Mengeluarkan Wacana Cukai Ban Karet, BBM, dan Deterjen

    Mediakawasan.id, Jakarta- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang mengkaji tiga jenis barang yang akan dikenakan cukai, diantaranya ban karet, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan detergen. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pihaknya sedang mengkaji tiga jenis barang yang akan dikenakan cukai, diantaranya ban karet, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan detergen dalam konteks untuk pengendalian konsumsi.

    Menanggapi hal ini, anggota Komisi XI DPR RI yang juga Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Anis Byarwati, mengatakan “Cukai ini memang sifatnya selektif dan diskriminatif yang artinya tidak semua barang bisa dikenakan cukai. Sehingga hanya barang yang memenuhi beberapa ciri atau karakteristik tertentu yang dapat dikenakan cukai.”

    “Bisa karena konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya menimbulkan dampak negatif, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan,” katanya.

    “Salah satu yang saya garis bawahi adalah jangan sampai cukai dikenakan karena semata-mata untuk meningkatkan penerimaan negara,” Ia menekankan bahwa memang dampak terhadap lingkungan hidup juga harus dipikirkan, tetapi tentu dengan berbagai pertimbangan analisis dampak, risiko, dan solusi yang tepat. Perlu dicatat bahwa cukai ini bukanlah aspek pokok untuk menggenjot penerimaan negara. “Pemerintah harus ekstra hati-hati dalam mengeluarkan berbagai wacana yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk terkait beberapa barang yang akan dikenakan cukai,” ujarnya. Pasalnya tambah Anis, masyarakat masih resah dengan naiknya berbagai macam kebutuhan bahan pokok, PPN, BBM, isu kenaikan listrik.

    Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan yang dekat dengan kaum ibu ini menyampaikan keresahan kelompok ibu rumah tangga mendengar isu deterjen yang akan menjdi objek cukai. “Bisa dibayangkan sekarang ini ibu-ibu makin panik dengan wacana “deterjen” akan menjadi objek cukai baru. Dan kepanikan mereka sangat wajar karena pasti akan berdampak pada kenaikan harga deterjen yang sudah menjadi bahan kebutuhan pokok rumah tangga,” pungkasnya. (Red/*)

  • HARGANAS ke-29, Benyamin Ajak Masyarakat Ber-KB

    HARGANAS ke-29, Benyamin Ajak Masyarakat Ber-KB

    Mediakawasan.id, PAMULANG – Keluarga, memiliki peran dan andil yang begitu besar terhadap setiap kehidupan manusia. Berawal dari sanalah juga, setiap anak bangsa dapat mewujudkan segala cita-citanya. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-29 yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Jalan Siliwangi No 1 Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (15/6).

    “Peringatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam menyadari pentingnya keluarga kecil dan sejahtera,” ujar Benyamin. Sebab, menurut Benyamin, keberhasilan pembangunan suatu wilayah tidak hanya cukup dicapai melalui pembangunan fisik semata. Namun terdapat juga peran keluarga di dalamnya.

    “Peran institusi sosial seperti keluarga sangatlah penting. Sebab perkembangan setiap manusia dimulai dari keluarga. Lalu dari keluarga lah, karakter serta mentalitas dibentuk, potensi diri dikembangkan. Sehingga jadilah anak Indonesia berdaya saing, berbudi pekerti dan berakhlak santun demi terwujudnya generasi emas tahun 2045. SDM unggul, Indonesia maju,” ungkap Benyamin.

    Dalam memperingati Hari Keluarga Nasional ini, Pemerintah Kota Tangsel mengadakan kegiatan pelayanan KB (Keluarga Besar) serentak sejuta akseptor. “Oleh karena itu, dalam momentum Hari Keluarga Nasional ke-29 tahun 2022 ini dilaksanakan pelayanan KB serentak, serta satu juta akseptor dan semua alat kontrasepsi dalam waktu satu hari,” tuturnya.

    Benyamin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kb yang berkualitas sebagai pasangan usia subur. Melalui kegiatan ini juga diharapkan beberapa target sasaran program kb tahun 2022 dapat tercapai. “Untuk mewujudkan keluarga berkualitas perlu dilaksanakan program KB yang mengatur kehamilan, menjaga kesehatan sehingga menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak,” jelasnya. (Red/rlls)

  • Kerjasama dengan BPJS Naker, Brawijaya Hospital Tangerang Berikan Pelayanan Maksimal pada Pasien Kecelakaan Kerja

    Kerjasama dengan BPJS Naker, Brawijaya Hospital Tangerang Berikan Pelayanan Maksimal pada Pasien Kecelakaan Kerja

    Mediakawasan.id, Tangerang- Upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, Brawijaya Hospital Tangerang bersinergi dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Naker) dalam hal penanganan karyawan yang mengalami kecelakaan kerja. Kerjasama ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Brawijaya Hospital dan BPJS Naker Cabang Cikokol Tangerang, pada hari ini, Rabu 8 Juni 2022 di Resto Michel Garden Alam Sutera Tangerang Selatan. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Brawijaya Tangerang, dr. Akmal Yadi MARS dan Kepala Cabang BPJS Naker Cikokol Tangerang, Ishak, dan disaksikan oleh drg. Hestiningsih MARS, Direktur Brawijaya Hospital Depok, yang juga Business Development Brawijaya Tangerang beserta jajaran managemen BPJS Naker dan Brawijaya Hospital.

    Direktur Brawijaya Tangerang, dr. Akmal Yadi MARS., dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Melalui kerjasama ini kami sosialisasikan peningkatan pelayanan yang telah dilakukan oleh Brawijaya Hospital. Para peserta BPJS Naker yang mengalami kecelakaan kerja baik itu di tempat kerja ataupun di jalan, bisa langsung mendapatkan penanganan di Brawijaya Hospital. Sebelumnya ini adalah RS Permata Ibu, yang juga sudah melayani BPJS Naker, namun per Juni 2022 RS Permata Ibu berganti menjadi Brawijaya Hospital, yang menawarkan pelayanan yang lebih baik, dengan fasilitas lebih lengkap.”

    Tidak hanya itu, guna memberikan pelayanan cepat, Brawijaya Hospital juga tengah menjajaki layanan jemput pasien. “Pasien kecelakaan kerja tentunya membutuhkan pelayanan yang cepat, untuk itu saat ini Brawijaya Hospital sedang menjajaki layanan jemput pasien, karena saat ini kami telah memiliki ambulance yang dilengkapi dengan fasilitas medis yang mumpuni. Agar pertolongan bisa dilakukan dilakukan dengan cepat tanda kendala, makan Brawijaya Hospital akan mengirimkan ambulance beserta dokter ahli, seperti dokter ortopedi, dokter bedah juga dokter spesialis,” papar dr. Akmal.

    Layanan jemput pasien ini tentunya akan menjadi terobosan baru bagi Brawijaya Hospital yang bisa menjadi nilai tambah bagi BPJS Naker dalam melayani peserta BPJS Naker.

    “Selain itu, kami juga berencana untuk menggelontorkan dana CSR Brawijaya Hospital, untuk membantu UMKM yang macet dalam membayar iuran kepesertaan BPJS Naker karyawannya. Kita tahu, akibat pendemi banyak UMKM yang mengalami kemerosotan pendapatan, bahkan tidak sedikit UMKM yang tidak mampu lagi membayar iuran BPJS Naker karyawannya, untuk itu Brawijaya Hospital dan BPJS Naker mencoba mencari solusi, salah satunya adalah dengan memberikan dana CSR tahunan kepada UMKM yang nantinya akan dipergunakan untuk membayar iuran BPJS Naker karyawannya,” ungkap dr. Akmal.

    Menurut dr. Akmal dengan program bantuan CSR tersebut, bisa merecovery UMKM sehingga bisa kembali berproduksi. “Jika tahun tahun sebelumnya dana CSR kami berikan untuk mensuport berbagai kegiatan sosial masyarakat, kali ini kami akan coba alokasikan untuk membantu UMKM tentunya dengan dijembatani oleh BPJS Naker, semoga kerjasama yang saling menguntungkan ini bisa membantu pemulihan ekonomi nasional,” ucap dr. Akmal.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Brawijaya Hospital Depok, yang juga sebagai Business Development Brawijaya Tangerang, drg. Hestiningsih MARS, menyampaikan harapannya. “Ini adalah sebuah langkah positif baik bagi rumah sakit maupun BPJS Naker, kami berharap kerjasama ini bisa terus terjalin, dan saling mendukung untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Hesti. (Red/rlls)

  • PKS Minta Pemerintah Hitung Ulang Anggaran IKN

    PKS Minta Pemerintah Hitung Ulang Anggaran IKN

    Mediakawasan.id, Jakarta- Komisi XI DPR RI mengadakan Rapat kerja dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas pada Senin (13/6/2022). Raker kali ini membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja dan Program (RKP) Kementerian PPN/Bappenas tahun 2023. Dalam rapat ini, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menyampaikan pandangan dan catatannya.

    Pertama, legislator dari Jakarta Timur ini menyoroti tentang ekonomi hijau dengan pembangunan rendah karbon (PRK) dan berketahanan iklim (BI). Dalam paparan yang disampaikannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan bahwa output dari ekonomi hijau ini adalah pertama, pengembangan kebijakan PRK dan PBI untuk masuk dalam penyusunan RPJPN, RPJMN dan RKP. Output kedua, pengembangan sector yang lebih detail: sector energi, limbah, pertanian, kehutanan,6 transportasi, serta kelautan dan pesisir, air, pertanian dan Kesehatan. Anis menanggapi dengan mengatakan bahwa seharusnya, agro maritim menjadi fokus pembangunan berkelanjutan karena sektor ini terus tumbuh bahkan dalam situasi krisis. “Agro6 maritim ini tahan banting dan menjadi leading sektor dalam perekonomian6 nasional,” kata Anis. Sebagian besar provinsi di Indonesia, Gross domestic product (GDP) nya didominasi oleh sector pertanian dan kelautan. Oleh karena itu, Anis menekankan agar Bappenas memiliki grand desain perencanaan nasional terkait dengan pendekatan baru yang dilakukan terhadap sektor agro maritim. Perencanaan tersebut dengan menggunakan transformasi ekonomi digital dan ekonomi hijau yang tentunya membutuhkan pendekatan baru.6

    Wakil ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini secara khusus memberikan apresiasi kepada Bappenas terutama terkait integrated digital office. Anis menilai hal ini merupakan pendekatan yang luar biasa dan respon yang tepat terhadap perkembangan. Namun, Anis menekankan bahwa dampak dari integrated digital office ini harus efisiensi terutama dari sisi biaya. Bappenas perlu membuat perbandingan efisiensi ini antara sebelum dan sesudah penerapan integrated digital office. “Sehingga bisa terukur, sejauh mana signifikansi dalam efisiensi biaya yang digunakan. Apakah berkurang atau malah bertambah,” tegasnya. Hal-hal terkait lain menurut Anis perlu diperhatikan juga. Seperti reformasi birokrasi dan efisiensi tenaga kerja karena penerapan system baru membutuhkan reformasi birokrasi. Agar dapat terlaksana cara kerja baru yang lebih efisien dan berbasis teknologi dengan tetap mempertahankan produktivitas dan meningkatnya kualitas pelayanan kepada publik.

    Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini juga menyoroti masalah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang perkembangan capaian tahun 2022 hanya berupa lahirnya 1 Undang-undang, 1 Peraturan Pemerintah dan 4 Peraturan Presiden.
    “Pemerintah perlu menghitung ulang, menyesuaikan, dan bahkan menunda anggaran untuk IKN. APBN tahun 2023 perlu untuk difokuskan kepada kebutuhan yang penting dan mendesak terkait dengan tantangan global dan pelemahan kondisi ekonomi. Selain itu Anggaran IKN menjadi tidak prioritas karena tidak mendesak dan dapat dilakukan dalam jangka panjang (multiyears),” tutup Anis. (Red/rlls)

  • Pada Kunjungan Dapil, Anis Byarwati Didaulat Menjadi Bunda UMKM Jakarta Timur

    Pada Kunjungan Dapil, Anis Byarwati Didaulat Menjadi Bunda UMKM Jakarta Timur

    Mediakawasan.id, Jakarta- Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Timur, Anis Byarwati, hadir dalam beberapa acara yang diadakan oleh kelompok masyarakat dan struktur PKS di Jakarta Timur. Diantara kegiatan yang dihadiri Anis adalah Lesehan bersama komunitas UMKM Jakarta Timur yang diadakan bekerjasama dengan Bidang Pembinaan Jaringan Konomii (BPJE) PKS Jakarta Timur, silaturahim dengan komunitas penggiat ekonomi professional, Halal bi Halal dan bazaar UMKM DPC PKS Duren Sawit, Halal bi Halal DPC PKS Kramat Jati, dan silaturahim dengan tokoh dan para ketua RT di wilayah Rw.03 kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati. Sabtu, (11/06).

    Pada acara lesehan bersama komunitas UMKM Jakarta Timur yang mengangkat tema utama “UMKM Tumbuh Menjadi Tangguh dan Berdaya”, pembina Dewan UMKM DKI Jakarta ini menyampaikan bahwa peningkatan UMKM mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, “UMKM menjadi salah satu sarana pembinaan masyarakat agar bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Jika ekonomi masyarakat meningkat, pendapatan negara pun meningkat. Maka Indonesia dapat memiliki ekonomi yang kuat”, paparnya.

    Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini berpesan untuk para penggiat UMKM agar selalu memiliki semangat untuk tumbuh dan berkembang serta membuka diri untuk mau terlibat dalam pelatihan dan pembinaan yang diberikan oleh PKS. “Saya yakin bersama PKS, UMKM akan bangkit, tumbuh, dan berdaya. Melalui UMKM, kita bersama-sama akan menguatkan ekonomi masyarakat dan siap memenangkan PKS di tahun 2024”, ujarnya. Anis pun mengapresiasi penyelenggaraan acara ini, yang menjadi sarana para penggiat UMKM untuk terus maju dan berkembang bersama PKS.

    Pada acara yang dihadiri oleh sejumlah pengurus inti DPD PKS Jakarta Timur ini, Anis didaulat menjadi Bunda UMKM Jakarta Timur. Penghargaan diberikan langsung oleh H. Tajuddin selaku ketua BPJE DPD Jakarta Timur beserta para perwakilan ketua-ketua kelompok UMKM yang hadir. “Penghargaan ini didasari atas perhatian, perjuangan dan advokasi yang dilakukan ibu Anis sebagai anggota dewan terhadap kepentingan dan kemajuan para pelaku UMKM di Jakarta Timur,” kata Tajudin dalam sambutan yang disampaikannya. Sejak dilantik menjadi anggota DPR RI, tercatat 1000 lebih unit usaha UMKM mendapatkan bantuan barang produksi dan penunjang usaha atas advokasi yang dilakukan Anis.

    Selain Ketua BPJE PKS Jakarta Timur, H. Tajuddin, turut hadir dalam acara ini, Sekretaris DPD PKS Jakarta Timur, Tedy Ramadanus, , Ketua DPC PKS Pasar Rebo Samsul Bahri, beserta para anggota PKS lainnya. Para peserta yang hadir sangat antusias menyampaikan apresiasi dan harapan kepada Anis agar bisa terus mendampingi UMKM Jakarta Timur untuk lebih maju lagi. Mereka pun menyampaikan berbagai usulan dan masukan untuk berkolaborasi bersama PKS untuk menghadirkan UMKM Jakarta Timur yang tangguh dan berdaya. (Red/rlls)

  • Sempat Tertunda, Pembangunan Gedung Polres Metro Tangerang Kota Akan Dilanjutkan

    Sempat Tertunda, Pembangunan Gedung Polres Metro Tangerang Kota Akan Dilanjutkan

    Mediakawasan.id, Tangerang – Proses pembangunan gedung Polres Metro Tangerang yang berlokasi di Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang akan terlaksana kembali. Sebab, pembangunan gedung Polres Metro Tangerang Kota yang dilaksanakan pada Desember 2019 terhenti karena pandemi Covid-19.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat, 19 Juni 2022.

    Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, untuk pembangunan Gedung Polres Metro Tangerang Kota ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 145 miliar. Dan, sampai saat ini baru Rp 55 miliar yang kucurkan.

    “Pembangunan gedung ini terhenti karena pandemi Covid-19. Dan, untuk melanjutkan kembali pembangunannya, kita sedang melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk jumlahnya,” kata Zain Dwi Nugroho di Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya.

    Zain menambahkan, tambahan bantuan anggaran tersebut kemungkinan dilakukan pada tahun ini dan tahun depan (2023).

    “Dengan bantuan anggaran ini mudah-mudahan pembangunan gedung Polres Metro Tangerang Kota bisa selesai tahun depan,” pungkasnya.

    Diketahui, pembangunan gedung kantor Polres Metro Tangerang Kota berdiri dilahan seluas 16.653 meter persegi.

    “Karena kita tau peran dan kontribusi Polri terhadap kondusifnya harmonisasi serta dinamika di masyarakat, untuk itu kita beri dukungan dengan bantuan dana,” jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, 10 Desember 2019.

    Lewat pembangunan gedung kantor baru yang berkonsep Smart Office, Arief berharap akan ada kenyamanan dan kecanggihan sehingga masyarakat semakin terlayani dengan baik.

    “Tentunya teman-teman Polri yang bertugas disini merasa semakin nyaman sehingga kinerjanya semakin baik dan Kota Tangerang semakin kondusif,” ucap Arief. (Red/*)

  • Mahasiswa STMIK dan STIE Insan Pembangunan Kabupaten Tangerang Ciptakan Alat Penyaring Air Laut jadi Air Siap Minum

    Mahasiswa STMIK dan STIE Insan Pembangunan Kabupaten Tangerang Ciptakan Alat Penyaring Air Laut jadi Air Siap Minum

    Mediakawasan.id, Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengunjungi Kampus STMIK dan STIE Insan Pembangunan. Kedatangannya dalam rangka melihat karya mahasiswa berupa alat penyaring air laut menjadi air siap minum.

    Zaki didampingi Kepala Bappeda Taufik Emil merasa bangga atas penemuan mahasiswa karena alat ini bisa bermanfaat banyak bagi masyarakat khususnya warga pesisir di Kabupaten Tangerang.

    “Hari ini datang ke Kampus Insan Pembangunan untuk mengujicoba mesin penemuan dari anak-anak di Kampus Insan Pembangunan dalam rangka peningkatan kualitas air laut menjadi air minum. Jadi mesin yang cukup sederhana ini tetapi gunanya sangat banyak dan bermanfaat sekali,” terangzaki, Jumat (10/6/2022).

    Menurutnya, teknologi tepat guna seperti itulah yang dibutuhkan saat ini. Untuk itu, dia menekankan kepada para mahasiswa agar jangan hanya lebih inovatif lagi tetapi dapat menciptakan karya teknologi tepat guna yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “Mesin ini nantinya Insya Allah akan ditaruh dan dibuatkan di Desa Ketapang, di sana tentunya akan banyak membantu masyarakat sekitar terkait dengan pengadaan air bersihnya dan produk turunannya juga. Bukan hanya air minum dan air bersih saja tetapi juga bisa untuk membuat es untuk penyegar ikan hasil tangkap nelayan,” ungkap Zaki.

    Dia mengucapkan terima kasih kepada para penemu alat penyaring tersebut dan akan terus mendukung pengembangan serta penyempurnaan temuan hasil teknologi tepat guna tersebut sehingga nantinya bisa dipasang di desa-desa pesisir di Kabupaten Tangerang. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga membuktikan secara langsung hasil temuan mahasiswa Insan Pembangunan.

    “Airnya memang tawar dan rasanya juga segar,” kata Bupati.

    Sementara itu, Andika Ferdinanto sang penggagas alat SWRO atau Sea Water Reverse Osmosis mengatakan alat tersebut digunakan untuk menyaring air laut agar bisa dipakai langsung atau bisa diminum langsung.

    “Pembuatan alat ini memakan waktu kurang lebih 3 bulan dan alat ini juga sudah diikutsertakan dalam lomba teknologi di Kampus Unila Lampung dan berhasil meraih juara 2 nasional,” terang Andika.

    Proses penyulingan air laut tersebut hanya butuh waktu 5 menit untuk 1 liter air laut. Hasil residu dari mesin tersebut hampir tidak ada. Hanya air kotor saja sisa penyaringan dan air tersebut masih bisa dikembalikan ke laut.

    “Harapan kami kedepannya, ingin alat ini bisa dipatenkan dan juga bisa nantinya diproduksi massal atau dikomersialkan karena ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat terutama masyarakat pesisir yang ada di Kabupaten Tangerang,” terangnya. (Red/*)