Tag: #UMN

  • SAHABAT: Perkuat Ilmu Melalui Pelatihan Tanggap Darurat

    SAHABAT: Perkuat Ilmu Melalui Pelatihan Tanggap Darurat

    Mediakawasan.id, Lebak – Keberadaan relawan dalam lingkup penanggulangan bencana di masyarakat merupakan sebuah aspek yang sangat krusial. Sebagai salah satu komponen terdepan dalam proses evakuasi saat bencana terjadi, kompetensi relawan menjadi hal yang sangat penting untuk menunjang tugasnya saat terjadi bencana.

    Menyadari hal tersebut, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) berkolaborasi dengan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III UMN dan Relawan Tanggap Bencana Desa (RTBD) melaksanakan kegiatan SAHABAT pada hari Sabtu (18/11). Kegiatan ini diselenggarakan di Villa Hejo Kiarapayung.

    SAHABAT merupakan akronim dari jargon “Sadar, Hadapi, Tanggap Bencana”. Kegiatan ini merupakan sebuah lokakarya klaster kesehatan yang bertujuan untuk melatih para relawan tanggap bencana dalam memahami dan mengimplementasikan prosedur operasi standar (POS) pada skenario tanggap darurat.

    Lokakarya yang terdiri dari sesi pemaparan ilmu dan praktik pertolongan pertama pada skenario kebencanaan ini dihadiri oleh dr. Rudiansyah dari Puskesmas Panggarangan sebagai narasumber, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Anis Faisal Reza, beserta 11 orang relawan dari GMLS dan sebagai peserta lokakarya.

    “Lokakarya ini merupakan kesempatan yang berharga bagi para relawan, baik dari GMLS dan RTBD, untuk memperluas khazanah ilmu pengetahuan mengenai prosedur tanggap bencana. Ilmu yang disampaikan dalam lokakarya ini merupakan hal yang baik, yang dapat menjadi bekal bagi para relawan dalam menghadapi kondisi bencana yang sebenarnya,” ujar Ketua GMLS Anis Faisal Reza saat membuka lokakarya ini.

    Pada sesi pemaparan ilmu dalam lokakarya ini, para relawan menerima pembekalan mengenai prinsip pertolongan pertama pada korban bencana, cara menghitung denyut nadi, serta prosedur operasi standar yang harus dilakukan untuk menangani berbagai skenario kebencanaan, seperti patah tulang, luka terbuka, gigitan ular dan binatang berbisa, hingga sengatan dari hewan laut.

    Sesudah mendapatkan pemaparan teoretis mengenai prosedur operasi standar tanggap darurat, para relawan juga mendapatkan kesempatan langsung untuk mempraktikkan ilmu yang telah mereka dapatkan melalui studi kasus yang dipandu langsung oleh dr. Rudiansyah. Dalam sesi ini, para relawan mempraktikkan upaya pertolongan pertama pada berbagai skenario, mulai dari patah tulang, luka terbuka, hingga gigitan ular dan hewan berbisa. Tak hanya itu, para relawan juga dibekali dengan pengetahuan mengenai prosedur bantuan hidup dasar (BHD) yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti resusitasi jantung paru-paru (RJP) untuk korban yang mengalami henti napas, dan Heimlich Maneuver untuk korban yang tersedak atau tenggelam.

    Setelah sesi praktik tersebut selesai dilakukan, lokakarya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara relawan dan dr. Rudiansyah. Pada sesi tanya jawab tersebut, dr. Rudiansyah memberikan penekanan mengenai pentingnya buku saku pertolongan pertama sebagai acuan dasar bagi para relawan dalam memberikan pertolongan kepada para korban bencana.

    Lokakarya diakhiri dengan makan siang dan ramah-tamah bersama dr. Rudiansyah, para relawan dari GMLS dan RTBD, serta mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III UMN. (Red/rlls)

  • 17 Tahun Mengabdi pada Pendidikan, UMN Mencapai Akreditasi Institusi Unggul dan Internasional, serta Cetak Lulusan Unggul

    17 Tahun Mengabdi pada Pendidikan, UMN Mencapai Akreditasi Institusi Unggul dan Internasional, serta Cetak Lulusan Unggul

    Mediakawasan.id, TANGERANG – Universitas Multimedia Nusantara menorehkan ragam prestasi sejak didirikan pada 20 November 2006. Mulai dari akreditasi di tingkat nasional dan internasional, hingga mencetak lulusan terbaik di dunia profesional.

    Sebagai institusi yang mengabdi pada kemajuan pendidikan tinggi, UMN pun berupaya menjadi bagian dari World Class University dan meraih reputasi internasional. Komitmen ini sudah dilakukan, misalnya melalui Fakultas Bisnis UMN dengan program studi Manajemen, Akuntansi, Magister Manajemen Teknologi yang telah meraih akreditasi Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) dan menjadi anggota European Foundation for Management Development (EFMD) Global.

    Selain itu, sejumlah prodi di UMN juga berhasil menorehkan akreditasi ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA). Prodi ini terdiri atas Komunikasi Strategis, Manajemen, dan DKV. Pada 2021 lalu, Prodi Teknik Elektro dan Teknik Fisika juga mendapatkan sertifikasi akreditasi dari The Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).

    Tak hanya secara akademis, UMN juga berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana terbaik untuk sivitas akademika. UMN pun meraih peringkat ke-146 dunia dalam UI GreenMetric World University Rankings 2021 sebagai kampus berkelanjutan di dunia. Sebelumnya, UMN telah mempertahankan predikat pertamanya sebagai Kampus Swasta Terhijau se-Jabodetabek. Hasil pemeringkatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi UMN untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

    Melalui ragam prestasi dan penghargaan ini, UMN berhasil meraih akreditasi institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Oktober 2023 lalu. Sebelum meraih akreditasi institusi Unggul, UMN telah menorehkan akreditasi A pada 2016. UMN saat itu menjadi salah satu dari 15 perguruan tinggi swasta yang mendapatkan akreditasi A.

    Rektor UMN Dr. Ninok Leksono, M.A. mengatakan pencapaian ini menjadi bukti bahwa UMN sedari awal sudah berorientasi pada mutu tiga pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tiga aspek itu, terdiri atas pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

    “Akreditasi Unggul dicapai dalam usia UMN yang relatif masih muda, 17 tahun. Segenap sivitas akademika dan keluarga besar UMN tentu sangat bangga dengan buah jerih payah dan kerja keras mengejar mutu yang selama ini diupayakan,” ungkap Ninok.

    Meskipun demikian, Ninok mengatakan upaya UMN untuk terus meningkatkan mutunya tak akan berhenti. Namun, pencapaian ini justru menjadi amanah bagi UMN untuk terus bertumbuh. Ia menyebut UMN akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam skala internasional.

    Menurut Ninok, standar internasional sudah sejalan dengan komitmen UMN untuk menjadi World Class University. Ia pun mengungkapkan UMN saat ini tengah menjajaki untuk masuk dalam QS Stars – sistem rating universitas di dunia untuk mengukur kualitas pendidikan tingginya.

    “Meminjam judul buku bisnis, UMN ingin bertumbuh ‘From Good to Great’. Kami juga ingat peribahasa Prancis yang dulu sering dikutip mendiang Pak Jakob Oetama ‘noblesse oblige’, yang berarti ‘Mereka yang mendapat kehormatan, memikul kewajiban’,” kata Ninok.

    Cetak Lulusan Terbaik

                Banyak pengalaman pertama yang bisa menjadi momen pembelajaran hingga membuka pengalaman baru lainnya. Quincy Meilisa Wongso merupakan salah satu alumni UMN angkatan awal yang “menyicipi” banyak pengalaman pertama selama berkuliah di UMN sejak 2009. Mulai dari menjadi anggota BEM UMN angkatan pertama hingga membuat acara donor darah dari tugas mata kuliah.

    Perempuan yang pernah menempuh studi Ilmu Komunikasi di UMN itu kini bekerja di L’Oréal Indonesia sebagai Senior Brand Communications Manager. Ia pun mengaku banyak mata kuliah yang bisa diimplementasikan dengan baik di dunia kerja berkat para dosen yang juga merupakan praktisi industri.

    “UMN itu kampus yang terbuka dan adaptif pada perubahan. Dosen-dosennya juga berdedikasi untuk terus mengembangkan para mahasiswa,” ungkap Quincy.

    Cerita serupa juga datang dari alumni Prodi FTV (Animasi) UMN 2014, Jeanne Coritama. Ia mengungkapkan pengalaman kerja kelompok, pembangunan karakter, dan kegiatan organisasi di UMN menjadi fondasi kokoh baginya untuk memulai karier secara profesional. Proyek tugas kuliahnya pun berhasil memotivasinya untuk mengejar impian pembuatan film animasi berskala internasional.

    “Momen paling berkesan adalah ketika proyek tugas film animasi pendek tim saya yang berjudul ‘Reform’ terpilih menjadi nominasi film pendek animasi terbaik di Festival Film Indonesia. Film pendek kami juga berhasil masuk dalam berbagai festival film dan ditayangkan di beberapa negara,” kata Jeanne.

    Jeanne kini bekerja sebagai Character Set Up TD di Sony Pictures Imageworks di Vancouver, British Columbia, Kanada. Beberapa proyek film terbarunya, antara lain “Antman and The Wasp: Quantumania” (2023), “Guardians of The Galaxy vol.3” (2023), dan “Spider-Man: Accross the Spiderverse” (2023).

    Memasuki usia UMN ke-17 tahun ini, mereka pun berharap UMN dapat mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tangguh untuk berkarya dan berdampak positif. Pengabdian UMN di dunia pendidikan selama belasan tahun ini juga diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa, baik secara nasional maupun internasional. (Red/rlls)

  • Universitas Multimedia Nusantara Gandeng MRT Jakarta Buka Peluang Bisnis, Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya Manusia

    Universitas Multimedia Nusantara Gandeng MRT Jakarta Buka Peluang Bisnis, Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya Manusia

    Mediakawasan.id, Jakarta – Universitas Multimedia Nusantara resmi menjalin kerjasama dengan PT MRT Jakarta, kerjasama UMN dan MRT ini berfokus pada penjajakan Bisnis, Teknologi, Data dan pengembangan sumber daya manusia. Penandatangan MoU ini dilaksanakan di Gedung Transport Hub MRT Jakarta, pada hari Selasa (28/11/23).

    Penandatangan MoU ini dihadiri oleh Farchad M. Mahfud selaku Direktur Pengembangan Bisnis, Teddy Surianto selaku ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Ir. Andrey Andoko, M.Sc, Christoforus Andrianto selaku Corporate Business UMN dan Hirzi Hasan selaku Business Expansion MRT Jakarta.

    Farchad M. Mahfud selaku direktur pengembangan bisnis MRT Jakarta, turut senang dengan penandatangan MoU ini, Farchad berharap dengan adanya kerjasama ini bisa terus dilanjutkan dalam pemberdayaan baik dari sisi bisnis, teknologi, dan manusia.

    Farchad M. Mahfud, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta (Dok. UMN)

    “UMN merupakan kampus pertama yang berkolaborasi dengan MRT Jakarta, betapa bahagianya kami menjajaki kerjasama ini, ada berbagai hal juga yang ingin kita sampaikan pada kesempatan hari ini, bahwa kita saat ini membangun beberapa portofolio usaha selain portofolio usaha jalur baru, monetisasi aset jalur fase satu kami, pengembangan kawasan area transit yang fokusnya pada properti dan pengelolaan kawasan”, ungkap Farchad.

    Dalam kerjasama ini Farchad mengatakan bahwa MRT membutuhkan kerjasama ini untuk pengembangan industri kreatif yang melekat di dalamnya baik itu untuk seni, musik dan budaya salah satunya pada area transit-oriented development (TOD).

    “Mudah-mudahan kerjasama ini bisa berlanjut dan menjadi kerjasama yang konkrit dan saya akan monitor betul tim saya supaya bisa menjadi kerjasama yang terealisasi kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak” tutup Farchad. Teddy Surianto selaku ketua Yayasan Multimedia Nusantara, dalam sambutannya melihat visi misi dan persoalan yang sama, Teddy juga menyampaikan bahwa Universitas Multimedia Nusantara ingin ikut serta dalam membangun ekonomi nasional yang baik, pengembangan data, serta pengembangan sumber daya manusia.

    Teddy Surianto, Ketua Yayasan Multimedia Nusantara (Dok. UMN)

    “Melihat Visi Misi dan persoalan yang sama, kami ingin membangun ekonomi nasional yang baik, kerjasama ini bukan hanya sekedar MOU, tetapi kita ingin benar-benar mengeksekusi serta ada hasilnya. Kami dari Yayasan Multimedia Nusantara sangat mendukung dan sepakat dengan pengembangan manusia, kami melihat keseriusan institusi dalam menyiapkan kadernya, sehingga kami sangat sepakat persoalan harus kembangkan sumber daya manusia yang berkaitan dengan S2 ini”, ujar Teddy.

    Dalam diskusi lanjutan, Teddy juga menyampaikan bahwa akan mencoba mewujudkan pembangunan institusi pendidikan di area TOD, karena umumnya TOD identik dengan usaha retail, namun jika di area TOD ada keramaian dari institusi pendidikan yang sifatnya mengasah ilmu pengetahuan tentu MRT juga berjasa pada pencerdasan publik.

    Signing MoU antara UMN dan MRT (Dok. UMN)

    Kolaborasi yang akan dilakukan oleh UMN dan MRT Jakarta banyak menghasilkan kolaborasi menarik, program kolaborasi antara lain mencakup pembuatan learning management system (LMS) untuk MRT Jakarta, research oleh UMN Consulting, pembuatan animasi 3D salah satunya untuk maskot MRT Jakarta ‘Marti’, analisis data untuk bisnis dari DQLab, inkubator bisnis dengan Skystar Venture, serta pengembangan sumberdaya manusia dengan program Dua Magister UMN Magister Manajemen Teknologi (MMT) dan Magister Ilmu Komunikasi (MIK), professional training dan sertifikasi dari UMN Professional Learning (UPL), serta event consulting & organizer oleh Multimedia Nusantara Polytechnic.

    Hirzi Hasan selaku perwakilan business expansion MRT Jakarta dalam diskusi menyebutkan bahwa MRT juga berharap kerjasama ini dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan project agar bisa menghasilkan produk yang inovatif dan dapat benar-benar menyelesaikan permasalahan yang ada. Kedepannya pihak MRT Jakarta pada fase-5 ingin membangun rute dari Jakarta – Tangerang Selatan. Hal ini agar mempermudah baik masyarakat maupun mahasiswa pada transportasi mereka.

    “MRT pasti akan sama-sama melihat dari kedua sisi agar sama-sama mendapat benefit. Kita bisa saling memberdayakan manusia dan mengembangkan teknologi, membuat inovasi-inovasi baru dan kreatifitas baru. Sehingga kami berharap kerjasama ini lebih dari yang ada di MOU”, ungkap Hasan.

    Christoforus Andrianto selaku Corporate Business UMN, menambahkan dalam kerjasama antara UMN dan MRT ini yang melingkupi bisnis, teknologi, data, dan pengembangan sumber daya manusia dapat menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi industri external UMN dan MRT. “Harapannya terjadi sinergi kerjasama bisnis untuk saling melengkapi bagi MRT dan UMN atau bahkan bisa menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi industri external kita. Kemudian durasi kerjasama ini berlangsung 2 tahun dan tidak menutup kemungkinan adanya kerjasama lain selain ini” ujar Andrianto.

    Kunjungan ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M (Dok. UMN)

    Selain diskusi dan penandatangan MOU dilakukan juga site-visit. Pihak MRT Jakarta turut mengajak UMN untuk visit dari kantor Transport Hub MRT Jakarta dan juga mengajak menaiki MRT rute Dukuh atas – Blok M, MRT ini tentu lebih efisien karena lebih cepat & aksesnya mudah, serta ikut merasakan bagaimana rasanya menaiki MRT.

    Pada visit ini UMN dan MRT juga mengunjungi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang terletak di Blok M, merupakan salah satu area transit-oriented development (TOD) dari Stasiun Blok M MRT Jakarta. Taman Literasi ini memiliki beberapa fasilitas yang diberikan untuk masyarakat seperti tempat makan, cafe, tempat membaca, dan mereka juga menyediakan tempat untuk pihak eksternal menyelenggarakan konser musik dan event lainnya. (Red/rlls)

  • Ajak Pengojek Menjadi Agen Komunikasi, GMLS Adakan Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi & Tsunami bagi Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang

    Ajak Pengojek Menjadi Agen Komunikasi, GMLS Adakan Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi & Tsunami bagi Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang

    Mediakawasan.id, Lebak – Setiap orang dapat menjadi agen komunikasi di lingkungannya masing-masing. Informasi dan edukasi, terutama mengenai potensi bencana, dapat disalurkan melalui siapapun yang memiliki kepedulian terhadap lingkungannya.

    Menyadari hal tersebut, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) terus berupaya untuk memperluas jaringan agen komunikasi risiko dan potensi bencana, terutama dengan melibatkan elemen masyarakat. Pada hari Sabtu (18/11), GMLS berkolaborasi dengan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami untuk Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang di Villa Hejo Kiarapayung.

    Sosialisasi ini dihadiri oleh 14 orang anggota Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang dan Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Anis Faisal Reza sebagai narasumber.

    Pemaparan materi yang dilakukan dalam sosialisasi ini berfokus pada beberapa hal, seperti penyebab gempa bumi dan tsunami, pengenalan daerah rawan bencana di wilayah Panggarangan, hingga upaya mitigasi gempa bumi dan tsunami di lingkungan sekitar. Pemaparan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang terhadap potensi bencana gempa bumi dan tsunami yang ada wilayah Lebak Selatan, khususnya Panggarangan. Dalam pemaparan ini, ditekankan pula bahwa setiap elemen masyarakat, termasuk Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang, memiliki peran yang penting dalam proses diseminasi informasi mengenai potensi bencana gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat.

    Sesudah pemaparan selesai dilaksanakan, dilakukan sosialisasi penggunaan atribut kepada para pengojek yang hadir. Atribut berupa helm dan jaket yang dilengkapi dengan berbagai pesan mengenai potensi bencana tersebut akan dibagikan kepada para anggota Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang, dan akan berfungsi sebagai media diseminasi informasi mengenai potensi bencana gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat, terutama para pengguna jasa pengojek untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

    Sosialisasi diakhiri dengan sesi ramah-tamah dan makan bersama antara Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang, Anggota GMLS, dan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III UMN. Melalui setiap diskusi dan obrolan yang ada pada sesi ini, GMLS secara perlahan mulai membangun relasi yang berkelanjutan dengan para anggota Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang, di mana Komunitas Pengojek Pangkalan Cimangpang juga diharapkan dapat menjadi mitra sekaligus agen komunikasi kebencanaan yang mampu membantu GMLS dalam menyebarkan pesan dan informasi mengenai potensi bencana serta pengetahuan mitigasi kepada masyarakat di Lebak Selatan. (Red/rlls)

  • Bersama (Berani Selamatkan Sesama): Keselamatan Diri & Sesama, Dimulai dari Diri Sendiri

    Bersama (Berani Selamatkan Sesama): Keselamatan Diri & Sesama, Dimulai dari Diri Sendiri

    Mediakawasan..co.id, Lebak – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) berkolaborasi bersama dengan mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III UMN dan Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan praktik pertolongan pertama untuk anak- anak dari RT 01 Desa Cimangpang. Kegiatan dilaksanakan di Villa Hejo Kiarapayung hari Sabtu (11/11).

    Bersama memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran kepada anak- anak mengenai pertolongan pertama pada diri sendiri dan orang sekitar. Hal tersebut didasari karena anak- anak dari RT01 Desa Cimangpang tidak mempunyai pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama dan tidak diajarkan di dalam proses Pendidikan mereka di sekolah.

    Kegiatan yang diikuti oleh anak- anak berusia 7 – 11 tahun dari RT 01 Desa Cimangpang ini dihadiri oleh Ketua RT 01 Cimangpang Endan Suhendar, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Anis Faisal Reza, dan Dosen Program Studi Strategic Communication UMN Irwan Fakhrudin.

    Rangkaian kegiatan Bersama dimulai dengan sosialisasi Pertolongan Pertama (PP) dan praktik Pertolongan Pertama yang dibawakan oleh Iid Radinul Hakim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Bayah. Pada segmen tersebut, anak- anak diperkenalkan dengan alat Perlindungan Diri (APD), alat Pertolongan Pertama (PP), dan tujuan dari Pertolongan pertama yang meliputi penyelamatan korban, pencegahan cacat, dan pemberian rasa nyaman pada korban. Anak- anak mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik Pertolongan Pertama secara langsung untuk mengetahui urutan dan tata  cara pertolongan pertama kepada orang yang sakit, cedera, dan kecelakaan dengan kebutuhan pertolongan medis dasar.

    “Sosialisasi dan praktik Pertolongan Pertama merupakan hal yang sangat berguna untuk menjadi bekal bagi anak- anak, dengan harapan mereka dapat menyebarluaskan wawasan yang sudah mereka dapatkan pada kegiatan ini.  Sosialisasi dapat terus diadakan dengan topik yang berbeda kepada anak- anak untuk memperluas wawasan mereka supaya dapat berguna di masa mendatang,” ujar Ketua RT 01 Cimangpang Endan Suhendar dalam sambutannya.

    “ Pertolongan Pertama menjadi wawasan dasar yang harus diketahui oleh setiap individu, supaya saat dibutuhkan mereka mampu menjadi pahlawan bagi orang sekitar. Melalui anak- anak, meskipun masih berusia kecil tetapi dapat membawa perubahan besar terutama bagi keluarga mereka. Selain wawasan, mereka juga akan mendapatkan relasi dengan GMLS dan UMN,” ujar Ketua GMLS Anis Faisal Reza dalam sambutannya.

    Kegiatan dikemas dengan pembawaan yang menyenangkan yaitu adanya lomba mewarnai, dengan tujuan supaya materi yang disampaikan dapat diserap lebih mudah oleh anak berusia 7- 11 tahun. Kegiatan dibuat lebih menarik dengan disediakan berbagai hadiah yang menarik. Kegiatan sosialisasi dan praktik Pertolongan pertama yang dilaksanakan oleh Bersama ditutup dengan pembagian souvenir berupa dompet P3K dan Buku Aktivias untuk anak berjudul “BERSAMA : Berani Selamatkan Sesama”. Buku tersebut berisikan banyak aktivitas yang dapat  dilakukan oleh anak- anak berusia sekitar 7 – 11 tahun dengan topik mengenai Pertolongan Pertama.

    Melalui kegiatan Bersama, anak- anak diharapkan dapat lebih memahami mengenai Pertolongan pertama dan dapat menjadi penyelamat baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang sekitar. Terlebih karena daerah Cimangpang berada pada daerah berpotensi gempa dan tsunami, yang dapat menimbulkan resiko terdapat korban luka dan cedera. Adanya sosialisasi dan Pratik mengenai Pertolonagn Pertama dapat membuat anak- anak menjadi penolong pertama. (Red/rlls)

  • UMN Bangun Masa Depan bersama KOICA dan Silla University

    UMN Bangun Masa Depan bersama KOICA dan Silla University

    Mediakawasan.id, Tangerang – UMN melanjutkan kerja sama mereka dengan KOICA, (20/09) UMN menyambut hangat kedatangan tamu kementerian korea. UMN dan KOICA melanjutkan batch 5 dan program yang akan mendatang nantinya. 

    UMN menyambut kedatangan tamu KOICA untuk program kerja sama UMN dengan KOICA pada (20/09). Dihadiri oleh Wakil Menteri International Development Korea serta jajaran dari Perdana Menteri Korea Selatan dan juga Country Director KOICA. Dr. Ninok Leksono, M.A. selaku rektor Universitas Multimedia Nusantara juga hadir menyambut tamu KOICA dengan hangat dan senang atas kedatangan serta kerja sama antar UMN dan KOICA.

    Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau program pengembangan sumber daya manusia pada bidang SMART FACTORY dan CLOUD-BIG DATA yang telah dijalankan oleh UMN dengan bantuan dari Pemerintah Korea (KOICA).

    Ninok Leksono dengan senang dan menyambut hangat kedatangan tamu dari jajaran Pemerintah Korea dan Country Director KOICA. Ninok juga menyebutkan bagaimana program ini sangat baik untuk menambah wawasan peserta.

    “Semua equipment, alat, dan fasilitas telah digunakan secara efektif oleh siswa. Saya berharap kolaborasi ini bisa secara terus, dan meeting pada hari ini bisa menambah pengetahuan”, ucap Ninok dalam pembukaan acara.

    Selain itu Andrey Andoko selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Multimedia Nusantara menyebutkan bahwa program ini memang ditujukan untuk Warga Negara Indonesia, baik yang sedang studi ataupun lulus studi. “Program ini ditujukan untuk masyarakat Indonesia agar lebih mahir dalam bidang teknologi, sehingga program ini memang diajar oleh dosen yang berpengalaman lama di bidangnya dan peserta akan disalurkan pada perusahaan-perusahaan korea”. Tutur Andrey dalam kegiatan meeting.

    Hahn Gyeong-Phil selaku Perwakilan dari Wakil Kementerian Kerjasama Pembangunan Internasional (Dok. UMN)

    Perwakilan dari Wakil Kementerian Kerjasama Pembangunan Internasional HAHN, Gyeong-Phil juga senang dengan sambutan yang hangat, Ia senang bisa datang ke UMN, selain itu mahasiswa dari UMN juga ramah menyambutnya. Ia juga senang dengan kerjasama yang dilakukan dengan UMN ini

    “Dengan adanya kerja sama antar KOICA, Silla University, dan UMN sudah menjadikan infrastruktur untuk edukasi, dan UMN sendiri turut bantu untuk membesarkan dan memperluas program”, Ucap Hahn Gyeong-Phil.

    Pada pertemuan ini juga ada diskusi mengenai program mereka batch 5 dengan visi dan tujuan yang berbeda dari program sebelumnya. Tidak hanya itu mereka juga berdiskusi mengenai program-program yang akan mendatang. Dalam diskusi ini membahas mengenai kesempatan-kesempatan yang bisa membantu mahasiswa di masa depan.

    “Mengenai internship di perusahaan korea dan research community oleh dosen bisa menjadi pertimbangan dan diskusi dari kedua belah pihak”, ucap Kim Jeong-Min selaku Manajer Kantor Koordinasi Kebijakan Pemerintah Korea.

    Selain itu dalam disuksui ini pihak UMN juga memiliki rencana dan strategi untuk memperluas untuk membantu mahasiswa ke jenjang masa depan di berbagai daerah.

    Pada wawancara dengan Andrey Handoko selaku Wakil Rektorat menyampaikan harapannya akan ada program-program lain. Tentunya pada batch 5 akan ada tujuan dan visi yang berbeda dari program ini. “Tujuan dan goals dari program ini tentu nya tetap sama, namun yang menjadi kebutuhan tetap disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh industri saat ini. Seperti pada perusahaan Hyundai Indonesia yang saat ini membutuhkan pengetahuan mengenai baterai mobil listrik”, ujar Andrey dallam wawancara.

    Dr. Ninok Leksono, M.A. bersama Hahn Gyeong-Phil (Dok.Umn)

    Program kerjasama antara UMN, Silla University dan KOICA diharapkan dapat memberikan skill dan kompetensi untuk generasi muda, dan menjadi bekal untuk masyarakat karena hal tersebut dibutuhkan melihat perkembangan revolusi industri 5.0 saat ini. Pada pertemuan ini juga UMN menyerahkan plakat untuk kementerian korea dan juga koica, sebagai bentuk kerja sama UMN dan KOICA agar terus berjalan. (Red/rlls)

  • Universitas Multimedia Nusantara, Ajak Mahasiswa Baru Unggul Bersama Artificial Intelligence

    Universitas Multimedia Nusantara, Ajak Mahasiswa Baru Unggul Bersama Artificial Intelligence

    Mediakawasan.id, Tangerang — Universitas Multimedia Nusantara mengadakan Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru dan Kuliah Perdana untuk menyambut Mahasiswa Baru UMN 2023 pada Jumat (25/08). Kuliah ini mengajak Mahasiswa Baru 2023 untuk lebih mengenali dunia Artificial Intelligence (AI) terutama kaitannya dengan masa depan dunia kerja di era gempuran AI.

    Sidang terbuka senat dan kuliah perdana merupakan salah satu rangkaian puncak acara dari Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UMN, yang diadakan setiap tahunnya sebagai bentuk penerimaan mahasiswa baru Universitas Multimedia Nusantara. Pada tahun akademik 2023/2024 ini kuliah perdana diadakan pada Jumat, 25 Agustus pada 2023 di Universitas Multimedia Nusantara, dan tayangannya juga disiarkan melalui YouTube. AI merupakan kemampuan komputer atau robot yang dikendalikan oleh komputer untuk melakukan tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia dengan kecerdasannya.

    Kuliah perdana tahun ini membawa tema “Unggul Bersama Artificial Intelligence (AI).” Di perkuliahan ini diulas penjelasan AI, prediksi perkembangan AI selama mahasiswa kuliah hingga mereka lulus, tantangan yang dihadapi dengan perkembangan AI ini, peluang yang akan ada seiring perkembangan AI, hingga kiat-kiat memanfaatkan AI selama perkuliahan.

    Sidang senat ini mengajak mahasiswa untuk mengetahui lebih dalam tentang AI. Sehingga mahasiswa akan lebih mengetahui perkembangan teknologi saat ini dan tidak asing dengan dunia AI untuk mempermudah pekerjaan. Salah satu teknologi di revolusi industri 4.0 yang banyak diperbincangkan saat ini adalah AI, kecerdasan buatan menggunakan teknologi di bidang ilmu komputer.

    Tahun ajaran kali ini UMN menerima 2.752 mahasiswa baru, yang dihadiri juga perwakilan mahasiswa UTS Global Ambassador Scholarship, mahasiswa penerima beasiswa Afirmasi, mahasiswa beasiswa KIP.

    Sidang senat dihadiri oleh Rektor UMN Dr. Ninok Leksono yang menyambut Mahasiswa Baru UMN 2023 dengan hangat. Ia juga menyampaikan pesan pada Mahasiswa baru 2023 untuk meningkatkan soft skill dan persahabatan.

    Ninok mengutip peribahasa Prancis yang terjemahannya ‘Mereka yang mendapat kehormatan, memikul tanggung jawab,’ Ia menyebut, “Mahasiswa supaya merenungkan lagi tujuannya belajar.” Menurutnya, kelulusan bukanlah sekadar mengejar ijazah, tapi juga kualitas hidup dengan keahlian-keahlian lain.

    Kuliah perdana tahun ini menghadirkan Citra Giofany, S.E., M.B.A. sebagai keynote speaker, yang juga alumni Prodi Management UMN 2013, yang saat ini juga merupakan Global Account Director Strategic Conglomerate di SAP Indonesia. Saat membuka pidatonya, ia menuturkan ucapan terima kasih dan syukurnya telah menyelesaikan studi di UMN. Ia memotivasi mahasiswa baru bahwa pilihan kuliah di UMN itu tepat karena melek teknologi. “Skill apa yang harus saya bangun sekarang, sehingga ketika lulus nanti, saya punya skill apa?” kata Citra. Baginya, kita harus mimpi setinggi-tingginya, bahkan sampai ke bulan, sejelek-jeleknya kita jatuh di antara bintang-bintang.

    Citra memaparkan kelebihan-kelebihan AI dan menekankan tak perlu ada kekhawatiran manusia akan digantikan oleh AI. Baginya, AI adalah asisten atau co-pilot dan kita (manusia) adalah pilotnya. AI mengerjakan tugas-tugas yang repetitif, sehingga manusia bisa fokus ke tugas yang lain.

    Citra juga mencontohkan kerja jurnalis menggunakan AI. Jurnalis bisa capture peristiwa lalu AI generate draft awal. Dengan praktik itu, jurnalis punya output lebih banyak dan membuat konten lebih mudah. Meski jurnalis perlu mengecek lagi tulisannya apakah sudah bebas bias dan seterusnya.

    “Dengan adanya AI bisa mengurangi repetitif task supaya lebih fokus. Namun jangan takut di replace oleh AI, karena AI tidak mungkin menyamai kecerdasan manusia. Untuk berkompetisi dengan AI, kita harus embrace perkembangan AI supaya bisa menciptakan kesempatan inovasi yang lebih banyak lagi. Focus to what really matter, only think about the essence” ujar Citra.

    Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2023/2024 akan dimulai di Senin, 28 Agustus 2023. Sebelum memulai perkuliahan, di acara Kuliah Perdana ini para mahasiswa baru mengucapkan janji mahasiswa dengan lantang dan penuh rasa bangga. (Red/rlls)