Tag: Siloam Hospitals Medan

  • Usia Delapan Tahun, Siloam Hospitals Medan Galang Kebahagiaan Bersama Panti Jompo Taba

    Usia Delapan Tahun, Siloam Hospitals Medan Galang Kebahagiaan Bersama Panti Jompo Taba

    Mediakawasan.id, Sumatera Utara- Direksi dan manajemen Siloam Hospitals Dhirga Surya (Rumah Sakit Siloam Medan) mengadakan bakti sosial dan layananan kesehatan di Panti Jompo Taba (Bodhi Asri) di wilayah Binjai, Deli Serdang (Rabu, 18/01/2023).

    Bakti sosial dan layanan kesehatan dilakukan seiring perayaan hari ulang tahun ke delapan RS Siloam Medan yang bertajuk : ‘Infinity and Beyond’ atau yang berarti ‘Menjangkau Seluruh Kalangan Tanpa Batas’.

    Pada kesempatan tersebut, Direktur Siloam Hospitals Dhirga Surya, dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS., mengatakan bahwa rasa syukur dan kebahagiaan yang dirasakan pihak Siloam Hospitals Dhirga Surya sepatutnya juga dibagikan bersama masyarakat.

    “Hal ini adalah komitmen kami untuk berbagi kebahagiaan bersama saudara saudara kami di panti jompo Taba Binjai, termasuk memberikan pelayanan kesehatan yang melebihi ekspektasi dan pelayanan yang bermutu secara berkesinambungan,” ungkap dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS., dalam sambutannya.

    Selain kegiatan layanan medical check up pada panti tersebut, tim manajemen RS Siloam Medan turut menyampaikan bantuan sosial pemberian sembako dan kebutuhan warga panti serta pemberian ‘ang pau’ dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek pada 22 Januari 2023 mendatang.

    Bakti sosial pada panti jompo Bodhi Asri tersebut diikuti oleh 77 penghuni panti yang terdiri dari 46 wanita dan 31 pria dengan kisaran usia dari 65 hingga 101 tahun.

    Program Layanan Tahun 2023
    Guna mengisi kegiatan pelayanan kesehatan secara optimal dan berkelanjutan, beberapa program kerja dilakukan Manajemen Siloam Hospitals Dhirga Surya, yaitu Grand Opening Siloam Eye Excellence dengan menempati lokasi yang baru dan meningkatkan rasa nyaman bagi pengunjung pun peningkatan kualitas layanan Orthopedi serta pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

    “Tiga hal tersebut yang dioptimalkan Siloam Hospitals Medan sejak awal tahun 2023. guna melayani kebutuhan warga di kota Medan untuk hal pelayanan kesehatan organ mata, kesehatan ibu dan anak serta Orthopedi yaitu tentang penanganan cedera akut, kronis, dan trauma serta gangguan lain sistem muskuloskeleta”, tutur Direktur Siloam Hospitals Dhirga Surya, dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS.

    Maria Christina turut mengingatkan agar warga di kota Medan khususnya, menjaga pola kesehatan dan gaya hidup agar terhindar dari penyakit Diabetes, Stroke dan penyakit metabolic lainnya yang saat ini terus berkembang di wilayah Medan dan sekitarnya.

    “Karenanya, selain penanganan penyakit metabolic tersebut, kami turut konsisten mengedukasi warga melalui kampanye diberbagai platform media sosial Siloam Medan agar pola hidup sehat tetap dijaga masyarakat”, pungkas dokter Maria Christina. (red/*)


  • Kematian dan Cacat Akibat Stroke dapat Dihindari,  Dokter Spesialis Siloam Hospitals Medan Ingatkan Dua Langkah Penting

    Kematian dan Cacat Akibat Stroke dapat Dihindari, Dokter Spesialis Siloam Hospitals Medan Ingatkan Dua Langkah Penting

    Mediakawasan.id, Sumatera Utara – Selain penyakit jantung dan diabetes, stroke termasuk penyakit yang paling sering menyerang masyarakat Indonesia. Hanya saja, cacat fisik permanen dari serangan penyakit stroke dapat dihindarkan jika masyarakat mau peduli untuk mengetahuinya.

    Guna memberi edukasi penanganan penyakit stroke, Siloam Hospitals Dhirga Surya bekerjasama dengan Yayasan Hope mengadakan edukasi bincang sehat bertajuk ‘Penanganan pada Stroke’, sebagai narasumber adalah dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital DhirgaSurya Medan.

    Pada sesi pembuka edukasi bincang sehat, dr Maria Christina, Direktur Siloam Hospital Dhirga Surya Medan menyatakan bahwa komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat. “Selain penanganan yang tepat, lebih peka dengan mengetahui tanda awal datangnya stroke, merupakan langkah pencegahan,” tutur dr Maria Christina, pada sesi pembuka edukasi tersebut, Jumat (01/04/2022) di kota Medan.

    Golden Hour dan Deteksi Dini

    Tapi tak banyak yang tahu soal golden hour pada penanganan stroke agar penderita bisa terhindar dari komplikasi dan dampak yang fatal karenanya komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat.

    Menurut dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital Dhirga Surya Medan, waktu 4,5 jam merupakan golden hour untuk mengurangi risiko kematian atau cacat permanen saat serangan stroke terjadi.

    dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital Dhirga Surya Medan Sumatera Utara.

    “Ketika serangan stroke, orang yang mendapat serangan stroke membutuhkan oksigen dan nutrisi. Hal ini untuk mengatasi jaringan yang rusak. Jika terlambat 1 detik saja, itu bisa berakibat fatal. Karenanya telah disebutkan, penanganan yang cepat dan mengetahui gejala datangnya stroke merupakan hal utama agar pasien terhindar dari kematian maupun kecacatan fisik akibat stroke,” tutur Hendy M Samin.

    Dokter spesialis saraf, Hendy M Samin pun menyatakan bahwa stroke dapat dihindari terkait dengan 10 faktor resiko yang dapat dicegah, yaitu : Rutin kontrol tekanan darah, Olahraga, asupan makanan bergizi dan cukup nutrisi, Kendalikan kadar kolesterol, tidak merokok dan konsumsi alkohol.dan lainnya.

    Umum Seputar Stroke

    Penyakit Stroke adalah gangguan pembuluh darah di organ otak, gangguan saraf mendadak yang menimbulkan Kerusakan jaringan otak. Dan akibat rusaknya jaringan di otak ini, ada yang revesibel serta irreversibel. Dengan dua kondisi penyebab utama yaitu : Tersumbatnya aliran darah ke otak dan Pecahnya pembuluh darah otak. Dan Stroke dapat diklasifikasikan menjadi, ‘Stroke Iskemik’ (infark/penyumbatan) dan ‘Stroke Hemoragik (pendarahan).

    Stroke sumbatan ( Iskemik) disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otak (Trombotik dan Emboli) dan Stroke pendarahan yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah kapiler di otak ( Hipertensi dan Kelainan pembuluh darah). (Red/rlls)

  • RS Siloam Dhirga Surya Medan Edukasi Infeksi Paru Pada Anak dengan Vaksin Pneumonia

    RS Siloam Dhirga Surya Medan Edukasi Infeksi Paru Pada Anak dengan Vaksin Pneumonia

    Mediakawasan.id, Sumatera Utara – Penyakit Pneumonia atau Infeksi paru yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan atau nanah. Infeksi ini dapat mengancam nyawa siapa pun, terutama pada bayi, anak-anak, dan lansia di atas 65 tahun.

    Dokter Spesialis Anak Konsultan, dr. Olga Rasiyanti, M. Ked(Ped), Sp. A(K)., dari RS Siloam Dhirga Surya Medan menjelaskan, Pneumonia pada anak merupakan kondisi yang perlu diwaspadai dengan mengetahui penyebab, gejala, faktor resiko dan cara penanggulangannya.

    “Penyebab pneumonia cukup beragam, mulai dari infeksi bakteri, virus, hingga jamur. Beberapa jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan pneumonia pada anak adalah virus influenza, virus Corona, serta beberapa jenis bakteri, ” tutur dr. Olga Rasiyanti melalui edukasi bincang sehat pada platform Zoom yang diselenggarakan Manajemen RS Siloam Dhirga Surya Medan, Jumat (18/02/2022).

    Melanjutkan edukasinya, dr. Olga Rasiyanti menjelaskan pada anak umumnya lebih berisiko terkena pneumonia disebabkan sejumlah faktor, yaitu: tidak mendapatkan air susu ibu (ASI), Malnutrisi atau kurang gizi Infeksi tertentu, seperti HIV dan campak imunisasi kurang lengkap atau tidak memperoleh vaksin pneumonia dan termasuk faktor terlahir prematur.

    “Intens terpapar debu atau asap rokok termasuk faktor resiko yang patut diwaspadai orang tua. Hal ini disebabkan pemukiman yang padat dan rentan polusi udara,” pungkas dr. Olga Rasiyanti mengingatkan.

    Pencegahan infeksi paru atau Pneumonia

    Pencegahan Infeksi Paru Pada Anak dan Persiapan Hari Tua Yang Aman dan Bahagia dengan Vaksin Pneumonia yang menjadi pokok bahasan utama pada webinar kesehatan yang dihelat RS Siloam Dhirga Surya Medan ini diikuti lebih dari 80 viewer dari berbagai kalangan.

    Turut mengingatkan pada edukasi tersebut, dr. Ryki M Sihombing, Sp.PD., akan pentingnya pencegahan Infeksi Paru (Pneumonia) pada usia tua/lansia melalui pemberian vaksin.

    Pada kesempatan ini, dr.Ryki M. Sihombing kembali mengingatkan akan faktor individu, lingkungan serta gaya hidup yang meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit pneumokokus yang disebabkan oleh bakteri ‘Streptococcus pneumoniae’.

    Penyakit ini dibagi dua jenis yaitu non-invasif (otitis media, sinusitis, Pneumonia) dan invasif, dan perlu diingat kondisi non invasif tadi dapat berubah menjadi invasif (bakteremia/sepsis, meningitis). Penyakit pneumokokus ini sendiri dapat berakibat seperti : gagal napas, sepsis, abses paru paru dan bahkan mengakibatkan perburukan kondisi medis pada penderita penyakit bawaan (asma, PPOK, Hipertensi, penyakit Jantung dan Diabetes).

    Penurunan sistem imun pada usia tua/lansia dan adanya penyakit penyerta menyebabkan orang lanjut usia lebih beresiko menderita penyakit pneumokokus seperti pneumonia. Berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Vaksinasi Pneumokokus PCV dapat diberikan untuk melindungi dewasa diatas 50 tahun,” tutur dr.Ryki, saat menjawab pertanyaan viewer pada sesi edukasinya.

    Penyakit pneumokokus merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan vaksin dapat diberikan bersamaan dengan vaksin influenza yang akan menstimulasi sistem imun dan akan menghasilkan antibodi.

    Sebagai kesimpulan, “Adapun kuman pneumokokus dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia, sehingga perlu dikenali faktor-faktor resiko apa saja bisa terkena penyakit ini, dan untuk mencegah penyakit pneumokokus ini maka imunisasi pneumokokus sangat direkomendasikan untuk diberikan pada individu dewasa diatas 50 tahun,” pungkas dr. Ryki M. Sihombing, Sp. PD., Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan. (Red/rlls)