Tag: Siloam Hospitals Lippo Village

  • Jangan Sepelekan Nyeri Sendi di Usia Muda, Bisa Jadi Tanda Rheumatoid Arthritis

    Jangan Sepelekan Nyeri Sendi di Usia Muda, Bisa Jadi Tanda Rheumatoid Arthritis

    Mediakawasan.id, Tangerang – Nyeri sendi sering dianggap sebagai keluhan ringan akibat kelelahan, aktivitas berlebih, atau cedera. Padahal, nyeri sendi yang berlangsung lama, berulang, atau disertai bengkak dan kekakuan, terutama pada pagi hari, dapat menjadi tanda adanya penyakit reumatik yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

    Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Rheumatoid Arthritis (RA), penyakit reumatik autoimun kronis yang dapat menyebabkan peradangan pada sendi. Kondisi ini dapat berkembang secara perlahan dan pada tahap awal sering kali diabaikan karena gejalanya terlihat sederhana.

    Menurut dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, tidak semua nyeri sendi disebabkan oleh kondisi yang sama. Penyakit reumatik sendiri mencakup lebih dari 80 jenis penyakit, mulai dari gangguan jaringan lunak, penyakit non-autoimun seperti gout dan osteoarthritis, hingga penyakit autoimun seperti Rheumatoid Arthritis, lupus, dan penyakit reumatik lainnya.

    “Nyeri sendi yang berkepanjangan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keluhan biasa. Kita perlu mengetahui penyebabnya karena setiap penyakit memiliki penanganan yang  berbeda.  Pada  Rheumatoid  Arthritis,  peradangan  yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan sendi dan pada akhirnya mengganggu fungsi serta kualitas hidup,” jelas dr. Sandra.

    Kenali Pola Nyeri yang Perlu Diwaspadai

    Salah satu ciri yang dapat mengarah pada Rheumatoid Arthritis adalah nyeri dan kekakuan yang terutama dirasakan pada tangan. Kekakuan biasanya lebih terasa pada pagi hari dan dapat membaik setelah tubuh mulai bergerak atau beraktivitas. Sendi yang paling sering terkena adalah jari dan pergelangan tangan, dengan pola yang dapat terjadi secara simetris pada sisi kanan dan kiri.

    Pada tahap awal, keluhan dapat terasa sederhana. Pasien mungkin merasa sulit bergerak ketika bangun tidur, membutuhkan waktu sebelum dapat beraktivitas seperti biasa, atau merasakan jari tangan lebih bengkak dan cincin menjadi lebih ketat pada pagi hari. Karena keluhan dapat membaik setelah mandi atau mulai beraktivitas, kondisi ini sering kali dianggap sebagai bagian dari kelelahan sehari-hari.

    “Pasien sering datang setelah cukup lama mengalami keluhan karena merasa nyerinya masih bisa ditahan. Padahal, jika nyeri dan kaku terus berulang, terutama disertai pembengkakan pada beberapa sendi, kita perlu mencari tahu penyebabnya,” ujar dr. Sandra.

    Jika peradangan terus berlangsung, RA dapat berkembang dan mengenai lebih banyak sendi, termasuk lutut, bahu, siku, dan pergelangan kaki. Pada kondisi yang terlambat ditangani, kerusakan sendi dapat menyebabkan perubahan bentuk dan kecacatan permanen.

    Jangan Hanya Mengandalkan Obat Penghilang Nyeri

    Sakit sendi yang berulang membuat sebagian orang memilih mengonsumsi obat penghilang nyeri atau obat tradisional agar keluhan cepat mereda. Menurut dr. Sandra, obat penghilang nyeri dapat membantu mengurangi gejala untuk sementara, tetapi tidak menjawab penyebab utama dari keluhan tersebut.

    “Kalau nyeri sendi hanya sesekali, obat penghilang nyeri mungkin dapat digunakan satu atau dua kali. Namun, jika nyeri terus berulang, jangan bergantung pada obat penghilang nyeri saja. Kita perlu mencari tahu diagnosisnya agar mendapatkan terapi yang sesuai,” jelas dr. Sandra.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap obat alami atau tradisional yang tidak memiliki bukti keamanan dan efektivitas yang jelas. Beberapa produk dapat mengandung obat seperti kortikosteroid atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang tidak disebutkan secara jelas pada kemasan dan dapat menimbulkan efek samping bila digunakan tanpa pengawasan medis.

    Diagnosis Tidak Cukup dari Satu Pemeriksaan

    Rheumatoid Arthritis tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan satu gejala atau satu hasil pemeriksaan laboratorium. Dokter akan menilai riwayat keluhan, melakukan pemeriksaan fisik, serta mempertimbangkan pemeriksaan penunjang yang sesuai.

    Pemeriksaan dapat mencakup penilaian tanda peradangan pada sendi, pemeriksaan darah seperti Rheumatoid Factor (RF) dan Anti-Citrullinated Protein Antibody (ACPA), termasuk anti-CCP, serta pemeriksaan pencitraan bila diperlukan.

    “Rheumatoid Factor yang negatif tidak otomatis berarti seseorang tidak mengalami Rheumatoid Arthritis. Ada kondisi yang disebut Rheumatoid Arthritis seronegative. Karena itu, diagnosis tetap harus berdasarkan kombinasi gejala klinis, pemeriksaan dokter, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan,” kata dr. Sandra.

    Untuk pasien yang mengalami nyeri sendi dengan kecurigaan penyakit reumatik autoimun, pemeriksaan oleh dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi atau Rheumatologist dapat membantu menentukan penyebab dan langkah penanganan yang tepat.

    Deteksi Dini Membantu Mencegah Kerusakan Sendi

    Diagnosis dan terapi sejak dini menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rheumatoid Arthritis. Semakin cepat penyakit dikenali, semakin cepat pula dokter dapat menentukan strategi pengobatan untuk mengendalikan penyakit, mempertahankan fungsi sendi, dan membantu mencegah kerusakan sendi permanen.

    Setelah diagnosis RA ditegakkan, Rheumatologist dapat menentukan terapi sesuai kondisi pasien. Pengobatan bertujuan untuk mengendalikan penyakit, mencegah kecacatan sendi permanen, dan meningkatkan kualitas hidup. Selain terapi medis, pengelolaan RA juga dapat mencakup edukasi, menjaga berat badan, pengaturan pola makan, istirahat yang cukup, pengelolaan stres, serta olahraga teratur sesuai kondisi pasien.

    “Tujuan pengobatan Rheumatoid Arthritis bukan sekadar menghilangkan rasa nyeri. Kita perlu mengendalikan penyakit dan mencegah kerusakan sendi agar pasien tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik,” tutur dr. Sandra.

    Masyarakat disarankan berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami nyeri sendi yang menetap atau berulang, terutama jika disertai pembengkakan, kekakuan pada pagi hari, keterbatasan gerak, atau keluhan pada beberapa sendi secara bersamaan. Keluhan yang berat, kemerahan dan pembengkakan pada sendi, demam, atau riwayat trauma juga menjadi alasan untuk segera mendapatkan pemeriksaan medis.

    “Jangan menunggu sampai bentuk sendi berubah atau aktivitas sehari-hari terganggu. Cari tahu penyebab nyeri sendi sejak awal. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan sendi dan menjaga kualitas hidup,” tutup dr. Sandra. (Red/*)

  • Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

    Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

    Mediakawasan.id, Tangerang – Penyakit aorta merupakan salah satu kondisi kardiovaskular paling berbahaya yang membutuhkan diagnosis dan penanganan cepat. Keterlambatan penanganan dalam hitungan jam dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan, terutama pada kasus acute aortic dissection. Melihat tantangan tersebut, Siloam Hospitals Lippo Village terus memperkuat kapabilitas layanan penanganan aorta kompleks melalui pendekatan multidisiplin dan teknologi bedah modern.

    Dalam media gathering bertajuk “Kecepatan Menyelamatkan Nyawa: Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern”, dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp.BTKV(K), FIHA, FICA, Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak & Vaskular Siloam Hospitals Lippo Village menjelaskan bahwa penyakit aorta sering kali datang sebagai kondisi gawat darurat dengan risiko fatal yang sangat tinggi apabila tidak segera ditangani.

    Aortic dissection merupakan kondisi ketika lapisan dinding aorta robek dan darah masuk ke lapisan pembuluh darah. Pada fase akut, risiko kematian dapat meningkat sekitar 1–2% setiap jam dalam 24–48 jam pertama apabila tidak mendapatkan penanganan,” jelas dr. Dicky.

    Aorta sendiri merupakan pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Gangguan pada aorta seperti aneurisma aorta maupun diseksi aorta dapat berkembang tanpa gejala yang jelas hingga akhirnya menimbulkan kondisi yang mengancam jiwa. Secara global, insidensi acute aortic syndromes mencapai sekitar 4,8 per 100.000 orang per tahun, sementara beban penyakit aneurisma aorta di Indonesia juga terus meningkat.

    Di Indonesia, dari lebih dari 2.500 rumah sakit, hanya sekitar 120–150 rumah sakit yang memiliki layanan bedah jantung. Namun, untuk penanganan aorta kompleks, hanya sedikit rumah sakit yang memiliki kemampuan komprehensif dan pengalaman menangani kasus dengan tingkat kesulitan tinggi. Siloam Hospitals Lippo Village menjadi salah satu rumah sakit yang mampu menangani kasus aorta kompleks, termasuk kondisi kritis yang membutuhkan tindakan cepat, teknologi modern, dan kolaborasi multidisiplin.

    dr. Dicky menekankan bahwa keberhasilan penanganan kasus aorta tidak hanya ditentukan oleh satu dokter atau satu prosedur, melainkan oleh kesiapan sistem pelayanan secara menyeluruh. Penanganan optimal membutuhkan koordinasi cepat antara Unit Gawat Darurat, radiologi, dokter bedah, anestesi, ICU, tim kardiologi hingga rehabilitasi dalam satu protokol yang terintegrasi. Memasuki lebih dari 30 tahun pelayanan kesehatan di Indonesia, Siloam Hospitals Lippo Village terus memperkuat kapabilitas layanan kardiovaskular kompleks dengan pengalaman menangani lebih dari 40.000+ kasus kompleks secara multidisiplin.

    Siloam Hospitals Lippo Village saat ini menjadi salah satu rumah sakit di Indonesia yang mengimplementasikan teknik Frozen Elephant Trunk (FET), sebuah teknik bedah modern untuk menangani kasus aorta kompleks yang melibatkan area dada hingga perut. Teknik ini menjadi salah satu standar emas terbaru dalam penanganan bedah aorta modern.

    Selain teknik bedah terbuka dan FET, Siloam Hospitals Lippo Village juga didukung oleh layanan Endovascular Aortic Repair (EVAR/TEVAR), ICU kardiovaskular khusus pascaoperasi, CT Scan kardiovaskular 24 jam, serta tim multidisiplin terintegrasi yang terdiri dari spesialis bedah, kardiologi, anestesi, radiologi, dan intensive care.

    Melalui penguatan layanan Aortic & Advanced Cardiovascular Center, Siloam Hospitals Lippo Village berharap dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan penanganan aorta kompleks berstandar tinggi di Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada penyakit kardiovaskular yang mengancam jiwa. (Red/*)

  • Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

    Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

    Mediakawasan.id, Jakarta – Inovasi terbaru di bidang kesehatan pendengaran, Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea selama bertahun-tahun ke depan.

    Karena implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masa depan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan.

    Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini merupakan implan koklea pertama yang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implan itu sendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu.

    Ashish Joshi — Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan: “Nexa System merupakan implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yang menghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebih canggih dan berkelanjutan.”

    Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia.

    Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran.

    Adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi juga akses terhadap inovasi di masa depan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia.

    Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa System ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti.

    Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village.

    dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan: “Nucleus Nexa System merupakan inovasi terbaru implan koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implan yang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76%, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna.”

    Sementara itu, perwakilan dari Siloam Hospitals Lippo Village, Alexander Mutak menjelaskan: “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif.”

    Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.

    Hadirnya Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System di Indonesia diharapkan membuka peluang baru bagi pasien untuk mendapatkan kualitas pendengaran yang lebih modern dan efektif. (Red/rlls)

  • Beyond Great Formulas: Komitmen Y.O.U dalam Menghadirkan Solusi Kulit Tropis yang Lebih Efektif Berbasis Sains

    Beyond Great Formulas: Komitmen Y.O.U dalam Menghadirkan Solusi Kulit Tropis yang Lebih Efektif Berbasis Sains

    Jakarta, 12 Desember 2025 — Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki tantangan kulit yang khas dan kompleks, mulai dari produksi minyak berlebih, dehidrasi akibat fluktuasi suhu, kulit kusam, hingga sensitivitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Y.O.U memperkuat posisinya sebagai brand spesialis skincare untuk kulit tropis didukung oleh Tropical Skin Research Lab di Indonesia serta berbagai program yang dirancang khusus untuk konsumen lokal.

    Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap penelitian dan solusi kulit tropis, Y.O.U juga menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para Beauty Advisor yang dipandu oleh dokter spesialis kulit dari Siloam Hospitals Lippo Village. Inisiatif ini menggambarkan pendekatan beyond great formulas yang menggabungkan riset ilmiah, teknologi cerdas berbasis sains, dan penerapan praktis agar setiap Beauty Advisor memiliki pengetahuan dermatologis yang kuat.

    Disampaikan secara interaktif melalui studi kasus, pemaparan klinis, dan simulasi konsultasi, pelatihan ini membantu para Beauty Advisor memahami karakteristik kulit tropis serta penanganan masalah umum seperti jerawat, hiperpigmentasi, dan hidrasi. Dengan pendekatan tersebut, mereka dapat memberikan pendampingan yang lebih empatik, terarah, dan relevan dengan kebutuhan nyata konsumen.

    “Kami percaya bahwa tantangan kulit tropis membutuhkan pendekatan formulasi yang berbeda. Dengan panas, kelembapan, dan intensitas UV yang tinggi, produk butuh formulasi yang lebih mendalam agar performanya tetap terjaga. Karena itu, selain menghadirkan produk dengan fondasi ilmiah yang kuat dan teruji secara dermatologis, kami memperkuat kompetensi Beauty Advisor melalui pelatihan terstruktur agar dapat memberikan rekomendasi yang akurat pada konsumen. Bagi kami, kecantikan selalu tentang pengetahuan dan kepercayaan diri. Sejak awal, misi Y.O.U menghadirkan solusi tropis yang nyata dan membantu setiap orang untuk mengenal kulitnya dengan lebih baik,” ujar Vivian Tania, Product Marketing Y.O.U Indonesia.

    Komitmen Berkelanjutan Y.O.U dalam Membangun Kompetensi dan Edukasi Kulit Tropis

    Hasil dari pelatihan ini menegaskan bahwa rangkaian produk Y.O.U berada pada jalur yang tepat dalam hal formulasi maupun kesesuaian terhadap kriteria perawatan kulit tropis. YOU AcnePlus Series dengan AcneXtract™ dan Salicylic Acid terbukti bekerja cepat mengangkat sel kulit mati, menenangkan kulit, mengontrol minyak, dan menargetkan penyebab jerawat. Sementara itu, YOU Radiance Series menggabungkan powerful duo 377 + 577 sebagai bahan utama, dua bahan brightening kelas premium yang efektif bekerja 3X lebih tinggi dalam menyamarkan noda hitam dari Symwhite 377. Kombinasi ini menjadi signature innovation Y.O.U, menghadirkan performa brightening yang berbeda dari yang lain dalam meningkatkan standar efektivitas di kategori brightening. Diperkuat dengan inovasi teknologi Tyro-Niacinamide, formula ini terbukti 30% lebih efektif daripada Niacinamide biasa, memberikan hasil lebih cepat, lebih stabil, dan lebih terlihat nyata. Seluruh formulasi ini dikembangkan melalui pendekatan ilmiah yang memastikan manfaatnya tetap optimal meskipun digunakan pada kondisi kulit tropis. Pendekatan formulasi ini memperkuat relevansi Y.O.U sebagai brand yang benar-benar memahami kebutuhan konsumen Indonesia.

    “Faktor lingkungan tropis dapat mengubah cara suatu formula bekerja pada kulit. Bahan aktif tertentu dapat lebih cepat terurai karena panas, sementara tekstur yang terlalu oklusif bisa memperburuk jerawat pada kulit yang berminyak. Formulasi skincare untuk iklim ini harus disesuaikan, misalnya bahan aktif yang tetap stabil dalam kelembaban tinggi, tekstur yang tidak menutup pori, serta agen anti-inflamasi dan brightening yang aman digunakan jangka panjang. Itulah sebabnya produk yang diformulasikan khusus untuk iklim tropis memiliki keunggulan klinis tersendiri. Workshop hari ini sangat penting bagi Y.O.U agar Beauty Advisor memahami aspek klinis dan komposisi formula, sehingga konsumen menerima rekomendasi yang tepat dan terpercaya sesuai kondisi kulit mereka terlebih lagi sebagai brand yang cukup memiliki presence di industri skincare Indonesia,” ujar dr. Hedwika Advina Nastiti, Sp.DVE, M.Sc, Dermatologist Siloam Hospitals Lippo Village.

    Pendekatan “scientist-meets-human” ini menjadi fondasi Y.O.U dalam menghadirkan pengalaman konsultasi yang lebih personal, aman, dan menjawab kebutuhan kulit tropis secara menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas konsultasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen terhadap Y.O.U sebagai mitra kecantikan yang dapat diandalkan.

    Sebagai langkah lanjutan, Y.O.U akan terus mengembangkan program pelatihan dermatologi bersama para ahli untuk memastikan seluruh Beauty Advisor memiliki pemahaman berbasis sains dan relevan terhadap dinamika kondisi kulit tropis di Indonesia serta edukasi tanpa batas kepada seluruh audiens Y.O.U di market. Inisiatif ini menegaskan peran Y.O.U sebagai brand yang konsisten menghadirkan layanan unggul, edukasi berkualitas, dan pengalaman konsumen yang semakin baik. (Red/rlls)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Hadirkan Edukasi Persalinan Nyaman Menyambut Hari Ibu

    Siloam Hospitals Lippo Village Hadirkan Edukasi Persalinan Nyaman Menyambut Hari Ibu

    Mediakawasan.id, Tangerang — Menyambut Hari Ibu yang diperingati pada 22 Desember, Siloam Hospitals Lippo Village mengadakan talkshow bertajuk “Menuju Hari Ibu: Persalinan Nyaman di Siloam Hospitals Lippo Village”. Kegiatan ini bertujuan mengajak para calon ibu untuk memahami perjalanan kehamilan dengan aman dan nyaman, serta memberi ketenangan bagi ibu dalam menyambut buah hati.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Siloam Hospitals untuk memastikan setiap ibu di Indonesia mendapatkan pengalaman persalinan yang lebih baik. Siloam percaya bahwa rasa aman dan nyaman menjadi kunci perjalanan kehamilan dan persalinan. Para calon ibu pun diharapkan mampu teredukasi dengan baik, sesuai perkembangan terkini dalam bidang kebidanan, serta mendapatkan pendampingan profesional yang diperlukan.

    Dalam sesi ini, dr. Julita D. L. Nainggolan, Sp.OG memaparkan perkembangan metode persalinan modern, termasuk ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery). Teknik persalinan sesar modern ini menawarkan proses pemulihan lebih cepat, risiko nyeri lebih rendah, dan durasi rawat inap lebih singkat. “Dengan metode ERACS, ibu bisa pulih lebih cepat dan nyaman, dapat beraktivitas ringan lebih cepat, dan tentunya memberikan keamanan bagi ibu dan bayinya. Ini penting bagi ibu di era modern yang aktif,” ujar dr. Julita.

    Sementara itu, dr. C. Herawati Sri Riana Dewi, Sp.OG menjelaskan pentingnya pemeriksaan NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) dengan teknologi Golden Standard dalam prenatal screening modern yang aman. “Di masa kini, pemeriksaan NIPT memberikan keamanan, ketepatan, dan kenyamanan, serta dapat dilakukan sejak usia kehamilan yang masih dini, memberikan ketenangan pikiran bagi calon orang tua.”

    Layanan Kehamilan & Persalinan yang Lengkap di Siloam Hospitals Lippo Village

    Acara ini turut menegaskan bahwa Siloam Hospitals Lippo Village menyediakan rangkaian layanan maternal care yang terintegrasi, mulai dari:

    ‌ANC (Antenatal Care)

    ‌Pemeriksaan kehamilan rutin

    ‌USG 4D

    ‌Skrining prenatal seperti NIPT

    ‌Konsultasi laktasi

    ‌Fasilitas persalinan modern dengan dukungan perawat terlatih

    Siloam ingin memastikan bahwa Persalinan Nyaman di Setiap Langkah bukan sekadar slogan, melainkan kenyamanan sesungguhnya bagi setiap ibu. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Ajak Masyarakat Waspadai Stroke: Every Minute Counts, Every Life Matters

    Siloam Hospitals Lippo Village Ajak Masyarakat Waspadai Stroke: Every Minute Counts, Every Life Matters

    Mediakawasan.id, Tangerang – Dalam rangka memperingati World Stroke Day, Siloam Hospitals Lippo Village menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap penanganan cepat dan tepat pada kasus stroke melalui tema “Every Minute Counts, Every Life Matters.”

    Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Namun, dengan deteksi dini dan penanganan yang cepat, pasien memiliki peluang pemulihan yang jauh lebih baik. Setiap menit sangat berarti karena setiap keterlambatan penanganan dapat menyebabkan hilangnya jutaan sel otak yang berakibat pada gangguan fungsi tubuh secara permanen.

    Sebagai rumah sakit yang telah diakui sebagai Stroke Ready Hospital, Siloam Hospitals Lippo Village berkomitmen memberikan layanan penanganan stroke yang terpadu, cepat, dan berbasis teknologi modern. Rumah sakit ini memastikan bahwa proses diagnosis dan tindakan medis dilakukan dalam waktu kurang dari 45 menit sejak pasien tiba di IGD — mulai dari pemeriksaan CT Scan otak, pemberian obat trombolitik (jika memenuhi kriteria), hingga koordinasi dengan tim multidisiplin.

    Komitmen Siloam Hospitals Lippo Village dalam memberikan pelayanan stroke yang unggul telah mendapatkan pengakuan internasional melalui perolehan Diamond Award dari ANGELS Initiative, sebuah penghargaan internasional bergengsi yang diberikan kepada rumah sakit dengan standar penanganan stroke terbaik di dunia. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi Siloam Hospitals Lippo Village dalam menyediakan layanan yang cepat, akurat, dan menyeluruh bagi pasien stroke.

    Tim Stroke Unit Siloam Hospitals Lippo Village terdiri dari dokter spesialis saraf, dokter radiologi, spesialis rehabilitasi medis, perawat terlatih, dan tenaga pendukung yang bekerja secara kolaboratif untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan optimal dari fase akut hingga rehabilitasi pasca-stroke.

    Selain layanan darurat, Siloam Hospitals Lippo Village juga terus melakukan program edukasi publik dan skrining stroke guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gaya hidup tidak sehat.

    “Kami percaya bahwa edukasi, deteksi dini, dan respon cepat adalah kunci dalam menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat stroke. Di Siloam Hospitals Lippo Village, kami tidak hanya fokus pada penyembuhan, tetapi juga pada pencegahan dan pemulihan kualitas hidup pasien,” ujar dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Peringati World Heart Day dengan Apresiasi untuk Dokter dan Pasien

    Siloam Hospitals Lippo Village Peringati World Heart Day dengan Apresiasi untuk Dokter dan Pasien

    Mediakawasan.id, Tangerang – Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) memperingati World Heart Day dengan menggelar acara khusus yang menghadirkan para pasien yang telah berhasil sembuh serta tim dokter spesialis jantung. Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi sekaligus refleksi pentingnya menjaga kesehatan jantung sebagai investasi hidup.

    Sebagai salah satu pusat layanan jantung (cardiovascular center) terkemuka di Indonesia, SHLV setiap tahunnya menangani lebih dari 1.500 prosedur kateterisasi jantung, 800 tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI), dan lebih dari 200 operasi bedah jantung, termasuk tindakan kompleks seperti operasi aorta. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan tim medis berpengalaman yang terdiri dari dokter subspesialis di berbagai bidang kardiologi, mulai dari intervensi, aritmia, gagal jantung, hingga kardiologi pediatrik.

    SHLV juga menghadirkan layanan jantung terpadu dengan teknologi mutakhir dan pendekatan multidisiplin. Layanan tersebut mencakup PCI, CABG (Coronary Artery Bypass Graft), operasi katup jantung & aorta, echocardiography 3D, rehabilitasi dan pencegahan penyakit jantung, hingga cardio-oncology. Dengan fasilitas lengkap, rumah sakit ini menegaskan komitmennya untuk menjadi rujukan utama dalam penanganan penyakit jantung di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Jennifer Hendra, Executive Director Siloam Hospitals Lippo Village, menekankan bahwa keberhasilan layanan jantung bukan hanya ditentukan oleh teknologi modern, melainkan juga dedikasi dokter, perawat, serta kepercayaan pasien.

    “Hari Jantung Sedunia menjadi momen refleksi bahwa kesehatan jantung adalah investasi hidup. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan jantung yang holistik, inovatif, dan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia,” ujar Jennifer.

    Acara peringatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para dokter dan perawat spesialis jantung sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menangani ribuan kasus setiap tahun. Kehadiran para pasien yang telah pulih menjadi bukti nyata bahwa layanan jantung komprehensif di SHLV tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mengembalikan harapan dan kualitas hidup yang lebih baik. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Tangani Ratusan Kasus Gangguan Pembuluh Darah Otak dengan Teknologi DSA

    Siloam Hospitals Lippo Village Tangani Ratusan Kasus Gangguan Pembuluh Darah Otak dengan Teknologi DSA

    Mediakawasan.id, Tangerang – Gangguan pembuluh darah otak, seperti perdarahan maupun stroke iskemik, sering muncul tiba-tiba tanpa gejala awal yang jelas dan berisiko menyebabkan komplikasi serius hingga kematian. Deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

    Menjawab kebutuhan tersebut, Siloam Hospitals Lippo Village menghadirkan layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) sejak awal berdirinya rumah sakit. Teknologi ini mampu menampilkan gambaran pembuluh darah otak secara detail dengan menghilangkan bayangan tulang dan jaringan sekitarnya, sehingga dokter dapat melihat aliran darah secara real-time dan menegakkan diagnosis lebih akurat.

    DSA memungkinkan deteksi dini berbagai kondisi, seperti penyempitan pembuluh darah, aneurisma yang berisiko pecah, hingga kelainan arteriovenous malformation (AVM). Prosedur dilakukan dengan injeksi zat kontras menggunakan kateter kecil, bersifat minimal invasif, dan memiliki risiko komplikasi lebih rendah.

    “Pemeriksaan DSA memberikan informasi sangat detail terkait kondisi pembuluh darah otak. Hal ini membantu kami merencanakan terapi terbaik, baik untuk pencegahan maupun penanganan kasus vaskular kompleks,” jelas Dr. dr. Harsan, Sp. BS, K, M. Kes, Dokter Spesialis Bedah Saraf Neurovaskular Siloam Hospitals Lippo Village. Di Tangerang, Selasa (27/8).

    Prosedur ini direkomendasikan bagi pasien dengan sakit kepala mendadak, riwayat stroke, kelemahan tiba-tiba pada salah satu sisi tubuh, temuan kelainan pada CT Scan/MRI, maupun riwayat keluarga dengan aneurisma atau kelainan vaskular otak.

    Dengan dukungan tim multidisiplin yang terdiri dari spesialis bedah saraf, neurologi, hingga radiologi intervensi, Neuroscience Center Siloam Hospitals Lippo Village berkomitmen memberikan layanan komprehensif bagi pasien.

    Sebagai bagian dari jaringan Siloam Hospitals Group, rumah sakit ini telah meraih akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut serta akreditasi nasional KARS, menjadikannya pusat rujukan terpercaya dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. (Red/*)

  • Siloam Hospitals Lippo Village Perkenalkan Deteksi Dini dan Penanganan Minim Invasif untuk Penyakit Paru

    Siloam Hospitals Lippo Village Perkenalkan Deteksi Dini dan Penanganan Minim Invasif untuk Penyakit Paru

    Mediakawasan.id, Tangerang – Penyakit paru, termasuk kanker paru, kerap terdeteksi pada tahap lanjut karena gejala awalnya yang sering tidak disadari. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien. Menjawab tantangan ini, Siloam Hospitals Lippo Village menghadirkan teknologi CT Scan Low Dose dan prosedur operasi tahap awal dengan pendekatan minim invasif sebagai solusi bagi pasien untuk diagnosis lebih cepat dan penanganan yang lebih aman.

    Teknologi dan Prosedur Minim Invasif untuk Pasien Paru CT Scan Low Dose. memungkinkan deteksi dini perubahan pada paru-paru dengan paparan radiasi yang jauh lebih rendah dibandingkan CT scan konvensional. Prosedur ini sangat efektif untuk skrining kanker paru, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti perokok aktif, mantan perokok, atau individu dengan riwayat keluarga kanker paru.

    “Deteksi dini menjadi kunci dalam meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker paru. Dengan CT Scan Low Dose, kami dapat menemukan kelainan pada paru bahkan sebelum gejala muncul, sehingga memungkinkan penanganan lebih cepat dan tepat,” jelas Prof. Dr dr. Allen Widysanto, Sp.P, Dokter Spesialis Paru Siloam Hospitals Lippo Village.

    Selain itu, Siloam Hospitals Lippo village juga menghadirkan prosedur operasi paru tahap awal (early stage surgery) dengan pendekatan minim invasif menggunakan teknologi Video-Assisted Thoracoscopic Surgery (VATS). Teknik ini memungkinkan operasi dilakukan melalui sayatan kecil, sehingga mengurangi risiko komplikasi, mempercepat pemulihan pasien, dan mempersingkat masa rawat inap.

    Pendekatan minim invasif ini memberikan banyak manfaat bagi pasien. Pada tahap operasi, teknik dengan sayatan kecil menghasilkan bekas luka minimal, mengurangi nyeri pasca operasi, serta mempercepat proses pemulihan. Dengan metode ini, pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan prosedur konvensional.

    “Pendekatan minim invasif ini memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi pasien dengan kanker paru tahap awal. Mereka dapat pulih lebih cepat dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan kualitas hidup yang lebih baik,” tambah Prof. Allen.

    Komitmen Layanan Paru Terintegrasi Dengan teknologi canggih dan tim dokter multidisiplin, Siloam Hospitals Lippo village berkomitmen menghadirkan layanan paru yang menyeluruh–mulai dari skrining, diagnosis, hingga terapi lanjutan-sesuai dengan standar medis internasional. Layanan ini terbuka bagi masyarakat luas, baik untuk pemeriksaan rutin maupun pasien rujukan dari fasilitas kesehatan lain.

    Tentang Siloam Hospitals Lippo Village
    Siloam Hospitals Lippo Village merupakan bagian dari jaringan Siloam Hospitals Group dan berlokasi di Tangerang, Banten. Rumah sakit ini menjadi yang pertama di Indonesia yang berhasil meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut, serta akreditasi nasional dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sebagai rumah sakit berstandar internasional, Siloam Hospitals Lippo Village dikenal dengan layanan unggulan di bidang saraf (neurosains) dan jantung. Didukung oleh tenaga medis profesional dan teknologi terkini, rumah sakit ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan terpercaya. (Red/*)

  • Menghadirkan Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Jantung Bawaan: Operasi MICS di Siloam Hospitals

    Menghadirkan Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Jantung Bawaan: Operasi MICS di Siloam Hospitals

    Mediakawasan.id, Tangerang — Siloam Hospitals Lippo Village memperkenalkan layanan operasi jantung bawaan (Congenital Heart Disease) menggunakan teknik Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS), sebuah inovasi medis yang menawarkan pendekatan bedah dengan sayatan minimal, pemulihan lebih cepat, dan hasil yang lebih estetis, pada Senin, (28/4).

    Congenital Heart Disease (CHD) adalah kelainan struktural pada jantung yang terjadi sejak lahir. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi jantung dalam memompa darah dan, bila tidak ditangani, berisiko menimbulkan komplikasi serius.

    Melalui teknik MICS, tindakan pembedahan dilakukan melalui sayatan kecil (4–6 cm) tanpa membuka seluruh tulang dada, berbeda dengan metode bedah konvensional yang membutuhkan pembedahan besar pada tulang dada (sternotomi). Teknik ini menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain:
    ● Minim trauma jaringan
    ● Risiko infeksi lebih rendah
    ● Waktu rawat inap lebih singkat
    ● Pemulihan aktivitas harian lebih cepat
    ● Bekas luka operasi yang lebih kecil dan estetik

    “Melalui pendekatan minimally invasive, kami ingin memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien dengan penyakit jantung bawaan,” ujar dr.Budi Rahmat,
    Sp.BTKV, Subsp.JPK (K).

    “Dengan MICS, pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih cepat, tanpa mengorbankan keamanan, efektivitas prosedur, dan keindahan.”

    Siloam Hospitals Lippo Village didukung oleh tim dokter bedah jantung berpengalaman, fasilitas ruang operasi modern, serta sistem pemulihan terpadu yang berpusat pada kebutuhan pasien.

    Tentang Siloam Hospitals Lippo Village

    Siloam Hospitals Lippo Village adalah bagian dari jaringan rumah sakit terkemuka di
    Indonesia, berfokus pada layanan kesehatan premium dengan teknologi mutakhir dan tim dokter spesialis berpengalaman untuk berbagai kebutuhan medis, termasuk bedah
    jantun. (Red/*)