Tag: kinerja Siloam Hospitals

  • Siloam Hospitals Terus Melanjutkan Pertumbuhan yang Kuat dalam Kondisi Pasca Pandemi COVID-19

    Siloam Hospitals Terus Melanjutkan Pertumbuhan yang Kuat dalam Kondisi Pasca Pandemi COVID-19

    Mediakawasan.id, Tangerang -EBITDA dan Laba Bersih tercatat pada Rp411 miliar dan Rp111 miliar pada 2Q2022, bertumbuh 0,5% dan 8,7% Quarter on Quarter meskipun berada dalam periode Lebaran. Jumlah Pasien Rawat Inap, Inpatient Days dan Jumlah Pasien Rawat Jalan pada 2Q2022, bertumbuh masing-masing 21,9%, 1,2% dan 20,7% Year on Year.

    PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam” atau “Perseroan”; kode saham: “SILO”) terus mengalami pertumbuhan jumlah pasien sementara pasien semakin nyaman menerima perawatan kesehatan di rumah sakit,  setelah dampak dari pandemi COVID-19. Volume pasien.

    Siloam meningkat pada 2Q2022 dibandingkan dengan 1Q2022, walau terdapat periode Lebaran pada kuartal kedua yang umumnya menyebabkan jumlah pasien yang lebih rendah. Perseroan mencatat pendapatan dari COVID pada 2Q22 hanya sebesar 3%, yang merupakan kontribusi terendah sejak awal pandemi. Kontribusi ini termasuk 0,1% yang didapat dari program pemerintah (KMK).

    Transfomasi yang dilakukan manajemen selama 3 tahun terakhir telah menunjukkan hasil dalam menumbuhkan pendatan dan memaksimalkan efisiensi biaya. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian finansial Siloam pada periode 1H / 2Q2022 dan pertumbuhan signifikan yang dicapai dibandingkan dengan periode sebelum pandemi. 

    Selama tahun 2021, pandemi COVID-19 mencapai tingkat penularan tertinggi sehingga volume pasien menurun dan kontribusi pendapatan dari COVID meningkat. Adapun hasil pencapaian finansial Siloam dalam kondisi operasional saat ini dengan berakhirnya pandemi, sangatlah baik. Tingkat Compounded Annual Growth Rate (CAGR) pada Pendapatan, EBITDA dan Arus Kas Operasional Siloam pada periode 1H2019 hingga 1H2022 masing-masing adalah 10,5%, 29,9% dan 43,3%.

    Siloam membukukan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun pada 1H2022, menurun 10,0% dibandingkan dengan 1H2021. Siloam mencatat EBITDA sebesar Rp820 miliar pada 1H2022, menurun 14,9% dibandingkan dengan 1H2021. Marjin EBITDA pada 1H2022 tercatat stabil pada 23,9% hanya turun 130 basis poin dibandingkan dengan 25,2% pada 1H2021.

    Laba Bersih Siloam tercatat sebesar Rp213 miliar, menurun 32,2% Year-on-Year. EBITDA dan Laba Bersih Siloam pada 2Q2022 masing-masing meningkat sebesar 0,5% dan 8,7% secara Quarter on Quarter. Siloam terus menjaga arus modal kerja yang kuat dengan arus kas operasional sebesar Rp583 miliar dan posisi kas bersih berada pada Rp1,28 triliun pada akhir periode 1H2022. (Red/rlls)

  • Pemegang Saham Siloam Hospitals Menyetujui Rencana Stock Split Perseroan dengan Rasio 1:8

    Pemegang Saham Siloam Hospitals Menyetujui Rencana Stock Split Perseroan dengan Rasio 1:8

    Mediakawasan.id, Jakarta- PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam” atau “Perseroan”; kode saham: “SILO”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara elektronik pada Selasa tanggal 22 Maret tahun 2022 untuk meminta persetujuan Pemegang Saham dalam rencana stock split dengan rasio 1:8. Rencana tersebut telah disetujui oleh mayoritas Pemegang Saham Perseroan.

    Stock Split ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). Melalui stock split ini harga saham Perseroan menjadi lebih terjangkau bagi para investor ritel, sehingga diharapkan akan meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan.

    “Rencana Stock Split ini akan dilaksanakan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku serta ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, ” tutur Lufy Setia R, Corporate Secretary Siloam Hospitals, Selasa (22/03).

    Melanjutkan tatalaksana aturan tersebut, Lufy Setia R mengatakan, setelah melalui persetujuan Pemegang Saham Perseroan, Siloam akan melanjutkan proses selanjutnya yakni mendaftarkan nilai nominal baru saham di BEI. “Stock split ini direncanakan akan selesai pada bulan April 2022,” imbuh Lufy.

    Pertumbuhan dalam industri kesehatan di Indonesia memberikan kesempatan yang besar bagi para investor di masa depan. Siloam Hospitals, sebagai penyedia layanan kesehatan premier, akan menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri kesehatan di Indonesia. Kami menyambut rencana stock split ini dan menantikan kesempatan untuk membagikan kesejahteraan kami kepada lebih banyak investor. (Red/rlls)