Tag: Jaringan XL

  • XL Axiata Terus Perkuat Jaringan Data Hingga ke Pelosok dan Perbatasan Negara di Pulau Kalimantan

    XL Axiata Terus Perkuat Jaringan Data Hingga ke Pelosok dan Perbatasan Negara di Pulau Kalimantan

    Mediakawasan.id, Pontianak- Dalam setahun terakhir, jumlah BTS XL Axiata bertambah sebanyak lebih dari 1.100 BTS 4G di seluruh wilayah Kalimantan, angka tersebut meningkat sebesar 42% YoY. Selain itu, infrastruktur jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan diperkuat oleh kabel fiber optic yang jalurnya telah membentang sepanjang lebih dari 9.300 kilometer.

    Pontianak, 10 Febuari 2023. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan 4G di Kalimantan. Perluasan jaringan hingga ke pelosok dan wilayah perbatasan negara. Dalam setahun terakhir XL Axiata telah menambah jumlah BTS 4G lebih dari 1.100 unit di seluruh wilayah Kalimantan, angka tersebut meningkat sebesar 42% YoY. Hingga kini, lebih dari 50% BTS XL Axiata sudah terfiberisasi.

    Saat ini, infrastruktur jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan diperkuat oleh kabel fiber optic yang jalurnya membentang sepanjang lebih dari 9.300 kilometer. Jalur fiber optic yang menjangkau ke lima provinsi di Kalimantan ini menjadi tumpuan bagi jaringan infrastruktur XL Axiata serta menghubungkannya dengan pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sulawesi.

    Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, ”Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan akses internet hingga ke pelosok area. Dalam tiga tahun terakhir, XL Axiata berfokus memperluas jaringan di luar Jawa, termasuk melakukan ekspansi jaringan data secara masif di Pulau Kalimantan. Langkah strategis ini perlu dilakukan mengingat permintaan masyarakat Kalimantan atas layanan data XL Axiata terus meningkat. Dalam setahun, trafik XL Axiata di seluruh Kalimantan meningkat hingga 29%.”

    I Gede Darmayusa menambahkan, sejak pemerintah resmi menetapkan calon Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, XL Axiata secara bertahap terus menyiapkan pembangunan infrastruktur dan ekosistem jaringan di wilayah IKN. XL Axiata berkomitmen mendukung pembangunan IKN dengan menyediakan jaringan telekomunikasi dan data yang disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan pembangunan di sana.

    Untuk memastikan kondisi jaringan telekomunikasi dan data XL Axiata di area perbatasan negara, I Gede Darmayusa melakukan pemantauan langsung terhadap kualitas jaringan hingga sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kamis (9/2). Pada kesempatan tersebut I Gede Darmayusa juga menyaksikan tim teknis yang sedang melakukan pemeliharaan BTS di salah satu menara yang berlokasi di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

    Selain itu juga XL Axiata telah membangun jaringan kabel fiber optik international Batam – Serawak yang menghubungkan Malaysia – Indonesia melalui Entikong – Pontianak sepanjang 120 km. Infrastruktur ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Infrastruktur ini sudah beroperasi sejak 1 Juni 2022.

    Jaringan kabel optik ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Serawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan. Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan menyediakan jaringan berkualitas sehingga bisa memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.

    Saat ini, jaringan data berkualitas XL Axiata di Kalimantan telah menjangkau lebih dari 1.800 desa/kelurahan, 466 kecamatan di 55 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi, atau lebih dari 75% populasi Kalimantan. Jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan ini didukung oleh total lebih dari 5.800 BTS 4G.

    Jaringan USO dan Non 3T

    Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pelosok-pelosok Kalimantan yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan akses telekomunikasi dan data, sejak 2018, XL Axiata juga mengoperasikan jaringan USO bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Total ada 96 titik BTS USO, semuanya 4G. Di Kalimantan Barat, total BTS 80 unit BTS USO, masing-masing di Kabupaten Bengkayang 8 unit, Kayong Utara 3 unit, Ketapang 16 unit, Landak 5 unit, Melawi 3 unit, Sambas 4 unit, Sintang 22 unit, Kapuas Hulu 3 unit, dan di Sanggau 16 unit. Di Kalimantan Selatan total 14 BTS USO, semuanya di Kabupaten Tabalong. Di Kalimantan Tengah, ada 2 BTS USO yang ada di Kabupaten Seruyan.

    Tak hanya jaringan USO, XL Axiata juga mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan layanan data melalui program jaringan Non 3T di seluruh wilayah Kalimantan. Hingga kini, XL Axiata juga telah mengoperasikan jaringan Non 3T sebanyak 178 BTS yang tersebar di semua provinsi di Kalimantan yang terdiri dari, Kalimantan Barat sebanyak 16 BTS, Kalimantan Selatan 42 BTS, Kalimantan Tengah 86 BTS, Kalimantan Timur 25 BTS dan Kalimantan Utara 9 BTS.

    “Pengoperasioan jaringan USO dan Non 3T ini merupakan wujud nyata dari komitmen XL Axiata dalam mendukung program pemerintah dengan turut berperan aktif dalam upaya pemerataan layanan data dan pertumbuhan ekonomi digital hingga area terdepan dengan terus memperluas dan memperkuat jaringan telekomunikasi,” tambah I Gede Darmayusa. (red/*)

  • Libur Natal dan Tahun Baru Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik

    Libur Natal dan Tahun Baru Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik

    Mediakawasan.id, Jakarta- Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah memastikan kesiapan jaringan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan trafik di semua layanan.

    Berdasarkan lonjakan trafik di tahun-tahun sebelumnya, XL Axiata memprediksi akan terjadi peningkatan trafik mencapai 23x lipat  dibandingkan rata-rata trafik pada kondisi normal hari biasa, dan naik sekitar 25% dibandingkan trafik Nataru tahun lalu. 

    Berdasarkan survei Kemenhub 2022, diperkirakan akan ada potensi pergerakan sekitar 44,17 juta orang saat Nataru nanti, yang diperkirakan akan ikut mendorong peningkatan trafik penggunaan layanan telekomunikasi dan data. 

    Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, “Untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang terbaik, XL Axiata telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas 2x lipat lebih besar dari hari normal. Tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, termasuk juga destinasi wisata, pusat keramaian, serta area pemukiman. Tim XL Axiata juga sudah menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area. Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan penurunan kualitas layanan kepada pelanggan.” 

    Menurut Gede, area atau lokasi yang juga akan mengalami kenaikan trafik tinggi diperkiran akan terjadi juga di beberapa kawasan yang menjadi jalur pergerakan pemudik. Tim teknis XL Axiata memperkirakan, pergerakan masif akan terkonsentrasi di jalur mudik via jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera yang akan mengalami peningkatan trafik 10-20%. Begitu juga jalur non tol, yaitu Pantura hingga Pansela. Dimulai pada malam pergantian tahun, peningkatan trafik diperkiran akan turut terjadi di tempat-tempat wisata hingga ke pusat keramaian yang merayakan pergantian tahun, seiring dengan ramainya kampanye ajakan berwisata dalam negeri.   

    XL Axiata juga telah menyiapkan tidak kurang dari 65-unit mobile BTS (MBTS) di berbagai titik lokasi yang membutuhkan dukungan penguatan kualitas sinyal, terutama di wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Bali. Titik-titik lokasi yang dimaksud antara lain meliputi jalur transportasi utama, lokasi tujuan wisata, pusat keramaian, hingga terminal bus, stasiun kereta, serta bandar udara.

    “Kami juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, dan sebagainya yang sifatnya bencana, yang berpotensi menyebabkan putusnya pasokan listrik ke BTS-BTS. Untuk itu, tim kami di lapangan akan standby 24 jam selama masa libur ini, selain juga ada tim yang terus memantau kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan XL Axiata melalui pusat monitoring kualitas layanan XL Axiata – Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) yang berada di kantor pusat di Jakarta.” 

    Lonjakan trafik antara lain akan terdorong oleh semakin intens-nya pelanggan dalam menggunakan berbagai layanan digital dengan kapasitas besar yang biasanya dimanfaatkan untuk mengisi masa libur panjang. Diperkirakan pelanggan akan banyak berkirim konten video atau foto, serta akses streaming baik video, musik, serta gim. Media sosial juga diperkirakan akan menjadi sasaran pelanggan mengisi waktu liburan untuk berbagi meriahnya momen Nataru.    

    Kota-kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik adalah kota-kota yang juga menjadi tujuan berlibur masyarakat, antara lain Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, hingga Surabaya. Kenaikan trafik diperkirakan akan terjadi di area-area yang memiliki komunitas Nasrani cukup besar, seperti beberapa kota di Sulawesi Utara, Sumatera Utara, serta Nusa Tenggara Timur.  

    Berdasarkan survei Kemenhub, dari 44,17 juta orang yang diperkirakan akan melakukan perjalanan Nataru , perjalanan terbanyak berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kemudian disusul dari Jawa Timur. Sementara itu, daerah tujuan didominasi oleh Pulau Jawa. Kemenhub pun memprediksi, puncak arus mudik pertama Natal dan Tahun Baru pada 23-24 Desember 2022, dengan puncak arus baliknya di 25-26 Desember 2022. Selanjutnya, puncak arus mudik kedua diprediksikan terjadi di 30-31 Desember 2022, dengan puncak arus baliknya di tanggal 1-2 Januari 2023.   

    Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 57 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 147 ribu BTS, termasuk lebih dari 90 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 469 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.  

    Khusus di Jawa Timur, sejumlah destinasi wisata juga sudah ter-cover oleh jaringan 4G XL Axiata, seperti Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, area Kota Madiun sampai dengan area perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

    Pelanggan yang akan melakukan perjalanan melintasi area tol Trans Jawa mulai perbatasan di Ngawi ke arah timur juga sudah sepenuhnya tercover  jaringan 4G XL Axiata. Bahkan Bendungan Semantok yang diresmikan oleh Presiden RI, di Kabupaten Nganjuk juga sudah ter-cover oleh jaringan 4G XL Axiata. Dengan coverage yang sudah di sediakan oleh jaringan XL Axiata di tempat-tempat wisata, alun-alun kota dan sepanjang jalur-jalur perjalanan, masyarakat dapat menikmati kenyamanan berkomunikasi menyambut pergantian tahun baru.

    Di wilayah Jawa Timur tersebut, jaringan XL Axiata ditopang oleh sekitar 19 ribu BTS, termasuk lebih dari 11 ribu BTS 4G. Berbagai inisiatif dan inovasi yang telah diimplementasikan perusahaan dalam meningkatkan kinerja jaringan selama ini turut menghantarkan XL Axiata meraih penghargaan Open signal Award pada Desember baru-baru ini. Insiatif tersebut antara lain berupa menjaga ketersediaan dan kualitas sinyal pada seluruh BTS XL Axiata, serta optimisasi di sisi jaringan dan service seperti antara lain gim, video, dan voice. XL Axiata juga menerapkan smart investment, yaitu menambah kapasitas jaringan dengan mempertimbangkan pengaruh langsung terhadap pengalaman pelanggan.     

    Kesiapan Layanan Pelanggan      

    Sementara itu, guna melayani pelanggan yang membutuhkan dukungan selama melewati masa libur panjang tersebut, tim layanan pelanggan XL Axiata juga telah siap. Untuk memastikan pelanggan dapat terlayani secara maksimal, XL Axiata menyediakan sekitar 550 petugas layanan contact pelanggan baik melalui layanan call center maupun layanan digital care. Layanan kepada pelanggan ini bersiaga selama 24 jam sehari, 7 hari dalam sepekan.     

    XL Axiata juga telah menyiapkan fasiltas dan infrastruktur yang beragam, baik melalui telpon atau layanan digital yang bisa dilakukan dari rumah, diantaranya, layanan XL Center online, layanan Call Center dan layanan Digital Care Maya melalui aplikasi myXL dan AXISnet juga kanal digital seperti; E-mail, Twitter, Facebook, Instagram serta Live Chat, untuk melayani sekaligus memberikan solusi atas berbagai pertanyaan baik menyangkut keluhan layanan hingga informasi produk kepada pelanggan setia.     

    Tak hanya itu, pelanggan juga bisa mendapatkan layanan, termasuk beragam produk di 92 XL Center yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia. Di beberapa kota, XL Center juga tetap buka di Hari Natal dan Tahun Baru terutama yang terdapat di pusat perbelanjaan atau mall. Di tahun-tahun sebelumnya, setiap libur panjang, baik Lebaran maupun akhir tahun, jumlah pelanggan yang menghubungi call center dan digital care justru menurun dibanding hari normal. Dari total pelanggan yang menghubungi,  persentase topik yang sering ditanyakan oleh pelanggan antara lain 26% terkait layanan internet, 15% soal jaringan, sisanya terkait produk/layanan, cara mengaktifkan nomor dan kartu, hingga lokasi XL Center. Untuk memudahkan pelanggan, jadwal detail dan lokasi XL Center, bisa diakses melalui https://www.xl.co.id/bantuan/xlcenter-lokasi.  (red/*)

  • Penumpang KRL Yogyakarta – Solo Makin RamaiXL Axiata Tingkatkan Kualitas Jaringan di Sepanjang Jalur 

    Penumpang KRL Yogyakarta – Solo Makin RamaiXL Axiata Tingkatkan Kualitas Jaringan di Sepanjang Jalur 

    Mediakawasan.id, Jawa Tengah- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menjaga kualitas jaringan telekomunikasi dan data di sepanjang jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta – Solo. Hal tersebut perlu dilakukan karena sejak beroperasi masyarakat semakin ramai menggunakan moda transportasi tersebut yang menghubungkan kedua kota. Lebih dari 220 Base Transceiver Station (BTS) 4G saat ini menopang kualitas jaringan di sepanjang jalur yang dilalui KRL Yogyakarta-Solo ini, untuk menghadirkan layanan internet cepat dan kelancaran komunikasi masyarakat penggunanya.

    Group Head Central Region XL Axiata, Bambang Parikesit, mengatakan “Secara umum, kawasan aglomerasi Yogyakarta hingga Solo Raya menjadi perhatian utama XL Axiata mengingat pertumbuhan trafik yang cukup tinggi. Sejak KRL Yogyakarta – Solo beroperasi awal tahun lalu, tercatat terjadi peningkatan trafik data sebesar 78% di sepanjang jalur kereta yang menghubungkan kedua kota popular tersebut. Mobilitas masyarakat di kawasan ini memang mengalami peningkatan dengan adanya layanan KRL. Moda transportasi baru dengan jadwal keberangkatan yang lebih banyak dan cepat ini menjadi andalan masyarakat sekitar guna menunjang aktivitas produktif mereka, serta menjadi alternatif yang efisien untuk para wisatawan yang ingin mengunjungi kedua kota secara mudah dan cepat.”

    Menurut Bambang, jaringan internet cepat dari XL Axiata tersedia di sepanjang jalur KRL Yogyakarta – Solo, termasuk 11 stasiun yang melayani penumpang KRL, yang tersebar di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Klaten. Guna menjaga kualitas layanan, berbagai upaya terus dilakukan, yakni ekspansi jaringan, upgrade kapasitas, peningkatan throughput, hingga perbaikan latency.Peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan melalui fiberisasi ke semua BTS, termasuk yang menopang jalur KRL. Fiberisasi bertujuan antara lain meningkatkan kapasitas jaringan 4G agar kualitas layanan data menjadi maksimal, cepat dan stabil.

    “Sekarang, jika kita naik KRL atau kereta apa saja di jalur Yogyakarta – Solo, pasti kualitasnya jaringannya bagus. Buka internet akan lancar dan stabil. Bahkan sejak sebelum ada KRL, jalur ini sudah menjadi prioritas XL Axiata, mengingat ini memang jalur yang sangat sibuk. Jalur Yogyakarta – Solo, baik jalur kereta atau jalan raya, adalah jalur yang sejak lama sangat sibuk, bahkan 24 jam hidup, yang menjadi bagian dari jalur utama Jawa di bagian Selatan. Di mana mobilitas masyarakat tinggi, maka di situ menjadi perhatian XL Axiata untuk menyediakan jaringan yang mumpuni,” jelas Bambang.

    Menopang pariwisata

    Peningkatan jaringan 4G akan terus dilakukan mengingat kebutuhan layanan data yang berkualitas juga terus meningkat di kawasan aglomerasi Yogyakarta – Solo. Dalam periode dua tahun terakhir, secara rata-rata trafik data meningkat hingga 120% di kawasan ini, dengan pertumbuhan tertinggi berada di Solo Raya. Untuk itu, upgrade kapasitas 4G terus dilakukan dengan antara lain berkonsentrasi di area padat penduduk.

    Selama dua tahun terakhir, korporasi juga telah melakukan ekspansi layanan di lebih dari 260 BTS. Seluruh BTS tersebut terdapat di 89 kecamatan yang tersebar di Solo Raya, 7 kecamatan yang tersebar di Kota Yogyakarta, dan 15 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sleman. Perluasan akan terus XL Axiata lakukan hingga menjangkau seluruh kecamatan dan desa. Selain itu, peningkatan kualitas jaringan juga terus dilakukan untuk area yang sebelumnya sudah terlayani dan mengalami peningkatan trafik penggunaan internet.

     Kawasan aglomerasi Yogyakarta – Solo Raya ini dikenal sebagai kawasan berbasis pariwisata, ekonomi, hingga olahraga. Selain di sepanjang jalur KRL, XL Axiata juga memastikan layanan internet yang terdapat di beberapa destinasi wisata di kawasan ini seperti Malioboro, Candi Prambanan, Tebing Breksi, Kraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, hingga Kampung Batik Laweyan terjaga kualitasnya. Dengan total lebih dari 1.200 BTS di seluruh wilayah Yogyakarta, Sleman, Surakarta, Sukoharjo, hingga Klaten, XL Axiata telah melayani lebih dari 900 ribu pelanggan. Pelanggan terbanyak berada di Kabupaten Sleman dengan total lebih dari 320 ribu pelanggan, menyusul Sukoharjo dengan 193 ribu pelanggan, serta Klaten lebih dari 168 ribu pelanggan.  

    Penawaran produk

    Untuk masyarakat Yogya hingga Solo Raya  Untuk menunjang proses kerja para pelaku UMKM, XL Axiata Business Solutions hadir dengan layanan khusus bagi pelaku usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia. Guna menjawab kebutuhan setiap pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah untuk bisnis, XL Axiata Business Solutions hadirkan solusi BIZ On.

    Kartu perdana prabayar pertama di Indonesia yang menawarkan cashback GoPay tanpa batas langsung bagi para pengguna. Selain itu, paket BIZ On juga memberikan nilai tambah berupa unlimited nelpon ke sesama XL & AXIS, kuota conference, dan konektivitas tanpa batas dengan paket yang sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp 65 ribu. Simcard ini dapat digunakan oleh semua segmen industri.

    Sementara itu, untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, XL Axiata kini memiliki sejumlah pilihan produk yang dapat dimanfaatkan, termasuk layanan khusus bagi keluarga progresif Indonesia. Pada produk XL SATU fiber yang merupakan layanan konvergensi pertama di Indonesia, pelanggan bisa mendapatkan wi-fi rumah super cepat tanpa batas, juga bonus kuota XL sekeluarga bagi 5 nomor yang dapat diakses menggunakan perangkat handphone. Khusus bulan ini, pelanggan bisa mendapat gratis Vidio Platinum 12 bulan untuk streaming puluhan channel TV nasional, pertandingan olahraga ekslusif dan beragam konten lainnya. Informasi jangkauan, harga, hingga cara berlangganan bisa diakses melalui website satu.xl.co.id atau agen penjualan terdekat di kota anda.Dari produk XL, terdapat berbagai pilihan paket unggulan mulai dari 3GB dengan kisaran harga Rp 15 ribu hingga 32GB dengan kisaran harga Rp 77 ribu. Dengan paket ini, masyarakat dapat menikmati bonus kuota tambahan ke berbagai aplikasi seperti Whatsapp, Line, Instagram, Youtube hingga Netflix. 

    Untuk layanan pascabayar, XL Prioritas menawarkan produk unggulan myPRIO X Unlimited yang terdiri dari Silver X, Gold X, Platinum X, Diamond X, dan Ultima X dengan harga mulai dari Rp 80 ribu, salah satu keunggulannya dapat menikmati akses internet unlimited. Selanjutnya terdapat AXIS Aigo yang terkenal di kalangan millenial.  Produk ini menawarkan pilihan kuota mulai dari 4GB dengan kisaran harga Rp 11 ribu. Pelanggan dapat menikmati beragam kuota bonus untuk edukasi, video conference, game, hingga Tiktok.   Seluruh paket ini dapat diperoleh di seluruh toko pulsa yang tersebar di seluruh Yogyakarta hingga Solo Raya.

    Masyarakat pun dapat langsung mendatangi XL Center Yogyakarta yang berlokasi di Gedung Puri VADS Adi Sucipto, Jl. Laksda Adisucipto No.163, Demangan Baru, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, XL Center Solo yang berlokasi di Jl. Bhayangkara No.81, Penumping, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141, dan XL Center Klaten yang berlokasi di Jl. Sersan Sadikin, Tegal, Gergunung, Kec. Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57414. Kartu internet dari XL dan AXIS pun sangat mudah didapatkan baik di kios-kios penjual produk seluler, hingga supermarket di ketiga wilayah.  (red/rlls)

  • XL Axiata Rampungkan Pembangunan SKKL Batam – Sarawak

    XL Axiata Rampungkan Pembangunan SKKL Batam – Sarawak

    Mediakawasan.id, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan perusahaan asal Malaysia PP Telecomunication Sdn Bhd telah berhasil merampungkan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Batam – Sarawak Malaysia atau Batam Sarawak International Cable System (BaSIC). Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Dimulai pada tahun 2020, SKKL ini sudah dapat beroperasi mulai 1 Juni 2022.

    Director & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, melalui siaran persnya hari ini, Rabu, (08/06) mengatakan,”SKKL ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Sarawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan. Bagi kami, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan jaringan berkualitas dalam hal memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.”

    I Gede menambahkan, XL Axiata mengambil langkah strategis ini membangun proyek SKKL BaSIC sesuai dengan komitmen menyediakan infrastruktur untuk akses internet global yang lebih baik. Dengan demikian, keberadaan kabel bawah laut yang baru ini juga menjadi bagian dari upaya XL Axiata mendukung visi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat Indonesia melalui jaringan yang internet cepat yang berkualitas tinggi.

    Menurut I Gede, pembangunan SKKL BaSIC juga menjadi upaya XL Axiata untuk menambah akses internasional upstream yang baru guna memberikan layanan internet yang berkualitas bagi masyarakan Indonesia. Keberadaan SKKL ini sekaligus menambah keberagaman koneksi domestik dan internasional yang sudah ada.

    SKKL BaSIC  ini menghubungkan Batam di Indonesia dan Kuching di Malaysia yang selanjutnya terhubung melalui kabel darat ke Pontianak di Kalimantan Barat.SKKL BaSIC membentang sepanjang 700 km. Pada tahap awal SKKL BaSIC ini akan mengaktifkan 2 Tera yang seterusnya akan bertahap dinaikkan sampai mencapai kapasitas maksimum 48 Tera. Manajemen XL Axiata yakin jaringan dengan kapasitas besar dan relatif aman dari jalur gempa ini akan cukup menarik secara komersial seiring dengan pesatnya pertumbuhan trafik data saat ini dan di masa mendatang.

    Hingga saat ini, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara. Total sebanyak lebih dari 133 ribu BTS, di antaranya 83 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (Red/rlls)

  • XL Axiata Pastikan Jaringan Siap Hadapi Lebaran

    XL Axiata Pastikan Jaringan Siap Hadapi Lebaran

    Mediakawasan.id, Jakarta- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan jaringannya siap menghadapi liburan panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Selain kapasitas jaringan telah ditingkatkan sebesar 2x dibanding hari normal, XL Axiata juga telah menyiapkan tim jaringan, baik di pusat monitoring Customer Experience and Service Operation Center (CESOC) di XL Axiata Tower maupun di lapangan. Mereka akan berjaga selama 24 jam sehari hingga masa liburan berakhir. 
     
    Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, “Sebanyak lebih dari 50 unit mobile BTS juga telah kami kerahkan untuk memperkuat jaringan di sejumlah titik krusial. Penguatan jaringan menjadi fokus kami, mengingat potensi terjadinya lonjakan trafik melebihi hari normal terutama di sepanjang jalur transportasi utama dan area-area tujuan wisata, serta di pusat-pusat keramaian seperti terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hingga tempat nongkrong populer. Kami memperkirakan kenaikan trafik bisa mencapai 10-30% dibanding hari normal.”
     
    Gede menambahkan, eforia masyarakat untuk bisa merayakan Lebaran di kampung halaman tahun ini akan sangat memengaruhi kenaikan trafik penggunaan layanan data dan telekomunikasi. Apalagi setelah dua kali lebaran, pandemi menghalangi masyarakat untuk mudik. Beberapa ruas tol baru kini bisa dilalui untuk mudik, demikian juga muncul banyak destinasi wisata baru. Belum lagi, berita di media massa maupun informasi di medsos seputar mudik, akan semakin memicu masyarakat untuk mudik atau setidaknya ikut berlibur. 
     
    Meskipun Jawa menjadi fokus utama penguatan jaringan, namun wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok juga mendapatkan perhatian XL Axiata. Apalagi, jalur transportasi darat di Sumatera juga semakin baik dengan keberadaan beberapa ruas tol baru yang memudahkan arus mudik ke berbagai provinsi. Untuk memastikan kesiapan jaringan di luar Jawa, XL Axiata meningkatan kapasitas jaringan juga mencakup di provinsi-provinsi utama. 
     
    Saat ini XL Axiata melayani lebih dari 57,9 juta pelanggan, yang diperkuat lebih dari 162 ribu BTS, termasuk lebih dari 77 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya penggunaan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi termasuk layanan data. (Red/rlls)

  • XL Axiata Perkuat Jaringan Hadapi Ramadan dan Lebaran untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat 

    XL Axiata Perkuat Jaringan Hadapi Ramadan dan Lebaran untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat
     

    Mediakawasan.id, Jakarta- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah memperkuat jaringan telekomunikasinya guna menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini. Penguatan jaringan data perlu dilakukan sebagai antisipasi kemungkinan lonjakan trafik penggunaan di sepanjang Ramadan dan terlebih saat libur panjang Lebaran. Apalagi, dengan adanya pelonggaran dari pemerintah seiring dengan menurunnya kasus Covid-19, mobilitas masyarakat juga akan meningkat. 
     
    Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa melalui siaran persnya hari ini, Senin (28/03) mengatakan, “Dengan adanya pelonggaran di mana pemerintah akan mengizinkan mudik Lebaran, mobilitas masyarakat kemungkinan besar akan meningkat dibanding tahun lalu saat mudik masih dibatasi secara ketat. Mobilitas saat lebaran artinya masyarakat bisa bepergian untuk berlibur ke luar kota seperti apa yang terjadi sebelum pandemi. Trafik semua layanan telekomunikasi, terutama data, akan meningkat. Penguatan jaringan menjadi kebutuhan yang harus kami lakukan, baik di pemukiman maupun di area tujuan mudik. Secara umum, kami telah menyiapkan kapasitas jaringan yang lebih besar, hingga 2x dibandingkan hari normal.”

    Gede memperkirakan trafik akan meningkat hingga 10%  selama Ramadan dibandingkan trafik di hari biasa, dan akan meningkat hingga 15% saat masuk di masa libur Lebaran. Selain meningkatkan kapasitas, langkah antisipasi lainnya berupa optimalisasi jaringan dengan melihat kemungkinan pergerakan mobilitas  masyarakat atau pelanggan saat masa libur Lebaran. Untuk tujuan itu pula, sejumlah daerah  yang biasanya menjadi tujuan mudik, khususnya di Pulau Jawa, akan menjadi perhatian khusus. 

    Lokasi-lokasi khusus yang menjadi tempat keramaian setiap kali datang masa liburan panjang juga tidak luput dari perhatian. Selain lokasi wisata, juga pusat perbelanjaan, tempat pemberangkatan penumpang moda transportasi baik darat, udara, juga laut. Juga tentunya penguatan jaringan di sepanjang jalan raya antar provinsi, baik tol maupun non-tol, baik di Pulau Jawa maupun di luar Jawa. 

    Selain itu, XL Axiata juga memperhitungkan kemungkinan peningkatan trafik yang terpacu oleh perkembangan teknologi. Setiap tahun tentunya teknologi semakin maju, yang diterapkan oleh smartphone dan gadget terbaru. Semakin canggih gadget, semakin banyak fitur dengan kemampuan yang semakin baik, yang membuat nyaman pengguna, dan pada akhirnya meningkatkan penggunaan data. Misalnya saja, trend penggunaan video streaming akan semakin meningkat manakala setiap level smartphone kini mampu menyediakan fitur akses video streaming yang mudah dengan kualitas maksimal. 

    “Saat ini, di hari normal biasa, trafik jaringan data XL Axiata sebesar 22 PB (Petabyte). Meski demikian, untuk menjamin kemampuan jaringan kami menampung lonjakan trafik nanti, kapasitas tetap kami naikkan hingga 3x dari hari normal,” imbuh Gede. 

    Penguatan jaringan ini juga sekaligus untuk mendukung program promo Ramadan dan Lebaran yang digelar XL Axiata. Seperti yang dilakukan XL Axiata setiap tahun, pada Program Ramadan dan Lebaran akan ditawarkan berbagai promo menarik untuk pelanggan prabayar dan pascabayar. Promo-promo tersebut tentu memberikan berbagai manfaat tambahan kepada pelanggan, yang kemungkinan akan bisa semakin memacu peningkatan trafik. 

    Guna lebih menjamin keamanan jaringan dalam melayani masyarakat sepanjang Ramadan dan Lebaran nanti, XL Axiata juga telah menyiagakan sumberdaya yang memadai, baik berupa tim teknis yang akan memantau kondisi jaringan selama 24 jam, 7 hari sepekan, serta tim lapangan yang siap bergerak setiap saat jika diperlukan. Selain itu, juga dilakukan pengerahan armada mobile BTS untuk mendukung penguatan jaringan di lokasi yang rawan terjadi kepadatan trafik. Dari kantor pusat XL Axiata juga dilakukan pemantauan kondisi jaringan di seluruh wilayah operasi melalui fasilitas pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC). 

    Hingga akhir 2021 lalu, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi, total 458 kota/Kabupaten. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara. Total sebanyak 162 ribu BTS, di antaranya 77 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani 57,9 juta pelanggan. (red/rlls)