Tag: Bappebti

  • Bappebti Umumkan Capaian Luar Biasa Tahun 2024 di Konferensi Pers di Serpong

    Bappebti Umumkan Capaian Luar Biasa Tahun 2024 di Konferensi Pers di Serpong

    Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menggelar konferensi pers hari ini untuk memaparkan capaian luar biasa yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024. Acara yang berlangsung di Serpong, Tangerang Selatan, pada hari ini Jumat, (24/01), dihadiri oleh Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, beserta jajaran pejabat terkait.

    Dalam pemaparannya, Tirta mengungkapkan bahwa nilai transaksi komoditas mencapai angka fantastis Rp 33.249 triliun, meningkat 29,34% dibandingkan tahun sebelumnya. “Angka ini merupakan pencapaian terbaik dalam sejarah Bappebti dan menjadi tonggak baru bagi perkembangan perdagangan berjangka komoditas di Indonesia,” ujarnya.

    Emas Memimpin Pasar Komoditas
    Salah satu komoditas unggulan yang mencatatkan kinerja luar biasa adalah emas. Volume transaksi emas fisik mencapai 58,3 ribu kilogram, meningkat hingga 495% dibandingkan tahun 2023. Nilai transaksi emas juga mencatat lonjakan luar biasa sebesar 3.583%.

    Menurut Tirta, lonjakan ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi emas digital. “Kini masyarakat mulai memahami bahwa emas tidak harus disimpan secara fisik. Platform digital memungkinkan penyimpanan emas yang aman dan fleksibel, bahkan dapat dicetak kapan saja,” jelasnya.

    Optimisme pada Pasar Crypto dan Penguatan Regulasi
    Selain komoditas tradisional, pasar cryptocurrency juga menjadi sorotan. Tirta optimis bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun kebangkitan crypto, seiring regulasi yang semakin kuat. “Kami terus memperkuat pengawasan dengan memblokir 1.040 entitas ilegal, termasuk 485 situs web, untuk melindungi masyarakat dari potensi risiko,” ungkapnya.

    Bappebti juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan berbagai instansi, seperti Kominfo dan OJK, guna memperkuat regulasi dan menciptakan ekosistem perdagangan digital yang sehat.

    Penguatan Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat
    Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, Bappebti telah meresmikan kantor baru di Jakarta yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengawasan. Selain itu, layanan integrasi dengan instansi terkait mulai diterapkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku industri.

    Tirta juga menyoroti pentingnya literasi masyarakat dalam mendukung pertumbuhan investasi yang aman. “Kami secara aktif menyelenggarakan program literasi untuk memberikan edukasi terkait potensi investasi komoditas dan digital,” tambahnya.

    Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
    Melalui berbagai inisiatif strategis, Bappebti optimis dapat terus berkontribusi pada perekonomian nasional. “Capaian ini adalah wujud dari kerja keras seluruh pihak. Ke depan, kami akan terus berinovasi dan bersinergi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Tirta.

    Konferensi pers ini diakhiri dengan sesi tanya jawab bersama awak media, di mana Bappebti menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta pelaku industri. (Red/*)

  • Bappebti Akan Perluas Perdagangan Emas Fisik Secara Digital ke Level Internasional

    Bappebti Akan Perluas Perdagangan Emas Fisik Secara Digital ke Level Internasional

    Mediakawasan.id, Tangerang – Peningkatan tren perdagangan emas fisik secara digital di Indonesia membuat Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) berencana memperluas pasar ke tingkat internasional. Berdasarkan data Bappebti, nilai transaksi perdagangan emas fisik secara digital telah mencapai Rp53,3 triliun hingga November 2024. Nilai tersebut melonjak 556% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp8,1 triliun. Dari sisi volume, terjadi kenaikan 430% year on year (YoY) menjadi 43,9 ton.

    Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita menyatakan setelah mampu meraih pertumbuhan nilai dan volume transaksi di dalam negeri, Kementerian Perdagangan bakal mendorong perdagangan emas fisik secara digital ke tingkat global. Bappebti terus berupaya meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong pertumbuhan perdagangan emas fisik secara digital. Hal ini termasuk mendorong bursa lokal untuk bekerja sama dengan mitra internasional.

    “Tentu ini harus menggandeng bursa-bursa di luar, bagaimana kita berkolaborasi. Saya meminta kepada seluruh bursa yang ada di Indonesia untuk melakukan kerja sama dengan bursa-bursa di luar negeri, sehingga dapat memicu penguatan perdagangan berjangka,” ujarnya di Tangerang, Banten, Jumat (13/12/2024). Olvy memaparkan bahwa langkah itu juga sejalan dengan fokus Kementerian Perdagangan yang berniat mengembangkan potensi ekspor emas fisik secara digital demi mendukung penyeimbangan neraca perdagangan nasional.

    Kementerian Perdagangan telah menyiapkan tiga langkah besar untuk mencapai tujuan itu, yakni menjaga pasar dalam negeri, memperkuat ekspor, dan meningkatkan kompetensi pelaku ekspor melalui pelatihan khusus. Sementara itu, Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kementerian Perdagangan, Andri Gilang Nugraha Ansari, mengatakan bahwa kebijakan ekspor emas Indonesia sejatinya relatif longgar dengan persyaratan berupa laporan surveyor.

    Namun, meski Indonesia tercatat sebagai net exporter emas secara keseluruhan, situasi berbeda terlihat pada emas batangan karena volume impor lebih tinggi dari ekspor. “Kalau melihat kinerja ekspor emas dibandingkan dengan impornya, kita masih net exporter. Tetapi, untuk emas batangan sendiri, impornya lebih banyak daripada ekspor. Ini yang mungkin perlu kita sikapi,” ujar Gilang.

    Dia menambahkan bahwa peningkatan transaksi emas fisik secara digital menunjukkan kebutuhan domestik terhadap emas terus mengalami pertumbuhan. Hal itu lantas menuntut strategi yang lebih matang untuk memaksimalkan potensi yang ada. Salah satunya melalui pengembangan kerja sama internasional, baik dengan perusahaan maupun negara lain.

    “Mungkin upaya kita bisa mengekspor dapat dilakukan melalui kerja sama dengan negara lain, khususnya perusahaan lain supaya bagaimana kita bisa cross border trade. Itu yang belum ada saat ini,” pungkasnya. Di sisi lain, Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Danang Sri Wibowo menegaskan dukungan terhadap digitalisasi perdagangan emas yang memiliki keselarasan dengan agenda pemerintah, untuk mendorong perdagangan berbasis digital secara aman dan efisien. (Red/*)